Peristiwa Daerah

Ini Alasan Guncangan Gempa di Tuban Sangat Kuat Terasa di Wilayah Selatan Jawa

Kamis, 19 September 2019 - 18:40 | 96.11k
Ini Alasan Guncangan Gempa di Tuban Sangat Kuat Terasa di Wilayah Selatan Jawa
Titik Gempa Bumi yang terjadi di utara pantai Tuban, Kamis, (19/09/2019)(Foto: Istimewa)
Pewarta: | Editor: Faizal R Arief

TIMESINDONESIA, TUBAN – TUBAN- Guncangan gempa bumi yang terjadi di utara pantai Tuban ternyata tidak begitu dirasakan oleh warga di Kabupaten Tuban. Namun sangat terasa di wilayah selatan Jawa hingga ke Provinsi Bali dan NTB.

Bahkan gempa juga dirasakan hingga di Madura, Malang, Denpasar, Mataram, Lombok Barat, Lombok Tengah, Sumbawa, Bima III MMI, Cilacap, Purworejo, Yogyakarta, Lumajang, Trenggalek, Surabaya, dan Bandung.

BMKG Kabupaten Tuban, mencatat bahwa di wilayah pesisir pantai utara Tuban diguncang gempa sebanyak dua kali pada siang hari ini, Kamis (19/09/2019).

Gempa pertama terjadi pada pukul 14:06 WIB dengan kekuatan 5,6 skala Richter di kedalaman 656 m. Kemudian yang ke dua pukul 14:31 WIB dengan kekuatan 6,0 skala richter di kedalaman 648 km.  Lokasi pusat gempa berada di Lok: 6.43 LS,111.82 BT (56 km Barat Laut Tuban Jatim).

"Berdasarkan analisis kami, gempa terjadi karena subduksi lempeng Eurasia dan Indo-Australia," beber Kepala BMKG Tuban, Desindra, (19/09/2019).

Dijelaskan Desindra, guncangan gempa yang tejadi memang tidak begitu terasa di wilayah Tuban dan sekitarnya. Alasannya, kata Desindra, pusat gempa di wilayah utara Jawa ini memiliki kedalaman di atas 600 km dan tergolong sangat ekstrem. Gempa sebesar ini terkadang tak terasa karena getaran yang dipantulkan sedikit sampai kepermukaan wilayah utara karena kedalamannya.

"Zona subduksi di utara pulau jawa memiliki kedalaman 300-600 km. Namun berbeda dengan zona subduksi di wilayah selatan pulau Jawa yang memiliki kedalaman sekitar 0-80 km. Di mana getaran yang terpancar dari gempa ini akan cepat merambat ke wilayah yang lebih dangkal subduksinya (Jawa bagian selatan) sehingga getarannya akan lebih terasa dibanding wilayah utara," papar Desindra.

Dengan demikian, lanjutnya faktor utama kenapa gempa di utara pantai Tuban ini lebih terasa di wilayah selatan pulau Jawa hingga ke Bali dan NTB adalah karena kedalaman zona subduksi di dua wilayah yang berbeda. (*)



Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
KOMENTAR

EKORAN

TERBARU

  • Masjid Kembali Dibuka, Ini Pesan Pangdam V Brawijaya pada Prajurit
    Masjid Kembali Dibuka, Ini Pesan Pangdam V Brawijaya pada Prajurit
    06/06/2020 - 11:04
  • Kapolres Ponorogo Kunjungi Kampung Tangguh di Desa Siman
    Kapolres Ponorogo Kunjungi Kampung Tangguh di Desa Siman
    06/06/2020 - 10:46
  • 5 Cara Bikin Bunga Potong Awet Menghiasi Ruangan Anda
    5 Cara Bikin Bunga Potong Awet Menghiasi Ruangan Anda
    06/06/2020 - 10:31
  • Candak Mas Covid, Strategi Dinas Kesehatan Pemkab Sleman Telusuri Covid-19
    Candak Mas Covid, Strategi Dinas Kesehatan Pemkab Sleman Telusuri Covid-19
    06/06/2020 - 10:24
  • Tarif Tol Pakis-Malang Resmi Berlaku Hari Ini, Berikut Daftar Tarifnya
    Tarif Tol Pakis-Malang Resmi Berlaku Hari Ini, Berikut Daftar Tarifnya
    06/06/2020 - 09:50
  • 5 Penyakit Penyebab Kentut Bau Busuk
    5 Penyakit Penyebab Kentut Bau Busuk
    06/06/2020 - 09:37
  • AS Membara Pasca Kematian¬†George Floyd, Ini Komentar Ketua Umum PBNU
    AS Membara Pasca Kematian George Floyd, Ini Komentar Ketua Umum PBNU
    06/06/2020 - 09:25
  • Peduli Dampak Covid-19, FKS Situbondo Berbagi Sembako
    Peduli Dampak Covid-19, FKS Situbondo Berbagi Sembako
    06/06/2020 - 08:04
  • Memastikan Pengelolaan Persekolahan
    Memastikan Pengelolaan Persekolahan
    06/06/2020 - 07:01
  • Ketika Rumah Sekaligus Menjadi Sekolah
    Ketika Rumah Sekaligus Menjadi Sekolah
    06/06/2020 - 06:11

