Peristiwa - Daerah

Ricuh PSIM Yogyakarta vs Persis Solo, Polisi Amankan Puluhan Orang

Selasa, 22 Oktober 2019 - 20:44 | 21.41k
Ricuh PSIM Yogyakarta vs Persis Solo, Polisi Amankan Puluhan Orang
Humas Polda DIY Yuliyanto didampingi Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol Armaini dan Kasatreskirm Polresta Yogyakarta Kompol Sutikno dalam keterangan pers di Polresta, Selasa (22/10/2019). (FOTO: Istimewa/TIMES Indonesia)
Pewarta: Dwijo Suyono | Editor: Faizal R Arief

TIMESINDONESIA, YOGYAKARTA – Kepolisian Resort Kota Yogyakarta menangkap sebanyak 51 orang remaja pasca kericuhan laga PSIM Yogyakarta kontra Persis Solo di Stadion Mandala Krida Senin (21/10/2019 petang.

Tiga orang diantaranya telah ditetapkan statusnya sebagai tersangka yakni NC (18), FR (16), dan HKC (15).

Akibat perbuatannya, ketiganya disangkakan melakukan tindak pidana kekerasan terhadap orang atau barang secara bersama-sama dimuka umum sesuai dalam pasal 170 ayat 1 KUHP. 

Ketiganya menjadi tersangka lantaran terindikasi sebagai pelaku utama yang melakukan perusakan kendaraan milik kepolisian. Dalam ricuh itu sejumlah unit mobil dinas Polresta Yogyakarta dirusak dan dibakar.

Polresta-Yogyakarta-b.jpg

Humas Polda DIY Komisaris Besar Polisi Yuliyanto mengatakan, langkah hukum akan terus berjalan pada pelaku kericuhan. Terlebih saat ini telah masuk tahap penyidikan kepada ketiga tersangka Khusus untuk FR dan HKC pemeriksaan tetap mengusung Undang Undang Perlindungan Anak.

"Sebelum pertandingan sudah diamankan 18 orang yang sudah terindikasi akan membuat kericuhan. Sementara 30 lainnya kami amankan usai pertandingan. Ditambah tiga tersangka yang terbukti melakukan perusakan," kata Yuliyanto didampingi Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol Armaini dan Kasatreskirm Polresta Yogyakarta Kompol Sutikno dalam keterangan pers di Polresta, Selasa (22/10/2019).

Dalam ricuh itu awalnya tiga puluh oknum suporter diamankan di kawasan Wirobrajan. Berawal dari upaya penyekatan oleh kepolisian. Tujuannya untuk mengantisipasi kericuhan selama perjalanan pulang. Tindakan diambil karena rombongan tersebut cenderung melawan perintah polisi.

"Rombongan itu kami arahkan melalui jalur yang tidak berpotensi ricuh saat pulang. Tapi mereka malah melawan, sehingga seluruhnya diamankan ke markas Polresta Yogyakarta bersama 17 kendaraan roda dua," paparnya.

Upaya preventif mengantisipasi ricuh sebenarnya telah berlangsung sebelum pertandingan dimulai. Tercatat ada tujuh molotov yang diamankan di sekitar Stadion Mandala Krida. Berdekatan dengan lokasi molotov ada rombongan suporter sebanyak 18 orang.

Rombongan ini kemudian turut ditangkap polisi. Lalu penyisiran berlanjut pada malam harinya. Polisi kembali menemukan dua belas botol molotov di sekitar luar pagar Stadion Mandala Krida. Botol kaca ukuran 600 mililiter tersebut berisikan bahan bakar minyak (bbm) berwarna biru yang diduga bbm jenis pertalite dan pertamax.

"Jadi yang duabelas molotov ini ditemukan setelah olah TKP. Kami sisir ulang dan ditemukan di luar pagar stadion. Untuk pemiliknya belum tahu, tapi akan kami pelajari dan analisis dari rekaman CCTV dan keterangan saksi," jelas Yuliyanto.

Bersamaan dengan diamankannya suporter, polisi turut menyita 37 telepon genggam. Selanjutnya akan dilacak jalur komunikasi dari masing-masing pemilik gawai. Tujuannya untuk mengetahui dan mencari pola komunikasi sebelum dan sesudah kericuhan. 

Pelacakan komunikasi juga untuk mengetahui afiliasi kelompok.

Hasil sementara dari penyelidikan beberapa orang pelaku memang masuk dalam kelompok suporter PSIM. Walau begitu belum diketahui secara jelas detail asal kelompok suporter.

"Sedang kami dalami afiliasi ke kelompok mana. Yang pasti mereka memang suporter dari PSIM. Sementara ini untuk 48 remaja kami amankan 24 jam. Kalau untuk tiga tersangka bisa lebih lama untuk keperluan penyidikan," ujarnya.

Soal dampak kericuhan, Yuli belum merincinya. Data sementara menyebutkan dua kendaraan patroli polisi roda empat rusak parah. Adapula dua kendaraan roda dua yang turut dirusak massa. Jajarannya tengah mendata kerusakan unit kendaraan lainnya. Kericuhan itu terjadi pada laga pertandingan PSIM Yogyakarta vs Persis Solo. (*)


yogyakarta PSIM Yogyakarta Persis Solo
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok
Sumber : TIMES Yogyakarta
Reaksi Anda
KOMENTAR

EKORAN

Follow TIMES Indonesia di Google News

TIMES TV

Milenial Glow Garden, Newest Wonder at Jatim Park 2 Malang

Milenial Glow Garden, Newest Wonder at Jatim Park 2 Malang

14/12/2019 - 00:07

Jatim Park Grup Bikin Milenial Glow Garden Terbesar di Indonesia

Jatim Park Grup Bikin Milenial Glow Garden Terbesar di Indonesia
Komunitas Jendela Jember Gelar Pelatihan Fotografi Bagi Milenial

Komunitas Jendela Jember Gelar Pelatihan Fotografi Bagi Milenial
Petik Buah Wisata Agrokusuma

Petik Buah Wisata Agrokusuma
Festival Kampung Ublik of Pujon Kidul Where Every Corner of the Place is Filled with Lantern

Festival Kampung Ublik of Pujon Kidul Where Every Corner of the Place is Filled with Lantern

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Reformasi Kebijakan Publik Yang Harus Disuarakan
    Reformasi Kebijakan Publik Yang Harus Disuarakan
    14/12/2019 - 21:36
  • Ketika Materi Khilafah Direvisi dari Pelajaran Agama Islam
    Ketika Materi Khilafah Direvisi dari Pelajaran Agama Islam
    14/12/2019 - 19:37
  • Reformasi Birokrasi : Memulihkan Kembali Nilai-nilai Kebijakan Publik
    Reformasi Birokrasi : Memulihkan Kembali Nilai-nilai Kebijakan Publik
    14/12/2019 - 19:24
  • Pilkada Bandung dan Tantangan Smart City Bandung
    Pilkada Bandung dan Tantangan Smart City Bandung
    14/12/2019 - 19:15
  • Lingkaran Masalah di Dalam Reformasi Birokrasi
    Lingkaran Masalah di Dalam Reformasi Birokrasi
    14/12/2019 - 17:36
  • Toleransi Antar Umat Beragama di Tanah Suci
    Toleransi Antar Umat Beragama di Tanah Suci
    14/12/2019 - 15:14
  • Reformasi Kebijakan Publik: Evaluasi Kebijakan Publik Untuk Terciptanya Reformasi Publik
    Reformasi Kebijakan Publik: Evaluasi Kebijakan Publik Untuk Terciptanya Reformasi Publik
    14/12/2019 - 11:43
  • Penilaian Dalam Reformasi Kebijakan Publik Terhadap Masyarakat
    Penilaian Dalam Reformasi Kebijakan Publik Terhadap Masyarakat
    13/12/2019 - 23:25
  • Hadiri Korps Diplomatik, Perhiasaan Baru Kate Middleton Curi Perhatian
    Hadiri Korps Diplomatik, Perhiasaan Baru Kate Middleton Curi Perhatian
    15/12/2019 - 15:12
  • Politikus Gerindra: Honorer DKI Masuk Got karena Senang Dipekerjakan Lagi
    Politikus Gerindra: Honorer DKI Masuk Got karena Senang Dipekerjakan Lagi
    15/12/2019 - 15:10
  • Keadilan Pajak di Era Ekonomi Digital?
    Keadilan Pajak di Era Ekonomi Digital?
    15/12/2019 - 15:09
  • Strategi Pemerintah Mengatur e-Commerce
    Strategi Pemerintah Mengatur e-Commerce
    15/12/2019 - 15:05
  • Minta Jokowi ke KPK, Saut: Ngobrol Lah dengan Penyidik dan Tim Pencegahan
    Minta Jokowi ke KPK, Saut: Ngobrol Lah dengan Penyidik dan Tim Pencegahan
    15/12/2019 - 14:59
  • Wow Calon TNI Sebut Soeharto Dalang PKI, Propaganda atau Settingan?
    Wow Calon TNI Sebut Soeharto Dalang PKI, Propaganda atau Settingan?
    15/12/2019 - 06:01
  • Momota Terjungkal Dihajar Ginting di G1 Final BWF World Tour Finals
    Momota Terjungkal Dihajar Ginting di G1 Final BWF World Tour Finals
    15/12/2019 - 13:37
  • Soal Betrand Peto dan Sarwendah, Ternyata dalam Islam Ada Kisahnya
    Soal Betrand Peto dan Sarwendah, Ternyata dalam Islam Ada Kisahnya
    15/12/2019 - 11:47
  • Bukan Hanya Penyakit Kulit, Ini Tanda Anda Kelebihan Gula
    Bukan Hanya Penyakit Kulit, Ini Tanda Anda Kelebihan Gula
    15/12/2019 - 09:18
  • Makin Membara, Lima Partai Tersaji di Final BWF World Tour Finals 2019
    Makin Membara, Lima Partai Tersaji di Final BWF World Tour Finals 2019
    15/12/2019 - 06:04