Kopi TIMES

Guru Itu Serdadu

Jumat, 08 November 2019 - 16:12 | 80.37k
Guru Itu Serdadu
Ilham Wahyu Hidayat, Guru SMP Negeri 11 Malang
Editor: Yatimul Ainun

TIMESINDONESIA, MALANG – Guru selalu tampil terdepan dalam pendidikan. Mereka terjun langsung di lapangan berhadapan langsung dengan siswa. Ibarat serdadu mereka yang maju pertama di medan perang. 

Yang dipahami masyarakat tugas guru itu mengajar. Dalam pemahaman mereka mengajar itu memberi ilmu pada siswa. Karenanya jika ada anak yang memiliki kemampuan rendah yang pertama dipertanyakan "siapa gurunya?". Padahal mengajar itu memberikan bahan ajar. Sedangkan bahan ajar tidak sama dengan ilmu seperti yang mereka pikirkan.

Tidak salah masyarakat beranggapan seperti itu. Hanya saja yang perlu dipahami tugas guru itu bukan hanya mengajar.

Dalam Pasal 1 UU RI Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen disebutkan guru adalah tenaga profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik. 

Dari definisi di atas terlihat bahwa selain mengajar ada enam tugas utama lain yang harus dilakukan guru.

Pertama, guru itu mendidik. Dalam KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) arti mendidik adalah memberi latihan (ajaran, tuntunan, pimpinan) mengenai akhlak. Berdasarkan ini maka guru harus melatih siswa dalam melaksanakan nilai-nilai karakter positif dalam pembiasaan dan keteladanan. Tujuan yang ingin dicapai dalam mendidik adalah menjadikan siswa manusia cerdas secara moral.

Kedua, guru itu membimbing. Dalam KBBI arti membimbing adalah menuntun, memberi petunjuk, mengasuh dan memberi penjelasan. Jika dikaitkan kegiatan di kelas maka guru harus memberi penjelasan secara rinci jika siswa bertanya tentang materi belajar yang belum dipahaminya. Caranya dengan memberikan petunjuk dan arahan. Dengan kata lain guru harus telaten, ulet dan sabar.

Ketiga, guru itu mengarahkan. Dalam KBBI arti mengarahkan adalah menujukan, memberi petunjuk, menghadapkan dan memaksudkan. Jika dikaitkan dengan materi pelajaran maka guru harus bisa menunjukkan hal-hal positif yang bisa didapatkan siswa dengan mempelajari materi yang diberikan. Guru juga harus bisa memberikan petunjuk siswa memanfaatkan ilmu yang didapatkannya dalam keseharian.

Keempat, guru itu melatih. Dalam KBBI arti melatih adalah mengajar seseorang agar terbiasa dan mampu melakukan sesuatu. Dalam hal ini guru harus membiasakan siswa melakukan segala sesuatu secara mandiri dan dengan jiwa disiplin.

Kelima, guru itu menilai. Dalam KBBI arti menilai adalah memperkirakan, menghargai, dan memberi nilai (angka). Berdasarkan ini maka guru harus menghargai apapun hasil pekerjaan siswa. Salah satu bentuk penghargaannya adalah dengan memberi nilai berupa angka dan bukan sekedar memberi paraf atau tanda tangan pada hasil pekerjaan siswa.

Keenam, guru itu mengevaluasi. Dalam KBBI arti mengevaluasi itu memberikan penilaian terus-menerus. Makna tersirat dari terus menerus ini adalah ketelatenan guru dalam memantau siswa secara rutin. Jadi bukan berarti jika sudah memberikan nilai maka tugas guru sudah selesai. Guru harus terus memantau perkembangan siswanya.

Demikian tugas utama yang harus dilakukan guru. Terasa berat jika diamati rinciannya. Guru bukan hanya memberikan materi belajar tapi juga harus bisa mendidik,  membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi siswanya.

Masalahnya tidak semua guru mau dan mampu melaksanakan semua ini. Ada begitu banyak alasan bisa diberikan dan ini berpeluang untuk menjadi sebuah perdebatan yang panjang. Yang pasti jika tujuh tugas utama guru itu harus dilakukan secara konsisten maka perlu ada usaha untuk meningkatkan kompetensi guru dalam pembelajaran.

