Peristiwa Nasional

Presiden Jokowi Diminta Bentuk Tim Pencari Fakta Meninggalnya 2 Mahasiswa Kendari

Minggu, 13 Oktober 2019 - 15:14 | 22.53k
Presiden Jokowi Diminta Bentuk Tim Pencari Fakta Meninggalnya 2 Mahasiswa Kendari
Presiden RI Jokowi. (FOTO: Dok. Setkab)
Pewarta: | Editor: Wahyu Nurdiyanto

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Tim kuasa hukum dari dua mahasiswa Universitas Halu Oleo Kendari, Randi dan Muhammad Yusuf Kardawi yang meninggal saat unjuk rasa di gedung DPRD Sultra, pada 26 September 2019 lalu, meminta Presiden Jokowi membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta yang independen.

Ketua Tim Pengacara Sukdar mengatakan, proses penyelidikan kasus penembakan Randi sudah memasuki 3 pekan dan hanya ada 6 orang terperiksa yang diduga melanggar kode etik disiplin karena membawa senjata api (Senpi) saat pengamanan aksi unjuk rasa.

"Adanya 6 orang oknum anggota Polri yang status terperiksa yang sebentar lagi akan disidangkan persoalan etik dan lambatnya proses penyelidikan untuk menentukan siapa pelaku yang diduga kuat melakukan penembakan," ujat Sukdar, keterangan pers yang diterima, Minggu (13/10/2019).


Karena itu pihaknya, meminta Presiden Jokowi untuk membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta yang independen untuk mengusut keterkaitan enam orang oknum anggota Polri yang saat ini diduga melanggar SOP dengan tewasnya 2 orang mahasiswa Universitas Halu Oleo.

Selain itu, Tim Kuasa Hukum mendesak Mabes Polri agar segera memberikan gambaran, apakah tindakan 6 orang sebagai terperiksa dapat digolongkan dan punya hubungan yang kuat melakukan penembakan yang mengakibatkan hilangnya nyawa 2 orang mahasiswa Universitas Halu Oleo.

"Kami Tim Kuasa Hukum Korban mempertanyakan komitmen Polri dalam penuntasan perkara ini, karena terkesan 6 orang oknum anggota Polri yang terperiksa lebih dititik beratkan pada proses etik oleh Propam," tutur dia.

Sedangkan pada proses pro justitia terkait oknum 6 orang anggota Polri yang membawa senjata api ditempat unjuk rasa, belum mengerucut pada siapa pelaku penembakan 2 mahasiswa  Universitas Halu Oleo, Kemdari. Sementara kasus ini sudah memasuki minggu ke 3, namun belum juga ada penjelasan. (*)



Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
KOMENTAR

EKORAN

TERBARU

  • Inilah Faktor Utama Perceraian di Kabupaten Cirebon
    Inilah Faktor Utama Perceraian di Kabupaten Cirebon
    07/07/2020 - 20:00
  • Menyimak Kajian RCI Soal Wacana Kotak Kosong di Pilkada Mura
    Menyimak Kajian RCI Soal Wacana Kotak Kosong di Pilkada Mura
    07/07/2020 - 19:50
  • Zona Integritas di Empat Instansi Belum Dapat Predikat WBK dan WBBM, Ini Kendalanya
    Zona Integritas di Empat Instansi Belum Dapat Predikat WBK dan WBBM, Ini Kendalanya
    07/07/2020 - 19:45
  • Bupati Cirebon Imron: Kalau Nelayan Sejahtera, Kabupaten Alami Kemajuan
    Bupati Cirebon Imron: Kalau Nelayan Sejahtera, Kabupaten Alami Kemajuan
    07/07/2020 - 19:43
  • Atasi Covid-19, Pemkab Malang Belajar dari Kesuksesan RSUD Dr Iskak Tulungagung
    Atasi Covid-19, Pemkab Malang Belajar dari Kesuksesan RSUD Dr Iskak Tulungagung
    07/07/2020 - 19:40
  • Gubernur Jabar Ridwan Kamil Ungkap Dua Klaster Baru
    Gubernur Jabar Ridwan Kamil Ungkap Dua Klaster Baru
    07/07/2020 - 19:37
  • Pesan Sekarang Menginap Kapan Saja, Promo Menarik Hotel 88 di Surabaya
    Pesan Sekarang Menginap Kapan Saja, Promo Menarik Hotel 88 di Surabaya
    07/07/2020 - 19:35
  • Pemkab Banyuwangi Tegur Pemilik Bengkel Tambal Ban Seharga 600 Ribu
    Pemkab Banyuwangi Tegur Pemilik Bengkel Tambal Ban Seharga 600 Ribu
    07/07/2020 - 19:31
  • Dirjen Pemasyarakatan Kemenkumham RI Tinjau SAE Lapas I Malang di Ngajum
    Dirjen Pemasyarakatan Kemenkumham RI Tinjau SAE Lapas I Malang di Ngajum
    07/07/2020 - 19:27
  • Turunkan Gas Rumah Kaca, Pemerintah Hemat Energi 377 Juta Barel Minyak
    Turunkan Gas Rumah Kaca, Pemerintah Hemat Energi 377 Juta Barel Minyak
    07/07/2020 - 19:25

TIMES TV

Implementasi Pancasila dalam Dunia Pendidikan

Implementasi Pancasila dalam Dunia Pendidikan

30/06/2020 - 20:22

Pilkada Serentak 2020 di Papua. Sudah Tepatkah Waktunya?

