Kesehatan

Yuk, Hindari 6 Kesalahan saat Olahraga yang Sering Terjadi

Minggu, 03 November 2019 - 06:49 | 494.81k
Ilustrasi Olahraga. (FOTO: Shutterstock/l i g h t p o e t)
Ilustrasi Olahraga. (FOTO: Shutterstock/l i g h t p o e t)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Seperti disarankan Badan Kesehatan Dunia atau WHO, olahraga sudah seharusnya menjadi sebuah rutinitas dan menjadi pola hidup sehat. Namun, Anda perlu memperhatikan beberapa hal saat berolahraga. Nah, agar olahraga berjalan lancar dan manfaatnya optimal bisa dirasakan tubuh, hindari melakukan beberapa kesalahan saat olahraga berikut, dilansir dari Klik Dokter.

1. Tidak pemanasan

Pemanasan merupakan salah satu menu wajib sebelum berolahraga. Pemanasan biasanya dilakukan dengan melakukan joging dan peregangan otot (stretching). Tujuannya untuk meningkatkan suhu tubuh, meningkatkan denyut nadi, asupan darah, dan mempersiapkan otot agar siap untuk digunakan saat berolahraga.

Banyak yang menganggap enteng pemanasan sebelum olahraga dan tidak melakukannya. Padahal, jika tubuh belum siap untuk melakukan aktivitas berat seperti olahraga, risikonya terjadi cedera otot, ligamen, atau tendon.

2. Asupan sebelum olahraga 

Salah satu tujuan berolahraga adalah untuk menurunkan atau menjaga berat badan tetap ideal. Untuk mewujudkannya, banyak yang  memilih berolahraga di pagi hari. Sayangnya hal itu dilakukan dengan perut kosong. Padahal, olahraga membutuhkan tenaga yang cukup banyak. 

Oleh karena itu, sebelum olahraga, Anda disarankan untuk makan agar memiliki sumber tenaga. Porsinya tak perlu banyak dan berikan jeda sekitar 30 menit.

3. Olahraga berlebihan 

Walaupun niat Anda mulia, kalau dilakukan secara berlebihan, olahraga hanya akan menyebabkan cedera. Jadi, penting untuk mengetahui kemampuan dan batasan tubuh Anda dalam berolahraga. 

Berhentilah saat sudah mencapai batas yang mampu ditanggung tubuh Anda.  Misalnya, jangan angkat beban yang terlalu berat atau memaksakan terus berlari jika Anda belum terbiasa. Lakukan latihan secara bertahap agar terhindar dari cedera.

4. Teknik yang salah

Teknik yang salah dalam olahraga, dapat meningkatkan risiko cedera. Carilah informasi bagaimana teknik yang tepat dalam melakukan olahraga tertentu. Selain itu, variasi gerakan dan teknik juga penting dalam melakukan jenis olahraga apa pun untuk mengurangi risiko cedera.

5. Tidak melakukan pendinginan

Sama pentingnya dengan pemanasan, pendinginan juga penting untuk dilakukan setelah Anda selesai berolahraga. Lakukan hal yang sama pada pendinginan, yaitu joging dan stretching. 

Pendinginan bertujuan untuk mengembalikan fungsi jantung, suhu tubuh, dan ukuran otot ke batas normal agar pemulihan menjadi optimal. 

6. Kurang Istirahat

Istirahatlah yang cukup, karena tubuh memerlukan waktu untuk memulihkan diri setelah melakukan aktivitas berat seperti olahraga.

Olahraga yang disarankan adalah minimal 30 menit sebanyak 3-5 kali dalam seminggu atau terhitung 150 menit dalam seminggu. Tidurlah yang cukup setelahnya.

Kesalahan saat olahraga seperti di atas dapat meningkatkan risiko terjadinya cedera. Karena itu, persiapkan diri dengan matang, baik sebelum maupun setelah berolahraga, agar tujuan Anda berolahraga dapat terwujud. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES