Peristiwa Daerah

Yuk Kenali Toleransi di Dusun Jamuran, Kampung Damai Tiga Agama

Selasa, 22 Oktober 2019 - 18:39 | 62.86k
Yuk Kenali Toleransi di Dusun Jamuran, Kampung Damai Tiga Agama
Gambar kerukunan warga yang terdiri dari tiga agama. (foto : Istimewa)
Pewarta: | Editor: Irfan Anshori

TIMESINDONESIA, MALANG – Di wilayah Kabupaten Malang ada sebuah kampung yang cukup unik bernama Dusun Jamuran yang berlokasi di Desa Sukodadi, Kecamatan Wagir. Dalam dusun ini terdapat tiga tempat ibadah mulai dari Masjid, Pondok Do’a atau gereja dan juga Pura.

Dusun ini lantas membuatnya dijuluki sebagai ‘Desa Toleransi’, karena menjaga relasi antar agama. Setidaknya ada tiga nilai dasar yang dirawat, pertama, kearifan lokal, seperti bersih desa atau ogoh-ogoh yang menjadi media yang sangat ampuh dalam merawat toleransi warganya.

Kedua, proses partisipasi, komunikasi bahkan kerjasama di dalam masyarakat betul-betul berjalan tanpa memandang agama. Proses persiapan perayaan-perayaan agama dilaksanakan secara gotong-royong dan dilaksanakan secara bergantian.

Kehidupan toleran di Dusun Jamuran ini juga ditopang oleh nilai agama yang sangat terbuka terhadap perbedaan. Nilai-nilai agama yang dimunculkan di permukaan mampu diterima dengan tangan terbuka oleh pemeluk agama lain.

Toleransi ini membuat nyaris tidak ada benturan keyakinan di antara pemeluk agama yang berbeda. Di samping itu, komunikasi antar tokoh agama berjalan dengan sangat baik, sehingga ketika terjadi sedikit saja permasalahan akan segera dapat ditangani dengan cepat.

kerukunan-warga-yang-terdiri-dari-tiga-agama-b.jpg

“Hal yang juga cukup menjadi penopang akan langgengnya toleransi di Dusun Jamuran ini adalah proses transmisi nilai-nilai toleran dari generasi tua ke generasi penerusnya. Hal ini sangat penting karena jika tidak dilakukan, maka akan sangat mungkin tradisi toleransi yang telah lama terbangun akan mengalami kemerosotan,” ungkap Dr. M. Anas, M.Phil, Sekretaris Pusat Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian (MPK) Universitas Brawijaya.

Hal lain yang sangat berperan dalam toleransi di dusun ini tentu saja para tokoh agama setempat. Komitmen mereka dalam merawat umat, mendidik umat serta bagaimana tetap memberikan pemahaman kepada umat untuk terus menerus menjaga kehidupan yang harmonis dan berkeadaban.

Dari situlah, agenda ‘Moral Camp’ akhirnya digagas oleh Pusat MPK Universitas Brawijaya sebagai upaya merawat keberagamaan.

Sekitar 50 mahasiswa lintas fakultas di UB harus tinggal di rumah warga Dusun Jamuran selama 3 hari (18/10/2019) hingga (20/10/2019). Selain mendapatkan materi pembekalan soal toleransi dan agama, mereka juga berinteraksi dengan warga atau pemilik tempat tinggal sekaligus dengan tokoh-tokoh agama.

Sesi yang cukup penting adalah interaksi dengan para tokoh-tokoh agama. Para tokoh dari agama Kristen, Hindu dan Islam secara bergantian akan dikunjungi oleh mahasiswa.

“Tujuan dari pembelajaran ini agar mahasiwa betul-betul memahami dan sekaligus mempunyai sikap terbuka karena bersentuhan langsung dengan warga sekitar,” tegas Anas yang juga Dosen Pancasila dan Filsafat di UB.

Harapan utama dari kunjungan langsung dengan para tokoh agama ini agar terjadi pemahaman yang proporsional tentang masing-masing agama.

Selain itu, mahasiswa diharapkan bisa belajar mengenai kehidupan yang toleran di Dusun Jamuran.

Anas menambahkan, acara ini mempunyai dasar kuat yang memfokuskan diri pada upaya merawat kebhinnekaan melalui pendidikan berbasis kontekstual.

