Pemerintahan

Pengamat: Revisi UU KPK RI Lebih Pada Penguatan Lembaga Anti Korupsi

Minggu, 08 September 2019 - 22:16 | 65.93k
Pengamat: Revisi UU KPK RI Lebih Pada Penguatan Lembaga Anti Korupsi
Gedung KPK. (FOTO: Dok. TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Pengamat hukum pidana Universitas Al Azhar Indonesia, Suparji Ahmad menilai revisi Undang-undang Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK RI) sudah layak dilakukan.

Suparji menilai UU KPK RI yang sudah berjalan memang tidak pernah ada perubahan dari sejak awal berdiri. 

"Jadi kalau konteksnya penguatan dan penertiban bisa dipahami adanya revisi dengan pertimbangan adanya perkara yang berlarut-larut sehingga perlu adanya surat perintah penghentian penyidikan (SP3)," ujar Suparji saat diwawancarai wartawan di Jakarta, Minggu (8/9/19).

Yang kedua, menurut Suparji revisi ini juga dimaksudkan untuk melindungi hak-hak asasi manusia, salah satunya untuk mencegah hal yang kontra produktif dalam hal penyadapan. 

"Jadi perlu dilakukan penertiban, ada kecenderungan penyadapan dalam konteks penegakan hukum tapi ada hal yang tidak relevan misalnya tentang pribadi dan keluarga. Hal itu kan penyadapan yang kebablasan," tandasnya. 

Yang ketiga menurut Suparji juga perlu ada penegasan terkait eksistensi KPK RI sebagai sebuah lembaga. "Konteks pemikiran KPK eksistensinya lembaga apa? Itu harus ada kejelasan secara konseptual harus ada. Apakah eksekutif, legislatif atau yudikatif. Dulu menjadi bagian alat presiden, tapi gak mengira seperti ini. Menjadi lembaga superbodi seperi ini. Sekarang ada kecenderungan mau kemana lembaga ini, harus jelas," ungkapnya. 

Namun demikian, Suparji juga melihat dalam revisi UU KPK RI berpotensi untuk melemahkan, salah satunya adalah usulan adanya dewan pengawas yang ditunjuk oleh DPR RI. 

"Kalau para pegiat anti korupsi merasa itu melemahkan ya seharusnya bisa terintegrasi untuk membahas. Daripada kita berteriak-teriak di luar dan mereka tetap jalan. Karena mereka punya hak untuk melakukan pembahasan itu," ujarnya. 

Sebagaimana diberitakan, sejumlah poin krusial ada dalam draf revisi UU KPK RI yang telah beredar. Poin-poin pokok dalam draf perubahan itu antara lain: adanya keberadaan dewan pengawas, aturan penyadapan, kewenangan surat penghentian penyidikan perkara (SP3), dan status pegawai KPK RI. Juga kedudukan KPK RI sebagai penegak hukum cabang kekuasaan eksekutif, serta posisi KPK RI selaku lembaga penegak hukum dari sistem peradilan pidana terpadu di Indonesia.(*)


Revisi uu kpk RI
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok
Sumber : TIMES Jakarta
Reaksi Anda
KOMENTAR

EKORAN

TIMES TV

Lagu Indonesia Raya Mengantar Keberangkatan WNI dari Natuna

Lagu Indonesia Raya Mengantar Keberangkatan WNI dari Natuna

15/02/2020 - 17:38

Grup Musik Angklung Shalawatan Meriahkan CFD di Situbondo

Grup Musik Angklung Shalawatan Meriahkan CFD di Situbondo
Pilkada Kabupaten Malang 2020, Hasan Abadi Optimis dapat Rekom Partai

Pilkada Kabupaten Malang 2020, Hasan Abadi Optimis dapat Rekom Partai
Bacalon Bupati Malang Merebut Rekom Partai

Bacalon Bupati Malang Merebut Rekom Partai
Panglima TNI Dampingi Presiden RI Pantau Banjir dari Udara

Panglima TNI Dampingi Presiden RI Pantau Banjir dari Udara
Follow TIMES Indonesia di Google News

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Kartu Prakerja Milenial
    Kartu Prakerja Milenial
    21/02/2020 - 00:20
  • Mengenal Sentra Gakkumdu, Bersama Mengawal Tindak Pidana Pemilu
    Mengenal Sentra Gakkumdu, Bersama Mengawal Tindak Pidana Pemilu
    20/02/2020 - 22:22
  • Rumah Peradaban Itu Bernama Perpustakaan
    Rumah Peradaban Itu Bernama Perpustakaan
    20/02/2020 - 20:49
  • Koin Muktamar Bukti Loyalitas Warga NU
    Koin Muktamar Bukti Loyalitas Warga NU
    20/02/2020 - 18:33
  • Sering Diabaikan, Anak Korban Kejahatan Seksual Punya Hak Ajukan Restitusi
    Sering Diabaikan, Anak Korban Kejahatan Seksual Punya Hak Ajukan Restitusi
    20/02/2020 - 17:16
  • Menyerah dalam 'Perbudakan'
    Menyerah dalam 'Perbudakan'
    20/02/2020 - 14:19
  • Pasca Sanusi-Didik, ke Mana Arah Bandul Politik Partai Lain?
    Pasca Sanusi-Didik, ke Mana Arah Bandul Politik Partai Lain?
    20/02/2020 - 09:27
  • Buku dan Fakta yang Tak Pernah Berdusta
    Buku dan Fakta yang Tak Pernah Berdusta
    20/02/2020 - 07:36
  • Jelang Liga 1 2020, Masalah Ini Jadi Perhatian Pelatih Tira Persikabo
    Jelang Liga 1 2020, Masalah Ini Jadi Perhatian Pelatih Tira Persikabo
    21/02/2020 - 03:15
  • Kemenhan Targetkan 25 Ribu Orang Mendaftar Komcad, Eks Teroris Boleh Daftar
    Kemenhan Targetkan 25 Ribu Orang Mendaftar Komcad, Eks Teroris Boleh Daftar
    21/02/2020 - 02:10
  • Link Live Streaming Olympiakos vs Arsenal
    Link Live Streaming Olympiakos vs Arsenal
    21/02/2020 - 02:00
  • Bepe: Piala Gubernur Jatim Gambaran Utuh Liga Indonesia
    Bepe: Piala Gubernur Jatim Gambaran Utuh Liga Indonesia
    21/02/2020 - 01:05
  • Link Live Streaming Ludogorets Razgrad vs Inter Milan
    Link Live Streaming Ludogorets Razgrad vs Inter Milan
    21/02/2020 - 00:05
  • 22 Gempa Bumi Telah Guncang Indonesia Secara Beruntun
    22 Gempa Bumi Telah Guncang Indonesia Secara Beruntun
    21/02/2020 - 01:23
  • Curhat Anak-anak Baru Timnas Indonesia 'Disiksa' Shin Tae-yong
    Curhat Anak-anak Baru Timnas Indonesia 'Disiksa' Shin Tae-yong
    21/02/2020 - 00:15
  • Habisi Wakil Prancis, Raja Superseries ke Perempatfinal Spain Masters
    Habisi Wakil Prancis, Raja Superseries ke Perempatfinal Spain Masters
    21/02/2020 - 00:11
  • Pengakuan Aktris Crazy Rich Asians, Pernah Jadi Penari Bugil
    Pengakuan Aktris Crazy Rich Asians, Pernah Jadi Penari Bugil
    21/02/2020 - 00:02
  • Heboh Video Mesum Mirip Conor McGregor
    Heboh Video Mesum Mirip Conor McGregor
    21/02/2020 - 00:38