Ekonomi

Produksi dan Kualitas Jagung Indonesia Tidak Kalah Saing dengan Impor

Jumat, 23 Agustus 2019 - 21:24 | 19.87k
Produksi dan Kualitas Jagung Indonesia Tidak Kalah Saing dengan Impor
Produksi jagung nasional mampu bersaing di pasar regional. (FOTO: Kementan for TIMES Indonesia)
Pewarta: Ainul Yaqin (MG-86) | Editor: Faizal R Arief

TIMESINDONESIA, JAKARTAProduksi jagung Indonesia hingga kini dinilai masih layak. Sekaligus mencukupi ketersediannya untuk menutupi kebutuhan nasional. 

Produksi jagung nasional juga mampu bersaing di pasar regional. Sehingga janggal jika dikategorikan produksi jagung nasional kalah saing dengan impor.

"Indonesia sudah bisa ekspor (jagung) ke ASEAN, seperti pernah ke Filipina dan Malaysia. Produksi jagung juga dipacu agar dapat memenuhi kebutuhan masyarakat," kata Ketua Umum Dewan Jagung Nasional (DJN) Fadel Muhammad, Kamis (22/8/2019).

Fadel mengungkapkan, terkait produktivitas jagung, Indonesia sebenarnya tidak perlu merasa khawatir. Pasalnya, ada sekitar 22 daerah yang digolongkan sentra jagung tersebar di Tanah Air.

"Seperti di antaranya ada wilayah provinsi di Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Gorontalo, Lampung, Jawa Tengah dan Nusa Tenggara Barat," ujar Fadel.

Menurut Fadel, produksi jagung yang cukup di Indonesia juga menyangkut dengan kehidupan dan kepentingan ketahanan pangan nasional. Termasuk mendukung kemajuan subsektor peternakan.

Fadel mencontohkan, dapat saja menjadi awal pengembangan subsektor industri unggas di wilayah sentra jagung sehingga tidak lagi mengandalkan jagung impor sebagai pakan ternak.

Lainnya, dengan mendorong produktivitas jagung nasional akan menyentuh kesejahteraan taraf hidup petani. Mengandalkan jagung impor untuk domestik bakal membuat ekonomi dan pendapatan petani lokal menurun.

"Impor jagung juga memalukan produksi dalam negeri. Jagung Indonesia itu punya banyak varietas unggulan. Wilayah penghasilnya juga banyak," ucap Fadel.

Oleh sebab itu, Fadel mencurigai adanya ulah mafia pangan dan dugaan mencari keuntungan lebih melalui cara tidak wajar dari gencarnya keinginan mengimpor jagung.

Mengenai jagung, Presiden Jokowi pernah mengungkapkan bahwa tahun 2018 Indonesia sudah mampu ekspor sebanyak 380 ribu ton. Kemudian, selama 2014-2018, Indonesia juga sudah mampu menekan impor jagung sebesar 3,3 juta ton.

Dari data Badan Pusat Statistik (BPS), produksi jagung nasional tahun 2014 adalah 19,0 juta ton. Peningkatan produksi jagung meningkat tahun 2015 menjadi 19,6 juta ton. 

Tren kenaikan produksi jagung terus berlanjut tahun 2016 menjadi 23,6 juta ton. Lalu tahun 2017 produksi jagung mencapai 28,9 juta ton.

Produksi jagung Indonesia tahun 2018 kembali melonjak hingga mencapai 30 juta ton. Sementara kebutuhan pasokan jagung untuk pakan ternak dan industri saat ini di Indonesia mencapai 7,8 – 11,1 juta ton. (*)


Produksi jagung Indonesia fadel muhammad
Publisher : Sofyan Saqi Futaki
Sumber : TIMES Jakarta
Reaksi Anda
KOMENTAR

EKORAN

TIMES TV

Pasar Rakyat UMKM Herbangin Hadir di Kota Kediri

Pasar Rakyat UMKM Herbangin Hadir di Kota Kediri

22/02/2020 - 20:01

Lagu Indonesia Raya Mengantar Keberangkatan WNI dari Natuna

Lagu Indonesia Raya Mengantar Keberangkatan WNI dari Natuna
Grup Musik Angklung Shalawatan Meriahkan CFD di Situbondo

