Wisata

Kawasan Kota Lama Semarang Siap Jadi Tuan Rumah Event Pariwisata

Sabtu, 24 Agustus 2019 - 15:25 | 140.09k
Kawasan Kota Lama Semarang Siap Jadi Tuan Rumah Event Pariwisata
Kawasan Kota Lama Semarang. (Foto:Istimewa)
Pewarta: Hasbullah | Editor: Ferry Agusta Satrio

TIMESINDONESIA, SEMARANG – Kementerian PUPR telah menyelesaikan penataan Kawasan Kota Lama Semarang (KKLS) tahap I. Sebelumnya, KKLS yang dikenal banyak terdapat bangunan bersejarah dengan arsitektur bergaya Eropa sebagai pusat perdagaaan pada masa Hindia Belanda, kurang terawat, bahkan menjadi daerah rawan kejahatan karena minim penerangan saat malam. 

Setelah dilakukan penataan, KKLS siap membuat mata dunia sekali lagi tertuju kepadanya. “Penataan dilakukan agar kawasan lebih rapi, nyaman dan bisa menjadi tujuan wisata. Selama ini, wisatawan yang datang ke Semarang lebih banyak memilih berkunjung ke Candi Borobudur atau Pulau Karimunjawa,” ucap Menteri PUPR Basuki Hadimuljono beberapa waktu lalu. 
 
Kata dia, usai dilakukan penataan, kondisi jalan dan pedestrian di kawasan seluas 22 hektare itu sudah rapi menggunakan paving block dengan dilengkapi pembatas. Kemudian dibuat jaringan utilitas berupa kabel listrik, fiber optik, telepon, dan pipa PDAM di bawah tanah, jaringan drainase dan pembangunan dua kolam retensi yakni Kolam Berok dan Bubakan untuk mengurangi risiko genangan. 

KKLS juga dilengkapi street furniture dimana disamping sebagai fasilitas pendukung juga menjadi spot wisatawan berswafoto. Misalnya tempat pengisian daya ponsel yang dibuat berupa box telepon, kursi taman, tempat sampah, papan informasi, lampu penerangan jalan, dan halte. 

Pekerjaan dilakukan Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya secara bertahap sejak Desember 2017 hingga Juni 2019 dengan anggaran Rp 183 miliar miliar. Pekerjaan dilakukan oleh kontraktor PT. Brantas Abipraya.

“Penataan juga bertujuan mewujudkan kota Semarang menjadi kota pusaka yang layak huni dan berkelanjutan. Nantinya bisa menjadi kawasan wisata yang mewadahi berbagai kegiatan masyarakat, seperti Car Free Day, festival seni budaya dan kuliner yang akan meningkatkan ekonomi lokal,” tambahnya.

Event yang akan digelar dalam waktu dekat adalah Festival Kota Lama Semarang pada 12-22 September 2019.  "Seluruh indonesia mencoba membantu untuk menghidupkan Kota Lama. Teman-teman luar negeri juga datang untuk membantu," papar Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.(*)

"Ada buku yang diberikan kepada saya berjudul Kissing Sleeping Beauty Alive. Buku tentang kota lama yang indah bak gadis cantik yang tertidur. Butuh banyak pangeran untuk menciumnya agar dia bisa hidup lagi. Festival ini adalah festival untuk mencium gadis cantik yang tidur itu," imbuh dia. 

Nantinya, akan ada banyak pertunjukan yang akan ditampilkan pada festival tersebut antara lain seni musik, menari, membaca puisi, kuliner, diskusi mengenai KKLS yang dulu, sekarang dan kedepan. "Saya tunggu anda untuk hadir dan mari kita hidupkan kota lama. Terima kasih teman-teman yang sudah membantu," beber Ganjar. 

Untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan KKLS, para pengunjung dihimbau untuk membuang sampah pada tempatnya, tidak melakukan vandalisme dan pencurian ornamen-ornamen street furniture. Pengunjung juga diminta untuk memarkir kendaraan pada area yang sudah ditentukan. Sebab, Kawasan Kota Lama Semarang ini didesain tidak ada kendaraan yang parkir di pinggir jalan baik roda 2 maupun roda 4. (*)


Kawasan Kota Lama Semarang Kementerian PUPR Basuki Hadimuljono
Publisher : Sholihin Nur
Sumber : TIMES Jakarta
Reaksi Anda
KOMENTAR

