Wisata

Endog-endogan, Tradisi Maulid Nabi di Banyuwangi

Sabtu, 09 November 2019 - 18:08 | 105.30k
Endog-endogan, Tradisi Maulid Nabi di Banyuwangi
Festival Endog-endogan Wujud Tradisi Islami Warga Banyuwangi (Foto : Roghib Mabrur/Times Indonesia)
Pewarta: Roghib Mabrur | Editor: Faizal R Arief

TIMESINDONESIA, BANYUWANGI – Setiap peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, warga Banyuwangi selalu menggelar tradisi Endog-Endogan.

Mereka mengarak ribuan telur yang ditancapkan di batang pohon pisang sebagai simbol nilai-nilai Islam yang harus dimiliki setiap umat Islam.

Tradisi endog-endogan ini sangat populer di Banyuwangi. Hampir di setiap kampung di Banyuwangi, warga menyambut Maulid Nabi (kelahiran Nabi Muhammad SAW) secara sukacita dengan mengarak ribuan telur mengelilingi kampungnya.

Endog-endogan-Banyuwangi-2.jpg

Ribuan telur yang dihias beraneka warna tersebut lalu ditancapkan dalam sebuah batang pisang (jodang). Satu jodang biasanya terdapat lebih kurang 50 telur yang masing-masing telah ditempatkan sebuah wadah kecil yang menarik.

Saat mengarak telur, warga akan melantunkan shalawat sebagai bentuk penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW. Tua muda, mereka berjalan keliling kampung mengumandangkan shalawat sembari menggaungkan shalawat nabi

Tradisi yang telah lekat itu pulalah yang mengilhami pemkab Banyuwangi menggelar Festival Endog-endogan dan dimasukkan dalam agenda Banyuwangi Festival. Tahun ini festival Endog-endogan digelar Sabtu pagi, (9/11/2019).

Mengenakan pakaian serba putih, ribuan warga mengarak jodang telur, datang dari lima penjuru yang melambangkan jumlah sholat wajib umat muslim. Shalawat Nabi terus dikumandangkan mengiringi arak-arakan telur tersebut.  

Arak arakan tersebut bertemu tepat di depan Masjid Agung Baiturrahman, Banyuwangi. Lokasi ini merupakan lokasi baru setelah pada tahun tahun sebelumnya Festival Endog-endogan selalu berpusat di depan Kantor Pemkab Banyuwangi.

Bupati Anas mengatakan tradisi Endog-endogan merupakan salah satu cara masyarakat Banyuwangi memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW. Bila biasanya digelar di jalanan kota, tahun ini dipusatkan di Masjid Agung Baiturrahman.

“Tahun ini kami pusatkan di masjid besar karena sebagai simbol persatuan ulama dan umara (pemimpin). Tidak hanya digelar meriah yang berpusat di Masjid Agung, tapi juga dilaksanakan serentak di setiap masjid di 25 kecamatan se-Banyuwangi, Kami ingin Banyuwangi ke depannya terus menjadi daerah yang maju sekaligus terjaga keshalihan sosialnya dengan tuntunan dari para ulama daerah,” kata Anas, Sabtu (9/11/2019).

Endog-endogan-Banyuwangi-3.jpg

Ada filosofi yang terkandung dalam tradisi endog-endogan ini. Telur sebagai simbol terdiri dari tiga lapis, yakni kulit, putih telur dan kuning telur. Kulit telur diibaratkan sebagai lambang keislaman sebagai identitas seorang muslim.

Putih telur, melambangkan keimanan, yang berarti seorang yang beragama Islam harus memiliki keimanan yakni mempercayai dan melaksanakan perintah Allah SWT. Lalu kuning telur melambangkan keihsanan, memasrahkan diri dan ikhlas dengan semua ketentuan Allah SWT.

“Islam, Iman dan Ihsan adalah harmonisasi risalah yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW yang jika ditancapkan pada diri manusia akan menghasilkan manusia yang mencerminkan akhlak Rasulullah. Inilah makna Festival Endog-endogan agar kita selalu ingat dan menjalankan tuntunan nabi,” terang Anas.

Anas menambahkan festival ini merupakan sebuah syiar Islam yang sarat dengan nilai dan kearifan lokal. Dalam tradisi terkandung pula semangat gotong royong dan saling tolong antarsesama, karena dalam implementasinya ada kegiatan makan bersama dalam nampan ancak, sehingga menimbulkan keeratan antarsesama yang semakin harmoni.

Dalam peringatan tersebut, juga diisi tausiah agama dari KH Ali Makki, Ketua PC NU Banyuwangi. Dalam tausiahnya, Gus Maki mengatakan peringatan Maulid Nabi sudah selayaknya dilakukan oleh umat muslim, sebagai bentuk penghormatan kepada Nabi yang akan memberikan syafaatnya bagi umat muslim kelak di hari akhir.

Di akhir acara, festival ini diakhiri dengan memakan nasi ancak bersama-sama. Satu ancak yang berisi nasi dan lauk pauk dimakan oleh 4-5 orang.

