Pemerintahan

Tekan Angka Kemiskinan, Pendamping PKH di Kabupaten Malang Diberi Penguatan

Kamis, 07 November 2019 - 18:09 | 25.23k
Tekan Angka Kemiskinan, Pendamping PKH di Kabupaten Malang Diberi Penguatan
Penguatan PKH yang dilakukan Dinsos Kabupaten Malang. (foto : Binar Gumilang / TIMES Indonesia)
Pewarta: Binar Gumilang | Editor: Faizal R Arief

TIMESINDONESIA, MALANG – Ratusan petugas pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Malang, Jawa Timur mengikuti penguatan serta bimbingan teknis dari Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Malang, Kamis, (7/11/2019).

Kegiatan yang diselenggarakan di Rumah Makan Bojana Puri, Kepanjen ini dibuka Bupati Malang, Drs HM Sanusi MM. Hadir dalam kesempatan itu, Kepala Dinsos Kabupaten Malang, H Nurhasyim.

Bupati Malang, Drs HM Sanusi MM mengatakan bahwa para pendamping PKH harus menjaga profesionalisme serta integritasnya. Hal itu agar PKH bisa tepat sasaran hingga berdampak pada berkurangnya angka kemiskinan.

"Melihat betapa pentingnya PKH, maka sangat dibutuhkan tenaga-tenaga yang profesional. Peran pendamping sebagai katalisator dan fasilitator yang terlibat langsung membantu memecahkan persoalan Keluarga Penerima Manfaat," ujarnya kepada TIMES Indonesia.

WhatsApp-Image-2019-11-28-at-10.19.38.jpg

Sanusi menjelaskan, ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk memecahkan berbagai persoalan kemiskinan. Diantaranya memberikan motivasi dan bantuan sosial (Bansos).

"Pemberian motivasi kepada keluarga penerima manfaat sangat penting. Tujuannya supaya mereka termotivasi untuk meningkatkan kualitas kehidupan yang menjadi lebih baik," terangnya.

Politisi PKB ini menambahkan, pengentasan kemiskinan menjadi salah PR terbesar pemerintah, bukan hanya di daerah tapi juga pusat. Melihat kondisi itu, maka harus ada kerja keras dari semua pihak.

"Sebagaimana diketahui bersama, kemiskinan masih menjadi salah satu tantangan terbesar bagi proses pembangunan. Penanggulangan kemiskinan senantiasa menjadi prioritas pembangunan nasional dan daerah," terangnya.

 Sanusi menambahkan, pendamping PKH juga perlu diberikan penguatan SDM. "Peranan pendamping PKH sangat penting. Karena mereka terus memberikan motivasi kepada  Keluarga Penerima Manfaat tersebut," ungkapnya.

Sanusi juga berharap melalui penguatan pendamping PKH di Kabupaten Malang ini dapat meningkatkan kualitas SDM pendamping dalam rangka membantu tugas pemerintah menekan angka Kemiskinan.(*)


malang PKH Kabupaten Malang kemiskinan
Publisher : Sholihin Nur
Sumber : TIMES Malang
Reaksi Anda
KOMENTAR

EKORAN

Follow TIMES Indonesia di Google News

TIMES TV

Festival Kampung Ublik of Pujon Kidul Where Every Corner of the Place is Filled with Lantern

Festival Kampung Ublik of Pujon Kidul Where Every Corner of the Place is Filled with Lantern

08/12/2019 - 02:18

Festival Kampung Ublik Pujon Kidul

Festival Kampung Ublik Pujon Kidul
Perawatan Rambut dengan Glutera Formulated Hair Shampoo

Perawatan Rambut dengan Glutera Formulated Hair Shampoo
Mengatasi Rambut Rontok dengan Glutera Hair Tonic Serum

Mengatasi Rambut Rontok dengan Glutera Hair Tonic Serum
Salon Kecantikan di Dalam Lapas

Salon Kecantikan di Dalam Lapas

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Mustahil Menghapus Jejak Khilafah di Nusantara
    Mustahil Menghapus Jejak Khilafah di Nusantara
    10/12/2019 - 23:23
  • SDM Indonesia Harus Berjiwa Pancasila di Era Revolusi Industri 4.0
    SDM Indonesia Harus Berjiwa Pancasila di Era Revolusi Industri 4.0
    10/12/2019 - 22:31
  • Pengakuan HAM Zaman Now
    Pengakuan HAM Zaman Now
    10/12/2019 - 20:53
  • Kebijakan Menjadi Pola Kepentingan Dalam Membuat Keputusan
    Kebijakan Menjadi Pola Kepentingan Dalam Membuat Keputusan
    10/12/2019 - 20:34
  • Problematika Pengembangan Pendidikan Agama Islam di Sekolah/Madrasah
    Problematika Pengembangan Pendidikan Agama Islam di Sekolah/Madrasah
    10/12/2019 - 19:17
  • Dunia Dengan Kecerdasan Buatan
    Dunia Dengan Kecerdasan Buatan
    10/12/2019 - 17:34
  • Metode Penyucian dan Penyehatan Jiwa (An-Nafs)
    Metode Penyucian dan Penyehatan Jiwa (An-Nafs)
    10/12/2019 - 15:15
  • Kebijakan Zonasi dan Pemerataan Pendidikan
    Kebijakan Zonasi dan Pemerataan Pendidikan
    10/12/2019 - 14:33
  • Sambut Musim Liburan, Mall Ini Buat Dekorasi Bertema Star Wars
    Sambut Musim Liburan, Mall Ini Buat Dekorasi Bertema Star Wars
    11/12/2019 - 10:24
  • Perih! Pacaran 7 Tahun, Baru Sebulan Nikah Suaminya Direbut Wanita Lain
    Perih! Pacaran 7 Tahun, Baru Sebulan Nikah Suaminya Direbut Wanita Lain
    11/12/2019 - 10:24
  • Cara Lain Mencegah Osteoporosis pada Wanita: Latihan Melompat 5 Menit!
    Cara Lain Mencegah Osteoporosis pada Wanita: Latihan Melompat 5 Menit!
    11/12/2019 - 10:21
  • Cara Menggunakan Mode Layar Split Android
    Cara Menggunakan Mode Layar Split Android
    11/12/2019 - 10:15
  • UGM - Dewan Pers Kerja Sama Pemberdayaan Pers Mahasiswa
    UGM - Dewan Pers Kerja Sama Pemberdayaan Pers Mahasiswa
    11/12/2019 - 10:09
  • Lebih dari 40 Km/Jam, Pengguna Tol Layang Cikampek Didenda Rp2 Juta?
    Lebih dari 40 Km/Jam, Pengguna Tol Layang Cikampek Didenda Rp2 Juta?
    11/12/2019 - 05:15
  • Skandal Garuda, Ari Askhara Suka Keliling Minta Nomor Pramugari
    Skandal Garuda, Ari Askhara Suka Keliling Minta Nomor Pramugari
    11/12/2019 - 06:32
  • Mantan Bos Garuda Indonesia Ini juga Terseret Skandal Gundik?
    Mantan Bos Garuda Indonesia Ini juga Terseret Skandal Gundik?
    11/12/2019 - 06:11
  • Sindir Menkeu, Rizal Ramli: Cuma Selamatkan Rp1,5 Miliar Bangga?
    Sindir Menkeu, Rizal Ramli: Cuma Selamatkan Rp1,5 Miliar Bangga?
    11/12/2019 - 05:57
  • Said Didu: Erick Thohir Lulus Uji Nyali
    Said Didu: Erick Thohir Lulus Uji Nyali
    11/12/2019 - 07:15