Pemerintahan

DPR Ingin Pemerintah Fokus Sektor Perindustrian

Kamis, 07 November 2019 - 09:14 | 37.86k
DPR Ingin Pemerintah Fokus Sektor Perindustrian
Gedung DPR RI (Istimewa)
Pewarta: | Editor: Wahyu Nurdiyanto

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Anggota Komisi XI DPR RI Ecky Awal Mucharam meminta pemerintah untuk menggenjot sektor perindustrian.

Menurutnya, perlambatan kinerja industri pengolahan semakin dalam dan terus bertahan, pemerintah perlu upaya ekstra untuk menjawab tantangan ini.

Ecky menjelaskan, bahwa berbagai indikator terus mengonfirmasi kondisi tersebut. Purchasing Managers’ Index (PMI) manufaktur Indonesia, misalnya, telah menurun sejak lama.

PMI mencerminkan keyakinan para manager bisnis di sektor manufaktur. Pada Triwulan I-2019, PMI masih sekitar 50,4; dan menjadi 50,86 pada triwulan II-2019. Sementara itu pada triwulan III-2019, PMI hanya 49,23. PMI Oktober 2019 hanya 47,7.

"Sebagaimana diketahui, nilai PMI ditetapkan 50; jika di atas 50 maka sektor manufaktur cenderung berekspnasi; sedangkan di bawah 50 berarti sektor manufaktur berkontraksi," kata Ecky kepada wartawan di Jakarta, Kamis (7/11/2019).

Ecky menembahkan, Selain PMI, ukuran paling nyata yang dapat menunjukkan penurunan performa industri manufaktur adalah indikator pembentukan Produk Domestik Bruto (PDB). Lihat saja, pada 2015, kontribusi industri pengolahan terhadap PDB masih sekitar 20%-an; sedangkan pada Triwulan II-2019 hanya 19,5%.

Dia mengkhawatirkan nanti akan adanya perlambatan kinerja sektor industri pengolahan, mempercepat deindustrialisasi dini. Yang dianggap fenomena deindustrialisasi dini itu sebagai suatu hal yang sangat nyata. 

Menurutnya, deindustrialisasi dini menyebabkan ekonomi nasional tidak dapat mencapai potensi pertumbuhan ekonomi maksimal, penyerapan tenaga kerja hingga pemanfaatan sumberdaya sehingga implikasinya sangat signifikan. Dampak lain dari deindustrialisasi muncul lewat lonjakan sektor-sektor informal, karena tenaga kerja yang dirumahkan dari sektor industri cenderung meningkat.” 

“Salah satu pekerjaan yang paling mudah adalah bergerak di sektor informal. Kalaupun mau berwirasausaha, mereka terkendala masalah yang rumit, mulai dari skill hingga permodalan," kata Ecky Awal Mucharam Anggota Komisi XI DPR RI. (*)



Publisher : Rizal Dani
KOMENTAR

EKORAN

TERBARU

  • Kali Pertama, Presiden RI Jokowi Peringati Hari Lahir Pancasila Secara Virtual
    Kali Pertama, Presiden RI Jokowi Peringati Hari Lahir Pancasila Secara Virtual
    01/06/2020 - 08:57
  • Nilai-nilai Pancasila dalam Kehidupan Nelayan
    Nilai-nilai Pancasila dalam Kehidupan Nelayan
    01/06/2020 - 08:50
  • Presiden RI dan Wapres RI Akan Hadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila
    Presiden RI dan Wapres RI Akan Hadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila
    01/06/2020 - 08:35
  • Bupati Kuningan Sebut Desa Cikaso Steril Covid-19, Ini Kata Warga
    Bupati Kuningan Sebut Desa Cikaso Steril Covid-19, Ini Kata Warga
    01/06/2020 - 08:21
  • 5 Wisata Alam Wonosobo yang Bikin Penasaran
    5 Wisata Alam Wonosobo yang Bikin Penasaran
    01/06/2020 - 08:14
  • Makna di Balik Syawal
    Makna di Balik Syawal
    01/06/2020 - 08:10
  • PDI Perjuangan: Selamat Hari Lahir Pancasila
    PDI Perjuangan: Selamat Hari Lahir Pancasila
    01/06/2020 - 08:02
  • Pemprov Jatim Salurkan Jaring Pengaman Sosial untuk Mahasiswa NTT di Malang Raya
    Pemprov Jatim Salurkan Jaring Pengaman Sosial untuk Mahasiswa NTT di Malang Raya
    01/06/2020 - 07:55
  • Dua Toko Terbakar Saat PSBB, Wali Kota Bogor Pimpin Proses EvakuasiĀ 
    Dua Toko Terbakar Saat PSBB, Wali Kota Bogor Pimpin Proses EvakuasiĀ 
    01/06/2020 - 07:41
  • RS Darurat Pemprov Jatim Rawat Belasan Pasien Covid-19 Asal Surabaya
    RS Darurat Pemprov Jatim Rawat Belasan Pasien Covid-19 Asal Surabaya
    01/06/2020 - 07:36

