Peristiwa Daerah

Perajin Batik Pamekasan Tuntut Massa Pembakar Batik Sekar Jagad Minta Maaf

Minggu, 22 September 2019 - 18:03 | 95.02k
Perajin Batik Pamekasan Tuntut Massa Pembakar Batik Sekar Jagad Minta Maaf
Ketua DPC APBTN M Kuddah memegang batik Pamekasan motif Sekar Jagad. (Foto: Akhmad Syafi'i/TIMES Indonesia)
Pewarta: | Editor: Wahyu Nurdiyanto

TIMESINDONESIA, PAMEKASAN – Ketua DPC Asosiasi Profesi Batik Tenun Nusantara (APBTN) Pamekasan menuntut massa aksi yang membakar baju batik Sekar Jagad di depan DPRD Pamekasan, Madura, Jawa Timur untuk minta maaf. APBTN menilai aksi tersebut telah melukai hati para perajin batik yang ada di kota yang Bumi Gerbang Salam.

Sebelumnya, sejumlah warga Kabupaten Pamekasan Rabu (18/9/2019) membakar kain batik saat unjuk rasa depan Kantor DPRD Pamekasan. Mereka kecewa dengan Pemerintah Daerah yang dianggap tidak peduli dengan anjloknya harga tembakau.

M Kuddah, ketua APBTN di Pamekasan mengungkapkan, perajin batik di Pamekasan merasa kecewa dengan adanya pembakaran batik motif Sekar Jagad. Ini karena perajin batik selama ini tidak punya salah pada masyarakat yang menggelar aksi.

"Kalau massa aksi membakar batik sebagai kekecewaan terhadap Bupati Pamekasan, maka saya nilai itu salah besar, karena anjloknya harga tembakau dengan membakar batik itu tidak ada hubungannya," ungkap . Kuddah pada wartawan di Pasar Batik 17 Agustus Pamekasan, Minggu (22/9/2019).

Pembakaran baju batik yang serupa dengan batik kebanggaan milik Bupati Pamekasan, jelas sebagai bentuk penghinaan karena batik motof itu adalah kebanggaan orang Pamekasan karena warisan nenek moyang.

"Jadi kami menuntut pihak massa aksi yang membakar batik Sekar Jagad untuk segara minta maaf, kalau tidak minta maaf maka kami akan tempuh jalur hukum," ucapnya.

Menurut Kuddah, kalau benci dengan kepemimpinan Bupati Baddrut Tamam seharusnya tidak dengan membakar batik, karena perajin batik selama ini tidak pernah punya salah sama massa yang gelar aksi.

"Seharusnya, sebagai warga Pamekasan bangga dengan Bupati Pamekasan yang pakai batik khas Pamekasan sendiri. Kalau batik Pamekasan sendiri dibakar maka kapan batik Pamekasan ini mau maju dan terkenal," imbuhnya.

Kuddah menambahkan, seharusnya massa aksi yang kecewa dengan anjloknya harga tembakau bukan bakar batik, melainkan mereka protes dengan bakar tembakau.

"Kalau batik Pamekasan dilecehkan dengan dibakar maka orang akan berpikir negatif dengan batik Sekar Jagad atau batik Pamekasan lainnya. Jadi seharusnya massa aksi bukan membakar batik tapi bagaimana ikut membantu mempromosikan agar batik khas Pamekasan terkenal hingga kancah nasional," ucapnya. (*)



Publisher : Rizal Dani
KOMENTAR

EKORAN

TERBARU

  • Ingin Buka Usaha? Ini 9 Poin Aturan New Normal
    Ingin Buka Usaha? Ini 9 Poin Aturan New Normal
    30/05/2020 - 11:42
  • Bangkit Setelah Tiarap Menghindari Corona
    Bangkit Setelah Tiarap Menghindari Corona
    30/05/2020 - 11:13
  • Gaduh Mobil PCR di Surabaya, Ahli Bencana: Tunjukkan Komitmen Pemimpin
    Gaduh Mobil PCR di Surabaya, Ahli Bencana: Tunjukkan Komitmen Pemimpin
    30/05/2020 - 11:02
  • Mengasuh Lima Anak Kembar Sekaligus, Begini Kisah Pasutri di Cirebon
    Mengasuh Lima Anak Kembar Sekaligus, Begini Kisah Pasutri di Cirebon
    30/05/2020 - 10:50
  • Hari Ini Kapolres Ponorogo Resmi Dijabat AKBP Mochamad Nur Aziz
    Hari Ini Kapolres Ponorogo Resmi Dijabat AKBP Mochamad Nur Aziz
    30/05/2020 - 10:49
  • Lingkar Hitam Mata Jadi Pertanda Stres?
    Lingkar Hitam Mata Jadi Pertanda Stres?
    30/05/2020 - 10:35
  • Covid-19 di Surabaya Meningkat, Ahli Bencana: Bermuara Soal Leadership Risma
    Covid-19 di Surabaya Meningkat, Ahli Bencana: Bermuara Soal Leadership Risma
    30/05/2020 - 10:19
  • Tak Ada Sabotase, Begini Kronologis Kegaduhan Mobil PCR di Surabaya
    Tak Ada Sabotase, Begini Kronologis Kegaduhan Mobil PCR di Surabaya
    30/05/2020 - 10:08
  • Sempat Menolak, Pemkot Surabaya Melunak Membentuk BPBD Sejak Pergantian UU 
    Sempat Menolak, Pemkot Surabaya Melunak Membentuk BPBD Sejak Pergantian UU 
    30/05/2020 - 09:47
  • Via Data Potensi, BPJS Kesehatan Gresik Bantu Pemda Tangani Covid-19
    Via Data Potensi, BPJS Kesehatan Gresik Bantu Pemda Tangani Covid-19
    30/05/2020 - 09:24

