Politik

Kejahatan Kemanusiaan, PDI Perjuangan: Korupsi Dicegah dengan Cara Sistemik

Jumat, 18 Oktober 2019 - 10:45 | 102.84k
Kejahatan Kemanusiaan, PDI Perjuangan: Korupsi Dicegah dengan Cara Sistemik
Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto. (FOTO: Hasbullah/TIMES Indonesia)
Pewarta: | Editor: Wahyu Nurdiyanto

TIMESINDONESIA, JAKARTAPDI Perjuangan untuk kesekian kalinya menegaskan bahwa korupsi adalah kejahatan kemanusiaan sehingga pencegahannya harus dilakukan secara sistemik dengan membangun sistem integritas dan budaya tertib hukum.

Penindakan terhadap koruptor juga harus dilakukan dengan ketegasan sanksi hukum, pemiskinan para koruptor, dan kerjasama terpadu antar lembaga penegak hukum, serta keteladanan elit kekuasaan. 

"Salah satu akar korupsi juga harus disentuh, misalnya terkait dengan sistem pemilu yang kapitalistik-liberal, berbasis suara terbanyak cenderung menghasilkan kolusi antara investor politik dan para politisi. Lobbyist melakukan korupsi kerah putih dengan pemegang kekuasaan," ujar Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, Jakarta, Jumat (18/10/2019).

Atas dasar hal tersebut, PDI Perjuangan memiliki jurus tersendiri di dalam memerangi korupsi. Adapun jurus Pemberantasan Korupsi ala PDI Perjuangan itu dengan menerapkan demokrasi musyawarah, dan penempatan jabatan strategis tanpa voting. 

"Ketua, Sekretaris, dan Bendahara Partai ditetapkan secara demokratis berdasarkan merit system (psikotest, rekam jejak kader, dan scoring), AD ART Partai mewajibkan pimpinan partai melaporkan kekayaan kepada Ketua Umum Partai, sertabPimpinan Partai," jelasnya.

"Anggota legislatif dan eksekutif Partai wajib ber NPWP, Kepala Daerah dari PDI Perjuangan wajib kedepankan transaksi non tunai, Konsolidasi Partai melalui Konfercab, Konferda, dan Kongres dengan biaya paling kompetitif dan efektif," tambah Hasto Kristiyanto.

Menurutnya, PDI Perjuangan juga menerapkan sanksi tegas bagi kader partai yang terjaring OTT KPK berupa pemecatan seketika. Koruptor dipecat dan tidak bisa dicalonkan dalam jabatan strategis apapun. 

"Kami juga mendorong perubahan Sistem Pemilu Legislatif menjadi proporsional tertutup, kedepankan merit system. Revisi UU KPK berlaku, kedepankan pencegahan dan pemberantasan korupsi tanpa pandang bulu." kata Hasto Sekjen PDI Perjuangan. (*)



Publisher : Ahmad Rizki Mubarok
KOMENTAR

EKORAN

TERBARU

  • Bareng Komunitas Sepeda, Danrem Merauke Nikmati Pemandangan Taman Nasional Wasur
    Bareng Komunitas Sepeda, Danrem Merauke Nikmati Pemandangan Taman Nasional Wasur
    31/05/2020 - 16:27
  • Desa Mengen Punya 'Kentongan Digital, Sekali Klik Android Se-Desa Berbunyi Otomatis
    Desa Mengen Punya 'Kentongan Digital, Sekali Klik Android Se-Desa Berbunyi Otomatis
    31/05/2020 - 15:31
  • Pemkab Tuban Siapkan Diri Untuk New Normal
    Pemkab Tuban Siapkan Diri Untuk New Normal
    31/05/2020 - 15:19
  • Anggota DPRD Provinsi Jabar Tina Wiryawati Fokus Bantu Lansia di Kuningan
    Anggota DPRD Provinsi Jabar Tina Wiryawati Fokus Bantu Lansia di Kuningan
    31/05/2020 - 15:10
  • Bupati Kuningan: Desa Cikaso Steril dari Covid-19
    Bupati Kuningan: Desa Cikaso Steril dari Covid-19
    31/05/2020 - 15:01
  • Hari Jadi Surabaya ke-727, PDIP Tularkan Semangat Perjuangan Lawan Covid-19
    Hari Jadi Surabaya ke-727, PDIP Tularkan Semangat Perjuangan Lawan Covid-19
    31/05/2020 - 14:49
  • Hari Jadi Surabaya, Whisnu Sakti: Kota Pahlawan Harus Bangkit Tuntaskan Pandemi
    Hari Jadi Surabaya, Whisnu Sakti: Kota Pahlawan Harus Bangkit Tuntaskan Pandemi
    31/05/2020 - 14:40
  • Masa Darurat Covid-19 Diperpanjang, Pemkab Sleman Tetapkan Jam Operasional Usaha
    Masa Darurat Covid-19 Diperpanjang, Pemkab Sleman Tetapkan Jam Operasional Usaha
    31/05/2020 - 14:28
  • New Normal di Cilacap: Kodim 0703 Bersama Warga Persiapkan Pembukaan Tempat Wisata
    New Normal di Cilacap: Kodim 0703 Bersama Warga Persiapkan Pembukaan Tempat Wisata
    31/05/2020 - 14:14
  • KNTI Kota Semarang Berupaya Bentuk Koperasi untuk Kemandirian Nelayan
    KNTI Kota Semarang Berupaya Bentuk Koperasi untuk Kemandirian Nelayan
    31/05/2020 - 14:02

