Peristiwa Nasional

Korupsi Kian Beragam, Kosgoro: Revisi UU KPK Memang Perlu Dilakukan

Sabtu, 21 September 2019 - 00:10 | 80.03k
Korupsi Kian Beragam, Kosgoro: Revisi UU KPK Memang Perlu Dilakukan
Pengurus Pusat Kolektif (PPK) Kosgoro, Sarwono Kusumaatmadja (FOTO: Istimewa)
Pewarta: | Editor: Faizal R Arief

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong (Kosgoro) menilai, revisi Undang-undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberanrasan Korupsi (revisi UU KPK) memang harus dilakukan mengingat perkembangan kasus korupsi yang kian beragam.

Menurut Pengurus Pusat Kolektif (PPK) Kosgoro, Sarwono Kusumaatmadja, UU KPK ini perlu penyesuaian dengan kondisi kekinian yang terjadi, baik dalam pencegahaan maupun penindakan. Karena itu, revisi Undang-undang antirasuah merupakan hal mutlak untuk dilakukan.

"UU KPK perlu dilakukan penyesuaian dengan kondisi kekinian, baik dalam pencegahan, maupun penindakan," kata Sarwono Kusumaatmadja, dalam sebuah diskusi bersama TIMES Indonesia, di Jakarta, Jumat (20/9/2019) malam.

Diketahui, DPR telah mengesahkan revisi UU KPK. Pengesahan dilakukan dalam rapat paripurna pada Selasa (17/9/2019) lalu. Pengesahan UU KPK ini merupakan revisi atas Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK.

Salah satu poin yang berubah dari UU KPK, seperti kewenangan menerbitkan SP3, jika penyidikan atau penuntutan tidak selesai dalam dua tahun. Kewenangan baru yang diatur dalam Pasal 40 UU KPK hasil revisi memang menuai kritikan paara penggiat antikorupsi karena dinilai dapat melemahkan KPK RI.

Namun pandangan berbeda disampaikan Sarwono Kusumaatmadja. Kata dia, kewenangan baru KPK RI mengeluarkan SP3 untuk menghadirkan kepastian hukum. Dengan begitu, pencegahan dan penindakan korupsi bisa dilakukan dengan selektif tanpa mengabaikan hak asasi manusia (HAM).

Edisi-sabtu-21--September-2019-9.jpg

"Seperti kewenangan mengeluarkan SP3 bagi yang tersangka yang tidak terbukti dalam persidangan Tipikor, sehingga statusnya menjadi tidak menggantung tanpa kejelasan," jelas Sarwono Kusumaatmadja.

Di sisi lain, Menteri Kelautan dan Perikanan era pemerintahan Presiden ke-4 RI, Abdurrahman Wahid (Gus Dur) ini juga menyatakan, independensi KPK RI tidak akan terganggu, dengan status pegawai KPK RI yang menjadi Aparatur Sipil Negara atau ASN.

"Karena independensi KPK ada di komisioner KPK. Intinya Revisi UU KPK sangat perlu mengingat sudah terlalu lama. Jadi, (UU KPK) jangan sampai menjadi aturan yang usang. Sementara kasus korupsi terus berkembang." tandas Sarwono Kusumaatmadja, PPK Kosgoro. (*)



Publisher : Sholihin Nur
KOMENTAR

EKORAN

TERBARU

  • Dua Pemain Dikabarkan Reaktif Rapid Test, Ini Respon Manajemen Arema FC
    Dua Pemain Dikabarkan Reaktif Rapid Test, Ini Respon Manajemen Arema FC
    05/06/2020 - 09:00
  • Pemkab Sumba Timur Buka Lowongan JPT di Delapan SKPD
    Pemkab Sumba Timur Buka Lowongan JPT di Delapan SKPD
    05/06/2020 - 08:54
  • Tiga Pasar Tradisional Jadi Sasaran Rapid Test Massal di Kuningan
    Tiga Pasar Tradisional Jadi Sasaran Rapid Test Massal di Kuningan
    05/06/2020 - 08:47
  • Memasuki New Normal, Mentan Syahrul Pastikan Bahan Pokok Aman Dan Terkendali
    Memasuki New Normal, Mentan Syahrul Pastikan Bahan Pokok Aman Dan Terkendali
    05/06/2020 - 08:32
  • Kapal Nelayan Indramayu Terbalik, 2 Orang Dilaporkan Hilang
    Kapal Nelayan Indramayu Terbalik, 2 Orang Dilaporkan Hilang
    05/06/2020 - 08:26
  • Tatanan Normal Baru, Sebuah Peluang untuk Ketahanan Pangan
    Tatanan Normal Baru, Sebuah Peluang untuk Ketahanan Pangan
    05/06/2020 - 08:12
  • Akbid Griya Husada Surabaya Lakukan Sterilisasi Lingkungan
    Akbid Griya Husada Surabaya Lakukan Sterilisasi Lingkungan
    05/06/2020 - 08:05
  • Keren! Mahasiswi Akbid Griya Husada Bikin Wedang Herbal untuk Tingkatkan Imun Tubuh
    Keren! Mahasiswi Akbid Griya Husada Bikin Wedang Herbal untuk Tingkatkan Imun Tubuh
    05/06/2020 - 07:56
  • Gempa Rusak 128 Bangunan di Morotai, BPBD Segera Kirim Bantuan
    Gempa Rusak 128 Bangunan di Morotai, BPBD Segera Kirim Bantuan
    05/06/2020 - 07:43
  • Bertahan dari Covid-19, Pengusaha Sound System di Banyuwangi Terpaksa Jual Peralatan
    Bertahan dari Covid-19, Pengusaha Sound System di Banyuwangi Terpaksa Jual Peralatan
    05/06/2020 - 07:36

