Politik

Ambil Formulir Cabup Malang Diangka 11-11, Inilah Falsafah Hasan Abadi

Rabu, 11 September 2019 - 18:13 | 68.75k
Ambil Formulir Cabup Malang Diangka 11-11, Inilah Falsafah Hasan Abadi
Hasan Abadi. (dok/TI)
Pewarta: Binar Gumilang | Editor: Yatimul Ainun

TIMESINDONESIA, MALANG – Dr Hasan Abadi, resmi mengambil formulir dan sekaligus mengambalikan berkas Calon Bupati Malang ke PDI Perjuangan tepat pada pukul 11, tanggal 11 September 2019. Ada apa dengan angka 11-11? Ternyata ada falsafah sendiri ia mengambil di angka tersebut.  

Hasan Abadi yang menjabat Rektor Unira Malang itu bersama pengurus PAC dan Ranting PDI Perjuangan mengambil formulis dan sekaligus mengembalikan berkasnya ke kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang di Kepanjen, Kabupaten Malang, Rabu (11/9/2019).

Ia ambil formulir pendaftaran pada pukul 11.00 WIB tanggal 11 September 2019. Mengambil formulir pada pukul dan tanggal itu (11-11), karena berdasar pada Al Quran sebagai landasan hidup manusia yang beragama Islam.

Selain berdasar Al Quran katanya, juga diperkuat dengan beberapa kitab Tafsir Al Quran. “Itu falsafah kami ambil formulir di jam 11.00 WIB dan tanggal 11 September. Semoga menjadi berkah bagi sy dan seluruh masyarakat Kabupaten Malang,” terangnya, kepada TIMES Indonesia, usai ambil formulir.

Hasan Abadi yang akan mengusung slogan “Malang Gemilang” itu, berkeinginan atau bercita-cita dengan Malang Gemilang, seluruh masyarakat Kabupaten Malang, bisa gemilang dalam segela sektor.

Pihaknya ingin membawa Kabupaten Malang menjadi Kabupaten yang gemilang. Yakni: Pendidikannya gemilang, masyarakatnya gemilang, wisatanya gemilang, pelayanan pemerintahnya kepada masyarakat juga gemilang, desanya dan kelurahannya menjadi gemilang. “Saatnya desa atau kelurahan membangun Kabupaten Malang untuk Indonesia yang gemilang,” katanya.

Untuk landasa atau falsafah mengambil angka 11-11 terangnya, sesuai dengan surat Hud ayat 11 dalam Al Quran. Yang artinya, “Kecuali orang-orang yang sabar (terhadap bencana), dan mengerjakan amal-amal saleh; mereka itu beroleh ampunan dan pahala yang besar”.

Adapun tafsirnya, sesuai dengan kitab tasir Al Quran, akan tetapi, orang-orang yang bersabar menghadapi apa yang menimpa mereka berupa kesulitan hidup, karena keimanan mereka kepada Allah dan harapan mereka memperoleh pahala dari sisi-Nya, dan mereka mengerjakan amal shalih sebagai ungkapan syukur kepada Allah atas nikmat-nikmatNya, mereka itulah orang-orang yang mendapat ampunan dari dosa-dosa mereka dan pahala besar di akhirat kelak.

Selanjutnya, menurut Tafsir al Jalalain: (Kecuali) tetapi (orang-orang yang sabar) terhadap bencana (dan mengerjakan amal-amal saleh) sewaktu diberi kebahagiaan (mereka itu beroleh ampunan dan pahala yang besar) yaitu surga.

Tak hanya itu, menurut tafsir Al-Muyassar: Kecuali orang-orang yang sabar dalam menghadapi kesulitan, menjalankan ketaatan dan menjauhi kemaksiatan, serta senantiasa mengerjakan amal saleh. Orang-orang seperti itu akan berbeda kondisinya. Mereka tidak akan merasa putus asa, tidak akan mengingkari nikmat Allah dan tidak akan menyombongkan diri kepada orang lain. Orang-orang semacam itu akan diampuni dosa-dosanya oleh Tuhan mereka. Dan mereka akan mendapatkan balasan yang sangat besar di Akhirat.

