Ekonomi

NPL Rendah, LPDB Pindahkan Satgas Pengawasan Dana Bergulir dari Bali

Jumat, 20 September 2019 - 23:36 | 32.44k
NPL Rendah, LPDB Pindahkan Satgas Pengawasan Dana Bergulir dari Bali
Suasana Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Dana Bergulir LPDB-KUMKM di Denpasar, Bali, Jumat (20/9/2019). (FOTO: Istimewa)

TIMESINDONESIA, DENPASAR – Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) memindahkan satuan tugas (satgas) pengawas penyaluran pinjaman/pembiayaan dana bergulir dari Provinsi Bali. Satgas tersebut telah digeser ke Kota Surabaya (Provinsi Jawa Timur).

Direktur Utama LPDB-KUMKM, Braman Setyo mengatakan alasan pemindahan satgas pengawasan karena tingkat kredit macet dan gagal bayar (NPL/Non Performing Loan) dari penyaluran dana bergulir LPDB-KUMKM di Bali sangat rendah, yakni Rp 3 miliar atau 0,20 persen dari total plafon Rp 469,2 miliar.

“Ini yang menjadi perhatian kita. Dulu ada satgas di sini, tapi sekarang sudah kita pindahkan karena NPL-nya kecil, sehingga kebijakan kami satgas kita pindahkkan ke daerah lain. Kebetulan Provinsi Jawa Timur cukup besar NPL-nya sehingga kami berharap satgas itu ada di Surabaya,” ujar Direktur Utama LPDB-KUMKM Braman Setyo dalam acara Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Dana Bergulir LPDB-KUMKM di Denpasar, Bali, Jumat (20/9/2019).

LPDB-1.jpg

Satgas di daerah diperlukan dalam rangka meningkatkan monitoring dan evaluasi terhadap dana bergulir yang telah disalurkan. Pembentukan satgas ini bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan dan kedisiplinan para mitra agar senantiasa dapat memenuhi kewajibannya mengembalikan pinjaman kepada LPDB untuk selanjutnya disalurkan kembali kepada mitra usaha yang lain.

Saat ini, satgas yang sudah beroperasi berada di Surabaya (Jawa Timur) dan Semarang (Jawa Tengah). Selanjutnya yang akan beroperasi di Bandung (Jawa Barat), Makassar (Sulawesi Selatan) dan Riau (Pekanbaru). Satgas ini akan membantu memastikan tidak ada kredit macet karena LPDB-KUMKM tidak boleh memiliki kantor cabang di daerah. Oleh karena itu, satgas yang didirikan didaerah diharapkan bisa menjaga tingkat NPL tersebut.

“Kalau suatu daerah NPL-nya tinggi, maka kami akan bentuk satgas disana,” tegas Braman.

Braman Setyo berkesempatan membuka Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Dana Bergulir LPDB-KUMKM tersebut, dihadiri antara lain Deputi Bidang Pembiayaan Kementerian Koperasi dan UKM Yuana Sutyowati, Direktur Bisnis LPDB-KUMKM Krisdianto, Direktur Umum dan Hukum LPDB-KUMKM Jaenal Aripin, dan Kepala Dinas KUKM Bali I Gede Indra Dewa Putra.

Sepanjang tahun 2008 hingga saat ini, LPDB-KUMKM telah menyalurkan dana bergulir sebesar Rp 9,4 triliun kepada satu juta lebih pelaku usaha di Indonesia. Khusus untuk Bali, akumulasi penyaluran hingga 2018 mencapai Rp 469,2 miliar. Sedangkan tahun 2019 tingkat penyerapan oleh pelaku Koperasi dan UKM Bali baru mencapai Rp 2 miliar.

“Oleh karena itu, kami sangat berharap agar dinas yang membidangi koperasi dan UKM Provinsi Bali untuk dapat mendukung kami dalam meningkatkan penyerapan dana bergulir di Provinsi Bali,” kata Braman.

Direktur Bisnis LPDB-KUMKM Krisdianto berharap dengan digelarnya acara Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Dana Bergulir LPDB-KUMKM ini dapat meningkatkan minat pelaku koperasi dan UKM Bali untuk mengajukan pinjaman/pembiayaan dana bergulir. Sehingga penyerapan penyaluran dana bergulir dapat terus bertambah hingga akhir 2019.