TIMES TV

Sehari, Kapolresta Malang Kota Resmikan Empat Kampung Tangguh

Sehari, Kapolresta Malang Kota Resmikan Empat Kampung Tangguh

20/05/2020 - 21:40

Kemenparekraf RI: Kampung Tangguh Siap Digaungkan di Nasional

Kemenparekraf RI: Kampung Tangguh Siap Digaungkan di Nasional
Gubernur Jatim Kunjungi Kampung Tangguh Narubuk Sukun Kota Malang

Gubernur Jatim Kunjungi Kampung Tangguh Narubuk Sukun Kota Malang
GM FKPPI Bantu Beras 2 Ton, Minyak dan Gula Untuk MBLC

GM FKPPI Bantu Beras 2 Ton, Minyak dan Gula Untuk MBLC
Alumni Sanmar-86 Malang Bantu 40 Paket Sembako Untuk MBLC

Alumni Sanmar-86 Malang Bantu 40 Paket Sembako Untuk MBLC

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Tatanan Normal Baru, Sebuah Peluang untuk Ketahanan Pangan
    Tatanan Normal Baru, Sebuah Peluang untuk Ketahanan Pangan
    05/06/2020 - 08:12
  • Tatanan Normal Baru, Sebuah Peluang Baru Pendidikan Tinggi Swasta
    Tatanan Normal Baru, Sebuah Peluang Baru Pendidikan Tinggi Swasta
    05/06/2020 - 01:17
  • Racism is American’s Original Sin
    Racism is American’s Original Sin
    04/06/2020 - 21:18
  • Rasisme Itu Dosa Asal Amerika
    Rasisme Itu Dosa Asal Amerika
    04/06/2020 - 14:44
  • Sila Ketiga Pancasila Kunci Keberhasilan New Normal
    Sila Ketiga Pancasila Kunci Keberhasilan New Normal
    04/06/2020 - 10:58
  • Rezim di Ujung 'Pedang'
    Rezim di Ujung 'Pedang'
    04/06/2020 - 09:55
  • Inlander dan Kaum Muda
    Inlander dan Kaum Muda
    04/06/2020 - 09:03
  • Merancang Tata Letak Fasilitas Pabrik Saat New Normal
    Merancang Tata Letak Fasilitas Pabrik Saat New Normal
    04/06/2020 - 07:29
  • Lagu Keke Bukan Boneka Dihapus YouTube, Kekeyi Minta Waktu Termenung
    Lagu Keke Bukan Boneka Dihapus YouTube, Kekeyi Minta Waktu Termenung
    05/06/2020 - 09:48
  • Jegal Liverpool, Chelsea Selangkah Lagi Dapatkan Timo Werner
    Jegal Liverpool, Chelsea Selangkah Lagi Dapatkan Timo Werner
    05/06/2020 - 09:48
  • Update Covid-19 Global 5 Juni: 9 Negara Laporkan Penurunan Jumlah Kasus
    Update Covid-19 Global 5 Juni: 9 Negara Laporkan Penurunan Jumlah Kasus
    05/06/2020 - 09:45
  • Ojek Online Jakarta Boleh Bawa Penumpang Mulai 8 Juni
    Ojek Online Jakarta Boleh Bawa Penumpang Mulai 8 Juni
    05/06/2020 - 09:43
  • Bangun RS Covid-19, Adhi Karya Catatkan Kontrak Baru Rp 2,6 Triliun
    Bangun RS Covid-19, Adhi Karya Catatkan Kontrak Baru Rp 2,6 Triliun
    05/06/2020 - 09:40
  • Jokowi Pusing Tangani Corona, Ma'ruf Amin 'Hilang Ditelan Bumi'
    Jokowi Pusing Tangani Corona, Ma'ruf Amin 'Hilang Ditelan Bumi'
    05/06/2020 - 06:06
  • Kabar Gembira, Ditemukan Vaksin yang Terbukti Ampuh Lawan Virus Corona
    Kabar Gembira, Ditemukan Vaksin yang Terbukti Ampuh Lawan Virus Corona
    05/06/2020 - 02:55
  • Fatwa MUI Tentang Salat Jumat dan Berjemaah
    Fatwa MUI Tentang Salat Jumat dan Berjemaah
    05/06/2020 - 05:30
  • Viral Gadis Kecil Pertaruhkan Nyawa Ibunya Malah Tertawa
    Viral Gadis Kecil Pertaruhkan Nyawa Ibunya Malah Tertawa
    05/06/2020 - 07:01
  • Indonesia Menuju Tatanan Baru, Fahri Hamzah: Apa Kabar Sunda Empire
    Indonesia Menuju Tatanan Baru, Fahri Hamzah: Apa Kabar Sunda Empire
    05/06/2020 - 06:30