Pendidikan

MAN 2 Kulonprogo Sukseskan Program Sekolah Ramah Anak

Jumat, 08 November 2019 - 14:14 | 45.18k
MAN 2 Kulonprogo Sukseskan Program Sekolah Ramah Anak
Menteri PPPA RI, I Gusti Ayu Bintang Darmavati pada acara peluncuran Pgoram Sehari Belajar di Luar Kelas  atau OCD di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kulonprogo Jalan Khudori, Wates, Kamis (7/11/2019). (FOTO: Dwijo Suyono/TIMES Indonesia)
Pewarta: Dwijo Suyono | Editor: Wahyu Nurdiyanto

TIMESINDONESIA, YOGYAKARTA – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kementerian PPPA) RI menggagas Program Sekolah Ramah Anak untuk mewujudkan generasi emas sebuah bangsa. Di Yogyakarta, program tersebut diaplikasikan di MAN 2 Kulonpgoro.

Salah satunya adalah Sehari Belajar di Luar Kelas  atau biasa disebut dengan istilah OCD. Kegiatan ini dilaksanakan Kamis (7/11/2019).

“Negara akan terus berusaha mewujudkan institusi pendidikan dasar di Indonesia sebagai tempat yang nyaman untuk belajar,” kata I Gusti Ayu Bintang Darmavati, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI pada acara peluncuran Program Sehari Belajar di Luar Kelas  atau OCD di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kulonprogo Jalan Khudori, Wates, Kamis (7/11/2019).

Menurutnya, sepertiga hidup anak berada di sekolah. Kondisi ini membuat sejumlah orang tuan terkadang khawatir dengan putra-putrinya. Seperti, ketika mereka makanan/jajan di lingkungan sekolah dan sarana prasarana yang ada di sekolah. Para siswa pun antusias mengikuti program ini. “Mari kita sukseskan program ini demi generasi yang lebih baik,” jelas Darmavati.

Deputi Pemenuhan Hak Sipil dan Partisipasi Anak KPPPA RI, Lies Rosdianty mengatakan, para siswa perlu membawa bekal dari rumah ketika sekolah.

“Bicara anak adalah bicara masa depan Indonesia. Jumlah penduduk Indonesia peringkat empat di dunia. Kita harus mengejar kualitas. Caranya kalian semua harus rajin belajar. Belajar tidak hanya di ruang kelas tetapi juga di luar kelas, agar kalian semua bahagia,” kata Lies.

Menurutnya, Program Outing Class Day (OCD) atau belajar di luar kelas sudah dilaksanakan di 134 negara di dunia. Di Indonesia program tersebut sejak 2017 secara nasional sudah terlaksana di 33 provinsi.

“Program itu sudah menyentuh sejumlah 4.042.536 siswa, 15.588 sekolah di 356 kabupaten/kota,” jelas Lies.

Dalam kesempatan yang sama Kepala MAN 2 Kulonprogo, Anita Isdarmini SPd MPd, menuturkan bahwa pihaknya  merasa bangga sekolah yang dipimpinnya dikunjungi tamu dari kementerian.

“Sejak 2016  MAN 2 Kulonprogo sudah merintis Sekolah Ramah Anak. Semoga dengan adanya kegiatan ini dapat  menjadikan  madrasah atau sekolah  mampu menggali potensi anak sehingga dapat menjadi bagian peningkatan prestasi para siswa guna meraih prestasi," ujarnya.


Dia juga menambahkan bahwa pihaknya selalu membiasakan para siswa membawa bekal dari rumah, selain itu sekolah ini juga melaksanakan gerakan senyum dan tegus sapa. "Selain itu, juga para siswa dibiasakan berkata lembut dan menghormati orang yang lebih tua,” terang Lies.

Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) DIY, H Mutholib Sag mengatakan, untuk meningkatakan mutu pendidikan, anak tidak hanya belajar di kelas. Hal ini sejalan dengan program Kementerian Agama yaitu gerakan sekolah yang Menyenangkan.

“Semoga kegiatan Ini akan membangkitkan semangat belajar siswa,” jelasnya.

Mutholib sepakat program tersebut tidak hanya berhenti sehari saja tapi diikuti program lain dengan tujuan bertujuan untuk memberi motivasi belajar, sesuai tagline Madrasah Hebat dan Bermartabat.
Dokter Yetty dari Kementerian Kesehatan juga mengapresiasi kegiatan ini. Dia salut anak-anak MAN 2 Kulonprogo dibiasakan cuci tangan sebelum makan bersama. Sekolah ini pun memiliki progam mengelola sampah.

