Wisata

Teh Tarik Aceh Citraland, Surga Pecinta Kuliner Serambi Mekkah di Surabaya

Kamis, 12 September 2019 - 11:13 | 137.19k
Teh Tarik Aceh Citraland, Surga Pecinta Kuliner Serambi Mekkah di Surabaya
Bartender Rumah Makan Teh Tarik Aceh Citraland saat unjuk kebolehan membuat teh tarik Aceh. (FOTO: Dody Bayu Prasetyo/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, SURABAYA – Indonesia telah menjadi surga bagi penikmat kuliner tradisional. Setiap daerah di negeri ini memiliki kuliner yang khas, unik, dan tidak dijumpai di daerah lain. Salah satunya teh tarik Aceh.

Pembuatan minuman khas daerah yang dijuluki Serambi Mekkah tersebut cukup unik. Beda dengan membuat teh pada umumnya yang diaduk, minuman yang terbuat dari campuran teh dan susu ini justru dibuat dengan cara menuangkan minuman dari gelas satu ke gelas lainnya hingga beberapa kali.

Cara menuangkannya pun tidak boleh sembarangan. Minuman dituang dari gelas satu ke gelas lainnya secara vertikal tinggi-tinggi. Sehingga minuman tersebut tampak ditarik, namun sejatinya hanya dituang. Nah, dari sini lah istilah teh tarik itu didapat.

Rumah-Makan-Teh-Tarik-Aceh-2.jpg

Mengapa pembuatan teh tarik harus ditarik? Agar mendapatkan tekstur dan aroma minuman yang sempurna. Tujuan lainnya yakni untuk menghasilkan busa yang lembut pada minuman.

Tidak hanya itu, proses pembuatan teh tarik yang unik ini juga menjadi hiburan menarik bagi pemesannya.

Sebenarnya minuman teh tarik ini dapat dijumpai di daerah lain di luar Aceh. Karena minuman ini cukup mendunia, kita juga dapat menjumpai teh tarik ini di India dan Pakistan. Serta di negara-negara berpenduduk mayoritas Melayu seperti Malaysia, Brunei, dan Singapura. Di Indonesia sendiri, Aceh dikenal menjadi surganya penikmat minuman teh tarik ini.

Teh tarik Aceh akan lebih nikmat jika disajikan bersama roti canai. Atau bisa juga menjadi minuman utama saat menyantap nasi goreng Aceh dan mie goreng Aceh yang terkenal dengan kaya bumbu itu.

Namun, bagi Anda yang ingin menikmati teh tarik Aceh ini, tidak perlu datang jauh-jauh ke Aceh. Sebab, di minuman khas ini juga dapat dinikmati di Rumah Makan Teh Tarik Aceh Citraland, Surabaya, Jawa Timur (Jatim). Tepatnya di G-Walk Citraland Ruko Gateway Junction TL 6 Nomor 10, Surabaya.

Rumah-Makan-Teh-Tarik-Aceh-3.jpg

Tidak hanya menyajikan teh tarik, di sini juga di sajikan bermacam-macam menu khas Aceh. Seperti roti canai, nasi goreng Aceh, dan mie goreng Aceh dengan berbagai pilihannya. Bisa dibilang, rumah makan ini menjadi rekomendasi bahkan surga bagi penikmat kuliner tradisional dari Aceh.

Rumah Makan Teh Tarik Aceh ini juga mempertahankan cita rasa yang original dari Aceh pada semua hidangannya. Namun, juga ada sejumlah menu yang dapat disesuaikan dengan selera masyarakat di Surabaya. Sehingga, pengunjung tetap dapat menikmati hidangan dari Aceh ini.

Cut Laura Quasarina Kusworo, pemilik Rumah Makan Teh Tarik Aceh Citraland mengatakan bahwa masyarakat dapat menikmati menu hidangan asli Aceh ini dengan harga yang relatif terjangkau.

"Mulai Rp 20 ribu pengunjung bisa menikmati makanan khas Aceh," ujar Cut Laura.

Selain itu, untuk menjaga cita rasa hidangan, Cut Laura juga mendatangkan koki dan sejumlah karyawan lain dari Aceh. "Ada lima orang asli Aceh ke sini," tuturnya.

Irfan Nur, Direktur Waralaba Teh Tarik Aceh mengatakan bahwa Teh Tarik Aceh Citraland merupakan rumah makan waralabanya yang pertama di Surabaya.

"Dengan berdirinya Teh Tarik Aceh di Surabaya ini berarti sudah ada tiga kedainya. Dua di Jakarta, satu di sini," ujar Irfan.

