Peristiwa Daerah

Inilah Deretan Jawara IndoHCF Innovation Awards III-2019

Minggu, 10 November 2019 - 11:57 | 73.84k
Inilah Deretan Jawara IndoHCF Innovation Awards III-2019
Para perwakilan juara IndoHCF Innovation Award III - 2019, Sabtu (9/11/2019). (Foto: Istimewa)
Pewarta: | Editor: Wahyu Nurdiyanto

TIMESINDONESIA, SURABAYA – Setelah melalui proses penjurian ketat, Indonesia Healthcare Forum (IndoHCF), program CSR dari PT IDS Medical Systems Indonesia, akhirnya menetapkan juara 1, 2, dan 3 IndoHCF Innovation Awards III-2019 dari empat kategori yang diperlombakan. 

Grand final IndoHCF Innovation Awards III-2019 dilaksanakan di ICE BSD Tangerang, Sabtu (9/11/2019) bersamaan dengan perayaan Hari Kesehatan Nasional. 

IndoHCF-2.jpg

Hadir dalam acara tersebut, Menteri Kesehatan dr Terawan, Menteri Kesehatan Periode 2012 - 2014 dr Nafsiah Mboi SpA MPH, Presiden PT IDS Medical Systems Indonesia, Rufi Susanto, Ketua Umum IndoHCF, Dr. dr. Supriyantoro, Sp.P, MARS, dan sejumlah pejabat eselon satu dan dua di lingkungan Kementerian Kesehatan, serta para undangan dari berbagai instansi kesahatan baik pemerintah maupun swasta.

Untuk Kategori Inovasi Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT), Penghargaan Platinum Award masing-masing ditempati oleh Pos PSC 119 SIMPATIK (Sistem Pelayanan Cepat Emergency Medik) dari Kabupaten Bangka, Provinsi Kep. Bangka Belitung dan BESQUIT (Bandung Emergency Service Quality Innovation ) asal Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat. 

Sedangkan Penghargaan Gold Award ditempati oleh SIGAP (sistem penanggulangan gawat darurat publik) PSC 119 Bantul, Yogyakarta dan PSC 119 Kota Cirebon "SREGEP" sistem respon emergency yang guyup melibatkan semua elemen melalui pendekatan keluarga, Kota Cirebon, Jawa Barat. 

IndoHCF-3.jpg

Sedangkan untuk kategori Inovasi Program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), pada sub kategori Program UKM, Penghargaan Platinum Award dimenangkan oleh Kader Kesehatan 211 (2 Orang 1 Program Untuk 1 RT/Dusun) Menuju Rejang Lebong Sehat 2021 dari Kabupaten Rejang Lebing, Provinsi Bengkulu dan Gebrakan Pagi Berseri (PAGelaran aksI BERsama Sekolah sEhat asRI) asal Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur. 

Penghargaan Gold Award dimenangkan oleh Kampung Cerdik (Cek kesehatan secara rutin, Enyahkan asap rokok, Rajin aktifitas fisik, Diet gizi seimbang, Istirahat yang cukup, dan Kelola stress) dari Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan Provinsi Sulawesi Selatan, serta Pepes Ikan Patin (Penyebaran Pesan Informasi Kesehatan Pangan Aman Dan Depot Air Minum) asal Kabupaten Bontang, Provinsi Kalimantan Timur.

Adapun pemenang pada kategori inovasi Alat Kesehatan yaitu terbaik pertama dimenangkan oleh Penggunaan Fiksasi Pelvis Modifikasi C-Clamp Sistem UI-CM dalam Meningkatkan Clinical Service dari Departemen Medik Orthopaedi dan Traumatologi RSCM-FKUI Kota Administrasi Jakarta Pusat, Provinsi DKI Jakarta. Dan terbaik kedua dan ketiga masing-masing dimenangkan oleh Gamma Allergen dan Gamma Chamber: sebagai solusi penyediaan alat diagnostik uji tempel di Indonesia dari Departemen Dermatologi dan Venereologi Fakultas Kedokteran Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada Kota Yogyakarta, Provinsi DI Yogyakarta dan Sardjito Vac (Vacuum Assisted Closure) dari RSUP Dr Sardjito Kota Yogyakarta, Provinsi DI Yogyakarta. 

