Peristiwa Nasional

PB PMII Menilai Penetapan Tersangka Terhadap Menpora Imam Nahrawi Tidak Sah 

Kamis, 19 September 2019 - 14:32 | 439.29k
PB PMII Menilai Penetapan Tersangka Terhadap Menpora Imam Nahrawi Tidak Sah 
Menpora RI Imam Nahrawi. (dok/TI)
Pewarta: | Editor: Wahyu Nurdiyanto

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) menilai penetapan tersangka terhadap Menpora Imam Nahrawi tidak sah secara hukum yang berlaku di indonesia. Sebab ada satu pimpinan yang sudah memundurkan diri.

Menurut Ketua Umum PB PMII, Agus Herlambang hukum keputusan di KPK harus kolektif kolegial. Nah kalau ada diantara salah satu dari mereka yang memundurkan diri maka keputusan tersebut tidak bisa dianggap sah. Apalagi menurutnya, beberapa waktu lalu para Pimpinan KPK telah resmi menyerahkan mandat ke presiden.

"KPK juga tidak sah menurut hukum melakukan penyelidikan, penyadapan, penyidikan dan penuntutan jika salah satu pimpinannya mengundurkan diri, karena bertentangan dengan UU KPK dan bisa dianggap batal demi hukum karena keputusan KPK harus kolektif kolegial oleh lima orang pimpinan KPK," kata Agus Herlambang kepada TIMES Indonesia di Jakarta, Kamis (19/9/2019).

Oleh karenanya, dia menduga penetapan Menpora sebagai tersangka ini sebagai tindakan politis oleh oknum taliban di dalam tubuh KPK. Menurutnya, tidak salah jika selama ini mereka tidak mau diawasi oleh Tim Pengawas KPK seperti yang diusulkan DPR.

"Sebagaimana kita ketahui juga dengan disahkannya revisi UU KPK yang baru melalui paripurna DPR juga terindikasi menganggu kenyamannya, karena akan diawasi langsung oleh dewan pengawas atau pemerintah. Kami meyakini kelompok Mereka menganggap Pemerintah yang akan menghalangi tujuan besar mereka yang ingin merongrong Pancasila dan NKRI dengan menjual nama agama dan khilafah. Olehnya itu penting bagi sahabat-sahabat PMII se-Indonesia untuk bersama menjaga KPK dari para kelompok Taliban yang saat ini masih bercokol di tubuh KPK sebagai semangat penyelamatan bangsa," tandas Agus Herlambang, Ketua Umum PB PMII(*)



Publisher : Rizal Dani
KOMENTAR

EKORAN

TIMES TV

Sehari, Kapolresta Malang Kota Resmikan Empat Kampung Tangguh

Sehari, Kapolresta Malang Kota Resmikan Empat Kampung Tangguh

20/05/2020 - 21:40

Kemenparekraf RI: Kampung Tangguh Siap Digaungkan di Nasional

Kemenparekraf RI: Kampung Tangguh Siap Digaungkan di Nasional
Gubernur Jatim Kunjungi Kampung Tangguh Narubuk Sukun Kota Malang

Gubernur Jatim Kunjungi Kampung Tangguh Narubuk Sukun Kota Malang
GM FKPPI Bantu Beras 2 Ton, Minyak dan Gula Untuk MBLC

GM FKPPI Bantu Beras 2 Ton, Minyak dan Gula Untuk MBLC
Alumni Sanmar-86 Malang Bantu 40 Paket Sembako Untuk MBLC

Alumni Sanmar-86 Malang Bantu 40 Paket Sembako Untuk MBLC

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Merayakan Solidaritas Idul Fitri
    Merayakan Solidaritas Idul Fitri
    26/05/2020 - 09:34
  • Silaturahmi 4.0: Merayakan Silaturahmi di Tengah Pandemi
    Silaturahmi 4.0: Merayakan Silaturahmi di Tengah Pandemi
    26/05/2020 - 09:15
  • Menyambut Idul Fitri 1441 Hijriyah
    Menyambut Idul Fitri 1441 Hijriyah
    26/05/2020 - 08:13
  • Jaman Normal Baru dan Gerakan Pakai Masker
    Jaman Normal Baru dan Gerakan Pakai Masker
    26/05/2020 - 07:24
  • Indahnya Hidup Jika Kita Saling Memaafkan
    Indahnya Hidup Jika Kita Saling Memaafkan
    26/05/2020 - 06:40
  • Hikmah: Puasa dan Fitrah sebagai Negarawan
    Hikmah: Puasa dan Fitrah sebagai Negarawan
    25/05/2020 - 23:34
  • Ramadhan dan Idul Fitri yang Unik
    Ramadhan dan Idul Fitri yang Unik
    25/05/2020 - 19:09
  • Tembang Sufi Mantiqut Thoir-12 Setetes Embun Idul Fitri
    Tembang Sufi Mantiqut Thoir-12 Setetes Embun Idul Fitri
    25/05/2020 - 18:12
  • Jelang Project Restart, Kiper Bournemouth Malah Positif Terjangkit COVID-19
    Jelang Project Restart, Kiper Bournemouth Malah Positif Terjangkit COVID-19
    26/05/2020 - 13:43
  • Wabah Virus Corona Ikut Menguak Bobroknya Sistem Kapitalisme
    Wabah Virus Corona Ikut Menguak Bobroknya Sistem Kapitalisme
    26/05/2020 - 13:42
  • Buka Mal, Jokowi Harus Berkaca ke Membludaknya Penumpang di Bandara
    Buka Mal, Jokowi Harus Berkaca ke Membludaknya Penumpang di Bandara
    26/05/2020 - 13:41
  • Hati-hati, Ini Tanda Imunitas Tubuh Melemah Saat Berada di Rumah Aja
    Hati-hati, Ini Tanda Imunitas Tubuh Melemah Saat Berada di Rumah Aja
    26/05/2020 - 13:39
  • Belum Ada Kejelasan Soal RUPS Lanjutan, Tira-Persikabo Berharap Ini
    Belum Ada Kejelasan Soal RUPS Lanjutan, Tira-Persikabo Berharap Ini
    26/05/2020 - 13:37
  • Jutaan Jangkrik Akan Muncul dari Perut Bumi dan Menyerang Amerika
    Jutaan Jangkrik Akan Muncul dari Perut Bumi dan Menyerang Amerika
    26/05/2020 - 11:40
  • India dan China Bakal Perang, hingga Habib Bahar Dipukuli
    India dan China Bakal Perang, hingga Habib Bahar Dipukuli
    26/05/2020 - 04:30
  • Cuma Isi Angin Ban, Pemotor Ini Dihujat Netizen
    Cuma Isi Angin Ban, Pemotor Ini Dihujat Netizen
    26/05/2020 - 10:59
  • Pasca Diludahi Penumpang, Supir Taksi Meninggal Positif COVID-19
    Pasca Diludahi Penumpang, Supir Taksi Meninggal Positif COVID-19
    26/05/2020 - 08:53
  • Sudah Jadi 'Neraka' Corona, Hoax Kini Merajalela di Brasil
    Sudah Jadi 'Neraka' Corona, Hoax Kini Merajalela di Brasil
    26/05/2020 - 00:42