Peristiwa - Daerah

Protes Dugaan Ijazah Palsu Caleg Terpilih, Belasan Warga Datangi Kantor KPU Probolinggo

Senin, 26 Agustus 2019 - 16:04 | 46.62k
Protes Dugaan Ijazah Palsu Caleg Terpilih, Belasan Warga Datangi Kantor KPU Probolinggo
Sejumlah warga saat beraudiensi di kantor KPU Kabupaten Probolinggo, soal dugaan ijazah palsu. (FOTO: Dicko W/TIMES Indonesia)
Pewarta: Dicko W | Editor: Ferry Agusta Satrio

TIMESINDONESIA, PROBOLINGGO – Kasus dugaan ijazah milik caleg terpilih DPRD Kabupaten Probolinggo, menuai protes. Caleg terpilih itu disebutkan dari Partai Gerindra atas nama Abdul Kadir. Belasan wargapun mendatangi kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Probolinggo meminta untuk tidak melantik yang bersangkutan, pada pelantikan Caleg terpilih pada 30 Agustus 2019 mendatang.

Belasan warga itu melakukan audiensi di kantor KPU, yang dipimpin ketua KPU Lukman Hakim, berserta komesioner lainnya. Saudi Hasyim Koordinator audiensi mengatakan, pihaknya sengaja mendatangi kantor KPU untuk melakukan audiensi, guna menindaklanjuti dan melaporkan dugaan penggunaan ijazah palsu oleh Abdul Kadir, Caleg terpilih dari Dapil II Kabupaten Probolinggo itu.

“Kami juga telah melaporkan kejadian ini kepada Bawaslu Kabupaten Probolinggo dan Polres Probolinggo, untuk melakukan proses terhadap pidana umum yang dilakukan oleh Abdul Kadir,” terang Saudi, usai audiensi berlangsung, Senin (26/8/2019).

Ia mengaku baru melakukan pelaporan terkait dugaan penggunaan ijazah palsu ini kepada KPU, setelah dilakukan penetapan calon DPRD terpilih. Pasalnya, pihaknya baru menerima laporan dari masyarakat pada bulan Agustus 2019 ini.

“Kami sudah mengantongi bukti-bukti bahwa ijazah yang digunakan oleh Abdul Kadir itu palsu, seperti surat pernyataan dari lembaga kelompok belajar Paket C Amanah, yang sudah membuat pernyataan bahwasanya tidak pernah mengeluarkan ijazah Paket C atas nama Abdul Kadir, selanjutnya Dinas Pendidikan Kabupaten Probolinggo, juga menyatakan bahwasanya ijazah atas nama Abdul Kadir, tidak terdaftar di Dinas Pendidikan,” terangnya.

Ia berharap penangguhan pelantikan terhadap Abdul Kadir, yang sudah ditetapkan oleh KPU setempat sebagai salah satu pemenang Pemilu Legislatif serentak 2019.

Ketua KPU Kabupaten Probolinggo Lukman Hakim mengungkapkan, sesuai dengan PKPU Nomor 5 tahun 2019 yang bisa menunda pelantikan calon terpilih yakni, calon terpilih mengundurkan diri, tersangkut pidana korupsi, dan ada putusan inkracht dari pengadilan terkait kasus pidana umum. Namun pada kasus ini masih belum bisa menunda pelantikan. Pasalnya, masih belum ada keputusan atau ingkrah dari Pengadilan.

“Pada saat KPU melakukan ferivikasi berkas daftar calon sementara, semua calon yang terpilih saat ini memang memenuhi sayarat, KPU tidak mempunyai kewenangan untuk bisa membuktikan apakah ijazah yang digunakan palsu atau asli,” tegas Lukman.

Sementara itu secara terpisah, Hosnan Taufik kuasa hukum Abdul Kadir membantah kalau ijazah yang digunakan itu palsu. Karena dari hologram yang ada pada ijazah itu asli. Dan nanti pihaknya akan mendatangkan saksi ahli terkait ijazah itu. 

“Menurut saya, bapak Abdul Kadir tetap akan dilantik, karena KPU telah menetapkan Caleg terpilih itu. Misal kalau tidak dilantik, itu dasarnya apa,” ujar Hosnan, kepada sejumlah wartawan.

Dikatakan Hosnan, yang jelas Abdul Kadir sudah dipilih oleh rakyat menjadi anggota dewan. Dan sudah ditakdir menjadi anggota dewan di Kabupaten Probolinggo.

