Kuliner

Geblek, Jajanan Tradisional Oleh-Oleh Khas Kulon Progo

Minggu, 03 November 2019 - 18:36 | 137.63k
Geblek, Jajanan Tradisional Oleh-Oleh Khas Kulon Progo
Aktivitas produksi geblek milik Suyatman di Jalan Wates - Sribit KM 7, Wareng, Donomulyo, Nanggulan, Kulon Progo. (FOTO: Fajar Rianto/TIMES Indonesia)
Pewarta: Fajar Rianto | Editor: Yatimul Ainun

TIMESINDONESIA, YOGYAKARTAGeblek adalah makanan khas Kulon Progo, Yogyakarta. Jajanan tradisional ini masih eksis dan banyak diminati oleh masyarakat di tengah menjamurnya penjual makanan modern siap saji.

Makanan tradisional ini terbuat dari tepung kanji atau tepung tapioka yang dicampur dengan bawang putih serta garam. Geblek sering disamakan dengan cireng karena kemiripan bahan baku yang digunakan. Namun, keduanya berbeda bentuk dan ukuran.

Geblek berwarna putih, ciri khas bentuknya menyerupai angka delapan. Teksturnya kenyal tetapi nikmat dirasakan. Terlebih disajikan selagi hangat.

Inilah salah satu icon kuliner tradisional khas Kulon Progo yang sangat terkenal. Lestari hingga kini, bertahan di tengah gerusan jaman. Penjual makanan jenis ini sangat mudah ditemukan di Yogyakarta. Tersebar di wilayah Kulon Progo dan sekitarnya.

Pagi, siang, sore atau malam ada saja pedagang yang berjualan. Mereka menggelar dagangan diberbagai tempat. Di pasar tradisional, di warung, keliling atau buka kios di pinggir jalan.

Penjual geblek, Suyatman, 33 tahun mengatakan, sudah tiga setengah tahun dirinya berjualan di Jalan Wates - Sribit KM 7, Wareng, Donomulyo, Nanggulan, Kulon Progo. Suyatman alias Lik Man berjualan geblek dan tempe besengek. Memilih tempat jualan tak jauh disamping rumah. Buka dari jam16.00 WIB sampai 21.30 WIB. Dirinya dibantu Suginem, 70 tahun, yang tak lain adalah ibunya.

Suginem mengatakan, selama ini tidak memproduksi sendiri geblek yang dijualnya.  Bahkan pada awalnya hanya sekedar menjualkan. Dari situ mereka menerima upah dari majikan. Seiring waktu. Lik Man memilih kulakan sendiri agar lebih cepat.

“Omzetnya sehari tidak pasti. Kadang sehari hanya laku kisaran 5 kiloan, namun kadang geblek 10 kilogram lebih bisa laku terjual. Puncaknya saat musim liburan, atau saat ada keramaian disekitarnya. Makin banyak orang lewat dan lalu lalang di jalan raya tempatnya mangkal berjualan. Semakin banyak geblek yang akan laku terjual,” kata Suyatman kepada TIMES Indonesia, Sabtu (3/11/2019).

Menurut Suginem, rutinitas anaknya tidak jauh dari dunia pergeblekan. Siang hari lik Man bekerja tak jauh dari rumahnya. Ikut juragan memproduksi geblek di Pengasih tepatnga.

Saat pulang ke rumah sekalian nyangking (bawa) geblek dan tempe besengek untuk dijual kemudian. Karenanya lik Man memberi tulisan geblek tempe cabang Pengasih di warung miliknya.

Meski dari bahan sederhana. Proses pembuatan geblek ternyata membutuhkan ketrampilan dan ketelatenan. Pertama tepung kanji dikukus sampai memadat setengah matang.

Lalu ditiriskan dan diplintir berbentuk lonjong serta diberi garam. Kemudian di kukus lagi, 10 menitan. Baru ditiriskan dan dibumbui bawang putih yang sudah dihaluskan. Setelah itu dibentuk seperti angka delapan.

Nah, untuk penyajiannya kepada pembeli tinggal digoreng begitu saja. Rasanya sangat khas, gurih berpadu tektur unik yang menggoda selera. Harganya murah, cita rasanya khas. Sehingga makanan ini digemari berbagai kalangan usia, termasuk kalangan milenial ini.

Geblek biasa dinikmati bersamaan dengan besengek tempe benguk. Tidak hanya lik Man, para penjual geblek lainnya pasti sekalius menjual besengek tempe benguk. Gurihnya daun salam beradu kentalnya santan kelapa. Aromanya sangat khas, menggugah selera. Memberikan cita rasa tersendiri bagi yang menikmati perpaduan geblek dan tempe besengek ini.

Geblek ternyata baik bagi para penderita maag. Sebagian mempercayai maagnya jarang kambuh setelah menikmati jenis makanan dari tepung kanji ini. Geblek cocok pula menemani kita bersantai bersama teman sejawat ataupun keluarga. Terlebih saat musim hujan tiba. Sesuatu banget, merasakan nikmatnya geblek hangat dipadu tempe besengek disertai panasnya segelas teh tubruk gulo batu.

Para penjual, biasa menjual dalam kondisi mentah ataupun matang. Kita tinggal pesan sesuai kebutuhan.

