Pendidikan

ITS Kaji Minimalisir Kerusakan Bangunan Akibat Fenomena Angin Puting Beliung

Selasa, 22 Oktober 2019 - 15:27 | 33.16k
ITS Kaji Minimalisir Kerusakan Bangunan Akibat Fenomena Angin Puting Beliung
Dr Ir Amin Widodo Msi, pakar geologi Insitut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya.(Foto: dokumen Amin Widodo)
Pewarta: | Editor: Wahyu Nurdiyanto

TIMESINDONESIA, SURABAYA – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS Surabaya) mengkaji potensi kerusakan bangunan dalam menghadapi bencana angin kencang yang terjadi pada beberapa wilayah Indonesia sepanjang pekan ini.  Beberapa tahun terakhir intensitas angin puting beliung dengan kecepatan tinggi makin meningkat. Banyak lokasi baru menjadi sasaran angin yang mampu menghancurkan bangunan ini.

Jika diperhatikan secara cermat maka ada yang menarik dari berbagai bencana  puting beliung di beberapa tempat tersebut. Tidak semua rumah roboh namun juga ada rumah yang masih utuh sehingga menyelamatkan penghuni di dalamnya. 

Bahkan pohon, papan reklame, bando, antena TV, tower telekomunikasi roboh, masih banyak yang berdiri tegak. 

“Ini adalah petunjuk penting bagi semua orang sebab kalau dilihat dan diamati lebih detail maka bangunan rumah, bangunan tegakan dan pohon yang roboh bermasalah,” terang Amien Widodo, pakar geologi ITS Surabaya, Selasa (22/10/2019).

Hal tersebut bisa dianalogkan Amien dengan serangan influensa yang biasanya datang saat musim pancaroba. 

“Kita perhatikan ternyata tidak semua orang terkena influensa, hanya orang orang yang bermasalah saja yang terkena influensa,” tandasnya.

Dugaan kuat penyebab utama robohnya bangunan ini antara lain karena usia bangunan sudah tua, pondasinya tidak mengikuti standar, sudah keropos, atau mur baut kendor dan lain sebagainya.

Demikian pula pada pohon yang roboh. Terlihat bahwa pohon sudah tua, keropos bagian tengah, sebagian batanya dimakan rayap, kanopi pohon terlalu lebar, dan diameter batang pohon terlalu besar dibandingkan akarnya.

Untuk antisipasi bencana angin puting beliung yang akan datang, Amien menyarankan upaya mitigasi khususnya  suatu daerah yang pernah dilewati angin  dan menimbulkan korban, kerusakan dan kerugian.  

“Untuk itu kepada pihak yang bertanggung jawab terhadap bangunan tegak seperti papan reklame, bando, baliho, antena TV, antena telekomunikasi, dan sejenisnya, maka sudah waktunya untuk melakukan pemeriksaan kondisi masing-masing bangunan itu,” paparnya.

Pemeriksaan itu antara lain meliputi umur bangunan, apakah masih layak apa tidak, tingkat kekeroposan bahan akibat korosi, kondisi mur baut, adakah yang kendor, serta memeriksa sambungan yang putus.

“Hasil pemeriksaan ini diverifikasi oleh pihak yang berwenang. Kalau sekiranya bangunan itu sudah tidak layak mestinya segera dirobohkan dan diganti yang baru,” kata Dosen Teknik Geofisika ITS Surabaya tersebut. (*)



Publisher : Rizal Dani
KOMENTAR

EKORAN

TERBARU

  • Tetap Produktif Baca Buku Saat Libur Lebaran 2020 Ala Pemuda Akar Desa Indonesia
    Tetap Produktif Baca Buku Saat Libur Lebaran 2020 Ala Pemuda Akar Desa Indonesia
    28/05/2020 - 04:13
  • Hormatku Kepada Mereka yang Produktif di Tengah Pandemi
    Hormatku Kepada Mereka yang Produktif di Tengah Pandemi
    28/05/2020 - 03:19
  • Soto Bening Khas Boyolali yang Ringan di Lidah, Bikin Yuk
    Soto Bening Khas Boyolali yang Ringan di Lidah, Bikin Yuk
    28/05/2020 - 02:35
  • 5 Proven Health Benefits of Matcha Tea
    5 Proven Health Benefits of Matcha Tea
    28/05/2020 - 01:33
  • Antari, the Indonesian Festive Crackers
    Antari, the Indonesian Festive Crackers
    28/05/2020 - 00:45
  • Kuliner Lebaran Khas Indonesia yang Wajib Dicoba
    Kuliner Lebaran Khas Indonesia yang Wajib Dicoba
    28/05/2020 - 00:17
  • Let's Try to Make Your Homemade Meatballs
    Let's Try to Make Your Homemade Meatballs
    28/05/2020 - 00:03
  • Pemerintah Siapkan New Normal, PKB Minta Pendidikan Pesantren Diperhatikan
    Pemerintah Siapkan New Normal, PKB Minta Pendidikan Pesantren Diperhatikan
    27/05/2020 - 23:53
  • Bercanda, Menyatakan Perang, Lalu Menyerah
    Bercanda, Menyatakan Perang, Lalu Menyerah
    27/05/2020 - 23:45
  • Kementerian PUPR RI: Bendungan Meninting Tambah Pasokan Air Irigasi di Pulau Lombok
    Kementerian PUPR RI: Bendungan Meninting Tambah Pasokan Air Irigasi di Pulau Lombok
    27/05/2020 - 23:39

