Adv

Ikuti Nikah Massal, Setelah Dapat Surat Nikah akan Menata Anak Cucu

Jumat, 08 November 2019 - 16:56 | 27.81k
Ikuti Nikah Massal, Setelah Dapat Surat Nikah akan Menata Anak Cucu
Dandim 0818, Letkol (Inf) H Ferry Muzawwad dan Dandim 0833, Letkol (Inf) Tommy Anderson juga ikut menyerahkan akta nikah.(FOTO:widodo irianto/TIMES Indonesia)
Pewarta: Widodo Irianto | Editor: Yatimul Ainun

TIMESINDONESIA, MALANG – Setelah mereka ikut program Nikah Massal IV yang diselenggarakan Jaringan Kemanusiaan Jawa Timur (JKJT) Komunitas Aku Juga Anak Bangsa, mereka pingin apa? "Alhamdulillah saya lega, saya akan menata anak cucu kedepannya," kata Suroto (64).

Suroto dan istrinya Kasmi (53) adalah salah satu dari 283 pasangan yang Jumat (8/11/2019) pagi mengikuti Nikah Massal IV 2019 di Pendopo Kabupaten di Jl KH Agus Salim Kota Malang.

Dandim-Nikah-Massal-2.jpg

Sejak "menikah" tahun 1973 Suroto dan istrinya tidak pernah mendapatkan buku nikah. Mereka mengaku dinikahkan modin. "Namun setiap kali saya tanyakan mana bukti surat nikahnya, tidak pernah terjawab sampai sekarang," katanya.

Selama kurun waktu itu pula, Suroto mengaku berada di bawah bayang-bayang kesulitan secara administrasi bila mengurus banyak hal ke Kelurahan. Terutama saat mengurus yang berkaitan dengan status anak-anaknya sampai cucu-cucunya.

Selama itu pula baik Suroto maupun istrinya pasrah karena keinginan mereka untuk mendapatkan surat nikah  tidak terwujud.

"Karena itu ketika ada pemberitahuan dari RT bahwa akan ada nikah massal dengan tujuan utamanya mendapatkan status resmi surat nikah, kami ikut," tambah Kasmi.

Kemarin begitu menerima surat nikah dari KUA dalam proses Nilah Massal itu, pasangan ini terlihat lega. Merasa sudah tua, keduanya hanya menginginkan satu hal, ke depan menata anak cucu mereka terutama untuk kepentingan statusnya.

Dengan disahkannya pernikahan mereka, memang negara telah mencatat dan mengakuinya. Dengan demikian dalam waktu mendatang bila ada persoalan yang berkaitan dengan hak dan kewajiban, silsilah keluarga mereka menjadi jelas dan negara wajib melindunginya.

Ketua Penyelanggara yang mengaku berasal dari anak jalanan, Zaenal Saifudin mengatakan, sedianya nikah massal ini akan dilakukan pada tanggal 17 November 2019.

Dandim-Nikah-Massal-3.jpg

Namun karena suatu hal, akhirnya diajukan hari ini. "Kirab yang kami laksanakan itu bersifat pemberitahuan kepada khalayak, terkait dengan pemenangan hak-hak masyarakat," katanya.

Sebab,  kata Zaenal, masih banyak terjadi hak identitas anak tidak terpenuhi karena status hubungan orang tuanya yang belum diakui negara. Karena itu dengan diadakannya nikah massal ini,  Zaenudin berharap tidak akan terjadi krisis identitas lagi.

Zaenal menyatakan mereka yang tidak terdaftar akhirnya terpinggirkan, tersisih. "Kami sebenarnya ingin mengikuti alur hukum. Tapi kenyataan hukum di setiap wilayah berbeda," tambahnya.

Danrem 083 Baladhika Jaya, Kol (Inf) Zainudin yang didaulat memberi sambutan dalam acara itu mengaku miris mendengar ungkapan Zaenal bahwa masih ada yang terpinggirkan dan hukum berbeda di wilayah satu dengan lainnya.

"Sebenarnya semua warga negara Indonesia mempunyai kedudukan hukum yang sama. Hak dan kewajibannya juga sama dimanapun di wilayah Indonesia ini. Namun harus menjunjung tinggi kebenaran dan keadilan," katanya.

Indonesia,  lanjut Danrem sudah merdeka selama 74 tahun. Soal kesamaan hak dan kewajiban serta persamaan kedudukan hukum sudah tertera dalam Undang-Undang.