“Kami berharap dalam acara yang berlangsung selama dua hari ini dapat menambah kembali pelaku koperasi dan UKM yang mengajukan pembiayaan kepada LPDB,” katanya.

LPDB-2.jpg

Kadis KUKM Bali, I Gede Indra Dewa Putra mengungkapkan dengan tingkat suku bunga yang murah mestinya para pelaku koperasi dan UKM banyak yang mengajukan pinjaman/pembiayaan ke LPDB. Karena itu, menurutnya kegiatan sosialisasi ini harus intens dilakukan LPDB dan pihaknya siap mendukung.

“Saya imbau para koperasi dan UKM Bali manfaatkan skema pembiayaan ini. Ini suatu bentuk dukungan, perhatian pemerintah pusat Kementerian Koperasi dan UKM melalui LPDB ini. Kami tidak lagi mendengar koperasi yang kekurangan dana padahal skema pembiayaan banyak. Kalau mau daya saingnya tinggi, skala usaha meningkat, kebutuhan anggota terlayani dengan baik, maka manfaatkan LPDB ini,” imbuh Gede Indra. (*)



Publisher : Sholihin Nur
KOMENTAR

EKORAN

TERBARU

  • Uji Coba New Normal, 6 Desa di Adipala Cilacap Siap Gelar Shalat Jumat
    Uji Coba New Normal, 6 Desa di Adipala Cilacap Siap Gelar Shalat Jumat
    06/06/2020 - 11:44
  • Guru Besar UNHAS: New Normal, Harapan Baru Masyarakat Tani Pasca Pandemi Covid-19
    Guru Besar UNHAS: New Normal, Harapan Baru Masyarakat Tani Pasca Pandemi Covid-19
    06/06/2020 - 11:30
  • Transisi Era Normal Baru Diperpanjang, Pangdivif 2 Kostrad Minta Warga Disiplin
    Transisi Era Normal Baru Diperpanjang, Pangdivif 2 Kostrad Minta Warga Disiplin
    06/06/2020 - 11:23
  • Resmi, Masa Transisi New Normal Malang Raya Diperpanjang 7 Hari
    Resmi, Masa Transisi New Normal Malang Raya Diperpanjang 7 Hari
    06/06/2020 - 11:12
  • Masjid Kembali Dibuka, Ini Pesan Pangdam V Brawijaya pada Prajurit
    Masjid Kembali Dibuka, Ini Pesan Pangdam V Brawijaya pada Prajurit
    06/06/2020 - 11:04
  • 5 Tips Memilih Bunga Potong yang Tepat
    5 Tips Memilih Bunga Potong yang Tepat
    06/06/2020 - 10:53
  • Kapolres Ponorogo Kunjungi Kampung Tangguh di Desa Siman
    Kapolres Ponorogo Kunjungi Kampung Tangguh di Desa Siman
    06/06/2020 - 10:46
  • 5 Cara Bikin Bunga Potong Awet Menghiasi Ruangan Anda
    5 Cara Bikin Bunga Potong Awet Menghiasi Ruangan Anda
    06/06/2020 - 10:31
  • Candak Mas Covid, Strategi Dinas Kesehatan Pemkab Sleman Telusuri Covid-19
    Candak Mas Covid, Strategi Dinas Kesehatan Pemkab Sleman Telusuri Covid-19
    06/06/2020 - 10:24
  • Shalat Jumat Era New Normal, Protokol Ketat Dilakukan di Masjid Banyumas
    Shalat Jumat Era New Normal, Protokol Ketat Dilakukan di Masjid Banyumas
    06/06/2020 - 10:16

TIMES TV

Sehari, Kapolresta Malang Kota Resmikan Empat Kampung Tangguh

Sehari, Kapolresta Malang Kota Resmikan Empat Kampung Tangguh

20/05/2020 - 21:40

Kemenparekraf RI: Kampung Tangguh Siap Digaungkan di Nasional

Kemenparekraf RI: Kampung Tangguh Siap Digaungkan di Nasional
Gubernur Jatim Kunjungi Kampung Tangguh Narubuk Sukun Kota Malang

Gubernur Jatim Kunjungi Kampung Tangguh Narubuk Sukun Kota Malang
GM FKPPI Bantu Beras 2 Ton, Minyak dan Gula Untuk MBLC

