Peristiwa Daerah

Kasus Penganiyaan di Mascot Banyuwangi, JPU Tempuh Langkah Banding

Jumat, 18 Oktober 2019 - 21:55 | 31.85k
Kasus Penganiyaan di Mascot Banyuwangi, JPU Tempuh Langkah Banding
Ilustrasi.
Pewarta: | Editor: Faizal R Arief

TIMESINDONESIA, BANYUWANGI – Kasus penganiayan di tempat hiburan Mascot Banyuwangi dengan terdakwa Agus Iriyanto alias Aik, terus berlanjut. Terbaru Jaksa Penuntut Umum (JPU) dipastikan mengambil langkah upaya banding.

Mulyo Santoso selaku JPU menyampaikan, pernyataan banding telah dilayangkan beberapa hari yang lalu pasca putusan. Ia berharap, Pengadilan Tinggi Surabaya segera memprosesnya.

"Berkas materi banding secepatnya akan dikirim, karena sudah dipersiapkan," ungkapnya, Jumat (18/10/2019)..

Soal alasan JPU mengajukan banding terhadap putusan Majelis Hakim yang memvonis terdakwa 5 bulan dengan 10 bulan percobaan itu, lantaran vonis tersebut dirasa belum bisa memberikan efek jera bagi terdakwa.

"Meski dinyatakan bersalah, namun anehnya kenapa tidak berdampak pada efek jera," ujarnya.

Dalam proses banding nanti, pihaknya bakal mengulas seputar riwayat perkara Aik, mulai dari fakta yang terjadi di persidangan seperti halnya pernyataan terdakwa bahwa proses hukum yang dilaluinya cacat hukum, hingga terdakwa mengaku belum pernah terkena kasus hukum.

"Padahal faktanya terdakwa pernah dihukum di Lapas Kelas II B Banyuwangi selama 25 hari atas kasus KDRT," ucapnya.

Karena menurutnya, berkas perkara KDRT Aik itu terlampir dalam berkas dan diketahui oleh Majelis Hakim. Namun entah apa yang menjadi bahan pertimbangan Majelis Hakim sehingga terdakwa kasus penganiayaan hanya dijatuhi hukuman percobaan.

Selain itu, Mulyo juga menjelaskan, sesuai Pasal 197 ayat (1) huruf f KUHP pasal peraturan perundang-undangan yang menjadi dasar pemidanaan atau tindakan dan pasal peraturan perundang-undangan yang menjadi dasar hukum dari putusan, disertai keadaan yang memberatkan dan yang meringankan terdakwa.

Sementara pada Pasal 197 ayat (2) dengan tegas menjelaskan bahwa, tidak dipenuhinya ketentuan dalam ayat (1) pasal ini mengakibatkan putusan batal demi hukum.

Ia juga menambahkan jika sejauh ini pihak penasehat hukum terdakwa sudah mengetahui atas upaya banding yang ditempuh JPU. Selanjutnya, tinggal menunggu informasi dari Pengadilan Tinggi Surabaya mengenai kapan akan digelar.

Dikonfirmasi terpisah, Eko Sutrisno, SH selaku Penasehat Hukum korban kasus penganiyaan di Mascot Banyuwangi tersebut mengungkapkan, pihaknya sepakat dengan upaya banding yang ditempuh JPU. Oleh karenanya ia berharap, proses banding itu berjalan sesuai serta memenuhi rasa keadilan. Karena selama ini, menurutnya, putusan itu tidak sebanding dengan perbuatan terdakwa, terlebih lagi terdakwa juga pernah dihukum atas unsur kekerasan. (*)



Publisher : Rizal Dani
KOMENTAR

EKORAN

TERBARU

  • Menghargai Hak Anak
    Menghargai Hak Anak
    30/05/2020 - 08:33
  • Es Selendang Mayang, the Traditional Dessert from Betawi
    Es Selendang Mayang, the Traditional Dessert from Betawi
    30/05/2020 - 07:11
  • Masa Belajar di Rumah Siswa PAUD hingga SMP di Magetan Kembali Diperpanjang
    Masa Belajar di Rumah Siswa PAUD hingga SMP di Magetan Kembali Diperpanjang
    30/05/2020 - 06:33
  • Ketupat, Indonesian Rice Cake and Its Meaning
    Ketupat, Indonesian Rice Cake and Its Meaning
    30/05/2020 - 06:25
  • Gula Kacang, a Typical of Indonesian Toffee
    Gula Kacang, a Typical of Indonesian Toffee
    30/05/2020 - 05:15
  • Chicken Soup of Boyolali to Bring Your Mood of the Day Back
    Chicken Soup of Boyolali to Bring Your Mood of the Day Back
    30/05/2020 - 04:06
  • Soto, an Equisite Taste of Indonesian Chicken Soup
    Soto, an Equisite Taste of Indonesian Chicken Soup
    30/05/2020 - 03:20
  • Kue Lompong, Indonesian Sweet and Sticky Treats Made of Glutinous Rice
    Kue Lompong, Indonesian Sweet and Sticky Treats Made of Glutinous Rice
    30/05/2020 - 02:17
  • 4 Wonderful Places You Could Visit in Mojokerto After Self Quarantine Time Over
    4 Wonderful Places You Could Visit in Mojokerto After Self Quarantine Time Over
    30/05/2020 - 01:20
  • Menghadapi 'The Black Hole Corona'
    Menghadapi 'The Black Hole Corona'
    30/05/2020 - 01:12

