Pemerintahan

Capim KPK Nawawi Sebut Kinerja Pemberantasan Korupsi Jalan di Tempat

Rabu, 11 September 2019 - 14:52 | 17.74k
Capim KPK Nawawi Sebut Kinerja Pemberantasan Korupsi Jalan di Tempat
Calon Pimpinan KPK RI, Nawawi Pomolango saat menjalani uji kelayakan dan kepatutan di Komisi III DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (11/9/2019). (FOTO: Istimewa)
Pewarta: Hasbullah | Editor: Wahyu Nurdiyanto

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi atau Capim KPK, Nawawi Pomolango menilai kinerja KPK dalam melakukan pemberantasan korupsi terkesan jalan di tempat. 

Kinerja Lembaga antirasuah yang masih jauh dari harapan inilah disebut Nawawi membuat dirinya termotivasi untuk maju menjadi capim KPK. 

"Kalau saya lihat, KPK itu seperti treadmill. Kalau dari jauh kita lihat orang di treadmill itu seperti lari kencang, tapi sebetulnya cuma jalan di tempat," ujar Nawawi saat menjalani uji kelayakan dan kepatutan di Komisi III DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (11/9/2019). 

Nawawi lantas menganalogikan KPK seperti orang yang sempoyongan sehabis dugem. Pernyataan Nawawi didasari indeks persepsi korupsi Indonesia yang dianggap tak signifikan. "KPK seperti orang yang pulang malam, dari dugem. Sempoyongan," imbuhnya.

Selain itu, Nawawi juga mengkritik kegiatan operasi tangkap tangan atau OTT KPK yang kerap dilakukan oleh lembaga antikorupsi itu. OTT sendiri merupakan bagian dari penindakan KPK selama ini. 

Menurutnya, KPK seharusnya mengedepankan proses pencegahan daripada penindakan dalam pemberantasan tindak pidana korupsi. Meski OTT tidak 'haram', namun KPK kerap mendahului penindakan baru pencegahan.

"(OTT) bukan barang haram. Tapi ada peran salah bapak ibu dari UU KPK. Di Pasal 6 disebut koordinasi, supervisi, monitoring, tindakan, baru pencegahan. Jadinya, KPK bekerja seperti itu menindak dulu baru mencegah seperti yang bapak ibu susun dalam UU itu," imbuhnya.

Dia mencontohkan dalam penindakan oknum hakim yang diduga melakukan tindak pidana korupsi atau suap. Menurutnya, KPK seharusnya bisa menghubungi Komisi Yudisial, Mahkamah Agung, atau Badan Pengawas MA lebih dulu untuk meminta lembaga yudikatif terkait langkah tindakan terhadap oknum hakim itu.

Menurutnya, proses OTT yang dilakukan KPK terhadap oknum hakim di lingkungan MA telah menghancurkan citra MA yang baru mendapatkan apresiasi dari Presiden Joko Widodo. 

"Jangan nanti diramein, kami MA sakit juga dengan model begitu. Ketika Presiden apresiasi MA, tiba-tiba dua hari kemudian OTT, sakitlah, jeblok citra MA," kata Capim KPK Nawawi Pomolango menilai kinerja KPK. (*)


Capim KPK Nawawi Pomolango
Publisher : Sofyan Saqi Futaki
Sumber : TIMES Jakarta
Reaksi Anda
KOMENTAR

EKORAN

Follow TIMES Indonesia di Google News

TIMES TV

Panglima TNI Dampingi Presiden RI Pantau Banjir dari Udara

Panglima TNI Dampingi Presiden RI Pantau Banjir dari Udara

06/01/2020 - 10:22

Ini Video 3D Tiga Pemenang Sayembara Gagasan Desain Kawasan Ibu Kota Negara

Ini Video 3D Tiga Pemenang Sayembara Gagasan Desain Kawasan Ibu Kota Negara
Wisata Dyno Park 3

Wisata Dyno Park 3
Milenial Glow Garden, Newest Wonder at Jatim Park 2 Malang

Milenial Glow Garden, Newest Wonder at Jatim Park 2 Malang
Wisata Teknologi Tinggi Funtech

