Banner Kanal Unisma
Politik

M16: Pilkada Serentak 2020 di NTB, Semua Berpeluang Menang dan Tumbang

Rabu, 23 Oktober 2019 - 08:53 | 34.28k
M16: Pilkada Serentak 2020 di NTB, Semua Berpeluang Menang dan Tumbang
Direktur M16 Bambang Mei Finarwanto. (Foto: Istimewa)

TIMESINDONESIA, MATARAM – Direktur Lembaga Kajian Sosial dan Politik M16 Mataram, Bambang Mei Finarwanto, mengatakan, peluang calon petahana maupun penantang  memiliki peluang sama-sama besar  dalam kontestasi Pilkada di tujuh kabupaten dan kota di Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 2020.

Pria yang akrab disapa Didu memberikan alasannya. Untuk calon petahana, kata Didu, tentu sudah memiliki popularitas bahkan basis pendukung. Namun, kondisi ini tak serta merta memuluskan langkah calon petahana. Pasalnya, perlu diuji seberapa besar tingkat popularitas dan basis massa yang benar-benar akan memberikan suaranya. 

"Kenyataannya sekarang, calon-calon penantang petahana tampak enjoy dan pede menatap kontestasi," ujar Didu di Mataram, NTB, Rabu (23/10/2019).

Didu menyebutkan, calon petahana yang tidak memiliki gagasan dan terobosan baru, rentan ditinggalkan pemilihnya. Apalagi jika wilayah yang sudah dia pimpin belum memberikan kepuasan bagi masyarakat.

"Hal-hal seperti ini yang rentan disalip calon penantang," lanjut Didu. 

Didu mengatakan, para calon penantang  petahana tentu memiliki analisa sendiri mengenai rekam jejak calon petahana selama memimpin. Dari sini, calon rival  petahana akan membangun narasi inovasi yang bisa menarik minat pemilih. Oleh karenanya, lanjut Didu, calon penantang petahana dituntut menawarkan gagasan baru yang berbeda dari apa yang sudah ada.

"Jika peluang ini bisa dimanfaatkan calon  penantang, bukan tidak mungkin calon petahana akan tumbang," kata Didu. 


Votters Education
 
Didu juga meminta kontestasi pilkada tak sekadar dimaknai sebagai perebutan kekuasaan, melainkan juga sebagai sarana pendidikan politik. Didu berharap pemenang bukan lantaran memiliki kondisi finansial yang lebih banyak, tapi visi dan misi yang lebih jelas.

"Untuk meminimalkan politik uang dan sebagai sarana pendidikan politik yang benar, maka KPU maupun kalangan stakeholders lain perlu memperbanyak votters education (pendidikan pemilih) di kalangan milenial atau pemilih pemula agar memiliki perspektif yang baik tentang politik," ucap Didu. 

Didu memperkirakan jumlah pemilih pemula pada pilkada 2020 di NTB akan naik sebesar 20 persen hingga 30 persen dari DPT di setiap kabupaten dan kota. Dengan tingginya jumlah pemilih pemula atau milenial tentu mereka memiliki posisi tawar yang cukup signifikan dalam mendongkrak perolehan suara calon kepala daerah. 

"Di era milenial yang mengandalkan teknologi 4.0 ini, keberadaan pemilih pemula tidak bisa dianggap remeh karena mereka memiliki identitas tersendiri dalam kumpulan komunitas yang rata-rata mengadopsi tehnologi gadget sebagai sarana interaksi sosialnya," kata Didu. 

Namun, kata Didu, kelemahan mendasar kalangan milenial ialah ketertarikan atau daya pikatnya terhadap politik masih rendah cenderung mengambang. Hal ini karena telah terbentuk persepsi awal di kalangan milenial bahwa politik itu kotor, jauh dari kesenangan, maupun dianggap kontra produktif. 

"Untuk mengubah perspektif negatif kalangan pemilih pemula ini, pendekatan votters education yang didesain dengan pola dan gaya interaksi milenial diyakini lebih efektif ketimbang memakai pola konvensional," ungkap Didu. 

Dengan bertambahnya pemilih pemula paralel dengan kemajuan teknologi komunikasi gaya lama politik uang tidak lagi cukup efektif dalam meraih suara. Masyarakat kelas menengah sudah sadar bahwa partisipasi politiknya kelak akan mempengaruhi corak dan gaya pemimpin kepala daerah. 