“Agar para calon pemimpin bangsa dapat berpikiran terbuka, menerima perbedaan dan sekaligus menjadi duta perdamaian bagi Indonesia Raya,” pungkasnya. (*)



Publisher : Ahmad Rizki Mubarok
KOMENTAR

EKORAN

TIMES TV

Sehari, Kapolresta Malang Kota Resmikan Empat Kampung Tangguh

Sehari, Kapolresta Malang Kota Resmikan Empat Kampung Tangguh

20/05/2020 - 21:40

Kemenparekraf RI: Kampung Tangguh Siap Digaungkan di Nasional

Kemenparekraf RI: Kampung Tangguh Siap Digaungkan di Nasional
Gubernur Jatim Kunjungi Kampung Tangguh Narubuk Sukun Kota Malang

Gubernur Jatim Kunjungi Kampung Tangguh Narubuk Sukun Kota Malang
GM FKPPI Bantu Beras 2 Ton, Minyak dan Gula Untuk MBLC

GM FKPPI Bantu Beras 2 Ton, Minyak dan Gula Untuk MBLC
Alumni Sanmar-86 Malang Bantu 40 Paket Sembako Untuk MBLC

Alumni Sanmar-86 Malang Bantu 40 Paket Sembako Untuk MBLC

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Merayakan Solidaritas Idul Fitri
    Merayakan Solidaritas Idul Fitri
    26/05/2020 - 09:34
  • Menyambut Idul Fitri 1441 Hijriyah
    Menyambut Idul Fitri 1441 Hijriyah
    26/05/2020 - 08:13
  • Jaman Normal Baru dan Gerakan Pakai Masker
    Jaman Normal Baru dan Gerakan Pakai Masker
    26/05/2020 - 07:24
  • Indahnya Hidup Jika Kita Saling Memaafkan
    Indahnya Hidup Jika Kita Saling Memaafkan
    26/05/2020 - 06:40
  • Hikmah: Puasa dan Fitrah sebagai Negarawan
    Hikmah: Puasa dan Fitrah sebagai Negarawan
    25/05/2020 - 23:34
  • Ramadhan dan Idul Fitri yang Unik
    Ramadhan dan Idul Fitri yang Unik
    25/05/2020 - 19:09
  • Tembang Sufi Mantiqut Thoir-12 Setetes Embun Idul Fitri
    Tembang Sufi Mantiqut Thoir-12 Setetes Embun Idul Fitri
    25/05/2020 - 18:12
  • Transisi Normal Baru dalam Pendidikan
    Transisi Normal Baru dalam Pendidikan
    25/05/2020 - 08:52
  • Tusuk Warga dengan Pisau, Napi Asimilasi di Banjarmasin Kembali Masuk Bui
    Tusuk Warga dengan Pisau, Napi Asimilasi di Banjarmasin Kembali Masuk Bui
    26/05/2020 - 11:24
  • PSBB Pasca Lebaran, Begini Kondisi Jalanan di Jakarta Hari Ini
    PSBB Pasca Lebaran, Begini Kondisi Jalanan di Jakarta Hari Ini
    26/05/2020 - 11:23
  • WHO Hentikan Uji Coba Klorokuin pada Pasien Covid-19
    WHO Hentikan Uji Coba Klorokuin pada Pasien Covid-19
    26/05/2020 - 11:19
  • Kerja di Hari Lebaran, Ojol Ini Malah Kehilangan Motor saat Ambil Pesanan
    Kerja di Hari Lebaran, Ojol Ini Malah Kehilangan Motor saat Ambil Pesanan
    26/05/2020 - 11:18
  • Ngeri! Puluhan Napi di Penjara Ini Positif Terinfeksi Virus Corona
    Ngeri! Puluhan Napi di Penjara Ini Positif Terinfeksi Virus Corona
    26/05/2020 - 11:14
  • India dan China Bakal Perang, hingga Habib Bahar Dipukuli
    India dan China Bakal Perang, hingga Habib Bahar Dipukuli
    26/05/2020 - 04:30
  • Sudah Jadi 'Neraka' Corona, Hoax Kini Merajalela di Brasil
    Sudah Jadi 'Neraka' Corona, Hoax Kini Merajalela di Brasil
    26/05/2020 - 00:42
  • Pasca Diludahi Penumpang, Supir Taksi Meninggal Positif COVID-19
    Pasca Diludahi Penumpang, Supir Taksi Meninggal Positif COVID-19
    26/05/2020 - 08:53
  • Amerika Dukung India Hadapi Cina di Lembah Galwan
    Amerika Dukung India Hadapi Cina di Lembah Galwan
    26/05/2020 - 06:00
  • Kapal Tanker Iran Kedua Tembus Venezuela, Tentara AS Kebobolan Lagi
    Kapal Tanker Iran Kedua Tembus Venezuela, Tentara AS Kebobolan Lagi
    26/05/2020 - 02:03