Wisata Teknologi Tinggi Funtech

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Ada Askab, Ada Papdesi, Ada Apa Banyuwangi Sebenarnya?
    Ada Askab, Ada Papdesi, Ada Apa Banyuwangi Sebenarnya?
    20/01/2020 - 08:41
  • Apakah Revisi RUU Pemasyarakatan Mempermudah Para Koruptor untuk Mendapatkan Hak Bersyarat?
    Apakah Revisi RUU Pemasyarakatan Mempermudah Para Koruptor untuk Mendapatkan Hak Bersyarat?
    19/01/2020 - 20:19
  • TGB di Kancah Nasional: Meredupkah?
    TGB di Kancah Nasional: Meredupkah?
    19/01/2020 - 16:57
  • Reintegrasi Sosial: Sebuah Metronom Penegakan Hukum yang
    Reintegrasi Sosial: Sebuah Metronom Penegakan Hukum yang "Hilang"
    18/01/2020 - 14:03
  • Anak Depresi Salah Siapa?
    Anak Depresi Salah Siapa?
    18/01/2020 - 10:14
  • Inilah Sosok di Balik Kemesraan TNI-Polri
    Inilah Sosok di Balik Kemesraan TNI-Polri
    17/01/2020 - 21:51
  • Komik Si Binsa Membumikan Nilai-Nilai Pancasila
    Komik Si Binsa Membumikan Nilai-Nilai Pancasila
    17/01/2020 - 21:16
  • Keteladanan Sang Kakek, Pembelajar Tanpa Sekolah
    Keteladanan Sang Kakek, Pembelajar Tanpa Sekolah
    17/01/2020 - 20:56
  • Cara Mudah Bersihkan Noda Bekas Lem Stiker Pada Helm, Biar Kinclong Lagi
    Cara Mudah Bersihkan Noda Bekas Lem Stiker Pada Helm, Biar Kinclong Lagi
    20/01/2020 - 10:33
  • 7 Fakta Menarik Usai Liverpool Taklukkan Manchester United
    7 Fakta Menarik Usai Liverpool Taklukkan Manchester United
    20/01/2020 - 10:32
  • Ada Tikus di Kamar Hotel, Cara Orang Arab Minta Tolong Ini Bikin Ngakak
    Ada Tikus di Kamar Hotel, Cara Orang Arab Minta Tolong Ini Bikin Ngakak
    20/01/2020 - 10:32
  • Dicabuli Kakek 60 Tahun, Siswi SMP di Sumenep Hamil 2 Bulan
    Dicabuli Kakek 60 Tahun, Siswi SMP di Sumenep Hamil 2 Bulan
    20/01/2020 - 10:31
  • Awal Pekan, Nilai Tukar Rupiah Dibuka di Level Rp 13.640 Per Dolar AS
    Awal Pekan, Nilai Tukar Rupiah Dibuka di Level Rp 13.640 Per Dolar AS
    20/01/2020 - 10:30
  • Mundur dari Anggota Kerajaan, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain
    Mundur dari Anggota Kerajaan, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain
    20/01/2020 - 06:27
  • Kisah Nenek 83 Tahun Jadi Bintang Porno, Cuma Mau dengan Pria Muda
    Kisah Nenek 83 Tahun Jadi Bintang Porno, Cuma Mau dengan Pria Muda
    20/01/2020 - 00:02
  • Suzuki Siapkan Mobil Pintu Geser Pesaing Gran Max, Harga Murah Banget
    Suzuki Siapkan Mobil Pintu Geser Pesaing Gran Max, Harga Murah Banget
    20/01/2020 - 04:55
  • Warganet Bilang Suami Pengangguran, Rina Nose Beri Jawaban Menohok
    Warganet Bilang Suami Pengangguran, Rina Nose Beri Jawaban Menohok
    20/01/2020 - 06:57
  • Limbad Digugat Cerai Istri Kedua
    Limbad Digugat Cerai Istri Kedua
    20/01/2020 - 05:34