Keguyuban pun langsung terasa saat sejumlah warga Banyuwangi berbaur bersama-sama memakan hidangan tersebut. “Senang sekali bisa merayakan Maulid Nabi bersama Bupati dan semua orang disini, biasanya saya ikut Endog-Endogan yang ada di kampung, namun hari ini saya sengaja ikut gabung di masjid agung untuk merasakan perayaan yang berbeda,” kata Fauzul, salah seorang warga. (*)


Endog-Endogan Maulid Nabi Banyuwangi Majestic Banyuwangi
Publisher : Rizal Dani
Sumber : TIMES Banyuwangi
Reaksi Anda
KOMENTAR

EKORAN

TIMES TV

Pasar Rakyat UMKM Herbangin Hadir di Kota Kediri

Pasar Rakyat UMKM Herbangin Hadir di Kota Kediri

22/02/2020 - 20:01

Lagu Indonesia Raya Mengantar Keberangkatan WNI dari Natuna

Lagu Indonesia Raya Mengantar Keberangkatan WNI dari Natuna
Grup Musik Angklung Shalawatan Meriahkan CFD di Situbondo

Grup Musik Angklung Shalawatan Meriahkan CFD di Situbondo
Pilkada Kabupaten Malang 2020, Hasan Abadi Optimis dapat Rekom Partai

Pilkada Kabupaten Malang 2020, Hasan Abadi Optimis dapat Rekom Partai
Bacalon Bupati Malang Merebut Rekom Partai

Bacalon Bupati Malang Merebut Rekom Partai
Follow TIMES Indonesia di Google News

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Kenapa Amerika Serikat Cabut Indonesia dari Daftar Negara Berkembang?
    Kenapa Amerika Serikat Cabut Indonesia dari Daftar Negara Berkembang?
    25/02/2020 - 15:04
  • Hujan Ekstrim dan Mitigasi Iklim di Pekalongan
    Hujan Ekstrim dan Mitigasi Iklim di Pekalongan
    25/02/2020 - 14:57
  • Belajar Menulis Dari Para Kiai
    Belajar Menulis Dari Para Kiai
    25/02/2020 - 14:22
  • Pembangunan Daerah Butuh Perempuan Terdidik
    Pembangunan Daerah Butuh Perempuan Terdidik
    25/02/2020 - 13:38
  • Polemik RUU Omnibus Law, Gaya Bercinta Urusan Negara?
    Polemik RUU Omnibus Law, Gaya Bercinta Urusan Negara?
    25/02/2020 - 13:11
  • Pesan Mao Tze Tung
    Pesan Mao Tze Tung
    25/02/2020 - 12:10
  • Atasi Mental Inlander Dengan Budaya Literasi
    Atasi Mental Inlander Dengan Budaya Literasi
    25/02/2020 - 11:20
  • Siapkah Brebes Menghadapi Revolusi Industri 4.0?
    Siapkah Brebes Menghadapi Revolusi Industri 4.0?
    25/02/2020 - 08:40
  • Kenali Arti Status Siaga Ketinggian Air yang Jadi Pertanda Datangnya Banjir
    Kenali Arti Status Siaga Ketinggian Air yang Jadi Pertanda Datangnya Banjir
    25/02/2020 - 18:38
  • Hingga Sore, Banjir Masih Genangi Perumahan Bumi Nasio Indah Bekasi
    Hingga Sore, Banjir Masih Genangi Perumahan Bumi Nasio Indah Bekasi
    25/02/2020 - 18:37
  • Kabar Pacaran, Susah Sameh Dapat Kejutan Ultah dari Chandra Liow
    Kabar Pacaran, Susah Sameh Dapat Kejutan Ultah dari Chandra Liow
    25/02/2020 - 18:33
  • Terkait Kasus Suap Nurhadi, KPK Geledah Kantor Pengacara di Surabaya
    Terkait Kasus Suap Nurhadi, KPK Geledah Kantor Pengacara di Surabaya
    25/02/2020 - 18:32
  • Terungkap, Ini Alasan Polisi Bawa Ular saat Laporkan Situasi Banjir Jakarta
    Terungkap, Ini Alasan Polisi Bawa Ular saat Laporkan Situasi Banjir Jakarta
    25/02/2020 - 18:28
  • Bukti Ilmiah Nabi Musa Pernah Membelah Laut Merah
    Bukti Ilmiah Nabi Musa Pernah Membelah Laut Merah
    25/02/2020 - 04:10
  • Korban Banjir Jakarta Mengamuk, AEON Mall Cakung Diserang
    Korban Banjir Jakarta Mengamuk, AEON Mall Cakung Diserang
    25/02/2020 - 12:58
  • Langit Kota Suci Mekkah Mendadak Gelap, Kabah Diguyur Hujan Deras
    Langit Kota Suci Mekkah Mendadak Gelap, Kabah Diguyur Hujan Deras
    25/02/2020 - 15:44
  • Misteri Batu Al Naslaa yang Terbelah Sempurna di Arab Saudi
    Misteri Batu Al Naslaa yang Terbelah Sempurna di Arab Saudi
    25/02/2020 - 07:38
  • Bikin Jantungan, Ini Harga Sikat Gigi Syahrini
    Bikin Jantungan, Ini Harga Sikat Gigi Syahrini
    25/02/2020 - 09:15