Peristiwa - Daerah

Tombak Dwi Sula, Bagian Sejarah Pondok Pesantren Nurul Huda di Kabupaten Blitar

Jumat, 13 September 2019 - 20:37 | 51.02k
Tombak Dwi Sula, Bagian Sejarah Pondok Pesantren Nurul Huda di Kabupaten Blitar
Muhammad Kirom saat menggunakan Tombak Dwi Sula sebagai Tongkat Khutbah Sholat Jumat di masjid Pondok Pesantren Nurul Huda, Jumat (13/9/2019).(Foto: Sholeh/ TIMES Indonesia)
Pewarta: Muhammad Sholeh | Editor: Faizal R Arief

TIMESINDONESIA, BLITARPondok Pesantren Nurul Huda di Desa Kuningan Kecamatan Kanigoro merupakan Pondok Pesantren tertua dan bersejarah di Kabupaten Blitar. Salah satu peninggalan bersejarah yang masih tersimpan adalah Tombak Dwi Sula, tombak dengan dua mata tombak.

Tombak tersebut diberikan oleh Keraton Jogjakarta kepada Syaikh Abu Hasan selaku pendiri Pondok Pesantren Nurul Huda.

Menurut  Muhammad Kirom, generasi keturunan keempat Syaikh Abu Hasan, tombak tersebut merupakan sebuah isyarat bahwa beliau merupakan penghulu yang taat, bermartabat, hebat dan kuat.

"Saat ini, setiap Jumat kita pergunakan sebagai tongkat khotbah Shalat Jumat," katanya kepada TIMES Indonesia usai shalat Jumat di masjid Pondok Pesantren Nurul Huda, Jumat (13/9/2019).

Tombak itu adalah bentuk komando titah dakwah menyebarkan agama Islam serta mempersiapkan misi jihad fi sabilillah di Berang Wetan (Jawa sebelah timur) untuk memperjuangkan kemerdekaan tanah Jawa dari tangan penjajah Belanda. 

Saat dipakai untuk khotbah shalat Jumat, mata Tombak Dwi Sula ditutup selongsong terbuat dari kayu.

"Yang pertama kali mengemban Tombak Dwi Sula adalah Mbah Abu Hasan, turun ke Mbah Haji Usman, turun ke Mbah Kholil, turun ke pak Jupri sampai sekarang," urainya.

Dikisahkan Muhammad Kirom, sejak dahulu Syaikh Abu Hasan menggunakan tombak itu untuk khotbah. Tombak itu sejatinya, bukanlah untuk berperang namun untuk memberikan komando ketika perang terjadi waktu itu. Juga sebagai isyarat bahwa pemilik tombak bukan orang sembarangan.

"Jika terkena, lukanya akan sangat lama sembuh meskipun sedikit, maka harus berhati hati saat membukanya," katanya sambil membuka selongsong untuk diperlihatkan kepada TIMES Indonesia.

Selain Tombak Dwi Sula, di Pondok Pesantren Nurul Huda juga ada tinggalan bersejarah lainnya yaitu bangunan pondok berupa joglo dan dua rumah. (*)


Tombak Dwi Sula Pondok Pesantren Nurul Huda Kabupaten Blitar
Publisher : Rizal Dani
Sumber : TIMES Blitar
Reaksi Anda
KOMENTAR

EKORAN

TIMES TV

BPN Kota Malang Bertekad Wujudkan Kantor Bebas dari Korupsi

BPN Kota Malang Bertekad Wujudkan Kantor Bebas dari Korupsi

28/02/2020 - 20:41

Pasar Rakyat UMKM Herbangin Hadir di Kota Kediri

Pasar Rakyat UMKM Herbangin Hadir di Kota Kediri
Lagu Indonesia Raya Mengantar Keberangkatan WNI dari Natuna

Lagu Indonesia Raya Mengantar Keberangkatan WNI dari Natuna
Grup Musik Angklung Shalawatan Meriahkan CFD di Situbondo

Grup Musik Angklung Shalawatan Meriahkan CFD di Situbondo
Pilkada Kabupaten Malang 2020, Hasan Abadi Optimis dapat Rekom Partai