Inilah salah satu alternatif pilihan untuk oleh-oleh dari Yogyakarta. Terutama, bagi mereka yang kebetulan lagi berkunjung atau berwisata dan ingin membeli oleh-oleh jajanan tradisional. Geblek mampu bertahan kurang lebih empat hari lamanya. Walaupun tanpa bahan pengawet dalam proses pembuatannya (*)


Geblek Jajanan Tradisional Kulon Progo
Publisher : Sholihin Nur
Sumber : TIMES Yogyakarta
KOMENTAR

EKORAN

Kawal Informasi Seputar COVID-19 Secara Tepat dan Akurat

Ini merupakan sumber informasi inisiatif sukarela warganet Indonesia pro-data, terdiri dari praktisi kesehatan, akademisi, profesional & pemerintah.

Jumlah Kasus di Indonesia Saat Ini

1,285

+130 Positif

64

+5 Sembuh

114

+12 Meninggal
Statistik Kasus COVID-19 di Indonesia
Last update: Minggu, 29 Maret 2020 - 15:40 Sumber: kawalcorona.com
Honda HRV

TIMES TV

Ketua DPRD Kota Malang Sumbang dan Apresiasi MBLC

Ketua DPRD Kota Malang Sumbang dan Apresiasi MBLC

23/03/2020 - 20:12

Pembuatan Sarcovid, Karya Anak Bangsa Untuk Negeri Pertiwi

Pembuatan Sarcovid, Karya Anak Bangsa Untuk Negeri Pertiwi
Wisma Atlet di Kemayoran Sudah Bisa Dioperasian sebagai RS Darurat Penanganan Covid-19

Wisma Atlet di Kemayoran Sudah Bisa Dioperasian sebagai RS Darurat Penanganan Covid-19
Satu Jam Mengenal Pemikiran Didik Gatot Subroto

Satu Jam Mengenal Pemikiran Didik Gatot Subroto
Jokowi Bagi Tips Cegah Virus Corona

Jokowi Bagi Tips Cegah Virus Corona

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Tangani Corona: Sigap dan Lebih Cepat, Sebelum Ada Panik dan Terlambat!
    Tangani Corona: Sigap dan Lebih Cepat, Sebelum Ada Panik dan Terlambat!
    30/03/2020 - 11:01
  • Mudik Virtual di Era Corona
    Mudik Virtual di Era Corona
    30/03/2020 - 10:20
  • Membahasakan Corona dengan Bahasa Merakyat
    Membahasakan Corona dengan Bahasa Merakyat
    29/03/2020 - 14:47
  • Wabah Covid19 dan Pendidikan AntiKorupsi
    Wabah Covid19 dan Pendidikan AntiKorupsi
    29/03/2020 - 10:56
  • Menyikapi Wabah dengan Tawakkal dan Ikhtiar yang Benar
    Menyikapi Wabah dengan Tawakkal dan Ikhtiar yang Benar
    28/03/2020 - 15:35
  • Arti Penting Lembaga Pemasyarakatan dalam Sistem Peradilan Pidana
    Arti Penting Lembaga Pemasyarakatan dalam Sistem Peradilan Pidana
    28/03/2020 - 14:26
  • Memperkokoh Identitas Menuju World Class University
    Memperkokoh Identitas Menuju World Class University
    28/03/2020 - 14:01
  • Hidup Lebih Sehat Jika Positif Corona
    Hidup Lebih Sehat Jika Positif Corona
    28/03/2020 - 13:58
  • CEK FAKTA: Benarkah Jokowi Tegur 3 Kepala Daerah karena Umumkan Lockdown?
    CEK FAKTA: Benarkah Jokowi Tegur 3 Kepala Daerah karena Umumkan Lockdown?
    30/03/2020 - 13:13
  • Tak Bisa Tolak Pemudik, Karangtengah Kidul Imbau Warga Karantina Mandiri
    Tak Bisa Tolak Pemudik, Karangtengah Kidul Imbau Warga Karantina Mandiri
    30/03/2020 - 13:13
  • 3 Fakta Tentang Alat Bantu Pernapasan, Penyambung Hidup Pasien Covid-19
    3 Fakta Tentang Alat Bantu Pernapasan, Penyambung Hidup Pasien Covid-19
    30/03/2020 - 13:10
  • Anang Hermansyah Rutin Olahraga Selama Tak Bisa Keluar Rumah
    Anang Hermansyah Rutin Olahraga Selama Tak Bisa Keluar Rumah
    30/03/2020 - 13:08
  • Jokowi Kasih Kelonggaran Kredit, Bagaimana Dampaknya ke Perbankan?
    Jokowi Kasih Kelonggaran Kredit, Bagaimana Dampaknya ke Perbankan?
    30/03/2020 - 13:07
  • WHO Tegaskan Virus Corona Tak Menular Lewat Udara
    WHO Tegaskan Virus Corona Tak Menular Lewat Udara
    30/03/2020 - 06:38
  • WHO: Jangan Semprot Disinfektan ke Badan, Bahaya!
    WHO: Jangan Semprot Disinfektan ke Badan, Bahaya!
    30/03/2020 - 07:51
  • Selamat, 6 Zodiak Ini Terlahir untuk Jadi Orang Kaya dan Sukses
    Selamat, 6 Zodiak Ini Terlahir untuk Jadi Orang Kaya dan Sukses
    30/03/2020 - 08:31
  • Waspadai Penularan Virus Corona Melalui Hal Ini
    Waspadai Penularan Virus Corona Melalui Hal Ini
    30/03/2020 - 05:53
  • Emak-emak Ini Pakai Helm dan Berhenti saat Lampu Merah, Ada Tapinya
    Emak-emak Ini Pakai Helm dan Berhenti saat Lampu Merah, Ada Tapinya
    30/03/2020 - 09:21