Grup Musik Angklung Shalawatan Meriahkan CFD di Situbondo
Pilkada Kabupaten Malang 2020, Hasan Abadi Optimis dapat Rekom Partai

Pilkada Kabupaten Malang 2020, Hasan Abadi Optimis dapat Rekom Partai
Bacalon Bupati Malang Merebut Rekom Partai

Bacalon Bupati Malang Merebut Rekom Partai
Follow TIMES Indonesia di Google News

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Eks ISIS Ditinjau Dari Regulasi Anti Terorisme di Indonesia
    Eks ISIS Ditinjau Dari Regulasi Anti Terorisme di Indonesia
    24/02/2020 - 23:38
  • Aroma Otoriter Dibalik Omnibus Law
    Aroma Otoriter Dibalik Omnibus Law
    24/02/2020 - 20:31
  • Belajar Moral dan Budaya Luhur dari Masyarakat Samin
    Belajar Moral dan Budaya Luhur dari Masyarakat Samin
    24/02/2020 - 18:23
  • Tik Tok Tik Tok Tik Tok
    Tik Tok Tik Tok Tik Tok
    24/02/2020 - 18:18
  • Melihat Relasi Negara dan Bisnis
    Melihat Relasi Negara dan Bisnis
    24/02/2020 - 16:54
  • Selamat Tinggal Sekolah Favorit
    Selamat Tinggal Sekolah Favorit
    24/02/2020 - 14:02
  • Bullying: Problem Generasi Sekuler
    Bullying: Problem Generasi Sekuler
    24/02/2020 - 13:44
  • Pilkada 2020: Konsolidasi Demokrasi atau Pragmatisme Partai
    Pilkada 2020: Konsolidasi Demokrasi atau Pragmatisme Partai
    24/02/2020 - 13:21
  • Tiga Fakta Unik Tentang Kondom: Dibuat dari Usus Domba Hingga Rasa Rendang
    Tiga Fakta Unik Tentang Kondom: Dibuat dari Usus Domba Hingga Rasa Rendang
    25/02/2020 - 03:05
  • Ogah Buru-buru Dibahas di DPR, PKS: Tujuan Utama RUU Cipta Kerja Ini Apa?
    Ogah Buru-buru Dibahas di DPR, PKS: Tujuan Utama RUU Cipta Kerja Ini Apa?
    25/02/2020 - 02:10
  • Ingin Segara Temukan Vaksin Corona Covid-19, China Coba Beragam Formula
    Ingin Segara Temukan Vaksin Corona Covid-19, China Coba Beragam Formula
    25/02/2020 - 01:05
  • Kesal Sering Dimaki-maki, Yetti Pukuli Suami yang Stroke Pakai Balok Kayu
    Kesal Sering Dimaki-maki, Yetti Pukuli Suami yang Stroke Pakai Balok Kayu
    24/02/2020 - 23:52
  • Akui Loyalis Jokowi, Presiden KSPSI Klaim Tetap Tolak Omnibus Law
    Akui Loyalis Jokowi, Presiden KSPSI Klaim Tetap Tolak Omnibus Law
    24/02/2020 - 23:33
  • Ketemu dan Cipika-cipiki sama Ahmad Dhani, Maia Estianty Bahagia
    Ketemu dan Cipika-cipiki sama Ahmad Dhani, Maia Estianty Bahagia
    25/02/2020 - 00:30
  • Pernyataan Menyentuh WHO Demi Selamatkan Dunia dari Corona
    Pernyataan Menyentuh WHO Demi Selamatkan Dunia dari Corona
    25/02/2020 - 00:01
  • Ehem, Ahmad Dhani Panggil Maia Estianty 'Tersayang'
    Ehem, Ahmad Dhani Panggil Maia Estianty 'Tersayang'
    25/02/2020 - 00:04
  • Akhirnya Baikan sama Melly Goeslaw, Vidi Aldiano Senang Banget
    Akhirnya Baikan sama Melly Goeslaw, Vidi Aldiano Senang Banget
    25/02/2020 - 00:00
  • Normalkah Berfantasi Seks Mengikat Pasangan? Ini Kata Dokter Boyke
    Normalkah Berfantasi Seks Mengikat Pasangan? Ini Kata Dokter Boyke
    25/02/2020 - 00:58