Pilkada Serentak 2020 di Papua. Sudah Tepatkah Waktunya?
Ngevlog Bareng Owner Bubur Ayam Abah Odil

Ngevlog Bareng Owner Bubur Ayam Abah Odil
Peduli Kampung Tangguh, Ibu Panglima TNI Bantu Masker Batik untuk Warga di Malang

Peduli Kampung Tangguh, Ibu Panglima TNI Bantu Masker Batik untuk Warga di Malang
Menebalkan Alis dengan Tepat, Mata Terlihat Lebih Indah

Menebalkan Alis dengan Tepat, Mata Terlihat Lebih Indah

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Normal Baru dan Potensi Masalah Baru di Dunia Pendidikan
    Normal Baru dan Potensi Masalah Baru di Dunia Pendidikan
    07/07/2020 - 17:24
  • Mendongkrak Daya Beli Petani pada Era New Normal
    Mendongkrak Daya Beli Petani pada Era New Normal
    07/07/2020 - 16:11
  • Tafsir Sastra Ramayana (4) Naluri dan Kekuasaan
    Tafsir Sastra Ramayana (4) Naluri dan Kekuasaan
    07/07/2020 - 15:48
  • Serba Hiperrealitas di Era Konsumsi Massal
    Serba Hiperrealitas di Era Konsumsi Massal
    07/07/2020 - 15:20
  • Mengukur Komitmen Pembelajaran Daring
    Mengukur Komitmen Pembelajaran Daring
    07/07/2020 - 14:44
  • Daring Menuju Next Normal
    Daring Menuju Next Normal
    07/07/2020 - 14:08
  • Berdamai Dengan Diri
    Berdamai Dengan Diri
    07/07/2020 - 12:26
  • Menguji Kesalehan Sosial di Tengah Pandemi
    Menguji Kesalehan Sosial di Tengah Pandemi
    07/07/2020 - 10:55
  • Ya Allah! Istri Dipotong-potong Suami karena Bikin Malu
    Ya Allah! Istri Dipotong-potong Suami karena Bikin Malu
    07/07/2020 - 20:10
  • 3 Momen Shandy Aulia dan Putrinya Naik Becak, Menggemaskan Banget!
    3 Momen Shandy Aulia dan Putrinya Naik Becak, Menggemaskan Banget!
    07/07/2020 - 20:06
  • Dituduh Bocorkan Rahasia Negara ke NATO, Seorang Pejabat Rusia Ditahan
    Dituduh Bocorkan Rahasia Negara ke NATO, Seorang Pejabat Rusia Ditahan
    07/07/2020 - 20:05
  • 2 Petani Tewas Ditembak, Fadli Zon: Murah Sekali Nyawa di Indonesia
    2 Petani Tewas Ditembak, Fadli Zon: Murah Sekali Nyawa di Indonesia
    07/07/2020 - 20:05
  • Menteri Nadiem dan Wisnutama Keluarkan SKB, Museum dan Bioskop Segera Buka
    Menteri Nadiem dan Wisnutama Keluarkan SKB, Museum dan Bioskop Segera Buka
    07/07/2020 - 20:03
  • Jenderal SBY Juga Pernah Berguru di Tempat Sakral Letjen TNI Prabowo
    Jenderal SBY Juga Pernah Berguru di Tempat Sakral Letjen TNI Prabowo
    07/07/2020 - 05:50
  • Preman Ini Lebih Sadis dari John Kei, Sehari-hari Pakai Fortuner
    Preman Ini Lebih Sadis dari John Kei, Sehari-hari Pakai Fortuner
    07/07/2020 - 17:09
  • Harga Bensin Pertalite Turun Jadi Rp6.450 per Liter
    Harga Bensin Pertalite Turun Jadi Rp6.450 per Liter
    07/07/2020 - 10:20
  • Tentara China Simpan Dendam Usai Dilecehkan Kapal Induk Amerika
    Tentara China Simpan Dendam Usai Dilecehkan Kapal Induk Amerika
    07/07/2020 - 07:50
  • Denny Siregar dan Kuasa Hukum Siap Laporkan Balik Ustaz Ruslan
    Denny Siregar dan Kuasa Hukum Siap Laporkan Balik Ustaz Ruslan
    07/07/2020 - 12:17