Selanjutnya, menurut tafsir Al-Mukhtashar jelas Hasan Abadi, bahwa akan tetapi orang-orang yang sabar memiliki sikap yang berbeda; mereka tetap teguh dalam dua situasi tersebut, yakni tetap menyikapinya dengan rasa syukur; mereka tetap meningat Allah ketika kenikmatan hilang, dan tetap mengingat Allah ketika musibah hilang sebab mereka tahu bahwa kenikmatan itu datang dari Allah sehingga mereka tidak menyombongkan diri.

Menurut Tafsir Al-Wajiz, Yakni, Insan yang beriman lagi taat kepada Allah dan rasul-Nya, mereka berada di sisi lain. Ketika memperoleh kebaikan mereka bersyukur, dan bersabar ketika tertimpa keburukan. Hal itu di karenakan cahaya iman dalam hati mereka dan amalan yang suci pada diri mereka.

Hasan juga menyampaikan ayat tersebut dalam Tafsir Al Bisbah bahwa: Dan tak ada yang dapat terbebas dari watak yang tercela ini kecuali orang-orang yang selalu sabar dalam menghadapi pelbagai kesulitan dan tetap melakukan amal saleh di kala senang maupun susah. Mereka itulah orang-orang yang mendapatkan ampunan dari segala dosa dan memperoleh ganjaran yang berlipat ganda atas amal saleh yang mereka kerjakan.

Terakhir, menurut Tafsir Ibu Katsir, yang ditulis oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi: Kecuali orang-orang yang sabar. Yakni sabar dalam menghadapi bencana dan kesengsaraan. Dan mengerjakan amal-amal saleh. Yaitu dalam keadaan sehat dan sejahtera. Mereka itu beroleh ampunan. Yakni karena bencana yang telah menimpa mereka. Dan pahala yang besar. Karena apa yang telah mereka perbuat di masa makmur dan sejahteranya.

Hasan mengaku, bijakan dirinya, adalah QS. Al-‘Asr [103]: 1-3 yang artinya: Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasihat-menasihati supaya menaati kebenaran dan nasihat-menasihati supaya menetapi kesabaran.

“Mencoba berikhtiar bersama masyarakat Kabupaten Malang untuk menata Kabupaten Malang dengan lebih baik lagi. Yang sudah baik dilanjutkan, yang buruh harus segera distop. Hal itu harus dilakukan Bersama-sama dengan masyarakat,” tegasnya.

Menanggapi hal itu, Abdul Qodir, Koordinator Tim Validasi Data Panitia Penjaringan bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati di PDI Perjuangan Kabupaten Malang, bahwa PDI Perjuangan sendiri menyambut positif dari makna Filosofi yang dipakai oleh Hasan abadi tersebut.

“Falsafah tersebut sudah berkesinambungan dengan apa yang diusung PDI Perjuangan. Karena rahim PDI Perjuangan memang ditakdirkan untuk melahirkan pemimpin pemimpin besar, yang memahami kebutuhan wong cilik, seperti Pak Jokowi, Ibu Risma, Pak Ganjar dan banyak lagi tokoh PDI Perjuangan lainnya,” katanya, ditemui usai menerima Hasan Abadi mengambil formulir Calon Bupati Malang di kantor PDI Perjuangan. (*)


Pilkada Kabupaten Malang PDI Perjuangan Hasan Abadi Calon Bupati Malang
Publisher : Rizal Dani
Sumber : TIMES Malang
Reaksi Anda
KOMENTAR

EKORAN

TIMES TV

BPN Kota Malang Bertekad Wujudkan Kantor Bebas Korupsi

BPN Kota Malang Bertekad Wujudkan Kantor Bebas Korupsi

28/02/2020 - 20:41

Pasar Rakyat UMKM Herbangin Hadir di Kota Kediri

Pasar Rakyat UMKM Herbangin Hadir di Kota Kediri
Lagu Indonesia Raya Mengantar Keberangkatan WNI dari Natuna

Lagu Indonesia Raya Mengantar Keberangkatan WNI dari Natuna
Grup Musik Angklung Shalawatan Meriahkan CFD di Situbondo

Grup Musik Angklung Shalawatan Meriahkan CFD di Situbondo
Pilkada Kabupaten Malang 2020, Hasan Abadi Optimis dapat Rekom Partai