"Pemilu legislatif 2019 telah memberikan pelajaran berharga bahwa sebagian besar petahana tumbang oleh arus perubahan yang diinginkan masyarakat di NTB. Pun demikian dalam pilkada serentak 2020 tidak tertutup kemungkinan petahana kepala daerah bertumbangan karena rakyat menginginkan perubahan," kata Direktur M16 Bambang Mei Finarwanto soal Pilkada 2020 di NTB. (*)


M16 Pilkada 2020 NTB petahana dan Penantang NTB
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
Sumber : TIMES Mataram
Reaksi Anda
KOMENTAR

EKORAN

TIMES TV

Pasar Rakyat UMKM Herbangin Hadir di Kota Kediri

Pasar Rakyat UMKM Herbangin Hadir di Kota Kediri

22/02/2020 - 20:01

Lagu Indonesia Raya Mengantar Keberangkatan WNI dari Natuna

Lagu Indonesia Raya Mengantar Keberangkatan WNI dari Natuna
Grup Musik Angklung Shalawatan Meriahkan CFD di Situbondo

Grup Musik Angklung Shalawatan Meriahkan CFD di Situbondo
Pilkada Kabupaten Malang 2020, Hasan Abadi Optimis dapat Rekom Partai

Pilkada Kabupaten Malang 2020, Hasan Abadi Optimis dapat Rekom Partai
Bacalon Bupati Malang Merebut Rekom Partai

Bacalon Bupati Malang Merebut Rekom Partai
Follow TIMES Indonesia di Google News

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Tan Malaka Tokoh Kontroversial Dalam Sejarah Indonesia Modern
    Tan Malaka Tokoh Kontroversial Dalam Sejarah Indonesia Modern
    22/02/2020 - 08:37
  • Intervensi Politik di Dunia Pendidikan
    Intervensi Politik di Dunia Pendidikan
    22/02/2020 - 08:08
  • Dilema Pemulangan WNI Eks ISIS
    Dilema Pemulangan WNI Eks ISIS
    22/02/2020 - 07:47
  • Gubernur Serasa Presiden?
    Gubernur Serasa Presiden?
    22/02/2020 - 06:13
  • Sekuler Buat Bullying Semakin Kreatif
    Sekuler Buat Bullying Semakin Kreatif
    22/02/2020 - 00:20
  • Mencermati Jalur Afirmasi
    Mencermati Jalur Afirmasi
    21/02/2020 - 23:34
  • Indonesia Pasca Ujian Nasional (UN) Ada Di Ujung Jari
    Indonesia Pasca Ujian Nasional (UN) Ada Di Ujung Jari
    21/02/2020 - 22:15
  • RUU Ketahanan Keluarga di Persimpangan Jalan
    RUU Ketahanan Keluarga di Persimpangan Jalan
    21/02/2020 - 21:25
  • Jadi PNS, Nobo Idol Masih Produktif Merilis Single Kedua
    Jadi PNS, Nobo Idol Masih Produktif Merilis Single Kedua
    23/02/2020 - 09:14
  • Reza Artamevia Ungkap Perasaan Ditonton Putrinya di Konser Love Fest 2020
    Reza Artamevia Ungkap Perasaan Ditonton Putrinya di Konser Love Fest 2020
    23/02/2020 - 09:11
  • Konsumsi Buah-buahan Bisa Kurangi Gejala Menopause di Kemudian Hari
    Konsumsi Buah-buahan Bisa Kurangi Gejala Menopause di Kemudian Hari
    23/02/2020 - 09:10
  • BPBD Nyatakan Seluruh Korban Insiden Susur Sungai SMPN 1 Turi Ditemukan
    BPBD Nyatakan Seluruh Korban Insiden Susur Sungai SMPN 1 Turi Ditemukan
    23/02/2020 - 09:08
  • Belajar Jadi Atlet Triathlon Bareng Komunitas Triathlon Buddies, Mau Coba?
    Belajar Jadi Atlet Triathlon Bareng Komunitas Triathlon Buddies, Mau Coba?
    23/02/2020 - 09:05
  • Penghujung Februari 2020, Zodiak Ini Bakal Alami Hal Indah Tak Terduga
    Penghujung Februari 2020, Zodiak Ini Bakal Alami Hal Indah Tak Terduga
    23/02/2020 - 07:13
  • Kisah Pilu Ganda Otot Super Dunia dan Juara SEA Games di Spain Masters
    Kisah Pilu Ganda Otot Super Dunia dan Juara SEA Games di Spain Masters
    23/02/2020 - 06:00
  • Pucat Tak Berdaya, Detik-detik Panji Petualang Dililit Piton 8 Meter
    Pucat Tak Berdaya, Detik-detik Panji Petualang Dililit Piton 8 Meter
    23/02/2020 - 08:22
  • Ronaldo Bikin Sejarah, Juventus Amankan Puncak Klasemen
    Ronaldo Bikin Sejarah, Juventus Amankan Puncak Klasemen
    23/02/2020 - 02:09
  • Warganet Teriak, Ini Wilayah yang Diterjang Banjir Jakarta
    Warganet Teriak, Ini Wilayah yang Diterjang Banjir Jakarta
    23/02/2020 - 04:34