Pilkada Kabupaten Malang 2020, Hasan Abadi Optimis dapat Rekom Partai
Follow TIMES Indonesia di Google News

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Mendidik Milenial di Era Digital
    Mendidik Milenial di Era Digital
    29/02/2020 - 11:41
  • Kode Etik Menjaga Marwah Profesi
    Kode Etik Menjaga Marwah Profesi
    29/02/2020 - 08:44
  • Eksistensi Perempuan: Negara Membatasi Ruang Gerak Perempuan?
    Eksistensi Perempuan: Negara Membatasi Ruang Gerak Perempuan?
    28/02/2020 - 22:31
  • Perlindungan Anak Sebagai Gerakan Sosial
    Perlindungan Anak Sebagai Gerakan Sosial
    28/02/2020 - 21:31
  • Siapakah yang Siap Memimpin Samarinda, Pembenahan atau Perebutan Proyek?
    Siapakah yang Siap Memimpin Samarinda, Pembenahan atau Perebutan Proyek?
    28/02/2020 - 20:33
  • Mahasiswa: Skill dan IPK, Mana yang Lebih Penting?
    Mahasiswa: Skill dan IPK, Mana yang Lebih Penting?
    28/02/2020 - 19:37
  • Bisakah Ijazah Madin Jadi Syarat Pendukung Masuk SMP/MTs?
    Bisakah Ijazah Madin Jadi Syarat Pendukung Masuk SMP/MTs?
    28/02/2020 - 18:33
  • Sosialisasi Ideologi
    Sosialisasi Ideologi
    28/02/2020 - 17:37
  • Virus Corona Bikin Pejabat Batal Terbang, Terbaru Jokowi Gagal ke Las Vegas
    Virus Corona Bikin Pejabat Batal Terbang, Terbaru Jokowi Gagal ke Las Vegas
    29/02/2020 - 14:40
  • Jamaah Umrah Gagal Berangkat karena Corona Tak Bisa Refund Tiket
    Jamaah Umrah Gagal Berangkat karena Corona Tak Bisa Refund Tiket
    29/02/2020 - 14:37
  • Nagita Slavina Keguguran, Reaksi Rafathar Bikin Raffi Ahmad Kaget
    Nagita Slavina Keguguran, Reaksi Rafathar Bikin Raffi Ahmad Kaget
    29/02/2020 - 14:35
  • Jilbabnya Ditemukan di Pinggir Sungai Klisat, Ngajinah Diduga Tenggelam
    Jilbabnya Ditemukan di Pinggir Sungai Klisat, Ngajinah Diduga Tenggelam
    29/02/2020 - 14:30
  • Mahfud MD: Sampai Kini Indonesia Zero Virus Corona, Nggak Tahu Besok
    Mahfud MD: Sampai Kini Indonesia Zero Virus Corona, Nggak Tahu Besok
    29/02/2020 - 14:29
  • Kemarahan Besar Erdogan Melihat Pembantaian Umat Muslim di India
    Kemarahan Besar Erdogan Melihat Pembantaian Umat Muslim di India
    29/02/2020 - 01:33
  • Kerusuhan Berdarah India, Orang Ini Ternyata Biang Keroknya
    Kerusuhan Berdarah India, Orang Ini Ternyata Biang Keroknya
    29/02/2020 - 04:39
  • Dunia Bergolak, Amerika Dituding Hancurkan Kota Suci Qom Pakai Corona
    Dunia Bergolak, Amerika Dituding Hancurkan Kota Suci Qom Pakai Corona
    29/02/2020 - 05:10
  • Umat Islam Dibantai di India, Zakir Naik Serukan Ulama Dunia Jihad
    Umat Islam Dibantai di India, Zakir Naik Serukan Ulama Dunia Jihad
    29/02/2020 - 04:50
  • Mau Ketawa Takut Dosa, KH Ma'ruf Amin Bilang Virus Corona Hilang Karena Doa Qunut
    Mau Ketawa Takut Dosa, KH Ma'ruf Amin Bilang Virus Corona Hilang Karena Doa Qunut
    29/02/2020 - 09:01