Peristiwa Daerah

Diduga Gunakan Gelar Palsu, Guntual Laremba Terancam Hukuman 10 Tahun

Kamis, 07 November 2019 - 08:16 | 175.82k
Diduga Gunakan Gelar Palsu, Guntual Laremba Terancam Hukuman 10 Tahun
Terdakwa Guntual Laremba saat mengikuti sidang memakai toga di Pengadilan Negeri Sidoarjo. (foto: Istimewa)
Pewarta: | Editor: Wahyu Nurdiyanto

TIMESINDONESIA, SIDOARJO – Sidang perdana kasus dugaan gelar palsu strata satu (S1) Sarjana Hukum (SH) yang menjerat terdakwa Guntual Laremba digelar di Pengadilan Negeri (PN) Sidoarjo

Dalam sidang pembacaan dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Erly Soelistyarini tersebut terdakwa yang berprofesi sebagai pengacara duduk di kursi pesakitan dengan mengenakan toga. Karena pakaian yang janggal itu, hakim pun beberapa kali menanyakan ke terdakwa.

 "Kenapa saudara terdakwa memakai baju penasehat hukum, apakah terdakwa penasehat hukum," tanya Erly kepada terdakwa.

Secara santai, terdakwa yang tidak ditahan selama proses penyidikan itu mengaku bahwa menggunakan pakaian pengacara itu merupakan haknya. "Ini hak saya karena saya pengacara, biar orang tahu," jawab terdakwa Guntual Laremba.

Terdakwa-Guntual-Laremba-B.jpg

Menegaskan lagi, Ketua majelis hakim kembali menanyakan bahwa terdakwa sudah diwakili oleh penasehat hukum, jadi tidak perlu menggunakan atribut advokat. "Terdakwa sudah diwakili penasehat hukum," tanya Erly.

Mendapat pertanyaan kembali, terdakwa Guntual pun menjawab bahwa tetap menggunakan atribut advokat tersebut karena merupakan haknya.

"Saya mulai awal sidang hingga akhir akan menggunakan atribut advokat ini," jawab Guntual.

Perdebatan pun diakhiri, majelis hakim akhirnya meminta penuntut umum untuk membacakan surat dakwaan. Sementara, terdakwa diminta untuk mendengarkan surat dakwaan tersebut.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Sidoarjo Ibnu Sina akhirnya membacakan surat dakwaan. Dalam surat dakwaan mengungkap bahwa Guntual didakwa telah melakukan suatu perbuatan baik perseorangan yang tanpa hak dilarang menggunakan gelar akademik, gelar vokasi, dan atau gelar profesi.

"Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 28 ayat 7 Jo Pasal 93 Undang-undang nomor 12 tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi," ucapnya.

Dalam surat dakwaan juga diuraikan bahwa perbuatan itu pada hari Kamis tanggal 05 Desember 2013 sekitar pukul 14.00 WIB dan pada hari Senin tanggal 30 Juni 2014.

Ketika itu terdakwa mengajukan kredit di Kantor PT BPR Jati Lestari Sidoarjo yang berada di Jl. Pahlawan Perum. Pondok Jati Kav A No.1 Kelurahan Pagerwejo, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo.

"Dalam berkas pengajuan, terdakwa mencantumkan gelar sarjana hukum (SH) dibelakang namanya, padahal terdakwa tanpa hak dilarang menggunakan gelar akademik gelar vokasi, dan atau gelar profesi," ungkap Ibnu. 

Terdakwa-Guntual-Laremba-C.jpg

Saat JPU membacakan dakwaan, terdakwa Guntual Laremba sempat protes atas isi dakwaan, dia mempertanyakan dakwaan bahkan meminta surat yang disebutkan dalam dakwaan untuk dibacakan secara lengkap.

"Saya meminta agar dibacakan secara lengkap," ucap terdakwa Guntual menyela pembacaan dakwaan JPU Kejari Sidoarjo.

Tak puas dengan itu, Terdakwa Guntual pun sempat mempertanyakan P-21(berkas dinyatakan lengkap) Jaksa karena terdakwa mengklaim tidak pernah memalsukan ijazah atau menggunakan gelar palsu. 