Sementara itu, di kategori Inovasi ICT Kesehatan terbaik pertama, ditempati oleh e-Simpati (elektronik - Solusi Masalah Pelayan ABK Terintegrasi) dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jagakarsa, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta. 

Terbaik kedua, Pemanfaatan Aplikasi "Sayang Bunda" dalam Upaya Penurunan Kematian Ibu dari Dinas Kesehatan Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah. Dan terbaik ketiga, Sistem Informasi Manajemen Remunerasi Terintegrasi dari RSUD Koja, Kota Administrasi Jakarta Utara, Provinsi DKI Jakarta. 

Selain empat kategori diatas, IndoHCF juga memberikan penghargaan bagi Juara Favorit yang dipilih netizen di platform Facebook dengan metode like terbanyak yang jatuh kepada POS PSC 119 Simpatik dari Kabupaten Bangka dengan total like sebanyak 1.564. 

Penghargaan lainnya, yakni kategori Inovasi ICT Kesehatan Sub Kategori Potential Newbie, yang mana terbaik pertama dimenangkan oleh Learning Platform For Healthcare (Avvecena) asal DKI Jakarta. Terbaik kedua yaitu KakiDiabet Indonesia asal Jawa Timur, dan terbaik ketiga yaitu Medical AI asal Jawa Tengah.  

Sedangkan dalam kategori Expo inovasi alat kesehatan, terbaik pertama diberikan kepada Gamma Allergen dan Gamma Chamber: sebagai solusi penyediaan alat diagnostik uji tempel di Indonesia dari Departemen Dermatologi dan Venereologi Fakultas Kedokteran Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada Kota Yogyakarta. 

Terbaik kedua dan ketiga, masing-masih ditempati oleh Sardjito Vac (Vacuum Assisted Closure) dari RSUP Dr Sardjito Kota Yogyakarta, Provinsi DI Yogyakarta dan Dispotube (Inovasi Tabung Kontainer Sampah Tajam Medis Ramah Lingkungan : Reduce, Reuse, & Lowcost). 

Adapun Kategori Expo inovasi ICT kesehatan, terbaik pertama diberikan kepada e-Simpati (elektronik - Solusi Masalah Pelayan ABK Terintegrasi) dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jagakarsa, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta.  

Terbaik kedua yakni Aplikasi HALLODHA dan GO-ARV Penanggulangan HIV/AIDS melalui Peningkatan Kepatuhan Minum Obat ARV di Puskesmas Kecamatan Kemayoran dari Kota Administrasi Jakarta Pusat, Provinsi DKI Jakarta. 

Dan terbaik ketiga, Pemanfaatan Aplikasi "Sayang Bunda" dalam Upaya Penurunan Kematian Ibu dari Dinas Kesehatan Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah. 

IndoHCF juga memberi penghargaan bagi Expo Inovasi Sediaan Farmasi dan Alkes Hari Kesehatan Nasional ke 55 dimana terbaik pertama NPC Strip A oleh Peneliti Dewi Kartikawati Paramita dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta dengan mitra PT Swayasa Prakarsa. 

Sementara itu terbaik kedua yaitu Dub Dub Wearable ECG oleh Peneliti Aulia Arif Iskandar dari Universitas Swiss German (SGU) Tangerang. Terbaik ketiga, Entecavir dan Efairenz oleh Peneliti Dra Tia Mutianingsih dengan pengembang Pamian Siregar dari PT Kimia Farma (Persero). 

