Kopi TIMES

Ada Apa dengan Marah

Minggu, 13 Oktober 2019 - 13:08 | 135.04k
Ada Apa dengan Marah
Penulis adalah Prof Dr Rochmat Wahab, Rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Periode 2009-2017, anggota Mustasyar PW Nahdlatul Ulama (NU) DIY, Pengurus ICMI Pusat.

TIMESINDONESIA, YOGYAKARTA“Laa taghdzob walakal jannah”, Janganlah marah, bagimu adalah syurga” - (HR Imam Thabrani)

“Anybody can become angry – that is easy, but to be angry with the right person and to the right degree and at the right time and for the right purpose, and in the right way – that is not within everybody’s power and is not easy.” – Aristotle

Fitrah kejadian manusia mencari hidup yang damai dan harmoni. Dengan damai dan harmoni, kita dapat merasakan ketentraman dan kebahagian yang tak ternilai. Untuk mencapai hidup seperti ini bukanlah sesuatu yang mudah. Buktinya banyak dijumpai individu yang gagal. Mereka itu tidak hanya mengalami konflik saja, melainkan juga sikap dan perilaku marah. Sikap dan perilaku marah bukanlah sesuatu yang terpuji, sehingga perlu segera diatasi, karena akan mengancam eksistensi diri.

Emosi marah, Yang dikenal juga sebagai kemurkaan, merupakan keadaan emosi yang intens. Marah melibatkan suatu respon yang sangat tidak nyaman terhadap provokasi, ancaman atau serangan. Orang yang marah sering kali menunjukkan sejumlah kondisi fisik,  yang ditandai dengan serangan jantung yang meningkat, tekanan darah meninggi, dan tingkat adrenalin dan nonadrenalin meningkat.  Dengan begitu bisa dimaklumi jika marah yang tak terkendali bisa timbulkan serangan jantung dan pertikaian yang tidak perlu.

Profil orang yang bersikap dan bertindak marah bisa muncul empat kali kemungkinan, yaitu (1) orang itu mudah murah dan sulit berhenti dari marah, (2) orang itu mudah marah dan mudah berhenti dari marah, (3) orang itu sulit marah dan sulit berhenti dari marah, (4) orang itu sulit marah dan mudah berhenti dari marah. Di antara yang empat profil marah, profil ke empatlah yang paling baik posisinya, karena prakteknya tidaklah mudah, bagaimana untuk marah saja sulit dan mudah untjk berhenti dari marah. Orang ini mampu kendalikan diri, karena tidak mudah terpancing untuk marah.

Sarah Fader (2019) menyatakan bahwa marah itu dapat disebabkan oleh beberapa hal yang berbeda dan dapat didorong oleh berbagai keadaan tergantung pada individu. Di samping itu ada beberapa alasan yang menimbulkan kemarahan di antaranya: (1) tidak dihargai atau diperlakukan tidak fair, (2) merasa dihina, diancam atau diserang, (3) ditakuti atau dilukai secara fisi, (4) diganggu ketika sedang berusaha mencapai tujuan, (5) merasa tak berdaya atau putus asa, (6) tingkat stres atau cemas yang tinggi, dan (7) kurang tidur.

Hampir tidak ada orang yang marah, karena tidak semua marah itu jelek, karena ada marah yang memiliki nilai kebaikan. Ada yang menghendaki lebih baik marah daripada depressif. Orang yang demikian itu memandang marah bisa diterima, bahkan marah membuat seseorang merasa hidup, powerful, selamat dari intimidasi, dan berhasil mempertahankan diri.

Sebaliknya marah harus dihindari karena marah bisa membuat kita sakit, dapat serangan jantung, menyebabkan sakit orang lain, dan memperpendek rentangan hidup. Mengingat marah itu bisa memiliki nilai positif dan negatif, maka akhirnya kembali kepada kita, kapan kita perlu marah dan kapan kita tidak perlu marah, sehingga hidup kita dalam kebaikan. Walaupun demikian marah perlu dihilangkan, apalagi jika marah itu suatu tabiat.

Mayo Clinic Staff (2018) menawarkan 10 anger management tips : (1) Think before you speak, (2) Once you're calm, express your anger, (3) Get some exercise, (4) Take a timeout, (5) Identify possible solutions, (6) Stick with 'I' statements, (7) Don't hold a grudge, (8) Use humor to release tension, (9) Practice relaxation skills, dan (10) Know when to seek help.

Tips untuk menyelesaikan marah secara horizontal yang bersifat duniawiyah kita dapat mengacu tersebut sebelumnya.

