Pemerintahan

Penataan DAS Citarum, Ini yang Dilakukan Kementerian PUPR RI

Jumat, 08 November 2019 - 23:57 | 80.90k
Penataan DAS Citarum, Ini yang Dilakukan Kementerian PUPR RI
Ilustrasi penataan Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum di Provinsi Jawa Barat. (FOTO: Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR RI)(FOTO: Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR RI)
Editor: Faizal R Arief

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR RI ) tengah melakukan penataan terpadu Daerah Aliran Sungai (DAS Citarum) untuk menangani pencemaran dan kerusakan lingkungan yang mengakibatkan kerugian di bidang kesehatan, ekonomi, sosial, ekosistem, dan sumber daya lingkungan.

Menurut Menteri PUPR RI, Basuki Hadimuljono, penataan tersebut berupa perbaikan, normalisasi badan sungai, peningkatan kapasitas sungai dengan pembangunan terowongan.

Untuk memperlancar aliran Sungai Citarum di wilayah Curug Jompong, Kabupaten Bandung misalnya, Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Sumber Daya Air tengah menyelesaikan pembangunan Terowongan Nanjung.

Penataan-DAS-Citarum-b.jpg

“Terowongan ini akan mengurangi genangan banjir di daerah Baleendah, Dayehkolot, Andir, dan sekitarnya seluas 700 hektar dan meningkatkan kapasitas Sungai Citarum dari 570 m3/detik menjadi 643 m3/detik, “ kata Menteri Basuki.

Terowongan ini terdiri dari 2 tunnel dengan panjang masing-masing 230 meter dan diameter 8 meter. “Pembangunannnya dikerjakan oleh kontraktor PT Wijaya Karya – PT  Adhi Karya (KSO) dengan anggaran APBN sebesar Rp 334,85 miliar (MYC). Progres konstruksi saat ini mencapai 92 % dan ditargetkan selesai akhir 2019,” imbuhnya.  

Saat ini, Kementerian PUPR RI  juga tengah membangun Floodway Cisangkuy sebagai saluran pengendali banjir yang ditargetkan selesai tahun 2020. “Pembangunannya dikerjakan dalam 2 tahap, yaitu tahap 1 sepanjang 3,75 km dengan anggaran sebesar Rp 311,35 miliar, imbuhnya .

Adapun fungsi saluran tersebut adalah untuk mengurangi genangan banjir seluas 5,91 ha dengan meningkatkan kapasitas tampung Sungai Cisangkuy dari 80 m3/detik menjadi 220 m3/detik.

Penataan-DAS-Citarum-c.jpg

 Kemudian pada tahap 2 dibangun sepanjang 10,5 km dengan biaya Rp 320,43 miliar yang berfungsi untuk mengurangi risiko banjir di wilayah Dayehkolot, Andir, dan Bojongsoang seluas 31,5 ha dengan meningkatkan kapasitas tampung Sungai Cisangkuy dari 80 m3/detik menjadi 220 m3/detik. 

Sedangkan infrastruktur pengendali banjir yang sudah rampung tahun 2018 adalah Kolam Retensi Cieuntung di Kecamatan Baleendah seluas 8,7 ha dengan kapasitas tampung 220 ribu m3.

“Tampungan air buatan ini dilengkapi 3 unit pompa pengendali banjir berkapasitas 3,5 m3/detik dan 1 unit pompa harian berkapasitas 1,5 m3/detik untuk mengurangi debit banjir Citarum yang kerap menggenangi daerah Dayeuhkolot dan Baleendah. Anggaran pembangunannya sebesar anggaran Rp 203,83 miliar,” ujarnya.

Kementerian PUPR RI juga melakukan normalisasi 5 oxbow (kali mati) yakni di oxbow Dara Ulin, Mahmud, Bojongsoang, Sapan, dan Cisangkuy. Seluruh pembangunannya dibiayai dengan APBN tahun 2019 sebesar Rp 44,5 miliar.

Penataan-DAS-Citarum-d.jpg

“Normalisasi Sungai Citarum juga dikerjakan di daerah hulu (Kabupaten Bandung) sepanjang 5,4 km dengan biaya Rp 78,19 miliar,” ucapnya.

Proyek ini akan memberikan manfaat mengurangi luasan genangan banjir pada pemukiman, persawahan, dan industri di wilayah Majalaya dan Selokan Jeruk seluas 13 ha.

