Pemerintahan

Menteri PPN Sebut Sensus Penduduk 2020 Momentum Wujudkan Satu Data Kependudukan

Rabu, 11 September 2019 - 20:27 | 20.90k
Menteri PPN Sebut Sensus Penduduk 2020 Momentum Wujudkan Satu Data Kependudukan
Menteri PPN atau Ketua Bappenas Bambang PS Brodjonegoro. (FOTO: Istimewa/TIMES Indonesia)
Pewarta: Dwijo Suyono | Editor: Wahyu Nurdiyanto

TIMESINDONESIA, YOGYAKARTA – Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Ketua Bappenas Bambang PS Brodjonegoro menyatakan Sensus Penduduk 2020 (SP2020) akan menjadi momentum untuk mewujudkan satu data kependudukan yang akan membantu pembuatan berbagai macam kebijakan secara lebih akurat.

“Sensus Penduduk 2020 ini adalah momentum awal sehingga kedepannya nanati tidak ada lagi dualisme mengenai data kepedudukan,” kata Bambang saat jumpa pers di sela Rapat Teknis Nasional (Raketnas) Kepala BPS Kabupaten/Kota 2019 di Yogyakarta, Rabu (11/9/2019)

Bambang menambahkan, satu data kependudukan merupakan implementasi dari Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia. Dalam pelaksanaanya, Sensus Penduduk 2020 akan mengkolaborasikan antara data statistik hasil sensus dengan data versi administrasi kependudikan yang dihasilkan Dukcapil.

“Tentunya kita mengetahui ada data versi administrasi kependudukan yang sering menjadi dasar untuk pilkada atau pemilu. Nah, data Dukcapil ini seyogianya harus konsisten dengan data statistik kependudukan,” papar Bambang.

Dengan adanya satu data kependudukan, ia berharap tidak ada lagi data yang berbeda-beda meski berasal dari instansi yang berbeda-beda. Kalaupun data itu dihasilkan oleh instansi yang berbeda, hasilnya harus tetap konsisten sebagai satu data yang representatif, akurat, dan memenuhi seluruh kaidah statistik.

“Selama ini ada basis administrasi dan BPS masih menggunakan sensus terakhir atau 2010. Kemudian, ada survei penduduk antar sensus yang dirasa tidak menyeluruh dan sangat mungkin terjadi perbedaan data.Ini yang mau kita satukan dengan memakai sensus penduduk 2020 sebagai momentum,” jelas Bambang.

Menurut Bambang, satu data kependudukan sangat bermanfaat sebagai pijakan berbagai pihak yang bergelut di bidang perencanaan, startegi ekonomi, serta bidang penelitian terutama yang berkaitan dengan ilmu sosial. Tidak hanya itu, data tersebut berguna sebagai acuan dalam membuat analisa dan memformulasikan berbagai kebijakan.

“Karena pada akhirnya semua kebijakan, semua analisa ujungnya adalah kepada manusia, kepada penduduk Indonesia. Dengan demikian akurasi data menjadi sangat penting,” jelas Bambang.

Untuk mendukung tingkat akurasi data, menurut Bambang, dalam Sensus Penduduk 2020, BPS akan mulai memanfaatkan big data. Data digital, menurut dia, akan menjadi tren masa depan.

"Karena akan sulit apabila semuanya tergantung pada kuesioner yang sifatnya fisik atau satu per satu. Tentunya akan lebih mudah dan akurat apabila menggunakan basis data digital," kata Bambang. (*)


Menteri PPN Sensus Penduduk Data Kependudukan
Publisher : Sofyan Saqi Futaki
Sumber : TIMES Yogyakarta
Reaksi Anda
KOMENTAR

EKORAN

TIMES TV

BPN Kota Malang Bertekad Wujudkan Kantor Bebas Korupsi

BPN Kota Malang Bertekad Wujudkan Kantor Bebas Korupsi

28/02/2020 - 20:41

Pasar Rakyat UMKM Herbangin Hadir di Kota Kediri

Pasar Rakyat UMKM Herbangin Hadir di Kota Kediri
Lagu Indonesia Raya Mengantar Keberangkatan WNI dari Natuna

Lagu Indonesia Raya Mengantar Keberangkatan WNI dari Natuna
Grup Musik Angklung Shalawatan Meriahkan CFD di Situbondo

Grup Musik Angklung Shalawatan Meriahkan CFD di Situbondo
Pilkada Kabupaten Malang 2020, Hasan Abadi Optimis dapat Rekom Partai

Pilkada Kabupaten Malang 2020, Hasan Abadi Optimis dapat Rekom Partai
Follow TIMES Indonesia di Google News

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Eksistensi Perempuan: Negara Membatasi Ruang Gerak Perempuan?
    Eksistensi Perempuan: Negara Membatasi Ruang Gerak Perempuan?
    28/02/2020 - 22:31
  • Perlindungan Anak Sebagai Gerakan Sosial
    Perlindungan Anak Sebagai Gerakan Sosial
    28/02/2020 - 21:31
  • Siapakah yang Siap Memimpin Samarinda, Pembenahan atau Perebutan Proyek?
    Siapakah yang Siap Memimpin Samarinda, Pembenahan atau Perebutan Proyek?
    28/02/2020 - 20:33
  • Mahasiswa: Skill dan IPK, Mana yang Lebih Penting?
    Mahasiswa: Skill dan IPK, Mana yang Lebih Penting?
    28/02/2020 - 19:37
  • Bisakah Ijazah Madin Jadi Syarat Pendukung Masuk SMP/MTs?
    Bisakah Ijazah Madin Jadi Syarat Pendukung Masuk SMP/MTs?
    28/02/2020 - 18:33
  • Sosialisasi Ideologi
    Sosialisasi Ideologi
    28/02/2020 - 17:37
  • Polemik Omnibus Law Versus Perlindungan Hukum Tenaga Kerja Indonesia dan Malaysia
    Polemik Omnibus Law Versus Perlindungan Hukum Tenaga Kerja Indonesia dan Malaysia
    28/02/2020 - 16:30
  • Dilematis Persoalan Banjir Jakarta
    Dilematis Persoalan Banjir Jakarta
    27/02/2020 - 22:39
  • Imbas Arab Saudi Setop Izin Umrah, Menhub Sarankan Maskapai Buka Jalur Baru
    Imbas Arab Saudi Setop Izin Umrah, Menhub Sarankan Maskapai Buka Jalur Baru
    29/02/2020 - 03:35
  • Anti Ribet, Posisi Seks 68 Bisa Bikin Pasangan Mabuk Kepayang!
    Anti Ribet, Posisi Seks 68 Bisa Bikin Pasangan Mabuk Kepayang!
    29/02/2020 - 03:05
  • Warga Ancam Tutup Tambang Emas Tumpang Pitu Jika Khofifah Tak Cabut Izin
    Warga Ancam Tutup Tambang Emas Tumpang Pitu Jika Khofifah Tak Cabut Izin
    29/02/2020 - 02:05
  • Presiden Mongolia Dikarantina 14 Hari Sehabis dari China, karena Covid-19?
    Presiden Mongolia Dikarantina 14 Hari Sehabis dari China, karena Covid-19?
    29/02/2020 - 01:05
  • Kisah Sopir Dapat Umrah Gratis dari Rektor Kampus, Tapi Gagal Berangkat
    Kisah Sopir Dapat Umrah Gratis dari Rektor Kampus, Tapi Gagal Berangkat
    29/02/2020 - 00:05
  • Kemarahan Besar Erdogan Melihat Pembantaian Umat Muslim di India
    Kemarahan Besar Erdogan Melihat Pembantaian Umat Muslim di India
    29/02/2020 - 01:33
  • Benarkah Cece Mylisa Sanny Meninggal karena MDS?
    Benarkah Cece Mylisa Sanny Meninggal karena MDS?
    29/02/2020 - 02:28
  • Gawat Son Heung Min Tottenham Bakal di Karantina, Kena Corona?
    Gawat Son Heung Min Tottenham Bakal di Karantina, Kena Corona?
    29/02/2020 - 01:10
  • Kebanyakan Tingkah, Bomber Madrid Terancam Tidak Bisa Bertanding
    Kebanyakan Tingkah, Bomber Madrid Terancam Tidak Bisa Bertanding
    29/02/2020 - 00:30
  • Pengakuan Mengejutkan Orangtua Soal Kekasih Vitalia Sesha
    Pengakuan Mengejutkan Orangtua Soal Kekasih Vitalia Sesha
    29/02/2020 - 02:32