TIMES TV

Sehari, Kapolresta Malang Kota Resmikan Empat Kampung Tangguh

Sehari, Kapolresta Malang Kota Resmikan Empat Kampung Tangguh

20/05/2020 - 21:40

Kemenparekraf RI: Kampung Tangguh Siap Digaungkan di Nasional

Kemenparekraf RI: Kampung Tangguh Siap Digaungkan di Nasional
Gubernur Jatim Kunjungi Kampung Tangguh Narubuk Sukun Kota Malang

Gubernur Jatim Kunjungi Kampung Tangguh Narubuk Sukun Kota Malang
GM FKPPI Bantu Beras 2 Ton, Minyak dan Gula Untuk MBLC

GM FKPPI Bantu Beras 2 Ton, Minyak dan Gula Untuk MBLC
Alumni Sanmar-86 Malang Bantu 40 Paket Sembako Untuk MBLC

Alumni Sanmar-86 Malang Bantu 40 Paket Sembako Untuk MBLC

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Simalakama New Normal
    Simalakama New Normal
    31/05/2020 - 12:03
  • Bekal untuk Meraih Keberhasilan Hidup
    Bekal untuk Meraih Keberhasilan Hidup
    31/05/2020 - 08:47
  • Menjaga Sektor Produksi dengan Bantuan Sosial untuk Pelaku Usaha
    Menjaga Sektor Produksi dengan Bantuan Sosial untuk Pelaku Usaha
    31/05/2020 - 06:06
  • Menormalisasi Kondisi Abnormal
    Menormalisasi Kondisi Abnormal
    31/05/2020 - 05:10
  • Virus Corona di Media: Media Tak berimbang, Bikin Masyarakat Bimbang
    Virus Corona di Media: Media Tak berimbang, Bikin Masyarakat Bimbang
    31/05/2020 - 03:22
  • Revitalisasi Nilai Pancasila di Tengah Wabah Corona
    Revitalisasi Nilai Pancasila di Tengah Wabah Corona
    31/05/2020 - 01:17
  • Sembilan Nasehat Imam Syafii
    Sembilan Nasehat Imam Syafii
    30/05/2020 - 17:24
  • Hidden Games: Peran Media yang Sebenarnya
    Hidden Games: Peran Media yang Sebenarnya
    30/05/2020 - 15:50
  • Petugas Gabungan Gagalkan Aksi Warga Terbangkan Balon Udara
    Petugas Gabungan Gagalkan Aksi Warga Terbangkan Balon Udara
    31/05/2020 - 16:20
  • Mobilnya Hilang, Sule Curigai Andre Taulany Kerja Sama dengan Raffi Ahmad
    Mobilnya Hilang, Sule Curigai Andre Taulany Kerja Sama dengan Raffi Ahmad
    31/05/2020 - 16:20
  • Cerita Helmy Yahya Usai Dipecat dari TVRI: Bayaran Saya Naik 3 Kali Lipat
    Cerita Helmy Yahya Usai Dipecat dari TVRI: Bayaran Saya Naik 3 Kali Lipat
    31/05/2020 - 16:19
  • Update 31 Mei: Tambah 700, Total Positif Corona di Indonesia 26.473 Orang
    Update 31 Mei: Tambah 700, Total Positif Corona di Indonesia 26.473 Orang
    31/05/2020 - 16:14
  • Mal Akan Dibuka, Ternyata Para Pemilik Toko Belum Punya Persiapan
    Mal Akan Dibuka, Ternyata Para Pemilik Toko Belum Punya Persiapan
    31/05/2020 - 16:08
  • Tante Maia Estianty Meninggal Dunia karena Covid-19
    Tante Maia Estianty Meninggal Dunia karena Covid-19
    31/05/2020 - 10:00
  • Pria Tua Ini Dicari oleh Grab Indonesia
    Pria Tua Ini Dicari oleh Grab Indonesia
    31/05/2020 - 12:54
  • Begini Kondisi Saipul Jamil Sekarang
    Begini Kondisi Saipul Jamil Sekarang
    31/05/2020 - 11:04
  • Mengenal Elon Musk, Bos SpaceX yang Dulu Sering Kena Bully
    Mengenal Elon Musk, Bos SpaceX yang Dulu Sering Kena Bully
    31/05/2020 - 11:42
  • Suzuki Tawarkan Motor Sport 250cc Baru, Harganya Menggiurkan
    Suzuki Tawarkan Motor Sport 250cc Baru, Harganya Menggiurkan
    31/05/2020 - 09:23