TIMES TV

Sehari, Kapolresta Malang Kota Resmikan Empat Kampung Tangguh

Sehari, Kapolresta Malang Kota Resmikan Empat Kampung Tangguh

20/05/2020 - 21:40

Kemenparekraf RI: Kampung Tangguh Siap Digaungkan di Nasional

Kemenparekraf RI: Kampung Tangguh Siap Digaungkan di Nasional
Gubernur Jatim Kunjungi Kampung Tangguh Narubuk Sukun Kota Malang

Gubernur Jatim Kunjungi Kampung Tangguh Narubuk Sukun Kota Malang
GM FKPPI Bantu Beras 2 Ton, Minyak dan Gula Untuk MBLC

GM FKPPI Bantu Beras 2 Ton, Minyak dan Gula Untuk MBLC
Alumni Sanmar-86 Malang Bantu 40 Paket Sembako Untuk MBLC

Alumni Sanmar-86 Malang Bantu 40 Paket Sembako Untuk MBLC

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Menghargai Hak Anak
    Menghargai Hak Anak
    30/05/2020 - 08:33
  • Menghadapi 'The Black Hole Corona'
    Menghadapi 'The Black Hole Corona'
    30/05/2020 - 01:12
  • Beramar Makruf Terhadap Diri Sendiri
    Beramar Makruf Terhadap Diri Sendiri
    29/05/2020 - 17:45
  • Mengurai Peran Akademisi dalam Pemerintahan Indonesia
    Mengurai Peran Akademisi dalam Pemerintahan Indonesia
    29/05/2020 - 11:57
  • Pemimpin yang Adil
    Pemimpin yang Adil
    29/05/2020 - 10:08
  • Perlunya Resolusi Baru untuk Sukseskan Penanggulangan Covid-19
    Perlunya Resolusi Baru untuk Sukseskan Penanggulangan Covid-19
    29/05/2020 - 09:02
  • 'Predator Kecil' dalam Desentralisasi Makin Subur
    'Predator Kecil' dalam Desentralisasi Makin Subur
    29/05/2020 - 06:30
  • Sepintas Mengapa Tanah Tercinta Papua Bergejolak
    Sepintas Mengapa Tanah Tercinta Papua Bergejolak
    29/05/2020 - 05:39
  • Update Corona Covid-19: India Masif Lakukan Tes, China Tinggal 70 Kasus
    Update Corona Covid-19: India Masif Lakukan Tes, China Tinggal 70 Kasus
    30/05/2020 - 09:51
  • Media Asing Kecam Meme Mahfud Samakan Istri dengan Corona
    Media Asing Kecam Meme Mahfud Samakan Istri dengan Corona
    30/05/2020 - 09:51
  • Peluncuran SpaceX dan NASA: 10 Pertanyaan kunci Misi Crew Dragon
    Peluncuran SpaceX dan NASA: 10 Pertanyaan kunci Misi Crew Dragon
    30/05/2020 - 09:48
  • Masa Tanggap COVID-19 DIY Diperpanjang, Pelajar Tetap Belajar dari Rumah
    Masa Tanggap COVID-19 DIY Diperpanjang, Pelajar Tetap Belajar dari Rumah
    30/05/2020 - 09:45
  • Aku Tak Bisa Bernapas, Kalimat Terakhir George Floyd Picu Aksi Anti Rasis
    Aku Tak Bisa Bernapas, Kalimat Terakhir George Floyd Picu Aksi Anti Rasis
    30/05/2020 - 09:40
  • Perokok Jadi 'Surga' Bagi Virus Corona, WHO Jelaskan Bahayanya
    Perokok Jadi 'Surga' Bagi Virus Corona, WHO Jelaskan Bahayanya
    30/05/2020 - 06:00
  • Marah Tapi Mau Ketawa, Akun Twitter Abu Janda Ternyata sudah Disuspend
    Marah Tapi Mau Ketawa, Akun Twitter Abu Janda Ternyata sudah Disuspend
    30/05/2020 - 00:04
  • Mengerikan, Korban Deontay Wilder Mau Habisi Mike Tyson
    Mengerikan, Korban Deontay Wilder Mau Habisi Mike Tyson
    30/05/2020 - 04:16
  • Heboh, Forbes Sebut Kylie Jenner Pembohong dan Bukan Miliarder
    Heboh, Forbes Sebut Kylie Jenner Pembohong dan Bukan Miliarder
    30/05/2020 - 00:49
  • Viral Risma Ngamuk sampai Planet Mars Mau Dibom Nuklir
    Viral Risma Ngamuk sampai Planet Mars Mau Dibom Nuklir
    30/05/2020 - 05:45