Kopi TIMES Universitas Islam Malang

Revitalisasi Kebijakan Publik

Minggu, 10 November 2019 - 08:44 | 47.30k
Revitalisasi Kebijakan Publik
Mochammad Nahdi Mubarok (Mahasiswa Unisma Malang). (FOTO: AJP/TIMES Indonesia)
FOKUS

Universitas Islam Malang

Pewarta: Humas Unisma | Editor: AJP-5 Editor Team

TIMESINDONESIA, MALANGBUKU Kebijakan Publik: Evaluasi, Reformasi, Formulasi yang ditulis oleh Hayat (Dosen Program Studi Administrasi Publik Universitas Islam Malang) berisikan tentang struktur Kebijakan Publik implan yang menjadi evaluasi dalam penanganan kebijakan publik modern. Pada dasarnya kebijakan publik menjadi model penilaian kinerja dalam konsep dan metode pelayanan publik yang efektivitas dan efisiensi.

INFORMASI SEPUTAR UNISMA MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

Kebijakan Publik mrupakan suatu penanganan atau keputusan yang mempunyai sifat dan tujuan nyata untuk bersama, maka dari itu kebijakan publik menjadi hal yang selama ini menuai kritik. Dalam buku ini, kebijakan publik menjadi stigma yang harus di evaluasi agar struktur kebijakan publik menciptakan inovasi-inovasi baru dalam setiap masa kepemerintahan yang menjadi satu wujud yang paling nyata, dengan menciptakan pelayanan publik guna mensejahterakan rakyat.

Setiap kebijakan publik terdapat kajian, dimana kajian tersebut memerlukan penguasaan dalam pengkajian yang dilakukan oleh analisis kebijakan. Administrasi negara menjadi fokus terhadap kebijakan publik, begitu pula kebijakan publik yang memfokuskan terhadap pelayanan publik. Dari buku ini kita mengetahui pelayanan apa yang menjadi  haknya, siapa yang bisa mendapatkannya, apa persyaratannya, dan dalam bentuk apa pelayanan tersebut.

Buku-Kebijakan-Publik-25e1a0ad2a2c7ba4e.jpg

Buku Kebijakan Publik (Penulis : Hayat, S.AP., M.Si. Dosen FIA Unisma Malang). (FOTO: AJP/TIMES Indonesia)

Buku ini menjadi rujukan yang tepat bagi akademisi pemerintahan, mahasiswa, maupun masyarakat umum, karena buku ini menjadi dasar paradigma baru yang tepat di dalam era reformasi saat ini. Pada dasarnya kebijakan publik menjadi suatu hal praktis yang menjadi stigma masyarakat, serta kewajiban bagi masyarakat untuk membaca buku kebijakan publik dari Hayat ini, karena dalam buku ini banyak memuat tentang proses, konsep, dan tujuan kebijakan publik, juga terdapat reformasi birokrasi pada pelayanan publik dalam menciptakan good governance.

Konsep dan prinsip-prinsip kebijakan publik dalam buku ini sangat jelas pelaksanaannya dalam rangkaian terstruktur, yaitu formulasi kebijakan, implementasi kebijakan, dan evaluasi kebijakan. Maka hal ini yang dapat dipahami dan dimengerti bagi orang yang membacanya. Selain itu terdapatnya inisiatif baru yang pada dasanya menjadi pelaksanaan secara sistematis dalam merumuskan masalah seacara efisien dengan berdasarkan peraturan-peraturan hukum yang tepat.

INFORMASI SEPUTAR UNISMA MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

Selain itu, dalam buku ini juga menjelaskan kualitas pelayanan publik serta partisipasi masyarakat yang juga menjadi fokus dalam penanganan kebijakan publik, karena setiap keputusan-keputusan yang muncul dalam kebijakan, menjadi indeks kepuasan masyarakat yang selayaknya mendapat hak-hak pelayanan yang baik.

Dari penanganan yang baik itu, haruslah terdapat peraturan perundang-undangan yang tepat, sistem dan pembiayaan yang jelas, serta terdapatnya control publik yang dimana mekanisme ini bisa tercipta agar masyarakat mengetahui apakah ada isu atau penyimpangan terhadap penanganan yang dilakukan oleh ASN (Aparatur Sipil Negara) pada pelayanan publik.