Adapun tim juri yang melakukan penilaian berasal dari instansi dan asosiasi kesehatan antara lain Kementerian Kesehatan RI, Asosiasi Produsen Alat Kesehatan Indonesia (ASPAKI), Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI), Perhimpunan Kedokteran Gawat Darurat Indonesia (PKGDI), Perkumpulan Promotor & Pendidik Kesehatan Masyarakat Indonesia (PPPKMI), Asosiasi Prakarsa Indonesia Cerdas (APIC), Ikatan Elektromedis Indonesia (IKATEMI), Ikatan Konsultan Kesehatan Indonesia (IKKESINDO), Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI),  Perhimpunan Sarjana Kesehatan Masyarakat Indonesia (PERSAKMI),  dan sejumlah investor yang digandeng oleh tim Halodoc untuk menilai karya untuk kategori ICT Kesehatan Sub kategori 'Potensial Newbie' diantaranya Arum K Putri dari Go Ventures, Alvin Suryohadiprojo dari InvestIdea Ventures, dan Patrick Yip dari Intudo Ventures. 

Ketua Umum IndoHCF, Dr. dr. Supriyantoro, Sp.P, MARS mengatakan, era revolusi industri 4.0 melalui big data, artificial intelligence, ‘robotics’ dan internet of things memberikan tantangan nyata yang tidak mudah di sektor kesehatan sehingga butuh inovasi teknologi untuk menunjang kualitas pelayanan kesehatan.  

"Digitalisasi sudah masuk ke seluruh lini kehidupan masyarakat. Tentunya untuk sektor pelayanan kesehatan yang lebih baik kita perlu berbagai macam inovasi kesehatan dengan suntikan teknologi terbaik," ungkap Supriyanto saat konferensi pers di ICE BSD, Tangerang, Sabtu (9/11/2019).

Menurut dia, pesatnya perkembangan inovasi di bidang kesehatan akan mengurangi ketergantuan Indonesia terhadap produk kesehatan asal luar negeri, mulai dari peralatan di rumah sakit hingga obat-obatan yang dikonsumsi masyarakat. 

Dengan demikian layanan kesehatan masyarakat pun dapat diperoleh dengan mudah dan murah serta penanganan pasien lebih berkualitas.

Supriyantoro menegaskan, IndoHCF berkomitmen penuh untuk terus mendorong inovasi layanan kesehatan. IndoHCF Innovation Awards sendiri, kata dia, diadakan sebagai bagian sumbangsih dari IndoHCF untuk ikut mendukung perkembangan dunia kesehatan di Indonesia, khususnya dalam pelaksanaan program pemerintah dan inovasi oleh anak bangsa. 

Adanya sejumlah inovasi yang muncul dapat mempermudah masyarakat mendapatkan informasi maupun akses layanan kesehatan dengan mudah dan cepat di seluruh pelosok negeri. 

Supriyanto juga berharap, keterlibatan HaloDoc dalam IndoHCF Innovation Awards  kali ini dapat lebih mengembangkan dan memperbesar gaung hasil inovasi yang telah dilakukan. 

“Mudah-mudahan di tahun-tahun yang akan datang semakin banyak perusahaan atau intansi lain yang membantu pengembangan lebih lanjut dari sisi pendanaan sehingga inovasi ini semakin berkembang dan memberi manfaat besar bagi dunia kesehatan Indonesia,” imbuhnya.

Hal ini sesuai dengan harapan Presiden Joko Widodo yakni Indonesia yang lebih mandiri. IndoHCF Innovation Awards ini diharapkan dapat semakin memacu para SDM sektor kesehatan untuk menciptakan berbagai inovasi kesehatan 

"Sehingga kualitas kesehatan masyarakat Indonesia semakin meningkat," tambah dia.  

Sementara itu, CEO Aplikasi kesehatan online HaloDoc, Jonathan Sudharta mengatakan keterlibatan Halodoc pada event ini merupakan bentuk dukungan Halodoc untuk Indonesia yang lebih sehat melalui pemanfaatan teknologi. 

Sebagai mitra IndoHCF Innovation Award 2019, lanjut Jonathan, HaloDoc juga menggandeng beberapa investor untuk dipertemukan dengan peserta IndoHCF, khususnya untuk kategori Inovasi ICT Kesehatan, sub kategori Potential Newbie. 