Namun menyelesaikan marah atau murka secara horizontal dan vertikal dapat mengacu teladan Rasululullah saw, di antaranya: Pertama. melafalkan ta’awwudz, “a’ûdzu billâhi minasy syaithânir rajîm, (HR Bukhori). Kedua, mengambil air wudlu, “Sesungguhnya amarah itu dari setan dan setan diciptakan dari api. Api akan padam dengan air. Apabila salah seorang dari kalian marah, hendaknya berwudhu”.  (HR. Ahmad dan Abu Daud).

Ketiga, berdiam diri. “Barang siapa marah, hendaknya diam (dulu). (HR Imam Ahmad). Keempat, merubah posisi tubuh. Rasulullah saw bersabda, “Apabila salah seorang dari kalian marah dalam kondisi berdiri maka hendaknya dia duduk. Kalau marahnya belum juga hilang maka hendaknya dia berbaring.” (HR. Ahmad, Shohih).

Kelima, mengingat-ingat keutamaan orang yang sanggup menahan emosi. “Barang siapa menahan amarahnya padahal mampu meluapkannya, Allah akan memanggilnya di hadapan para makhluk pada hari Kiamat untuk memberinya pilihan bidadari yang ia inginkan. (HR. Abu Daud dan Turmudzi).

Kita sangat menyadari bahwa emosi yang merupakan salah satu aspek pada diri manusia, disamping pikiran dan hati, sangatlah berarti dalam kehidupan manusia. Luapan emosi yang berwujud marah seringkali terjadi merugikan manusia, sehingga bisa berakibat fatal.

Namun kemarahan yang bisa diman dengan baik, sangatlah mungkin bisa bermanfaat untuk kehidupan manusia. Karena itu semuanya kembali pada pribadi masing-masing.

Kematangan, kedewasaan, dan keberagamaan seseorang menentukan dirinya, kapan marah itu dijauhkan, dan kapan marah itu dengan terpaksa dimunculkan. Hanya pribadi-pribadi yang wise-lah yang bisa menyikapi marah secara tepat. (*)

*) Penulis adalah Prof Dr Rochmat Wahab, Rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Periode 2009-2017, anggota Mustasyar PW Nahdlatul Ulama (NU) DIY, Pengurus ICMI Pusat.

*)Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggungjawab penulis, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi timesindonesia.co.id



Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
KOMENTAR

EKORAN

TERBARU

  • DPD RI Siap Bantu Bulog Tegakkan Tiga Pilar Ketahanan Pangan
    DPD RI Siap Bantu Bulog Tegakkan Tiga Pilar Ketahanan Pangan
    02/07/2020 - 18:50
  • PLN Surakarta Serahkan Bantuan 12 Wastafel Portable ke Pemkab Sragen
    PLN Surakarta Serahkan Bantuan 12 Wastafel Portable ke Pemkab Sragen
    02/07/2020 - 18:38
  • Kapolri Idham Azis: Ada 100 Pengedar Narkoba Divonis Hukuman Mati Sepanjang 2020
    Kapolri Idham Azis: Ada 100 Pengedar Narkoba Divonis Hukuman Mati Sepanjang 2020
    02/07/2020 - 18:28
  • Brigade Dalkarhut Kerud Hideung Dibentuk untuk Bantu Cegah Karhutla di Majalengka
    Brigade Dalkarhut Kerud Hideung Dibentuk untuk Bantu Cegah Karhutla di Majalengka
    02/07/2020 - 18:20
  • Dalam Upacara Dipimpin Kapolres, 23 Personel Polres Bontang Naik Pangkat
    Dalam Upacara Dipimpin Kapolres, 23 Personel Polres Bontang Naik Pangkat
    02/07/2020 - 18:17
  • Akademisi University of Queensland: Bias Gender Masih Terjadi pada Ilmu Pengetahuan
    Akademisi University of Queensland: Bias Gender Masih Terjadi pada Ilmu Pengetahuan
    02/07/2020 - 18:15
  • Mendes PDTT RI: Perempuan Penerima BLT-DD Terbanyak Berada di Daerah Jawa 
    Mendes PDTT RI: Perempuan Penerima BLT-DD Terbanyak Berada di Daerah Jawa 
    02/07/2020 - 18:12
  • Protokol Kesehatan di Magetan Belum Berjalan Maksimal
    Protokol Kesehatan di Magetan Belum Berjalan Maksimal
    02/07/2020 - 18:10
  • Serikat Pekerja Pertamina Sepuluh Nopember Tolak Rencana IPO Pertamina pada 2022
    Serikat Pekerja Pertamina Sepuluh Nopember Tolak Rencana IPO Pertamina pada 2022
    02/07/2020 - 18:06
  • Dibedah NH Zakatkita, Dul Hamid Warga Gresik Kini Miliki Rumah Layak Huni
    Dibedah NH Zakatkita, Dul Hamid Warga Gresik Kini Miliki Rumah Layak Huni
    02/07/2020 - 18:03

TIMES TV

Implementasi Pancasila dalam Dunia Pendidikan

Implementasi Pancasila dalam Dunia Pendidikan

30/06/2020 - 20:22

Pilkada Serentak 2020 di Papua. Sudah Tepatkah Waktunya?

