Ketahanan Informasi Universitas Islam Malang

Evaluasi Kebijakan dalam Membangun Good Governance

Jumat, 08 November 2019 - 11:41 | 46.02k
Evaluasi Kebijakan dalam Membangun Good Governance
Syerly Zhamhariro V (Mahasiswa Fakultas Ilmu Administrasi, Prodi Administrasi Publik, Universitas Islam Malang). (FOTO: AJP/TIMES Indonesia)
FOKUS

Universitas Islam Malang

Pewarta: Humas Unisma | Editor: AJP-5 Editor Team

TIMESINDONESIA, MALANGKEBIJAKAN publik adalah suatu keputusan yang dibuat oleh pihak pemerintah maupun non pemerintah untuk mencapai tujuan bersama. Setiap kebijakan yang dibuat tidak hanya untuk kepentingan publik saja. Tetapi juga untuk pencapaian tujuan yang sesuai dengan harapan bersama. Tentunya setiap kebijakan yang dibuat melalui proses-proses yakni pengujian, penelitian, eksperimen dan pengulangan tahapan-tahapan kebijakan.

Dalam proses-proses itulah yang dapat menjadikan sukses tidaknya dalam pencapaian tujuan kebijakan yang nantinya dapat diterapkan pada lembaga formal maupun informal dalam rangka mencapai tujuan bersama. Kebijakan publik perlu adanya dukungan dan kerja sama oleh masyarakatnya dalam mencapai kebijakan yang baik. Untuk mengukur baik tidaknya sebuah kebijakan perlu adanya penilaian yang bertujuan sebagai penentu apakah kebijakan sudah sesuai atau tidak dengan ketentuan dan cita-cita bersama.

INFORMASI SEPUTAR UNISMA MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

Kebijakan publik yang dibuat oleh lembaga pemerintah nantinya akan bersinggungan langsung dengan masyarakat. Artinya, setiap kebijakan yang dibuat oleh pemerintah akan berimbas kepada masyarakatnya. Jika pemerintah salah mengambil langkah kebijakan maka masyarakat banyak menjadi imbasnya.

Buku-Kebijakan-Publik-25e1a0ad2a2c7ba4e.jpg

Perlu adanya pertimbangan yang matang sebelum melangkah untuk memutuskan suatu kebijakan publiknya. Kebijakan publik yang dibuat oleh pemerintah berupa tindakan pemerintah yang bertujuan untuk kepentingan masyarakatnya. Kebijakan publik dibuat oleh pemerintah berupa tindakan artinya apapun kebijakan pemerintah sebagai aktivitas dalam memecahkan permasalahan yang ada didalam masyarakat.

Banyak kasus-kasus bermunculan tentang kebijakan publik yang tidak sesuai dengan kondisi dalam suatu negara dan beberapa pemerintahan cenderung merugikan masyarakatnya dalam melaksanakan kewajiban untuk membuat suatu kebijakan. Dengan begitu masyarakat yang terkena imbas dan bukannya membantu menyelesaikan persoalan masyarakat tetapi malah mempersulit masyarakatnya.

Hal tersebutlah yang menjadi aspek munculnya kebijakan publik yang buruk dan menghasilkan output yang buruk juga. Demikian itu penulis yang bernama Hayat lahir pada tangal 15 Agustus 1982 di Kabupaten Sampang dan selaku dosen pada program studi Ilmu Administrasi Publik Fakultas Ilmu Administrasi di Universitas Islam Malang ini menuangkan ide serta gagasan dalam buku ini sebagai bahan ajaran bagi mahasiswa jurusan Ilmu Administrasi Publik untuk membangun suatu kebijakan publik yang melalui tahap evaluasi, reformasi dan formulasi untuk menambah pengetahuan mahasiswa dalam mendalami administrasi publik dalam pengambilan suatu kebijakan publik, semua itu tertuang dalam buku yang ditulis oleh Hayat yang berjudul Kebijakan Publik : Evaluasi, Reformasi dan Formulasi.

INFORMASI SEPUTAR UNISMA MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

Tidak hanya memberikan gambaran umum tentang pengertian, teori dan konsep yang akan dibangun untuk mengembangkan suatu pengambilan keputusan kebijakan publik. Dimulai dari evaluasi, reformasi, formulasi dan reformasi kebijakan yang akan membentuk sebuah kebijakan publik yang baik. Namun juga mengkaji tentang reformasi kebijakan sebagai penentu kebijakan dalam reformasi birokrasi.

