Peristiwa - Daerah

Tokoh Agama Tolak Kehadiran Gus Nur di Bondowoso, Al Islah Anggap Hal Itu Wajar

Sabtu, 24 Agustus 2019 - 19:43 | 376.11k
Tokoh Agama Tolak Kehadiran Gus Nur di Bondowoso, Al Islah Anggap Hal Itu Wajar
Pengumuman pengajian bulanan (FOTO: Istimewa).
Pewarta: Moh Bahri | Editor: Faizal R Arief

TIMESINDONESIA, BONDOWOSO – Rencana Pondok Pesantren Al Islah Kabupaten Bondowoso Jawa Timur, untuk mendatangkan Sugi Nur Raharja (Gus Nur) dalam pengajian bulanan banyak menuai penolakan. Baik dari tokoh agama, kativis pemuda hingga mahasiswa.

Penolakan itu diantaranya tokoh sekaligus Ulama Muda KH Nawawi Maksum, Ketua GP Ansor Bondowoso Kapriyanto, Ketua PMII Fathor Rozi serta sejumlah pihak lainnya.

Penolakan sejumlah elemen tersebut bukan tanpa alasan. Mereka menganggap pidato-pidato Gus Nur selama ini provokatif. Sehingga dikhawatirkan, pembicaraannya di Al Islah Bondowoso juga mengandung provokasi.

"Sugi Nur itu sering menyebarkan berita-berita hoaks, penuh dengan fitnah yang akan memecah belah persatuan umat. Bondowoso selama ini warganya guyub tidak ada perpecahan," kata Tokoh Ulama Muda, KH Nawawi Maksum.

Dijelaskan oleh Pengasuh Ponpes Nurut Taqwa itu, bahwa Sugi Nur adalah dai yang sering menjelek-jelekan pemerintah.

Dalam ceramahnya kata dia, Sugi Nur acap kali mengeluarkan kata-kata kasar dan makian terhadap pemerintah. Padahal harusnya seorang dai itu mengajak dan memberi contoh yang baik pada masyarakat, bukan dengan menjelek-jelakkan.

“Seorang dai  harus mengajarkan masyarakat bagaimana menjadi warga negara yang baik. Kok ini malah masyarakat agar supaya menjadi bugot atau penentang terhadap pemerintahan ini, dan ini tidak dibenarkan sama sekali,” jelas Nawawi.

Nawawi juga menjelaskan, bahwa sosok Sugi Nur adalah dai yang acap kali menjelek-jelekkan struktur NU dan juga banom-banomnya.

"Sugi Nur itu seringkali menghina orang-orang NU, struktural NU terutama banom NU seperti Ansor dan Banser. Sehingga ini akan otomatis menimbulkan kemarahan dari warga Bondowoso yang notabene warga NU," terang wakil ketua ISNU Bondowoso ini.

Diakuinya, dia akan berkoordinasi dengan panitia penyelenggara dan juga pihak keamanan. "Saya minta kepada penyelenggara supaya Sugi Nur tidak dihadirkan di Bondowoso lah," tuturnya.

Menanggapi hal itu, Sekretaris I Pondok Pesantren Al Islah, Ustad Sudirman mengatakan, bahwa penolakan adalah hal wajar karena itu merupakan proses pendewasaan dalam berpikir dan bersikap.

“Kalau acara ini, karena acara kita dan internal keluarga besar Al Islah, tetap berjalan sesuai dengan jadwal,” katanya saat dikonfirmasi TIMES Indonesia.

Menurutnya, pidato Gus Nur adalah hal yang biasa saja. Karena hal itu tak lebih dari sekedar amar ma’ruf nahi munkar.

“Seharusnya umat Islam punya keberpihakan amar ma’ruf nahi munkar. Orang islam itu harus begitu. Kalau ada hal munkar dan tidak biasa mencegahnya maka akan jadi kaget. Di sini yang barang kali bisa berbeda persepsi,” jelasnya.

Namun demikian, pihaknya mengaku sudah biasa dengan perbedaan-perbedaan persepsi itu. Terpenting kata dia, bagaimana menyikapi ini secara arif, bijaksana dan dewasa.

“Siapapun boleh hadir. Memang selama ini kami mengundang semua pihak. Teman-teman media kita undang, kepolisian, dari Kodim diundang. Karena memang Al Islah itu berdiri di atas dan untuk semua golongan,” tegasnya.