Peningkatan kompetensi ini perlu sebab guru itu serdadu. Ibarat dalam perang mereka yang pertama maju. Serdadu tanpa kemampuan berperang sudah pasti mati lebih dulu.
Ing ngarsa sung tuladha, ing madya mangun karsa, tut wuri Handayani. Arti ungkapan tersebut adalah “yang di depan memberikan contoh, yang di tengah memberikan semangat dan di belakang memberikan kekuatan”.  

Dalam ungkapan di atas jika guru ditempatkan pada posisi di tengah (madya) maka yang memberi kekuatan atau yang bertanggung jawab dalam peningkatan kompetensi guru di atas, siapa lagi kalau bukan pemerintah. 

 

*) Ilham Wahyu Hidayat, Guru SMP Negeri 11 Malang

*)Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggungjawab penulis, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi timesindonesia.co.id



Publisher : Rochmat Shobirin
KOMENTAR

EKORAN

TERBARU

  • Lima Kepala Daerah di Cirebon Raya Membahas Persiapan PSBB Tahap Ketiga
    Lima Kepala Daerah di Cirebon Raya Membahas Persiapan PSBB Tahap Ketiga
    29/05/2020 - 23:54
  • Dimulai Sabtu, Perpanjangan PSBB di Kuningan Berlaku Hingga 12 Juni
    Dimulai Sabtu, Perpanjangan PSBB di Kuningan Berlaku Hingga 12 Juni
    29/05/2020 - 23:48
  • Gubernur Ridwan Kamil Pantau Penyaluran Bansos Pusat di KBB
    Gubernur Ridwan Kamil Pantau Penyaluran Bansos Pusat di KBB
    29/05/2020 - 23:45
  • Bupati Sri Purnomo: Masuk DIY, Mahasiswa Luar Kota Wajib Bawa Surat Sehat
    Bupati Sri Purnomo: Masuk DIY, Mahasiswa Luar Kota Wajib Bawa Surat Sehat
    29/05/2020 - 23:41
  • Wagub Emil Dardak: Pertanian Jadi Penopang Utama Perekonomian Jatim
    Wagub Emil Dardak: Pertanian Jadi Penopang Utama Perekonomian Jatim
    29/05/2020 - 23:34
  • Akademisi: Kementan RI Berpihak Pada Petani 
    Akademisi: Kementan RI Berpihak Pada Petani 
    29/05/2020 - 23:30
  • Jelang New Normal, Gubernur Longki Cek Kesiapan Bandara dan Maskapai
    Jelang New Normal, Gubernur Longki Cek Kesiapan Bandara dan Maskapai
    29/05/2020 - 23:27
  • [WASPADA] Kawah Ijen Bergejolak, Satu Penambang Jatuh Ke Danau Belerang
    [WASPADA] Kawah Ijen Bergejolak, Satu Penambang Jatuh Ke Danau Belerang
    29/05/2020 - 23:21
  • Telkomsel Catat Peningkatan Layanan Capai 22.8 Persen
    Telkomsel Catat Peningkatan Layanan Capai 22.8 Persen
    29/05/2020 - 23:16
  • Gluver Ungaran Bisa Belanja Mobil di Tengah Pandemi Covid-19
    Gluver Ungaran Bisa Belanja Mobil di Tengah Pandemi Covid-19
    29/05/2020 - 23:07

TIMES TV

Sehari, Kapolresta Malang Kota Resmikan Empat Kampung Tangguh

Sehari, Kapolresta Malang Kota Resmikan Empat Kampung Tangguh

20/05/2020 - 21:40

Kemenparekraf RI: Kampung Tangguh Siap Digaungkan di Nasional

Kemenparekraf RI: Kampung Tangguh Siap Digaungkan di Nasional
Gubernur Jatim Kunjungi Kampung Tangguh Narubuk Sukun Kota Malang

Gubernur Jatim Kunjungi Kampung Tangguh Narubuk Sukun Kota Malang
GM FKPPI Bantu Beras 2 Ton, Minyak dan Gula Untuk MBLC