TIMES TV

Sehari, Kapolresta Malang Kota Resmikan Empat Kampung Tangguh

Sehari, Kapolresta Malang Kota Resmikan Empat Kampung Tangguh

20/05/2020 - 21:40

Kemenparekraf RI: Kampung Tangguh Siap Digaungkan di Nasional

Kemenparekraf RI: Kampung Tangguh Siap Digaungkan di Nasional
Gubernur Jatim Kunjungi Kampung Tangguh Narubuk Sukun Kota Malang

Gubernur Jatim Kunjungi Kampung Tangguh Narubuk Sukun Kota Malang
GM FKPPI Bantu Beras 2 Ton, Minyak dan Gula Untuk MBLC

GM FKPPI Bantu Beras 2 Ton, Minyak dan Gula Untuk MBLC
Alumni Sanmar-86 Malang Bantu 40 Paket Sembako Untuk MBLC

Alumni Sanmar-86 Malang Bantu 40 Paket Sembako Untuk MBLC

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Hormatku Kepada Mereka yang Produktif di Tengah Pandemi
    Hormatku Kepada Mereka yang Produktif di Tengah Pandemi
    28/05/2020 - 03:19
  • Bercanda, Menyatakan Perang, Lalu Menyerah
    Bercanda, Menyatakan Perang, Lalu Menyerah
    27/05/2020 - 23:45
  • Mengkaji The New Normal
    Mengkaji The New Normal
    27/05/2020 - 22:02
  • Sinergi Memperkuat Daya Beli
    Sinergi Memperkuat Daya Beli
    27/05/2020 - 21:00
  • Lebaran: Menjaga Ruh Kata Maaf
    Lebaran: Menjaga Ruh Kata Maaf
    27/05/2020 - 20:07
  • Kolaborasi Pemerintah Masyarakat Lawan Pandemi
    Kolaborasi Pemerintah Masyarakat Lawan Pandemi
    27/05/2020 - 19:07
  • Rindu Rengginang Lebaran
    Rindu Rengginang Lebaran
    27/05/2020 - 13:39
  • Saya Bangga Menjadi Muridnya
    Saya Bangga Menjadi Muridnya
    27/05/2020 - 12:50
  • Kisah Yuni, Pekerja Domestik yang Dirumahkan Terimbas Pandemi Corona
    Kisah Yuni, Pekerja Domestik yang Dirumahkan Terimbas Pandemi Corona
    28/05/2020 - 04:30
  • Sejumlah Negara Tawarkan TIket Berlibur Usai Pandemi Covid-19, Siapa Mau?
    Sejumlah Negara Tawarkan TIket Berlibur Usai Pandemi Covid-19, Siapa Mau?
    28/05/2020 - 04:01
  • Tak Perpanjang PSBB, Pemkot Bukittinggi Bolehkan Salat Berjemaah di Masjid
    Tak Perpanjang PSBB, Pemkot Bukittinggi Bolehkan Salat Berjemaah di Masjid
    28/05/2020 - 04:00
  • Imbau Tunda Kehamilan, Gubernur Babel Minta IRT Gunakan Alat Kontrasepsi
    Imbau Tunda Kehamilan, Gubernur Babel Minta IRT Gunakan Alat Kontrasepsi
    28/05/2020 - 02:55
  • Mulai 2 Juni, Tempat Wisata di Garut Mulai Buka
    Mulai 2 Juni, Tempat Wisata di Garut Mulai Buka
    28/05/2020 - 02:30
  • Gugus Tugas Beri Peringatan, Surabaya Bisa Jadi Wuhan
    Gugus Tugas Beri Peringatan, Surabaya Bisa Jadi Wuhan
    28/05/2020 - 01:30
  • Miris, Gadis Kecil Tewas Digigit Ular di Lokasi Karantina COVID-19
    Miris, Gadis Kecil Tewas Digigit Ular di Lokasi Karantina COVID-19
    28/05/2020 - 00:02
  • Hmmm, Potret Kekasih Ronaldo di Majalah Portugal Bikin Gemetar
    Hmmm, Potret Kekasih Ronaldo di Majalah Portugal Bikin Gemetar
    28/05/2020 - 00:15
  • Rahasia Tubuh Mengerikan Bak Monster Milik Mike Tyson
    Rahasia Tubuh Mengerikan Bak Monster Milik Mike Tyson
    28/05/2020 - 00:14
  • Benua Amerika Episentrum Corona, AS dan Brasil Pontang-panting
    Benua Amerika Episentrum Corona, AS dan Brasil Pontang-panting
    28/05/2020 - 00:14