Reformasi birokrasi tidak dapat dipisahkan dengan manajemen publik, hal tersebut sudah menjadi kesatuan yang tidak bisa dipisahkan dalam melakukan proses evaluasi kebijakan publik. Manajemen publik dimulai dari evaluasi kebijakan publik, penilaian kinerja dari kebijakan publik serta formulasi kebijakan publik sebagai kerangka pikir yang sistematis dalam suatu kebijakan publik. Tujuan dari semua itu untuk menghasilkan sebuah output dalam kebijakan publik yang nantinya dapat diterapkan pada masyarakat dan negara secara baik dan dapat mencapai cita-cita bersama.

INFORMASI SEPUTAR UNISMA MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

Poin pertama dalam melaksanakan kebijakan publik yaitu melakukan evaluasi kebijakan publik. Evaluasi kebijakan publik tersebut dilakukan sebagai pembanding hasil dan tujuan yang diperoleh dalam kebijakan publik. Secara umum, evaluasi kebijakan publik sebagai penilaian terhadap kegiatan yang dilakukan selama pengambilan kebijakan publik.

Hal itu tentu evaluasi tidak hanya sebagai penilaian tetapi juga sebagai poin penting dalam sebuah pengambilan kebijakan publik yang baik. Evaluasi kebijakan publik tidak terlepas dari analisis hasil kebijakan dalam suatu nilainya. Hasil dari kebijakan tersebut yang nantinya sebagai kontrol apakah kebijakan publik yang di lakukan oleh pemerintah maupun non pemerintah yang berwenang sudah sesuai atau tidak dengan harapan publik.

Penilaian kinerja atau prestasi kerja adalah proses yang digunakan oleh pemimpin untuk menilai suatu kinerja apakah sudah berjalan dengan baik atau tidak. Keberadaan penilaian kinerja sebagai wujud yang dilakukan oleh pemimpin untuk memastikan apakah pekerjaan yang dilakukan oleh para pegawai sudah baik atau tidak dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Dalam penilaian kinerja tentu tidak hanya sebagai penilaian yang dilakukan pemimpin oleh para pegawai tetapi juga sebagai proses identifikasi yang dilakukan oleh pegawai dalam layak tidaknya untuk mendapatkan suatu penghargaan atas prestasi kinerja yang dicapai. Hal itu memberikan dampak positif bagi pemimpin dalam mengambil kebijakan.

INFORMASI SEPUTAR UNISMA MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

Konsep dan metode menentukan sebuah kebijakan publik. Untuk melakukan reformasi kebijakan perlu adanya sebuah konsep dan metode yang akan mengarah pada reformasi birokrasi dan reformasi admninistrasi. Birokrasi yang masih lemah akan menjadi lahan basah para koruptor dalam melakukan korupsi secara masal. Hal tersebut yang dapat menjadi faktor utama dalam pelaksanaan reformasi birokrasi. Pola birokrasi pemerintahan yang belum bersinergi yang dianggap sebagai sistem lama yang menjadi kendala dalam proses perubahan birokrasi.

Berbagai metode yang dapat dilakukan sebagai upaya dalam membangun perubahan dalam mendukung pola birokrasi yang berkerja sama dan bergerak bersama-sama untuk menjadi lebih baik. Tetapi dalam membuat sebuah perubahan birokrasi membutuhkan waktu yang panjang. Karena selama pelaksanaan perubahan birokrasi tersebut tidak mudah dan perlu segera dilakukan dalam pentingnya birokrasi dalam perubahan birokrasi yang lebih baik lagi.

Oleh karena itu, sebagai upaya dalam membangun pola reformasi birokrasi dan reformasi administrasi yang lebih baik lagi maka perlu dilakukan reformasi kebijakan publik. Pelaksanaan reformasi birokrasi dimulai dari melakukan perubahan pada level bawah hingga level atas dengan harapan dapat menuju tatanan birokrasi yang lebih baik lagi dan sesuai dengan cita-cita bersama.

Lalu bagaimana impelementasi Good Governance terhadap perencanaan dan pelaksanaan kebijakan publik? Semua terangkum dalam buku Kebijakan Publik : Evaluasi, Reformasi dan Formulasi. Tidak hanya memaparkan pengertian, teori dan konsep dari kebijakan publik itu sendiri tetapi juga memaparkan terori-teori dalam pengambilan kebijakan publik yang sesuai dengan tujuan dan cita-cita bersama.