Terdakwa Guntual pun juga mencatut nama almarhum Kajari Sidoarjo, Budi Handaka, dalam kasus ini dan diklaim kasus itu tidak P-21.

"Kajari yang lampau yang almarhum sudah mengatakan kepada saya bahwa perkara ini tidak bisa P-21," aku terdakwa yang didampingi para penasehat hukum itu.

"Ia (almarhum) berjanji sama saya, kakanda selama adinda (almarhum) masih hidup perkara ini akan saya P-19 terus. Dan terbukti setelah almarhum meninggal, perkara ini menjadi naik," klaim terdakwa di hadapan majelis hakim.

Ungkapan terdakwa itu langsung dibantah penuntut umum bahwa apa yang disampaikan terdakwa itu tidak benar. "Itu tidak benar," bantah Ibnu. 

Sementara itu, Kasi Pidum Kejari Sidoarjo, Gatot Hariono saat dihubungi TIMES Indonesia menegaskan jika apa yang dituduhkan Terdakwa Guntual Laremba tersebut tidak benar dan mengada-ngada.

"Apa yang disampaikan Terdakwa Guntual, suruh buktikan saja," tegas Gatot, Kamis (7/11/2019). (*)



Publisher : Ahmad Rizki Mubarok
KOMENTAR

EKORAN

TERBARU

  • How Much is Your Daily Dose of Exercise?
    How Much is Your Daily Dose of Exercise?
    01/06/2020 - 06:12
  • This is What Several Tourist Destinations in Wonosalam Do to Welcome The New Normal
    This is What Several Tourist Destinations in Wonosalam Do to Welcome The New Normal
    01/06/2020 - 05:32
  • Bloating Tummy and Its Prevention
    Bloating Tummy and Its Prevention
    01/06/2020 - 04:22
  • Jenang, a Wonderful Taste of Sticky Indonesian Toffee
    Jenang, a Wonderful Taste of Sticky Indonesian Toffee
    01/06/2020 - 03:34
  • Now You Could Put Keraton Kasepuhan Cirebon On Your Itinerary
    Now You Could Put Keraton Kasepuhan Cirebon On Your Itinerary
    01/06/2020 - 02:06
  • How to Stay Healthy After Ramadhan
    How to Stay Healthy After Ramadhan
    01/06/2020 - 01:12
  • Bakmi Jawa Pak Dhe Dhepis Jogja, Tetap Semangat Buka di Tengah Wabah Covid-19
    Bakmi Jawa Pak Dhe Dhepis Jogja, Tetap Semangat Buka di Tengah Wabah Covid-19
    01/06/2020 - 00:28
  • Dakwah Islam Moderat di Eropa, NU Inggris Dukung Terjemah al-Qur'an ke Bahasa Rumania
    Dakwah Islam Moderat di Eropa, NU Inggris Dukung Terjemah al-Qur'an ke Bahasa Rumania
    31/05/2020 - 23:50
  • Istri Wali Kota Tidore Kepulauan Meninggal, Ali Ibrahim Dampingi Istrinya Hingga Tutup Usia
    Istri Wali Kota Tidore Kepulauan Meninggal, Ali Ibrahim Dampingi Istrinya Hingga Tutup Usia
    31/05/2020 - 23:44
  • Siap Menuju New Normal, Ini Promo Khusus Bagi Tamu Parangraja Hotel
    Siap Menuju New Normal, Ini Promo Khusus Bagi Tamu Parangraja Hotel
    31/05/2020 - 23:31

TIMES TV

Sehari, Kapolresta Malang Kota Resmikan Empat Kampung Tangguh

Sehari, Kapolresta Malang Kota Resmikan Empat Kampung Tangguh

20/05/2020 - 21:40

Kemenparekraf RI: Kampung Tangguh Siap Digaungkan di Nasional

Kemenparekraf RI: Kampung Tangguh Siap Digaungkan di Nasional
Gubernur Jatim Kunjungi Kampung Tangguh Narubuk Sukun Kota Malang

Gubernur Jatim Kunjungi Kampung Tangguh Narubuk Sukun Kota Malang
GM FKPPI Bantu Beras 2 Ton, Minyak dan Gula Untuk MBLC