Namun yang jelas para peserta Nikah Massal IV yang diselenggarakan Jaringan Kemanusiaan Jawa Timur (JKJT) Komunitas Aku Juga Anak Bangsa, kini merasa lega karena dengan status kedudukan mereka di hadapan negara, ke depan mereka akan melangkah ringan untuk mengurus administrasi yang berkaitan dengan kedudukan keluarga, diantaranya menata anak cucu. (adv)


malang Nikah Massal IV Jaringan Kemanusiaan Jawa Timur JKJT
Publisher : Rizal Dani
Sumber : TIMES Malang
Reaksi Anda
KOMENTAR

EKORAN

Follow TIMES Indonesia di Google News

TIMES TV

Festival Kampung Ublik of Pujon Kidul Where Every Corner of the Place is Filled with Lantern

Festival Kampung Ublik of Pujon Kidul Where Every Corner of the Place is Filled with Lantern

08/12/2019 - 02:18

Festival Kampung Ublik Pujon Kidul

Festival Kampung Ublik Pujon Kidul
Perawatan Rambut dengan Glutera Formulated Hair Shampoo

Perawatan Rambut dengan Glutera Formulated Hair Shampoo
Mengatasi Rambut Rontok dengan Glutera Hair Tonic Serum

Mengatasi Rambut Rontok dengan Glutera Hair Tonic Serum
Salon Kecantikan di Dalam Lapas

Salon Kecantikan di Dalam Lapas

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • SDM Indonesia Harus Berjiwa Pancasila di Era Revolusi Industri 4.0
    SDM Indonesia Harus Berjiwa Pancasila di Era Revolusi Industri 4.0
    10/12/2019 - 22:31
  • Pengakuan HAM Zaman Now
    Pengakuan HAM Zaman Now
    10/12/2019 - 20:53
  • Kebijakan Menjadi Pola Kepentingan Dalam Membuat Keputusan
    Kebijakan Menjadi Pola Kepentingan Dalam Membuat Keputusan
    10/12/2019 - 20:34
  • Problematika Pengembangan Pendidikan Agama Islam di Sekolah/Madrasah
    Problematika Pengembangan Pendidikan Agama Islam di Sekolah/Madrasah
    10/12/2019 - 19:17
  • Dunia Dengan Kecerdasan Buatan
    Dunia Dengan Kecerdasan Buatan
    10/12/2019 - 17:34
  • Metode Penyucian dan Penyehatan Jiwa (An-Nafs)
    Metode Penyucian dan Penyehatan Jiwa (An-Nafs)
    10/12/2019 - 15:15
  • Kebijakan Zonasi dan Pemerataan Pendidikan
    Kebijakan Zonasi dan Pemerataan Pendidikan
    10/12/2019 - 14:33
  • Penyimpangan Dana Desa Tidak Berpenghuni Alias ”Desa Hantu”
    Penyimpangan Dana Desa Tidak Berpenghuni Alias ”Desa Hantu”
    10/12/2019 - 12:43
  • Bank Sperma dengan HIV Positif Pertama di Dunia Telah Dibuka
    Bank Sperma dengan HIV Positif Pertama di Dunia Telah Dibuka
    11/12/2019 - 07:35
  • Inter Milan Gagal Lolos ke Babak 16 Besar Liga Champions
    Inter Milan Gagal Lolos ke Babak 16 Besar Liga Champions
    11/12/2019 - 07:32
  • Penumpang Misterius Berbaju Serba Merah ini Hebohkan Dunia Ojol
    Penumpang Misterius Berbaju Serba Merah ini Hebohkan Dunia Ojol
    11/12/2019 - 07:30
  • Tsamara Amany Cerita Beratnya Kiprah Perempuan yang Jadi Politikus
    Tsamara Amany Cerita Beratnya Kiprah Perempuan yang Jadi Politikus
    11/12/2019 - 07:30
  • Tes Kepribadian: Gambar Paling Menarik Ungkap Cara Anda Hilangkan Stres
    Tes Kepribadian: Gambar Paling Menarik Ungkap Cara Anda Hilangkan Stres
    11/12/2019 - 07:30
  • Lebih dari 40 Km/Jam, Pengguna Tol Layang Cikampek Didenda Rp2 Juta?
    Lebih dari 40 Km/Jam, Pengguna Tol Layang Cikampek Didenda Rp2 Juta?
    11/12/2019 - 05:15
  • Mantan Bos Garuda Indonesia Ini juga Terseret Skandal Gundik?
    Mantan Bos Garuda Indonesia Ini juga Terseret Skandal Gundik?
    11/12/2019 - 06:11
  • Sindir Menkeu, Rizal Ramli: Cuma Selamatkan Rp1,5 Miliar Bangga?
    Sindir Menkeu, Rizal Ramli: Cuma Selamatkan Rp1,5 Miliar Bangga?
    11/12/2019 - 05:57
  • Skandal Garuda: Eks Dirut Suka Keliling Minta Nomor Telepon Pramugari
    Skandal Garuda: Eks Dirut Suka Keliling Minta Nomor Telepon Pramugari
    11/12/2019 - 06:32
  • Rahasia Wanita Bisa Jago Oral Seks, Suami Bakal Bergairah
    Rahasia Wanita Bisa Jago Oral Seks, Suami Bakal Bergairah
    11/12/2019 - 02:38