Selanjutnya agar proses kebijakan publik dapat berjalan dengan baik dan dapat memecahkan titik permasalahan yang dapat menghambat proses berjalannya suatu kebijakan publik dan sebagai bahan evaluasi untuk diterapkan pada kebijakan publik. Buku ini direkomendasikan menjadi referensi yang baik dan dapat menjadi pedoman dalam pengambilan keputusan. Selain itu, buku ini sangat cocok digunakan sebagai bahan ajar maupun mahasiswa dalam mempelajari kebijakan publik. (*)


malang Unisma Malang Syerly Zhamhariro V
Publisher : Sofyan Saqi Futaki
Reaksi Anda
KOMENTAR

EKORAN

Follow TIMES Indonesia di Google News

TIMES TV

Komunitas Jendela Jember Gelar Pelatihan Fotografi Bagi Milenial

Komunitas Jendela Jember Gelar Pelatihan Fotografi Bagi Milenial

10/12/2019 - 13:34

Petik Buah Wisata Agrokusuma

Petik Buah Wisata Agrokusuma
Festival Kampung Ublik of Pujon Kidul Where Every Corner of the Place is Filled with Lantern

Festival Kampung Ublik of Pujon Kidul Where Every Corner of the Place is Filled with Lantern
Festival Kampung Ublik Pujon Kidul

Festival Kampung Ublik Pujon Kidul
Perawatan Rambut dengan Glutera Formulated Hair Shampoo

Perawatan Rambut dengan Glutera Formulated Hair Shampoo

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Revolusi Industri 4.0 di Era Milenial
    Revolusi Industri 4.0 di Era Milenial
    11/12/2019 - 13:27
  • Refleksi HUT ke-61 NTB, Bisakah NTB Gemilang?
    Refleksi HUT ke-61 NTB, Bisakah NTB Gemilang?
    11/12/2019 - 12:11
  • Mustahil Menghapus Jejak Khilafah di Nusantara
    Mustahil Menghapus Jejak Khilafah di Nusantara
    10/12/2019 - 23:23
  • SDM Indonesia Harus Berjiwa Pancasila di Era Revolusi Industri 4.0
    SDM Indonesia Harus Berjiwa Pancasila di Era Revolusi Industri 4.0
    10/12/2019 - 22:31
  • Pengakuan HAM Zaman Now
    Pengakuan HAM Zaman Now
    10/12/2019 - 20:53
  • Kebijakan Menjadi Pola Kepentingan Dalam Membuat Keputusan
    Kebijakan Menjadi Pola Kepentingan Dalam Membuat Keputusan
    10/12/2019 - 20:34
  • Problematika Pengembangan Pendidikan Agama Islam di Sekolah/Madrasah
    Problematika Pengembangan Pendidikan Agama Islam di Sekolah/Madrasah
    10/12/2019 - 19:17
  • Dunia Dengan Kecerdasan Buatan
    Dunia Dengan Kecerdasan Buatan
    10/12/2019 - 17:34
  • Buru Pelempar Bom Molotov Sleman, Polisi Incar Barang Ini
    Buru Pelempar Bom Molotov Sleman, Polisi Incar Barang Ini
    11/12/2019 - 15:52
  • Bertema Harry Potter, Ada Dumbledore Versi Imut di Tas Popok Ini
    Bertema Harry Potter, Ada Dumbledore Versi Imut di Tas Popok Ini
    11/12/2019 - 15:50
  • Gubernur Jawa Timur Khofifah Jadi Saksi Kasus Suap Romahurmuziy
    Gubernur Jawa Timur Khofifah Jadi Saksi Kasus Suap Romahurmuziy
    11/12/2019 - 15:49
  • Skandal Harley di Garuda Naik Penyidikan, AriAskhara Bakal Dijerat Pidana?
    Skandal Harley di Garuda Naik Penyidikan, AriAskhara Bakal Dijerat Pidana?
    11/12/2019 - 15:49
  • Nikah Belum Setahun, Aura Kasih Gugat Cerai Eryck Amaral
    Nikah Belum Setahun, Aura Kasih Gugat Cerai Eryck Amaral
    11/12/2019 - 15:48
  • Skandal Garuda, Ari Askhara Suka Keliling Minta Nomor Pramugari
    Skandal Garuda, Ari Askhara Suka Keliling Minta Nomor Pramugari
    11/12/2019 - 06:32
  • Lebih dari 40 Km/Jam, Pengguna Tol Layang Cikampek Didenda Rp2 Juta?
    Lebih dari 40 Km/Jam, Pengguna Tol Layang Cikampek Didenda Rp2 Juta?
    11/12/2019 - 05:15
  • Mantan Bos Garuda Indonesia Ini juga Terseret Skandal Gundik?
    Mantan Bos Garuda Indonesia Ini juga Terseret Skandal Gundik?
    11/12/2019 - 06:11
  • Sindir Menkeu, Rizal Ramli: Cuma Selamatkan Rp1,5 Miliar Bangga?
    Sindir Menkeu, Rizal Ramli: Cuma Selamatkan Rp1,5 Miliar Bangga?
    11/12/2019 - 05:57
  • Said Didu: Erick Thohir Lulus Uji Nyali
    Said Didu: Erick Thohir Lulus Uji Nyali
    11/12/2019 - 07:15