Namun disamping banyaknya kelebihan dalam buku ini, tentu saja terdapat kekurangan, yaitu sulitnya untuk mendapatkan buku ini dikalangan umum yang hanya dijual di media online atau di toko buku internal kampus, sulit ditemukan untuk di bookstore atau toko-toko buku umum sehingga menyulitkan masyarakat umum menemukan buku ini. (*)


malang
Publisher : Sofyan Saqi Futaki
Reaksi Anda
KOMENTAR

EKORAN

Follow TIMES Indonesia di Google News

TIMES TV

Komunitas Jendela Jember Gelar Pelatihan Fotografi Bagi Milenial

Komunitas Jendela Jember Gelar Pelatihan Fotografi Bagi Milenial

10/12/2019 - 13:34

Petik Buah Wisata Agrokusuma

Petik Buah Wisata Agrokusuma
Festival Kampung Ublik of Pujon Kidul Where Every Corner of the Place is Filled with Lantern

Festival Kampung Ublik of Pujon Kidul Where Every Corner of the Place is Filled with Lantern
Festival Kampung Ublik Pujon Kidul

Festival Kampung Ublik Pujon Kidul
Perawatan Rambut dengan Glutera Formulated Hair Shampoo

Perawatan Rambut dengan Glutera Formulated Hair Shampoo

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Khilafah, Imamah dan Khalifah
    Khilafah, Imamah dan Khalifah
    11/12/2019 - 20:52
  • Kontribusi Islam Terhadap Akuntansi
    Kontribusi Islam Terhadap Akuntansi
    11/12/2019 - 20:15
  • Pentingnya Kebijakan Publik untuk Tatanan Pemerintah dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara
    Pentingnya Kebijakan Publik untuk Tatanan Pemerintah dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara
    11/12/2019 - 16:18
  • Revolusi Industri 4.0 di Era Milenial
    Revolusi Industri 4.0 di Era Milenial
    11/12/2019 - 13:27
  • Refleksi HUT ke-61 NTB, Bisakah NTB Gemilang?
    Refleksi HUT ke-61 NTB, Bisakah NTB Gemilang?
    11/12/2019 - 12:11
  • Mustahil Menghapus Jejak Khilafah di Nusantara
    Mustahil Menghapus Jejak Khilafah di Nusantara
    10/12/2019 - 23:23
  • SDM Indonesia Harus Berjiwa Pancasila di Era Revolusi Industri 4.0
    SDM Indonesia Harus Berjiwa Pancasila di Era Revolusi Industri 4.0
    10/12/2019 - 22:31
  • Pengakuan HAM Zaman Now
    Pengakuan HAM Zaman Now
    10/12/2019 - 20:53
  • Hasil Liga Champions: Muenchen Hajar Tottenham 3-1 di Allianz Arena
    Hasil Liga Champions: Muenchen Hajar Tottenham 3-1 di Allianz Arena
    12/12/2019 - 05:22
  • Kebal Hujatan, Ahok Janji Bawa Pertamina Jadi Perusahaan Kelas Dunia
    Kebal Hujatan, Ahok Janji Bawa Pertamina Jadi Perusahaan Kelas Dunia
    12/12/2019 - 05:18
  • Berita Terpopuler, Kisah Pilu Mantan Istri UAS dan Skandal Pramugari Garuda
    Berita Terpopuler, Kisah Pilu Mantan Istri UAS dan Skandal Pramugari Garuda
    12/12/2019 - 05:13
  • Fadjroel Diskusi dengan Jokowi, Ferdinand Hutahaean Nyinyir
    Fadjroel Diskusi dengan Jokowi, Ferdinand Hutahaean Nyinyir
    12/12/2019 - 05:09
  • Canggih Banget, Terapi Ini Jadi Cara Baru untuk Meredakan Nyeri
    Canggih Banget, Terapi Ini Jadi Cara Baru untuk Meredakan Nyeri
    12/12/2019 - 05:05
  • Talak Cerai Gugur, Vicky Prasetyo-Angel Lelga Masih Sah Suami Istri
    Talak Cerai Gugur, Vicky Prasetyo-Angel Lelga Masih Sah Suami Istri
    12/12/2019 - 01:00
  • Glenn Alinskie Bikin Agensi Hiburan di Korea Selatan
    Glenn Alinskie Bikin Agensi Hiburan di Korea Selatan
    12/12/2019 - 00:02
  • Dikira Tali, Pria Ini Tarik Cacing Pita Sepanjang 10 Meter dari Dubur
    Dikira Tali, Pria Ini Tarik Cacing Pita Sepanjang 10 Meter dari Dubur
    12/12/2019 - 05:02
  • Tiffany Young Buka-bukaan Soal Skandal Penipuan Ayahnya
    Tiffany Young Buka-bukaan Soal Skandal Penipuan Ayahnya
    12/12/2019 - 04:00
  • Rusia Dicoret dari Piala Dunia 2022
    Rusia Dicoret dari Piala Dunia 2022
    12/12/2019 - 05:17