GM FKPPI Bantu Beras 2 Ton, Minyak dan Gula Untuk MBLC
Alumni Sanmar-86 Malang Bantu 40 Paket Sembako Untuk MBLC

Alumni Sanmar-86 Malang Bantu 40 Paket Sembako Untuk MBLC

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Memastikan Pengelolaan Persekolahan
    Memastikan Pengelolaan Persekolahan
    06/06/2020 - 07:01
  • Ketika Rumah Sekaligus Menjadi Sekolah
    Ketika Rumah Sekaligus Menjadi Sekolah
    06/06/2020 - 06:11
  • Tipe Pabrik Seperti Apa yang Siap Saat New Normal Diberlakukan?
    Tipe Pabrik Seperti Apa yang Siap Saat New Normal Diberlakukan?
    06/06/2020 - 04:02
  • Adaptasi, Kunci Industri Jasa Pariwisata Memasuki Era New Normal
    Adaptasi, Kunci Industri Jasa Pariwisata Memasuki Era New Normal
    06/06/2020 - 02:35
  • Kecemasan Sosial Selama Pandemi Covid-19
    Kecemasan Sosial Selama Pandemi Covid-19
    05/06/2020 - 15:03
  • Masyarakat Tangguh di Tengah Pandemi
    Masyarakat Tangguh di Tengah Pandemi
    05/06/2020 - 14:00
  • Peran Media Massa Dalam Mewujudkan Era
    Peran Media Massa Dalam Mewujudkan Era "New Normal"
    05/06/2020 - 13:12
  • Jadikan Ibadah Wajib Layaknya Tamu, Bukan Keluarga
    Jadikan Ibadah Wajib Layaknya Tamu, Bukan Keluarga
    05/06/2020 - 12:09
  • Demi Membunuh Virus Corona Covid-19, Banyak Orang AS Kumur Cairan Pemutih
    Demi Membunuh Virus Corona Covid-19, Banyak Orang AS Kumur Cairan Pemutih
    06/06/2020 - 11:41
  • Dokter dan Nakes Disebut Untung Besar saat Covid-19, IDI: Itu Semua Fitnah!
    Dokter dan Nakes Disebut Untung Besar saat Covid-19, IDI: Itu Semua Fitnah!
    06/06/2020 - 11:38
  • 5 Artis Ikut Wisuda LDR Challenge, ada Dian Sastrowardoyo hingga Afgan
    5 Artis Ikut Wisuda LDR Challenge, ada Dian Sastrowardoyo hingga Afgan
    06/06/2020 - 11:38
  • Kecelakaan Maut, Pemotor Tewas Setelah Kepala Terlindas Mobil Boks
    Kecelakaan Maut, Pemotor Tewas Setelah Kepala Terlindas Mobil Boks
    06/06/2020 - 11:37
  • Viral Pria Jogja Bebaskan Utang Belasan Juta 10 Orang, Ogah Drama Lagi
    Viral Pria Jogja Bebaskan Utang Belasan Juta 10 Orang, Ogah Drama Lagi
    06/06/2020 - 11:35
  • Luhut Sindir Banyak Pengamat Kritik Pemerintah, Tapi Tak Pakai Data
    Luhut Sindir Banyak Pengamat Kritik Pemerintah, Tapi Tak Pakai Data
    06/06/2020 - 01:12
  • Pertarungan Sengit antara Monyet dan King Kobra, Tebak Siapa Menang?
    Pertarungan Sengit antara Monyet dan King Kobra, Tebak Siapa Menang?
    06/06/2020 - 06:08
  • Sikap Rasis Istri Bikin Merana, Pemain Ini Terpaksa Putus Kontrak
    Sikap Rasis Istri Bikin Merana, Pemain Ini Terpaksa Putus Kontrak
    06/06/2020 - 07:10
  • RI Dapat Pujian dari Bank Dunia Soal Anggaran Penanganan COVID-19
    RI Dapat Pujian dari Bank Dunia Soal Anggaran Penanganan COVID-19
    06/06/2020 - 00:12
  • Apple Cukup Lakukan Ini Ketika iPhone Dijarah, Perusuh Langsung Nangis
    Apple Cukup Lakukan Ini Ketika iPhone Dijarah, Perusuh Langsung Nangis
    06/06/2020 - 07:00