Sugi Nur Raharja (Gus Nur) diundang sebagai pembicara dalam acara pengajian bulanan Al Islah Tafsir Jalalain ‘Tambhana Ate’. Acara yang sudah masuk pertemuan ke-73 ini akan dilaksanakan Sabtu 7 September 2019 mendatang. (*)


Gus Nur Al Islah Bondowoso Sugi Nur Raharja
Publisher : Sofyan Saqi Futaki
Sumber : TIMES Bondowoso
Reaksi Anda
KOMENTAR

EKORAN

TIMES TV

Pasar Rakyat UMKM Herbangin Hadir di Kota Kediri

Pasar Rakyat UMKM Herbangin Hadir di Kota Kediri

22/02/2020 - 20:01

Lagu Indonesia Raya Mengantar Keberangkatan WNI dari Natuna

Lagu Indonesia Raya Mengantar Keberangkatan WNI dari Natuna
Grup Musik Angklung Shalawatan Meriahkan CFD di Situbondo

Grup Musik Angklung Shalawatan Meriahkan CFD di Situbondo
Pilkada Kabupaten Malang 2020, Hasan Abadi Optimis dapat Rekom Partai

Pilkada Kabupaten Malang 2020, Hasan Abadi Optimis dapat Rekom Partai
Bacalon Bupati Malang Merebut Rekom Partai

Bacalon Bupati Malang Merebut Rekom Partai
Follow TIMES Indonesia di Google News

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Menyoal Dana Untuk Influencer Demi Peningkatan Pariwisata
    Menyoal Dana Untuk Influencer Demi Peningkatan Pariwisata
    27/02/2020 - 17:32
  • Mendorong Semangat Inovasi di Perguruan Tinggi
    Mendorong Semangat Inovasi di Perguruan Tinggi
    27/02/2020 - 16:06
  • Resume Banjir Jakarta
    Resume Banjir Jakarta
    27/02/2020 - 15:17
  • Hapus Jaminan Halal Demi Genjot Pendapatan Negara
    Hapus Jaminan Halal Demi Genjot Pendapatan Negara
    27/02/2020 - 14:04
  • PKB dan Pilkada Kabupaten Malang
    PKB dan Pilkada Kabupaten Malang
    27/02/2020 - 13:40
  • Membutuhkan Banyak Perda Pesantren
    Membutuhkan Banyak Perda Pesantren
    27/02/2020 - 11:29
  • Ekstrakulikuler Kepramukaan yang Mempertaruhkan
    Ekstrakulikuler Kepramukaan yang Mempertaruhkan
    27/02/2020 - 11:17
  • “Ekspor” Bencana
    “Ekspor” Bencana
    27/02/2020 - 11:01
  • Batal Tidaknya Olimpiade 2020, Indonesia Ikuti Keputusan Tuan Rumah
    Batal Tidaknya Olimpiade 2020, Indonesia Ikuti Keputusan Tuan Rumah
    27/02/2020 - 17:44
  • Arab Setop Sementara Umrah, Menag Fachrul Razi Minta Jemaah Harap Maklum
    Arab Setop Sementara Umrah, Menag Fachrul Razi Minta Jemaah Harap Maklum
    27/02/2020 - 17:42
  • Ibu Hamil Tewas Dihantam Toyota Rush, Badannya Terjepit di Tiang Listrik
    Ibu Hamil Tewas Dihantam Toyota Rush, Badannya Terjepit di Tiang Listrik
    27/02/2020 - 17:37
  • Budi Bunuh Anak Kandung karena Minta Uang Study Tour, Mayat Dibuang ke Got
    Budi Bunuh Anak Kandung karena Minta Uang Study Tour, Mayat Dibuang ke Got
    27/02/2020 - 17:31
  • Bhayangkara FC Dijuluki Los Galacticos Liga 1 2020, Apa Kata Paul Munster?
    Bhayangkara FC Dijuluki Los Galacticos Liga 1 2020, Apa Kata Paul Munster?
    27/02/2020 - 17:29
  • Pecah Kerusuhan, Bendera Hanoman Dikibarkan di Menara Masjid
    Pecah Kerusuhan, Bendera Hanoman Dikibarkan di Menara Masjid
    27/02/2020 - 00:13
  • Dikritik Soal Banjir, Ridwan Kamil Putuskan Pulang ke Tanah Air
    Dikritik Soal Banjir, Ridwan Kamil Putuskan Pulang ke Tanah Air
    27/02/2020 - 09:51
  • Arab Saudi Bekukan Sementara Umrah Akibat Virus Corona
    Arab Saudi Bekukan Sementara Umrah Akibat Virus Corona
    27/02/2020 - 08:28
  • Pengendara Wajib Waspada Jelang Kamis Dini Hari Ini
    Pengendara Wajib Waspada Jelang Kamis Dini Hari Ini
    27/02/2020 - 02:43
  • Penampilan Ariel Tatum di BIMA 2020 yang Bikin Gagal Fokus
    Penampilan Ariel Tatum di BIMA 2020 yang Bikin Gagal Fokus
    27/02/2020 - 06:06