Menurut Jonathan, apa yang dilakukan IndoHCF ini merupakan sebuah gagasan yang brilian karena berupaya mengkanalisasi para inovator dalam sebuah ajang bergengsi. 

"Secara pribadi saya sangat apresasi. Karena saya percaya semakin banyak anak bangsa yang memberikan sumbangsihnya melalui pemanfaatan teknologi terutama pada sektor kesehatan, yakin akan membawa Bangsa Indonesia menjadi semakin maju dan sehat karena akhirnya banyak masyarakat yang dimudahkan akses kesehatannya," tandasnya mengapresiasi ajang IndoHCF Innovation Awards III-2019 ini. (*)



Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
KOMENTAR

EKORAN

TERBARU

  • Presiden RI Jokowi: Negara Peduli dan Perhatikan Petani
    Presiden RI Jokowi: Negara Peduli dan Perhatikan Petani
    29/05/2020 - 22:37
  • Dukung Implementasi New Normal, Gubernur Khofifah Harap Inovasi dari TPID Daerah
    Dukung Implementasi New Normal, Gubernur Khofifah Harap Inovasi dari TPID Daerah
    29/05/2020 - 22:31
  • Mentan RI Serahkan Bantuan 40 Traktor Untuk Petani Kupang
    Mentan RI Serahkan Bantuan 40 Traktor Untuk Petani Kupang
    29/05/2020 - 22:26
  • Pengamat Universitas Hasanuddin Bicara Ekspor-Impor Sektor Pertanian
    Pengamat Universitas Hasanuddin Bicara Ekspor-Impor Sektor Pertanian
    29/05/2020 - 22:17
  • DPRD Kuningan Bentuk Panitia Kerja untuk Awasi Anggaran Covid-19
    DPRD Kuningan Bentuk Panitia Kerja untuk Awasi Anggaran Covid-19
    29/05/2020 - 22:12
  • Bupati Malang Tegaskan Saat New Normal Tetap Diberlakukan Protokol Kesehatan
    Bupati Malang Tegaskan Saat New Normal Tetap Diberlakukan Protokol Kesehatan
    29/05/2020 - 22:04
  • Gubernur Ridwan Kamil Minta KPU Jabar Inovatif di Tengah Pandemi
    Gubernur Ridwan Kamil Minta KPU Jabar Inovatif di Tengah Pandemi
    29/05/2020 - 21:53
  • Kalaksa BPBD Jatim: Mobil Mesin PCR BNPB Tidak Hanya untuk Surabaya
    Kalaksa BPBD Jatim: Mobil Mesin PCR BNPB Tidak Hanya untuk Surabaya
    29/05/2020 - 21:45
  • Baru 15 Kabupaten/Kota yang Boleh Terapkan New Normal di Jawa Barat
    Baru 15 Kabupaten/Kota yang Boleh Terapkan New Normal di Jawa Barat
    29/05/2020 - 21:37
  • Jawa Barat Kenalkan Istilah Baru Pengganti New Normal, 'Adaptasi Kebiasaan Baru'
    Jawa Barat Kenalkan Istilah Baru Pengganti New Normal, 'Adaptasi Kebiasaan Baru'
    29/05/2020 - 21:32

TIMES TV

Sehari, Kapolresta Malang Kota Resmikan Empat Kampung Tangguh

Sehari, Kapolresta Malang Kota Resmikan Empat Kampung Tangguh

20/05/2020 - 21:40

Kemenparekraf RI: Kampung Tangguh Siap Digaungkan di Nasional

Kemenparekraf RI: Kampung Tangguh Siap Digaungkan di Nasional
Gubernur Jatim Kunjungi Kampung Tangguh Narubuk Sukun Kota Malang

Gubernur Jatim Kunjungi Kampung Tangguh Narubuk Sukun Kota Malang
GM FKPPI Bantu Beras 2 Ton, Minyak dan Gula Untuk MBLC