TIMES TV

Sehari, Kapolresta Malang Kota Resmikan Empat Kampung Tangguh

Sehari, Kapolresta Malang Kota Resmikan Empat Kampung Tangguh

20/05/2020 - 21:40

Kemenparekraf RI: Kampung Tangguh Siap Digaungkan di Nasional

Kemenparekraf RI: Kampung Tangguh Siap Digaungkan di Nasional
Gubernur Jatim Kunjungi Kampung Tangguh Narubuk Sukun Kota Malang

Gubernur Jatim Kunjungi Kampung Tangguh Narubuk Sukun Kota Malang
GM FKPPI Bantu Beras 2 Ton, Minyak dan Gula Untuk MBLC

GM FKPPI Bantu Beras 2 Ton, Minyak dan Gula Untuk MBLC
Alumni Sanmar-86 Malang Bantu 40 Paket Sembako Untuk MBLC

Alumni Sanmar-86 Malang Bantu 40 Paket Sembako Untuk MBLC

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Memastikan Pengelolaan Persekolahan
    Memastikan Pengelolaan Persekolahan
    06/06/2020 - 07:01
  • Ketika Rumah Sekaligus Menjadi Sekolah
    Ketika Rumah Sekaligus Menjadi Sekolah
    06/06/2020 - 06:11
  • Tipe Pabrik Seperti Apa yang Siap Saat New Normal Diberlakukan?
    Tipe Pabrik Seperti Apa yang Siap Saat New Normal Diberlakukan?
    06/06/2020 - 04:02
  • Adaptasi, Kunci Industri Jasa Pariwisata Memasuki Era New Normal
    Adaptasi, Kunci Industri Jasa Pariwisata Memasuki Era New Normal
    06/06/2020 - 02:35
  • Kecemasan Sosial Selama Pandemi Covid-19
    Kecemasan Sosial Selama Pandemi Covid-19
    05/06/2020 - 15:03
  • Masyarakat Tangguh di Tengah Pandemi
    Masyarakat Tangguh di Tengah Pandemi
    05/06/2020 - 14:00
  • Peran Media Massa Dalam Mewujudkan Era
    Peran Media Massa Dalam Mewujudkan Era "New Normal"
    05/06/2020 - 13:12
  • Jadikan Ibadah Wajib Layaknya Tamu, Bukan Keluarga
    Jadikan Ibadah Wajib Layaknya Tamu, Bukan Keluarga
    05/06/2020 - 12:09
  • Disanksi Karena Cukur Rambut, Jadon Sancho Koar-koar di Twitter
    Disanksi Karena Cukur Rambut, Jadon Sancho Koar-koar di Twitter
    06/06/2020 - 10:59
  • Dikabarkan Bakal Geser Posisi Alex Marquez, Pol Espargaro: Gosip!
    Dikabarkan Bakal Geser Posisi Alex Marquez, Pol Espargaro: Gosip!
    06/06/2020 - 10:56
  • Ditolak karena BPJS Tak Aktif, Cerita Istri Sopir Ojol yang Tertular Corona
    Ditolak karena BPJS Tak Aktif, Cerita Istri Sopir Ojol yang Tertular Corona
    06/06/2020 - 10:55
  • Kesha Ratuliu Dihina oleh Teman Ibunya Sendiri
    Kesha Ratuliu Dihina oleh Teman Ibunya Sendiri
    06/06/2020 - 10:55
  • Resmi Meluncur, New Toyota Fortuner Dibanderol Rp727 Juta
    Resmi Meluncur, New Toyota Fortuner Dibanderol Rp727 Juta
    06/06/2020 - 10:46
  • Luhut Sindir Banyak Pengamat Kritik Pemerintah, Tapi Tak Pakai Data
    Luhut Sindir Banyak Pengamat Kritik Pemerintah, Tapi Tak Pakai Data
    06/06/2020 - 01:12
  • Pertarungan Sengit antara Monyet dan King Kobra, Tebak Siapa Menang?
    Pertarungan Sengit antara Monyet dan King Kobra, Tebak Siapa Menang?
    06/06/2020 - 06:08
  • Sikap Rasis Istri Bikin Merana, Pemain Ini Terpaksa Putus Kontrak
    Sikap Rasis Istri Bikin Merana, Pemain Ini Terpaksa Putus Kontrak
    06/06/2020 - 07:10
  • RI Dapat Pujian dari Bank Dunia Soal Anggaran Penanganan COVID-19
    RI Dapat Pujian dari Bank Dunia Soal Anggaran Penanganan COVID-19
    06/06/2020 - 00:12
  • Apple Cukup Lakukan Ini Ketika iPhone Dijarah, Perusuh Langsung Nangis
    Apple Cukup Lakukan Ini Ketika iPhone Dijarah, Perusuh Langsung Nangis
    06/06/2020 - 07:00