“Normalisasi juga dilakukan di 3 anak Sungai Citarum, yakni Sungai Cimande (9,3 km), Sungai Cikijing (6,2 km), dan Sungai Cikeruh Hilir (3,5 km). Total biaya pengerjaannya sebesar Rp 245,48 miliar dan ditargetkan selesai 2020,” kata Menteri Basuki menambahkan . 

Sebagai informasi, Sungai Citarum terbentang sepanjang 297 km dengan hulu di Situ Cisanti yang terletak di kaki Gunung Wayang, Kabupaten Bandung.  Sungai ini bermuara di Pantai Utara Pulau Jawa, Muara Gembong, Kabupaten Bekasi.

Selain menjadi sumber air baku untuk air minum, DAS Sungai Citarum yang melintasi 9 kabupaten/kota juga sumber air irigasi untuk ratusan ribu hektar sawah serta pembangkit listrik untuk Pulau Jawa dan Bali. Sepanjang bentangnya, terdapat tiga waduk di sungai ini, yaitu Waduk Saguling, Waduk Cirata dan Waduk Jatiluhur.

Tingginya aktivitas domestik dan industri di pinggiran DAS Citarum berdampak terhadap terjadinya pencemaran dan kerusakan lingkungan.  Oleh karenanya Kementerian PUPR RI melakukan penataan terpadu di DAS Citarum untuk mencegah kerusakan dan pencemaran di DAS Citarum.(*)



Publisher : Ahmad Rizki Mubarok
KOMENTAR

EKORAN

TERBARU

  • BPK Serahan LHP atas LKPD Provinsi Jateng TA 2019 Secara Virtual
    BPK Serahan LHP atas LKPD Provinsi Jateng TA 2019 Secara Virtual
    29/05/2020 - 23:03
  • Mulai Besok, Pasar Tradisional di Probolinggo Dijaga Polisi dan Tentara
    Mulai Besok, Pasar Tradisional di Probolinggo Dijaga Polisi dan Tentara
    29/05/2020 - 22:56
  • Tenang! Dokter Joni Dinginkan Suasana Rebutan Bantuan Mobil Mesin PCR BNPB
    Tenang! Dokter Joni Dinginkan Suasana Rebutan Bantuan Mobil Mesin PCR BNPB
    29/05/2020 - 22:50
  • Kota Madiun Berlakukan PPDB Online, 14 SMPN Bisa Tampung Seluruh Lulusan SD
    Kota Madiun Berlakukan PPDB Online, 14 SMPN Bisa Tampung Seluruh Lulusan SD
    29/05/2020 - 22:44
  • Presiden RI Jokowi: Negara Peduli dan Perhatikan Petani
    Presiden RI Jokowi: Negara Peduli dan Perhatikan Petani
    29/05/2020 - 22:37
  • Dukung Implementasi New Normal, Gubernur Khofifah Harap Inovasi dari TPID Daerah
    Dukung Implementasi New Normal, Gubernur Khofifah Harap Inovasi dari TPID Daerah
    29/05/2020 - 22:31
  • Mentan RI Serahkan Bantuan 40 Traktor Untuk Petani Kupang
    Mentan RI Serahkan Bantuan 40 Traktor Untuk Petani Kupang
    29/05/2020 - 22:26
  • Pengamat Universitas Hasanuddin Bicara Ekspor-Impor Sektor Pertanian
    Pengamat Universitas Hasanuddin Bicara Ekspor-Impor Sektor Pertanian
    29/05/2020 - 22:17
  • DPRD Kuningan Bentuk Panitia Kerja untuk Awasi Anggaran Covid-19
    DPRD Kuningan Bentuk Panitia Kerja untuk Awasi Anggaran Covid-19
    29/05/2020 - 22:12
  • Bupati Malang Tegaskan Saat New Normal Tetap Diberlakukan Protokol Kesehatan
    Bupati Malang Tegaskan Saat New Normal Tetap Diberlakukan Protokol Kesehatan
    29/05/2020 - 22:04

TIMES TV

Sehari, Kapolresta Malang Kota Resmikan Empat Kampung Tangguh

Sehari, Kapolresta Malang Kota Resmikan Empat Kampung Tangguh

20/05/2020 - 21:40

Kemenparekraf RI: Kampung Tangguh Siap Digaungkan di Nasional

Kemenparekraf RI: Kampung Tangguh Siap Digaungkan di Nasional
Gubernur Jatim Kunjungi Kampung Tangguh Narubuk Sukun Kota Malang