Pilkada Kabupaten Malang 2020, Hasan Abadi Optimis dapat Rekom Partai
Follow TIMES Indonesia di Google News

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Eksistensi Perempuan: Negara Membatasi Ruang Gerak Perempuan?
    Eksistensi Perempuan: Negara Membatasi Ruang Gerak Perempuan?
    28/02/2020 - 22:31
  • Perlindungan Anak Sebagai Gerakan Sosial
    Perlindungan Anak Sebagai Gerakan Sosial
    28/02/2020 - 21:31
  • Siapakah yang Siap Memimpin Samarinda, Pembenahan atau Perebutan Proyek?
    Siapakah yang Siap Memimpin Samarinda, Pembenahan atau Perebutan Proyek?
    28/02/2020 - 20:33
  • Mahasiswa: Skill dan IPK, Mana yang Lebih Penting?
    Mahasiswa: Skill dan IPK, Mana yang Lebih Penting?
    28/02/2020 - 19:37
  • Bisakah Ijazah Madin Jadi Syarat Pendukung Masuk SMP/MTs?
    Bisakah Ijazah Madin Jadi Syarat Pendukung Masuk SMP/MTs?
    28/02/2020 - 18:33
  • Sosialisasi Ideologi
    Sosialisasi Ideologi
    28/02/2020 - 17:37
  • Polemik Omnibus Law Versus Perlindungan Hukum Tenaga Kerja Indonesia dan Malaysia
    Polemik Omnibus Law Versus Perlindungan Hukum Tenaga Kerja Indonesia dan Malaysia
    28/02/2020 - 16:30
  • Dilematis Persoalan Banjir Jakarta
    Dilematis Persoalan Banjir Jakarta
    27/02/2020 - 22:39
  • Wilder Salahkan Kostum Usai Kalah TKO dari Fury, Promotor: Statement Bodoh
    Wilder Salahkan Kostum Usai Kalah TKO dari Fury, Promotor: Statement Bodoh
    29/02/2020 - 07:42
  • Kris Jenner Beri Bocoran Akan Ada Bayi lagi di Keluarga Kardashian
    Kris Jenner Beri Bocoran Akan Ada Bayi lagi di Keluarga Kardashian
    29/02/2020 - 07:30
  • Tampil Live Perdana Setelah Berkabung, BCL Minta Maaf
    Tampil Live Perdana Setelah Berkabung, BCL Minta Maaf
    29/02/2020 - 07:22
  • Diancam Diperkosa hingga Dibunuh, Syifa Hadju Takut Keluar Rumah
    Diancam Diperkosa hingga Dibunuh, Syifa Hadju Takut Keluar Rumah
    29/02/2020 - 07:15
  • Tes Kepribadian: Cari Jodoh? Kenali Kriteria Pasangan Ideal Lewat Gambar
    Tes Kepribadian: Cari Jodoh? Kenali Kriteria Pasangan Ideal Lewat Gambar
    29/02/2020 - 07:15
  • Kerusuhan Berdarah India, Orang Ini Ternyata Biang Keroknya
    Kerusuhan Berdarah India, Orang Ini Ternyata Biang Keroknya
    29/02/2020 - 04:39
  • Kemarahan Besar Erdogan Melihat Pembantaian Umat Muslim di India
    Kemarahan Besar Erdogan Melihat Pembantaian Umat Muslim di India
    29/02/2020 - 01:33
  • Umat Islam Dibantai di India, Zakir Naik Serukan Ulama Dunia Jihad
    Umat Islam Dibantai di India, Zakir Naik Serukan Ulama Dunia Jihad
    29/02/2020 - 04:50
  • Dunia Bergolak, Amerika Dituding Hancurkan Kota Suci Qom Pakai Corona
    Dunia Bergolak, Amerika Dituding Hancurkan Kota Suci Qom Pakai Corona
    29/02/2020 - 05:10
  • Hebatnya Indonesia Masih 'Kebal' Virus Corona, Benar karena Matahari?
    Hebatnya Indonesia Masih 'Kebal' Virus Corona, Benar karena Matahari?
    29/02/2020 - 03:41