Ekonomi

Ingin Beli Properti? Ini Tips Aman Agar Tak Tertipu oleh Developer Bermasalah

Jumat, 13 September 2019 - 20:28 | 33.07k
Ingin Beli Properti? Ini Tips Aman Agar Tak Tertipu oleh Developer Bermasalah
Wawancara M. Arifudin, SH Ahli Kepailitan usai Talkshow BungFK di Roca Cafe Palembang (Foto : Rochman/TIMES Indonesia)
Pewarta: Fathur Rochman | Editor: Faizal R Arief

TIMESINDONESIA, PALEMBANG – Problematika bisnis properti kian komplek. Termasuk mulai menjamurnya tren kepailitan perusahaan properti atau developer. Konsumen diimbau untuk cerdas dan jangan terbuai oleh iklan.  

Keinginan mempunyai aset properti dalam hal ini rumah, haruslah dibarengi dengan pengetahuan saat akan memilih dan membeli investasi dalam bentuk rumah atau tanah, agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan di kemudian hari.

Contohnya, saat ada perkara dengan developer yang bermasalah atau yang dinyatakan pailit, properti yang diinvestasikan harus tetap aman.

“Konsumen juga harus mengetahui bahwa Akta Jual Beli (AJB) dan PPJB (Pengikatan Perjanjian Jual Beli), karena keduanya ini berbeda 180 derajat,” ujar M. Arifudin SH, lawyer dan ahli kepailitian di acara diskusi "Tips Aman Investasi Properti" di Roca Cafe Palembang, Jumat (13/9/19).

Arif mengatakan PPJB adalah kepemilikan tanah yang belum beralih ke siapapun walaupun sudah membayar lunas. Artinya, status tanah itu masih milik developer atau pihak ketiga yang bekerjasama dengan developer. Kalau sudah AJB, itu baru aman. Karena tanah itu sudah milik konsumen

PPJB itu artinya baru dijanjikan untuk diadakan jual beli jadi belum terjadi jual beli. Artinya walaupun sudah lunas PPJB namun secara hukum belum beralih. Masih tetap milik pemilik asal.

Tips yang paling aman untuk konsumen adalah pastikan bahwa sertifikat tanah itu sudah full akuisisi yakni sertifikat itu sudah dibeli lunas oleh developer dan sudah balik nama.

"Artinya konsumen melakukan akad dengan orang yang tepat, jadi membeli tanah dengan developer bukan tanah milik pihak ke tiga," katanya. 

Pihaknya menyarankan untuk menanyakan langsung ke kepada developer sebelum membeli, sehingga mendapat kejelasan tentang status tanah atau properti yang mau dibeli.

Sementara itu, praktisi bisnis properti, Qodri Usman Siregar mengungkapkan potensi bisnis properti belakangan ini trennya terus naik, bahkan perumahan tipe menengah ke bawah cenderung naik sebesar 15 persen.

Tahun 2007 lalu misalnya rumah harga Rp 50 juta, sekarang sudah Rp 140 juta dan bahkan tahun depan diperkirakan Rp 155 juta.

Namun, bagi yang ingin terjun sebagai pengusaha properti maupun konsumen, pastikan tanahnya tidak bersengketa, jangan hanya lihat brosur dari developer saja. “Terutama bagi konsumsen. Jika mau beli rumah, maka pastikan tanahnya sudah sertifikat belum. Setelah itu cek sudah dipecah belum atau ada di BPN tidak,” urainya. (*)


Properti developer
Publisher : Rizal Dani
Sumber : TIMES Palembang
Reaksi Anda
KOMENTAR

EKORAN

TIMES TV

BPN Kota Malang Bertekad Wujudkan Kantor Bebas dari Korupsi

BPN Kota Malang Bertekad Wujudkan Kantor Bebas dari Korupsi

28/02/2020 - 20:41

Pasar Rakyat UMKM Herbangin Hadir di Kota Kediri

Pasar Rakyat UMKM Herbangin Hadir di Kota Kediri
Lagu Indonesia Raya Mengantar Keberangkatan WNI dari Natuna

Lagu Indonesia Raya Mengantar Keberangkatan WNI dari Natuna
Grup Musik Angklung Shalawatan Meriahkan CFD di Situbondo