“Dan jika nanti memenuhi unsur, akan dilaporkan dugaan ijazah palsu itu, karena itu termasuk perbuatan tidak menyenangkan dan pencemaran nama baik terhadap Abdul Kadir yang disangka menggunakan ijazah palsu,” terang Hosnan.(*)


ijazah palsu caleg terpilih KPU Probolinggo
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok
Sumber : TIMES Probolinggo
Reaksi Anda
KOMENTAR

EKORAN

TIMES TV

Pasar Rakyat UMKM Herbangin Hadir di Kota Kediri

Pasar Rakyat UMKM Herbangin Hadir di Kota Kediri

22/02/2020 - 20:01

Lagu Indonesia Raya Mengantar Keberangkatan WNI dari Natuna

Lagu Indonesia Raya Mengantar Keberangkatan WNI dari Natuna
Grup Musik Angklung Shalawatan Meriahkan CFD di Situbondo

Grup Musik Angklung Shalawatan Meriahkan CFD di Situbondo
Pilkada Kabupaten Malang 2020, Hasan Abadi Optimis dapat Rekom Partai

Pilkada Kabupaten Malang 2020, Hasan Abadi Optimis dapat Rekom Partai
Bacalon Bupati Malang Merebut Rekom Partai

Bacalon Bupati Malang Merebut Rekom Partai
Follow TIMES Indonesia di Google News

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Senyum yang Tertahan
    Senyum yang Tertahan
    27/02/2020 - 18:22
  • Menyoal Dana Untuk Influencer Demi Peningkatan Pariwisata
    Menyoal Dana Untuk Influencer Demi Peningkatan Pariwisata
    27/02/2020 - 17:32
  • Mendorong Semangat Inovasi di Perguruan Tinggi
    Mendorong Semangat Inovasi di Perguruan Tinggi
    27/02/2020 - 16:06
  • Resume Banjir Jakarta
    Resume Banjir Jakarta
    27/02/2020 - 15:17
  • Hapus Jaminan Halal Demi Genjot Pendapatan Negara
    Hapus Jaminan Halal Demi Genjot Pendapatan Negara
    27/02/2020 - 14:04
  • PKB dan Pilkada Kabupaten Malang
    PKB dan Pilkada Kabupaten Malang
    27/02/2020 - 13:40
  • Membutuhkan Banyak Perda Pesantren
    Membutuhkan Banyak Perda Pesantren
    27/02/2020 - 11:29
  • Ekstrakulikuler Kepramukaan yang Mempertaruhkan
    Ekstrakulikuler Kepramukaan yang Mempertaruhkan
    27/02/2020 - 11:17
  • Amien Rais Minta Pemerintah Tak Sahkan Pengurus Baru, PAN: Terserah Menteri
    Amien Rais Minta Pemerintah Tak Sahkan Pengurus Baru, PAN: Terserah Menteri
    27/02/2020 - 18:43
  • Anies Pecat Kadis Perumahan, Alasannya: Rumah DP 0 Rupiah Tidak Laku
    Anies Pecat Kadis Perumahan, Alasannya: Rumah DP 0 Rupiah Tidak Laku
    27/02/2020 - 18:38
  • Manohara Odelia Pinot Benarkan Memeluk Kristen
    Manohara Odelia Pinot Benarkan Memeluk Kristen
    27/02/2020 - 18:34
  • Sudah Sempat Dadah-dadah, Jamaah di Sleman Batal Umrah Karena Akses Ditutup
    Sudah Sempat Dadah-dadah, Jamaah di Sleman Batal Umrah Karena Akses Ditutup
    27/02/2020 - 18:34
  • Buntut Wabah Virus Corona, Wacana Larangan Makan Anjing Heboh di China
    Buntut Wabah Virus Corona, Wacana Larangan Makan Anjing Heboh di China
    27/02/2020 - 18:33
  • Pecah Kerusuhan, Bendera Hanoman Dikibarkan di Menara Masjid
    Pecah Kerusuhan, Bendera Hanoman Dikibarkan di Menara Masjid
    27/02/2020 - 00:13
  • Dikritik Soal Banjir, Ridwan Kamil Putuskan Pulang ke Tanah Air
    Dikritik Soal Banjir, Ridwan Kamil Putuskan Pulang ke Tanah Air
    27/02/2020 - 09:51
  • Arab Saudi Bekukan Sementara Umrah Akibat Virus Corona
    Arab Saudi Bekukan Sementara Umrah Akibat Virus Corona
    27/02/2020 - 08:28
  • Pengendara Wajib Waspada Jelang Kamis Dini Hari Ini
    Pengendara Wajib Waspada Jelang Kamis Dini Hari Ini
    27/02/2020 - 02:43
  • Seorang WNI di Taiwan Positif Virus Corona
    Seorang WNI di Taiwan Positif Virus Corona
    27/02/2020 - 17:00