Pilkada Serentak 2020 di Papua. Sudah Tepatkah Waktunya?
Ngevlog Bareng Owner Bubur Ayam Abah Odil

Ngevlog Bareng Owner Bubur Ayam Abah Odil
Peduli Kampung Tangguh, Ibu Panglima TNI Bantu Masker Batik untuk Warga di Malang

Peduli Kampung Tangguh, Ibu Panglima TNI Bantu Masker Batik untuk Warga di Malang
Menebalkan Alis dengan Tepat, Mata Terlihat Lebih Indah

Menebalkan Alis dengan Tepat, Mata Terlihat Lebih Indah

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Politik Simbol, Politik Banal?
    Politik Simbol, Politik Banal?
    02/07/2020 - 17:01
  • Bukan Dramaturgi Marah Jokowi
    Bukan Dramaturgi Marah Jokowi
    02/07/2020 - 15:11
  • Manajemen Krisis New Normal
    Manajemen Krisis New Normal
    02/07/2020 - 12:30
  • Ultah Polri ke-74 Pembuktian Sebagai ”Mujahid”
    Ultah Polri ke-74 Pembuktian Sebagai ”Mujahid”
    02/07/2020 - 11:52
  • Prevensi Etis Dalam Kedinamikaan Kejahatan
    Prevensi Etis Dalam Kedinamikaan Kejahatan
    02/07/2020 - 11:20
  • Anak-Anak Konstitusionalitas
    Anak-Anak Konstitusionalitas
    02/07/2020 - 10:45
  • Maestro Harmonika Amang Genggong, Aset Penting Gresik
    Maestro Harmonika Amang Genggong, Aset Penting Gresik
    02/07/2020 - 10:03
  • Kuliah di Saat Pandemi: Ketika Tugas Hanya Sebatas Formalitas
    Kuliah di Saat Pandemi: Ketika Tugas Hanya Sebatas Formalitas
    02/07/2020 - 09:46
  • Mercy G-Class Tampil Imut dengan Tiga Pintu, Kok Mirip Daihatsu Taft?
    Mercy G-Class Tampil Imut dengan Tiga Pintu, Kok Mirip Daihatsu Taft?
    02/07/2020 - 19:19
  • Marak Keluhkan Senar Layangan Sebabkan Pengendara Terluka, Ini Kata Polisi
    Marak Keluhkan Senar Layangan Sebabkan Pengendara Terluka, Ini Kata Polisi
    02/07/2020 - 19:17
  • Intip Belahan Dada Lewat CCTV, Pekerja Seks di Thailand Ingin Bunuh Diri
    Intip Belahan Dada Lewat CCTV, Pekerja Seks di Thailand Ingin Bunuh Diri
    02/07/2020 - 19:15
  • Komisi Kejaksaan Bakal Panggil Jaksa yang Menangani Kasus Penyerangan Novel
    Komisi Kejaksaan Bakal Panggil Jaksa yang Menangani Kasus Penyerangan Novel
    02/07/2020 - 19:12
  • Meghan Markle Ngeluh Tak Dilindungi Kerajaan Saat Hamil
    Meghan Markle Ngeluh Tak Dilindungi Kerajaan Saat Hamil
    02/07/2020 - 19:10
  • Terkuak Baim Wong Sebenarnya Pelit, Sifat Dermawan Hanya Pencitraan?
    Terkuak Baim Wong Sebenarnya Pelit, Sifat Dermawan Hanya Pencitraan?
    02/07/2020 - 06:00
  • Ujang Prediksi Ada Jenderal TNI Dicopot Jokowi dari Kursi Menteri
    Ujang Prediksi Ada Jenderal TNI Dicopot Jokowi dari Kursi Menteri
    02/07/2020 - 06:00
  • Gawat, Pertahanan Indonesia 'Terancam' dari Australia
    Gawat, Pertahanan Indonesia 'Terancam' dari Australia
    02/07/2020 - 10:15
  • Fadli Zon Nilai Jokowi Bisa Tunjuk Prabowo Penanggung Jawab COVID-19
    Fadli Zon Nilai Jokowi Bisa Tunjuk Prabowo Penanggung Jawab COVID-19
    02/07/2020 - 09:54
  • Pesta Ulang Tahun Paling Brutal, Mike Tyson Tiduri 19 Wanita
    Pesta Ulang Tahun Paling Brutal, Mike Tyson Tiduri 19 Wanita
    02/07/2020 - 04:24