GM FKPPI Bantu Beras 2 Ton, Minyak dan Gula Untuk MBLC
Alumni Sanmar-86 Malang Bantu 40 Paket Sembako Untuk MBLC

Alumni Sanmar-86 Malang Bantu 40 Paket Sembako Untuk MBLC

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Beramar Makruf Terhadap Diri Sendiri
    Beramar Makruf Terhadap Diri Sendiri
    29/05/2020 - 17:45
  • Mengurai Peran Akademisi dalam Pemerintahan Indonesia
    Mengurai Peran Akademisi dalam Pemerintahan Indonesia
    29/05/2020 - 11:57
  • Pemimpin yang Adil
    Pemimpin yang Adil
    29/05/2020 - 10:08
  • Perlunya Resolusi Baru untuk Sukseskan Penanggulangan Covid-19
    Perlunya Resolusi Baru untuk Sukseskan Penanggulangan Covid-19
    29/05/2020 - 09:02
  • 'Predator Kecil' dalam Desentralisasi Makin Subur
    'Predator Kecil' dalam Desentralisasi Makin Subur
    29/05/2020 - 06:30
  • Sepintas Mengapa Tanah Tercinta Papua Bergejolak
    Sepintas Mengapa Tanah Tercinta Papua Bergejolak
    29/05/2020 - 05:39
  • Jangan Gegabah Hadapi New Normal
    Jangan Gegabah Hadapi New Normal
    29/05/2020 - 04:31
  • New Normal dan Keberlanjutan Negara
    New Normal dan Keberlanjutan Negara
    29/05/2020 - 03:25
  • Taiwan Bersikeras Merdeka, China Bakal Kerahkan Kekuatan Militer
    Taiwan Bersikeras Merdeka, China Bakal Kerahkan Kekuatan Militer
    29/05/2020 - 22:35
  • Empat Persen dari 139.154 Warga DKI yang Ikut Rapid Test, Positif Corona
    Empat Persen dari 139.154 Warga DKI yang Ikut Rapid Test, Positif Corona
    29/05/2020 - 22:29
  • Diduga Bersepeda Pakai Masker, Seorang Pria Beriwayat Sakit Jantung Wafat
    Diduga Bersepeda Pakai Masker, Seorang Pria Beriwayat Sakit Jantung Wafat
    29/05/2020 - 22:20
  • Javier Tebas: La Liga Musim Depan Akan Digelar 12 September
    Javier Tebas: La Liga Musim Depan Akan Digelar 12 September
    29/05/2020 - 22:13
  • Jumat 29 Mei, 7.053 Warga Jakarta Positif Corona, 517 Meninggal Dunia
    Jumat 29 Mei, 7.053 Warga Jakarta Positif Corona, 517 Meninggal Dunia
    29/05/2020 - 22:06
  • Viral, Video Risma Ngamuk Sebut Nama Puan Maharani dan Pramono Anung
    Viral, Video Risma Ngamuk Sebut Nama Puan Maharani dan Pramono Anung
    29/05/2020 - 16:47
  • Wali Kota Risma Mengamuk karena Mobil PCR Surabaya Diserobot
    Wali Kota Risma Mengamuk karena Mobil PCR Surabaya Diserobot
    29/05/2020 - 15:59
  • Fadli Zon Bingung Mal Buka tapi Masjid Tutup, Eh Dibully Lagi
    Fadli Zon Bingung Mal Buka tapi Masjid Tutup, Eh Dibully Lagi
    29/05/2020 - 01:34
  • Selain Sembako, Ini Daftar Bansos Pemerintah Pusat saat Pandemi Corona
    Selain Sembako, Ini Daftar Bansos Pemerintah Pusat saat Pandemi Corona
    29/05/2020 - 00:30
  • Hanya 1 Persen Orang yang Bisa Temukan Hewan di Gambar Ini
    Hanya 1 Persen Orang yang Bisa Temukan Hewan di Gambar Ini
    29/05/2020 - 13:43