EKORAN

TIMES TV

Pasar Rakyat UMKM Herbangin Hadir di Kota Kediri

Pasar Rakyat UMKM Herbangin Hadir di Kota Kediri

22/02/2020 - 20:01

Lagu Indonesia Raya Mengantar Keberangkatan WNI dari Natuna

Lagu Indonesia Raya Mengantar Keberangkatan WNI dari Natuna
Grup Musik Angklung Shalawatan Meriahkan CFD di Situbondo

Grup Musik Angklung Shalawatan Meriahkan CFD di Situbondo
Pilkada Kabupaten Malang 2020, Hasan Abadi Optimis dapat Rekom Partai

Pilkada Kabupaten Malang 2020, Hasan Abadi Optimis dapat Rekom Partai
Bacalon Bupati Malang Merebut Rekom Partai

Bacalon Bupati Malang Merebut Rekom Partai
Follow TIMES Indonesia di Google News

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Dilematis Persoalan Banjir Jakarta
    Dilematis Persoalan Banjir Jakarta
    27/02/2020 - 22:39
  • Sinergi dan Kontribusi Kaum Hawa dalam Membangun Negeri
    Sinergi dan Kontribusi Kaum Hawa dalam Membangun Negeri
    27/02/2020 - 21:36
  • Pancasila dan Sobat Ambyar
    Pancasila dan Sobat Ambyar
    27/02/2020 - 20:32
  • Omnibus Law dan Khusnudzon Peluang Investasi di Jawa Timur 
    Omnibus Law dan Khusnudzon Peluang Investasi di Jawa Timur 
    27/02/2020 - 19:38
  • Senyum yang Tertahan
    Senyum yang Tertahan
    27/02/2020 - 18:22
  • Menyoal Dana Untuk Influencer Demi Peningkatan Pariwisata
    Menyoal Dana Untuk Influencer Demi Peningkatan Pariwisata
    27/02/2020 - 17:32
  • Mendorong Semangat Inovasi di Perguruan Tinggi
    Mendorong Semangat Inovasi di Perguruan Tinggi
    27/02/2020 - 16:06
  • Resume Banjir Jakarta
    Resume Banjir Jakarta
    27/02/2020 - 15:17
  • Link Live Streaming Inter Milan Vs Ludogorets
    Link Live Streaming Inter Milan Vs Ludogorets
    28/02/2020 - 00:30
  • Menag Bikin Sertifikat Penceramah, Respons Parisada Hindu Dharma Indonesia
    Menag Bikin Sertifikat Penceramah, Respons Parisada Hindu Dharma Indonesia
    28/02/2020 - 00:00
  • Banjir Bekasi Sudah Telan 4 Nyawa, Salah Satu Korbannya Belum Ditemukan
    Banjir Bekasi Sudah Telan 4 Nyawa, Salah Satu Korbannya Belum Ditemukan
    27/02/2020 - 23:50
  • Bawaslu Temukan Bukti Camat di Jember Ajari Salam 2 Periode Jelang Pilkada
    Bawaslu Temukan Bukti Camat di Jember Ajari Salam 2 Periode Jelang Pilkada
    27/02/2020 - 23:40
  • Persib Bikin Wartawan Geram, Umuh Muchtar: Launching Paling Butut!
    Persib Bikin Wartawan Geram, Umuh Muchtar: Launching Paling Butut!
    27/02/2020 - 23:32
  • Bendera Hanoman di Menara Masjid, Sosok Sakral Umat Hindu
    Bendera Hanoman di Menara Masjid, Sosok Sakral Umat Hindu
    28/02/2020 - 00:08
  • Bikin Orgasme Maksimal, Doggy Style Jadi Gaya Bercinta Paling Favorit
    Bikin Orgasme Maksimal, Doggy Style Jadi Gaya Bercinta Paling Favorit
    28/02/2020 - 00:13
  • El Clasico Membara, Barca Kirim 'Intel' ke Laga Madrid Vs ManCity
    El Clasico Membara, Barca Kirim 'Intel' ke Laga Madrid Vs ManCity
    28/02/2020 - 00:03
  • Pecah Kerusuhan, Bendera Hanoman Dikibarkan di Menara Masjid
    Pecah Kerusuhan, Bendera Hanoman Dikibarkan di Menara Masjid
    27/02/2020 - 00:13
  • Dikritik Soal Banjir, Ridwan Kamil Putuskan Pulang ke Tanah Air
    Dikritik Soal Banjir, Ridwan Kamil Putuskan Pulang ke Tanah Air
    27/02/2020 - 09:51