TIMES TV

Sehari, Kapolresta Malang Kota Resmikan Empat Kampung Tangguh

Sehari, Kapolresta Malang Kota Resmikan Empat Kampung Tangguh

20/05/2020 - 21:40

Kemenparekraf RI: Kampung Tangguh Siap Digaungkan di Nasional

Kemenparekraf RI: Kampung Tangguh Siap Digaungkan di Nasional
Gubernur Jatim Kunjungi Kampung Tangguh Narubuk Sukun Kota Malang

Gubernur Jatim Kunjungi Kampung Tangguh Narubuk Sukun Kota Malang
GM FKPPI Bantu Beras 2 Ton, Minyak dan Gula Untuk MBLC

GM FKPPI Bantu Beras 2 Ton, Minyak dan Gula Untuk MBLC
Alumni Sanmar-86 Malang Bantu 40 Paket Sembako Untuk MBLC

Alumni Sanmar-86 Malang Bantu 40 Paket Sembako Untuk MBLC

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Bangkit Setelah Tiarap Menghindari Corona
    Bangkit Setelah Tiarap Menghindari Corona
    30/05/2020 - 11:13
  • Menghargai Hak Anak
    Menghargai Hak Anak
    30/05/2020 - 08:33
  • Menghadapi 'The Black Hole Corona'
    Menghadapi 'The Black Hole Corona'
    30/05/2020 - 01:12
  • Beramar Makruf Terhadap Diri Sendiri
    Beramar Makruf Terhadap Diri Sendiri
    29/05/2020 - 17:45
  • Mengurai Peran Akademisi dalam Pemerintahan Indonesia
    Mengurai Peran Akademisi dalam Pemerintahan Indonesia
    29/05/2020 - 11:57
  • Pemimpin yang Adil
    Pemimpin yang Adil
    29/05/2020 - 10:08
  • Perlunya Resolusi Baru untuk Sukseskan Penanggulangan Covid-19
    Perlunya Resolusi Baru untuk Sukseskan Penanggulangan Covid-19
    29/05/2020 - 09:02
  • 'Predator Kecil' dalam Desentralisasi Makin Subur
    'Predator Kecil' dalam Desentralisasi Makin Subur
    29/05/2020 - 06:30
  • Partai Demokrat Resmi Usung Putri Wapres Ma'ruf di Pilkada Tangsel
    Partai Demokrat Resmi Usung Putri Wapres Ma'ruf di Pilkada Tangsel
    30/05/2020 - 12:47
  • Dapat Kejutan Ultah, Gading Marten Cium Gisella Anastasia
    Dapat Kejutan Ultah, Gading Marten Cium Gisella Anastasia
    30/05/2020 - 12:45
  • Angka Kesembuhan Pasien Covid di Jerman Capai 82 Persen, Ini Kebijakannya
    Angka Kesembuhan Pasien Covid di Jerman Capai 82 Persen, Ini Kebijakannya
    30/05/2020 - 12:36
  • Jogja Alami Penurunan Kriminalitas Selama Wabah, Kasus Ini Paling Tinggi
    Jogja Alami Penurunan Kriminalitas Selama Wabah, Kasus Ini Paling Tinggi
    30/05/2020 - 12:36
  • Sekonyong-konyong Muncul, Benda ini Bikin Dua Pemotor Kecelakaan
    Sekonyong-konyong Muncul, Benda ini Bikin Dua Pemotor Kecelakaan
    30/05/2020 - 12:34
  • Perokok Jadi 'Surga' Bagi Virus Corona, WHO Jelaskan Bahayanya
    Perokok Jadi 'Surga' Bagi Virus Corona, WHO Jelaskan Bahayanya
    30/05/2020 - 06:00
  • Mengerikan, Korban Deontay Wilder Mau Habisi Mike Tyson
    Mengerikan, Korban Deontay Wilder Mau Habisi Mike Tyson
    30/05/2020 - 04:16
  • Marah Tapi Mau Ketawa, Akun Twitter Abu Janda Ternyata sudah Disuspend
    Marah Tapi Mau Ketawa, Akun Twitter Abu Janda Ternyata sudah Disuspend
    30/05/2020 - 00:04
  • Viral Risma Ngamuk sampai Planet Mars Mau Dibom Nuklir
    Viral Risma Ngamuk sampai Planet Mars Mau Dibom Nuklir
    30/05/2020 - 05:45
  • Heboh, Forbes Sebut Kylie Jenner Pembohong dan Bukan Miliarder
    Heboh, Forbes Sebut Kylie Jenner Pembohong dan Bukan Miliarder
    30/05/2020 - 00:49