GM FKPPI Bantu Beras 2 Ton, Minyak dan Gula Untuk MBLC
Alumni Sanmar-86 Malang Bantu 40 Paket Sembako Untuk MBLC

Alumni Sanmar-86 Malang Bantu 40 Paket Sembako Untuk MBLC

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Beramar Makruf Terhadap Diri Sendiri
    Beramar Makruf Terhadap Diri Sendiri
    29/05/2020 - 17:45
  • Mengurai Peran Akademisi dalam Pemerintahan Indonesia
    Mengurai Peran Akademisi dalam Pemerintahan Indonesia
    29/05/2020 - 11:57
  • Pemimpin yang Adil
    Pemimpin yang Adil
    29/05/2020 - 10:08
  • Perlunya Resolusi Baru untuk Sukseskan Penanggulangan Covid-19
    Perlunya Resolusi Baru untuk Sukseskan Penanggulangan Covid-19
    29/05/2020 - 09:02
  • 'Predator Kecil' dalam Desentralisasi Makin Subur
    'Predator Kecil' dalam Desentralisasi Makin Subur
    29/05/2020 - 06:30
  • Sepintas Mengapa Tanah Tercinta Papua Bergejolak
    Sepintas Mengapa Tanah Tercinta Papua Bergejolak
    29/05/2020 - 05:39
  • Jangan Gegabah Hadapi New Normal
    Jangan Gegabah Hadapi New Normal
    29/05/2020 - 04:31
  • New Normal dan Keberlanjutan Negara
    New Normal dan Keberlanjutan Negara
    29/05/2020 - 03:25
  • Mulai Sabtu 30 Mei, Tempat Ibadah di Kota Bandung Dibuka Lagi
    Mulai Sabtu 30 Mei, Tempat Ibadah di Kota Bandung Dibuka Lagi
    29/05/2020 - 23:27
  • Belajar dari Tsunami, Jadi Kunci Aceh Sigap Hadapi Pandemi Corona
    Belajar dari Tsunami, Jadi Kunci Aceh Sigap Hadapi Pandemi Corona
    29/05/2020 - 23:05
  • Sekelompok Monyet di India Curi Sampel Darah Pasien Covid-19
    Sekelompok Monyet di India Curi Sampel Darah Pasien Covid-19
    29/05/2020 - 22:56
  • Dandhy Laksono: Iman Brotoseno Tak Layak Jadi Dirut TVRI karena Ia Partisan
    Dandhy Laksono: Iman Brotoseno Tak Layak Jadi Dirut TVRI karena Ia Partisan
    29/05/2020 - 22:55
  • Jokowi Disindir Fadli Zon Sebagai Duta Mal Indonesia, Ini Kata Istana
    Jokowi Disindir Fadli Zon Sebagai Duta Mal Indonesia, Ini Kata Istana
    29/05/2020 - 22:37
  • Viral, Video Risma Ngamuk Sebut Nama Puan Maharani dan Pramono Anung
    Viral, Video Risma Ngamuk Sebut Nama Puan Maharani dan Pramono Anung
    29/05/2020 - 16:47
  • Wali Kota Risma Mengamuk karena Mobil PCR Surabaya Diserobot
    Wali Kota Risma Mengamuk karena Mobil PCR Surabaya Diserobot
    29/05/2020 - 15:59
  • Fadli Zon Bingung Mal Buka tapi Masjid Tutup, Eh Dibully Lagi
    Fadli Zon Bingung Mal Buka tapi Masjid Tutup, Eh Dibully Lagi
    29/05/2020 - 01:34
  • Selain Sembako, Ini Daftar Bansos Pemerintah Pusat saat Pandemi Corona
    Selain Sembako, Ini Daftar Bansos Pemerintah Pusat saat Pandemi Corona
    29/05/2020 - 00:30
  • Hanya 1 Persen Orang yang Bisa Temukan Hewan di Gambar Ini
    Hanya 1 Persen Orang yang Bisa Temukan Hewan di Gambar Ini
    29/05/2020 - 13:43