TIMES TV

Sehari, Kapolresta Malang Kota Resmikan Empat Kampung Tangguh

Sehari, Kapolresta Malang Kota Resmikan Empat Kampung Tangguh

20/05/2020 - 21:40

Kemenparekraf RI: Kampung Tangguh Siap Digaungkan di Nasional

Kemenparekraf RI: Kampung Tangguh Siap Digaungkan di Nasional
Gubernur Jatim Kunjungi Kampung Tangguh Narubuk Sukun Kota Malang

Gubernur Jatim Kunjungi Kampung Tangguh Narubuk Sukun Kota Malang
GM FKPPI Bantu Beras 2 Ton, Minyak dan Gula Untuk MBLC

GM FKPPI Bantu Beras 2 Ton, Minyak dan Gula Untuk MBLC
Alumni Sanmar-86 Malang Bantu 40 Paket Sembako Untuk MBLC

Alumni Sanmar-86 Malang Bantu 40 Paket Sembako Untuk MBLC

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Nilai-nilai Pancasila dalam Kehidupan Nelayan
    Nilai-nilai Pancasila dalam Kehidupan Nelayan
    01/06/2020 - 08:50
  • Makna di Balik Syawal
    Makna di Balik Syawal
    01/06/2020 - 08:10
  • Silaturahmi Online di Bulan Syawal
    Silaturahmi Online di Bulan Syawal
    01/06/2020 - 06:50
  • Simalakama New Normal
    Simalakama New Normal
    31/05/2020 - 12:03
  • Bekal untuk Meraih Keberhasilan Hidup
    Bekal untuk Meraih Keberhasilan Hidup
    31/05/2020 - 08:47
  • Menjaga Sektor Produksi dengan Bantuan Sosial untuk Pelaku Usaha
    Menjaga Sektor Produksi dengan Bantuan Sosial untuk Pelaku Usaha
    31/05/2020 - 06:06
  • Menormalisasi Kondisi Abnormal
    Menormalisasi Kondisi Abnormal
    31/05/2020 - 05:10
  • Virus Corona di Media: Media Tak berimbang, Bikin Masyarakat Bimbang
    Virus Corona di Media: Media Tak berimbang, Bikin Masyarakat Bimbang
    31/05/2020 - 03:22
  • DPR Minta BPK Awasi Penggunaan Dana Penanganan Covid-19
    DPR Minta BPK Awasi Penggunaan Dana Penanganan Covid-19
    01/06/2020 - 09:51
  • Ilmuwan Ungkap Umur Lempeng Tektonik Bumi
    Ilmuwan Ungkap Umur Lempeng Tektonik Bumi
    01/06/2020 - 09:48
  • Polisi Amankan Aktor DS Karena Kasus Narkoba
    Polisi Amankan Aktor DS Karena Kasus Narkoba
    01/06/2020 - 09:48
  • Update Covid-19 Global 1 Juni: Total Kasus Lebih dari 6 Juta
    Update Covid-19 Global 1 Juni: Total Kasus Lebih dari 6 Juta
    01/06/2020 - 09:45
  • Pemerintah Diminta Tegas tentang Protokol Kesehatan di Sekolah
    Pemerintah Diminta Tegas tentang Protokol Kesehatan di Sekolah
    01/06/2020 - 09:45
  • Aktor DS Tersandung Kasus Narkoba
    Aktor DS Tersandung Kasus Narkoba
    01/06/2020 - 08:49
  • Insiden Konyol UFC: Mengira Menang dan Selebrasi, Petarung Hampir KO
    Insiden Konyol UFC: Mengira Menang dan Selebrasi, Petarung Hampir KO
    01/06/2020 - 06:04
  • Mengapa Angka Penularan Corona di Jatim Naik Lagi Naik Lagi
    Mengapa Angka Penularan Corona di Jatim Naik Lagi Naik Lagi
    01/06/2020 - 00:20
  • Gigi Minta Raffi Beli Motor Rp1 Miliar buat Belanja Sayur
    Gigi Minta Raffi Beli Motor Rp1 Miliar buat Belanja Sayur
    01/06/2020 - 05:50
  • 47 Kata Perpisahan ke Icardi yang Bikin Inter Terlihat Bodoh
    47 Kata Perpisahan ke Icardi yang Bikin Inter Terlihat Bodoh
    01/06/2020 - 00:30