Gubernur Jatim Kunjungi Kampung Tangguh Narubuk Sukun Kota Malang
GM FKPPI Bantu Beras 2 Ton, Minyak dan Gula Untuk MBLC

GM FKPPI Bantu Beras 2 Ton, Minyak dan Gula Untuk MBLC
Alumni Sanmar-86 Malang Bantu 40 Paket Sembako Untuk MBLC

Alumni Sanmar-86 Malang Bantu 40 Paket Sembako Untuk MBLC

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Beramar Makruf Terhadap Diri Sendiri
    Beramar Makruf Terhadap Diri Sendiri
    29/05/2020 - 17:45
  • Mengurai Peran Akademisi dalam Pemerintahan Indonesia
    Mengurai Peran Akademisi dalam Pemerintahan Indonesia
    29/05/2020 - 11:57
  • Pemimpin yang Adil
    Pemimpin yang Adil
    29/05/2020 - 10:08
  • Perlunya Resolusi Baru untuk Sukseskan Penanggulangan Covid-19
    Perlunya Resolusi Baru untuk Sukseskan Penanggulangan Covid-19
    29/05/2020 - 09:02
  • 'Predator Kecil' dalam Desentralisasi Makin Subur
    'Predator Kecil' dalam Desentralisasi Makin Subur
    29/05/2020 - 06:30
  • Sepintas Mengapa Tanah Tercinta Papua Bergejolak
    Sepintas Mengapa Tanah Tercinta Papua Bergejolak
    29/05/2020 - 05:39
  • Jangan Gegabah Hadapi New Normal
    Jangan Gegabah Hadapi New Normal
    29/05/2020 - 04:31
  • New Normal dan Keberlanjutan Negara
    New Normal dan Keberlanjutan Negara
    29/05/2020 - 03:25
  • Sekelompok Monyet di India Curi Sampel Darah Pasien Covid-19
    Sekelompok Monyet di India Curi Sampel Darah Pasien Covid-19
    29/05/2020 - 22:56
  • Dandhy Laksono: Iman Brotoseno Tak Layak Jadi Dirut TVRI karena Ia Partisan
    Dandhy Laksono: Iman Brotoseno Tak Layak Jadi Dirut TVRI karena Ia Partisan
    29/05/2020 - 22:55
  • Jokowi Disindir Fadli Zon Sebagai Duta Mal Indonesia, Ini Kata Istana
    Jokowi Disindir Fadli Zon Sebagai Duta Mal Indonesia, Ini Kata Istana
    29/05/2020 - 22:37
  • Taiwan Bersikeras Merdeka, China Bakal Kerahkan Kekuatan Militer
    Taiwan Bersikeras Merdeka, China Bakal Kerahkan Kekuatan Militer
    29/05/2020 - 22:35
  • Empat Persen dari 139.154 Warga DKI yang Ikut Rapid Test, Positif Corona
    Empat Persen dari 139.154 Warga DKI yang Ikut Rapid Test, Positif Corona
    29/05/2020 - 22:29
  • Viral, Video Risma Ngamuk Sebut Nama Puan Maharani dan Pramono Anung
    Viral, Video Risma Ngamuk Sebut Nama Puan Maharani dan Pramono Anung
    29/05/2020 - 16:47
  • Wali Kota Risma Mengamuk karena Mobil PCR Surabaya Diserobot
    Wali Kota Risma Mengamuk karena Mobil PCR Surabaya Diserobot
    29/05/2020 - 15:59
  • Fadli Zon Bingung Mal Buka tapi Masjid Tutup, Eh Dibully Lagi
    Fadli Zon Bingung Mal Buka tapi Masjid Tutup, Eh Dibully Lagi
    29/05/2020 - 01:34
  • Selain Sembako, Ini Daftar Bansos Pemerintah Pusat saat Pandemi Corona
    Selain Sembako, Ini Daftar Bansos Pemerintah Pusat saat Pandemi Corona
    29/05/2020 - 00:30
  • Hanya 1 Persen Orang yang Bisa Temukan Hewan di Gambar Ini
    Hanya 1 Persen Orang yang Bisa Temukan Hewan di Gambar Ini
    29/05/2020 - 13:43