GM FKPPI Bantu Beras 2 Ton, Minyak dan Gula Untuk MBLC
Alumni Sanmar-86 Malang Bantu 40 Paket Sembako Untuk MBLC

Alumni Sanmar-86 Malang Bantu 40 Paket Sembako Untuk MBLC

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Simalakama New Normal
    Simalakama New Normal
    31/05/2020 - 12:03
  • Bekal untuk Meraih Keberhasilan Hidup
    Bekal untuk Meraih Keberhasilan Hidup
    31/05/2020 - 08:47
  • Menjaga Sektor Produksi dengan Bantuan Sosial untuk Pelaku Usaha
    Menjaga Sektor Produksi dengan Bantuan Sosial untuk Pelaku Usaha
    31/05/2020 - 06:06
  • Menormalisasi Kondisi Abnormal
    Menormalisasi Kondisi Abnormal
    31/05/2020 - 05:10
  • Virus Corona di Media: Media Tak berimbang, Bikin Masyarakat Bimbang
    Virus Corona di Media: Media Tak berimbang, Bikin Masyarakat Bimbang
    31/05/2020 - 03:22
  • Revitalisasi Nilai Pancasila di Tengah Wabah Corona
    Revitalisasi Nilai Pancasila di Tengah Wabah Corona
    31/05/2020 - 01:17
  • Sembilan Nasehat Imam Syafii
    Sembilan Nasehat Imam Syafii
    30/05/2020 - 17:24
  • Hidden Games: Peran Media yang Sebenarnya
    Hidden Games: Peran Media yang Sebenarnya
    30/05/2020 - 15:50
  • Netizen Geger Wajah Tamara Bleszynski Tak Berubah Ikut Oplas Challenge
    Netizen Geger Wajah Tamara Bleszynski Tak Berubah Ikut Oplas Challenge
    01/06/2020 - 06:45
  • Ngaku Kopassus, Tentara Gadungan Diciduk Saat Berduaan Bareng Kekasih Gelap
    Ngaku Kopassus, Tentara Gadungan Diciduk Saat Berduaan Bareng Kekasih Gelap
    01/06/2020 - 06:42
  • Kurang Ajar! Baru Bebas Penjara, Napi Asimilasi Setubuhi Anak Calon Istri
    Kurang Ajar! Baru Bebas Penjara, Napi Asimilasi Setubuhi Anak Calon Istri
    01/06/2020 - 06:34
  • Gagang Pintu Harus Dilapisi Tembaga untuk Cegah Covid-19, Ini Alasannya
    Gagang Pintu Harus Dilapisi Tembaga untuk Cegah Covid-19, Ini Alasannya
    01/06/2020 - 06:33
  • Pagi Ini, Polisi Rilis Penangkapan Seorang Artis Atas Kasus Narkoba
    Pagi Ini, Polisi Rilis Penangkapan Seorang Artis Atas Kasus Narkoba
    01/06/2020 - 06:30
  • Mengapa Angka Penularan Corona di Jatim Naik Lagi Naik Lagi
    Mengapa Angka Penularan Corona di Jatim Naik Lagi Naik Lagi
    01/06/2020 - 00:20
  • 47 Kata Perpisahan ke Icardi yang Bikin Inter Terlihat Bodoh
    47 Kata Perpisahan ke Icardi yang Bikin Inter Terlihat Bodoh
    01/06/2020 - 00:30
  • Insiden Konyol UFC: Mengira Menang dan Selebrasi, Petarung Hampir KO
    Insiden Konyol UFC: Mengira Menang dan Selebrasi, Petarung Hampir KO
    01/06/2020 - 06:04
  • Aduh Tikus-tikus Makin Agresif Saat Pandemi Corona, Ngeri Campur Jijik
    Aduh Tikus-tikus Makin Agresif Saat Pandemi Corona, Ngeri Campur Jijik
    01/06/2020 - 01:08
  • Kode Misterius Bintang Atletico Madrid, Resmi Gabung MU?
    Kode Misterius Bintang Atletico Madrid, Resmi Gabung MU?
    01/06/2020 - 03:46