Grup Musik Angklung Shalawatan Meriahkan CFD di Situbondo
Pilkada Kabupaten Malang 2020, Hasan Abadi Optimis dapat Rekom Partai

Pilkada Kabupaten Malang 2020, Hasan Abadi Optimis dapat Rekom Partai
Follow TIMES Indonesia di Google News

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Mendidik Milenial di Era Digital
    Mendidik Milenial di Era Digital
    29/02/2020 - 11:41
  • Kode Etik Menjaga Marwah Profesi
    Kode Etik Menjaga Marwah Profesi
    29/02/2020 - 08:44
  • Eksistensi Perempuan: Negara Membatasi Ruang Gerak Perempuan?
    Eksistensi Perempuan: Negara Membatasi Ruang Gerak Perempuan?
    28/02/2020 - 22:31
  • Perlindungan Anak Sebagai Gerakan Sosial
    Perlindungan Anak Sebagai Gerakan Sosial
    28/02/2020 - 21:31
  • Siapakah yang Siap Memimpin Samarinda, Pembenahan atau Perebutan Proyek?
    Siapakah yang Siap Memimpin Samarinda, Pembenahan atau Perebutan Proyek?
    28/02/2020 - 20:33
  • Mahasiswa: Skill dan IPK, Mana yang Lebih Penting?
    Mahasiswa: Skill dan IPK, Mana yang Lebih Penting?
    28/02/2020 - 19:37
  • Bisakah Ijazah Madin Jadi Syarat Pendukung Masuk SMP/MTs?
    Bisakah Ijazah Madin Jadi Syarat Pendukung Masuk SMP/MTs?
    28/02/2020 - 18:33
  • Sosialisasi Ideologi
    Sosialisasi Ideologi
    28/02/2020 - 17:37
  • Resmi Bergulir, Liga Bridge Indonesia 2020 Tawarkan Hadiah Rp 252 Juta
    Resmi Bergulir, Liga Bridge Indonesia 2020 Tawarkan Hadiah Rp 252 Juta
    29/02/2020 - 15:05
  • Baku Tembak di Papua, Warga Sipil Disebut Turut Jadi Korban
    Baku Tembak di Papua, Warga Sipil Disebut Turut Jadi Korban
    29/02/2020 - 15:00
  • Keguguran saat Hamil 1 Bulan, Dokter Sebut Nagita Slavina Kelelahan
    Keguguran saat Hamil 1 Bulan, Dokter Sebut Nagita Slavina Kelelahan
    29/02/2020 - 15:00
  • Ninja 4 Silinder Siap Meluncur, Yamaha Masih Pede Diwakili R25
    Ninja 4 Silinder Siap Meluncur, Yamaha Masih Pede Diwakili R25
    29/02/2020 - 15:00
  • Busa Setinggi 2 Meter Cemari Sungai Belik, Warga Pandes dan Grojogan Geger
    Busa Setinggi 2 Meter Cemari Sungai Belik, Warga Pandes dan Grojogan Geger
    29/02/2020 - 14:59
  • Kemarahan Besar Erdogan Melihat Pembantaian Umat Muslim di India
    Kemarahan Besar Erdogan Melihat Pembantaian Umat Muslim di India
    29/02/2020 - 01:33
  • Kerusuhan Berdarah India, Orang Ini Ternyata Biang Keroknya
    Kerusuhan Berdarah India, Orang Ini Ternyata Biang Keroknya
    29/02/2020 - 04:39
  • Dunia Bergolak, Amerika Dituding Hancurkan Kota Suci Qom Pakai Corona
    Dunia Bergolak, Amerika Dituding Hancurkan Kota Suci Qom Pakai Corona
    29/02/2020 - 05:10
  • Umat Islam Dibantai di India, Zakir Naik Serukan Ulama Dunia Jihad
    Umat Islam Dibantai di India, Zakir Naik Serukan Ulama Dunia Jihad
    29/02/2020 - 04:50
  • Mau Ketawa Takut Dosa, KH Ma'ruf Amin Bilang Virus Corona Hilang Karena Doa Qunut
    Mau Ketawa Takut Dosa, KH Ma'ruf Amin Bilang Virus Corona Hilang Karena Doa Qunut
    29/02/2020 - 09:01