Rencananya, sebelum 2019 berakhir waralaba teh tarik Aceh akan merambah di enam titik. "Seperti Jakarta, Bandung, dan Bali," ungkapnya. (*)


Teh tarik aceh teh tarik aceh citraland citraland surabaya
Publisher : Sofyan Saqi Futaki
Sumber : TIMES Surabaya
Reaksi Anda
KOMENTAR

EKORAN

TIMES TV

BPN Kota Malang Bertekad Wujudkan Kantor Bebas Korupsi

BPN Kota Malang Bertekad Wujudkan Kantor Bebas Korupsi

28/02/2020 - 20:41

Pasar Rakyat UMKM Herbangin Hadir di Kota Kediri

Pasar Rakyat UMKM Herbangin Hadir di Kota Kediri
Lagu Indonesia Raya Mengantar Keberangkatan WNI dari Natuna

Lagu Indonesia Raya Mengantar Keberangkatan WNI dari Natuna
Grup Musik Angklung Shalawatan Meriahkan CFD di Situbondo

Grup Musik Angklung Shalawatan Meriahkan CFD di Situbondo
Pilkada Kabupaten Malang 2020, Hasan Abadi Optimis dapat Rekom Partai

Pilkada Kabupaten Malang 2020, Hasan Abadi Optimis dapat Rekom Partai
Follow TIMES Indonesia di Google News

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Eksistensi Perempuan: Negara Membatasi Ruang Gerak Perempuan?
    Eksistensi Perempuan: Negara Membatasi Ruang Gerak Perempuan?
    28/02/2020 - 22:31
  • Perlindungan Anak Sebagai Gerakan Sosial
    Perlindungan Anak Sebagai Gerakan Sosial
    28/02/2020 - 21:31
  • Siapakah yang Siap Memimpin Samarinda, Pembenahan atau Perebutan Proyek?
    Siapakah yang Siap Memimpin Samarinda, Pembenahan atau Perebutan Proyek?
    28/02/2020 - 20:33
  • Mahasiswa: Skill dan IPK, Mana yang Lebih Penting?
    Mahasiswa: Skill dan IPK, Mana yang Lebih Penting?
    28/02/2020 - 19:37
  • Bisakah Ijazah Madin Jadi Syarat Pendukung Masuk SMP/MTs?
    Bisakah Ijazah Madin Jadi Syarat Pendukung Masuk SMP/MTs?
    28/02/2020 - 18:33
  • Sosialisasi Ideologi
    Sosialisasi Ideologi
    28/02/2020 - 17:37
  • Polemik Omnibus Law Versus Perlindungan Hukum Tenaga Kerja Indonesia dan Malaysia
    Polemik Omnibus Law Versus Perlindungan Hukum Tenaga Kerja Indonesia dan Malaysia
    28/02/2020 - 16:30
  • Dilematis Persoalan Banjir Jakarta
    Dilematis Persoalan Banjir Jakarta
    27/02/2020 - 22:39
  • Imbas Arab Saudi Setop Izin Umrah, Menhub Sarankan Maskapai Buka Jalur Baru
    Imbas Arab Saudi Setop Izin Umrah, Menhub Sarankan Maskapai Buka Jalur Baru
    29/02/2020 - 03:35
  • Anti Ribet, Posisi Seks 68 Bisa Bikin Pasangan Mabuk Kepayang!
    Anti Ribet, Posisi Seks 68 Bisa Bikin Pasangan Mabuk Kepayang!
    29/02/2020 - 03:05
  • Warga Ancam Tutup Tambang Emas Tumpang Pitu Jika Khofifah Tak Cabut Izin
    Warga Ancam Tutup Tambang Emas Tumpang Pitu Jika Khofifah Tak Cabut Izin
    29/02/2020 - 02:05
  • Presiden Mongolia Dikarantina 14 Hari Sehabis dari China, karena Covid-19?
    Presiden Mongolia Dikarantina 14 Hari Sehabis dari China, karena Covid-19?
    29/02/2020 - 01:05
  • Kisah Sopir Dapat Umrah Gratis dari Rektor Kampus, Tapi Gagal Berangkat
    Kisah Sopir Dapat Umrah Gratis dari Rektor Kampus, Tapi Gagal Berangkat
    29/02/2020 - 00:05
  • Kemarahan Besar Erdogan Melihat Pembantaian Umat Muslim di India
    Kemarahan Besar Erdogan Melihat Pembantaian Umat Muslim di India
    29/02/2020 - 01:33
  • Benarkah Cece Mylisa Sanny Meninggal karena MDS?
    Benarkah Cece Mylisa Sanny Meninggal karena MDS?
    29/02/2020 - 02:28
  • Gawat Son Heung Min Tottenham Bakal di Karantina, Kena Corona?
    Gawat Son Heung Min Tottenham Bakal di Karantina, Kena Corona?
    29/02/2020 - 01:10
  • Tyson Fury Lebih Perkasa, Tunangan Deontay Wilder Kena Batunya
    Tyson Fury Lebih Perkasa, Tunangan Deontay Wilder Kena Batunya
    29/02/2020 - 01:10
  • Pengakuan Mengejutkan Orangtua Soal Kekasih Vitalia Sesha
    Pengakuan Mengejutkan Orangtua Soal Kekasih Vitalia Sesha
    29/02/2020 - 02:32