“Semoga program Sekolah Ramah Anak oleh MAN 2 Kulonpgoro ini dapat dilaksanakan madrasah lain sehingga suasana sekolah semakin sehat dan cantik. Program ini perlu lebih ditingkatkan dan menjadi contoh di wilayah,” kata dia. (*)


yogyakarta MAN 2 Kulonprogo Sekolah Ramah Anak
Publisher : Rizal Dani
Sumber : TIMES Yogyakarta
Reaksi Anda
KOMENTAR

EKORAN

Follow TIMES Indonesia di Google News

TIMES TV

Komunitas Jendela Jember Gelar Pelatihan Fotografi Bagi Milenial

Komunitas Jendela Jember Gelar Pelatihan Fotografi Bagi Milenial

10/12/2019 - 13:34

Petik Buah Wisata Agrokusuma

Petik Buah Wisata Agrokusuma
Festival Kampung Ublik of Pujon Kidul Where Every Corner of the Place is Filled with Lantern

Festival Kampung Ublik of Pujon Kidul Where Every Corner of the Place is Filled with Lantern
Festival Kampung Ublik Pujon Kidul

Festival Kampung Ublik Pujon Kidul
Perawatan Rambut dengan Glutera Formulated Hair Shampoo

Perawatan Rambut dengan Glutera Formulated Hair Shampoo

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Khilafah, Imamah dan Khalifah
    Khilafah, Imamah dan Khalifah
    11/12/2019 - 20:52
  • Kontribusi Islam Terhadap Akuntansi
    Kontribusi Islam Terhadap Akuntansi
    11/12/2019 - 20:15
  • Pentingnya Kebijakan Publik untuk Tatanan Pemerintah dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara
    Pentingnya Kebijakan Publik untuk Tatanan Pemerintah dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara
    11/12/2019 - 16:18
  • Revolusi Industri 4.0 di Era Milenial
    Revolusi Industri 4.0 di Era Milenial
    11/12/2019 - 13:27
  • Refleksi HUT ke-61 NTB, Bisakah NTB Gemilang?
    Refleksi HUT ke-61 NTB, Bisakah NTB Gemilang?
    11/12/2019 - 12:11
  • Mustahil Menghapus Jejak Khilafah di Nusantara
    Mustahil Menghapus Jejak Khilafah di Nusantara
    10/12/2019 - 23:23
  • SDM Indonesia Harus Berjiwa Pancasila di Era Revolusi Industri 4.0
    SDM Indonesia Harus Berjiwa Pancasila di Era Revolusi Industri 4.0
    10/12/2019 - 22:31
  • Pengakuan HAM Zaman Now
    Pengakuan HAM Zaman Now
    10/12/2019 - 20:53
  • Motor Ringsek Parah, Diperbaiki atau Beli Baru?
    Motor Ringsek Parah, Diperbaiki atau Beli Baru?
    12/12/2019 - 05:46
  • Antonio Gramsci Bicara Sejarah dan Budaya Italia dari Balik Penjara
    Antonio Gramsci Bicara Sejarah dan Budaya Italia dari Balik Penjara
    12/12/2019 - 05:42
  • Menang 2-0, Atletico Madrid Pastikan Diri Lolos 16 Besar Liga Champions
    Menang 2-0, Atletico Madrid Pastikan Diri Lolos 16 Besar Liga Champions
    12/12/2019 - 05:39
  • Hasil Liga Champions: Muenchen Hajar Tottenham 3-1 di Allianz Arena
    Hasil Liga Champions: Muenchen Hajar Tottenham 3-1 di Allianz Arena
    12/12/2019 - 05:22
  • Kebal Hujatan, Ahok Janji Bawa Pertamina Jadi Perusahaan Kelas Dunia
    Kebal Hujatan, Ahok Janji Bawa Pertamina Jadi Perusahaan Kelas Dunia
    12/12/2019 - 05:18
  • Talak Cerai Gugur, Vicky Prasetyo-Angel Lelga Masih Sah Suami Istri
    Talak Cerai Gugur, Vicky Prasetyo-Angel Lelga Masih Sah Suami Istri
    12/12/2019 - 01:00
  • Glenn Alinskie Bikin Agensi Hiburan di Korea Selatan
    Glenn Alinskie Bikin Agensi Hiburan di Korea Selatan
    12/12/2019 - 00:02
  • Rusia Dicoret dari Piala Dunia 2022
    Rusia Dicoret dari Piala Dunia 2022
    12/12/2019 - 05:17
  • Dikira Tali, Pria Ini Tarik Cacing Pita Sepanjang 10 Meter dari Dubur
    Dikira Tali, Pria Ini Tarik Cacing Pita Sepanjang 10 Meter dari Dubur
    12/12/2019 - 05:02
  • Tiffany Young Buka-bukaan Soal Skandal Penipuan Ayahnya
    Tiffany Young Buka-bukaan Soal Skandal Penipuan Ayahnya
    12/12/2019 - 04:00