Glutera News

Tips Tidak Cepat Kehabisan Napas saat Berhubungan Intim

Jumat, 23 Agustus 2019 - 01:22 | 60.46k
Tips Tidak Cepat Kehabisan Napas saat Berhubungan Intim
FOTO: Glutera
Editor: Deasy Mayasari

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Jika diibaratkan, tenaga yang diperlukan dan dikerahkan selama berhubungan intim sama dengan olahraga kardio semisal lari. Maka hubungan intim juga bisa bikin napas jadi tersengal-sengal seperti habis berlari.

Lantas, adakah cara mencegah sesak napas saat berhubungan intim agar bisa tahan lama dan kenikmatannya tidak terasa tanggung? Berikut ini cara mencegah sesak napas saat berhubungan intim.

1. Atur teknik bernapas

Jangan biasakan menahan napas ketika penetrasi sedang berlangsung. Ingatkan diri sendiri untuk mengatur napas sesantai mungkin. Jangan terlalu cepat dan pendek-pendek. Bernapas pendek-pendek lewat hidung justru membuat Anda akan merasa seperti tersedak karena tidak menghirup cukup udara. 

Selama berhubungan intim, usahakan untuk bernapas dari perut bukan dada. Bernapas lewat perut membuat Anda menghirup lebih banyak udara dan lebih dalam sehingga tubuh Anda rileks dan fokus menikmatinya.

Semua otot tubuh Anda memerlukan asupan oksigen yang stabil agar bisa leluasa bergerak selama berhubungan intim. Maka, bernapas melalui hidung saja tak cukup. Bernapaslah lewat mulut dan hidung secara bersamaan agar tubuh mendapatkan asupan oksigen yang lebih banyak.

2. Pilih waktu yang tepat

Bagi banyak orang, malam hari adalah waktu berhubungan intim yang terbaik. Namun jika Anda ingin menghindari risiko tiba-tiba sesak napas saat berhubungan intim, carilah waktu yang lebih baik. Kenapa?

Tidak menutup kemungkinan Anda masih membawa sisa-sisa stres setelah beraktivitas seharian tadi. Belum lagi ditambah dengan rasa capek fisik setelah menghadapi kerasnya jalanan kota. 

Jadwalkanlah sesi berhubungan intim di waktu yang agak santai dan luang. Misalnya pada pagi atau sore hari di akhir pekan. Waktu ini ideal untuk bermesraan karena sebagian besar energi yang terkuras habis kemaris sudah pulih kembali.
 
Namun bagi orang yang mengidap gangguan atau penyakit paru, hindari berhubungan intim di pagi hari. Ini karena pada pagi hari, paru-paru Anda menghasilkan dahak lebih banyak yang bisa membuat napas jadi terasa sesak pendek.

3. Pilih posisi yang enak dan nyaman

Pintar-pintar memilih posisi yang tepat tidak hanya membuat permainan jadi lebih tahan lama, tapi juga bebas masalah. 
Bagi pasangan yang sama-sama gemuk, misalnya, hindari posisi misionaris yang menekan dada dan perut.

Alternatifnya, posisi spooning (berbaring menyamping) juga terbilang aman buat pernapasan karena tidak menggencet dada maupun perut.
 
4. Atasi dulu masalah pernapasan Anda

Sesak napas bisa disebabkan karena penyakit pernapasan Anda kambuh di tengah-tengah nikmatnya berhubungan intim. Maka dari itu, cari dulu cara mengantisipasi masalah ini sebelum benar-benar kejadian.

Misalnya jika Anda punya asma, mungkin akan lebih baik untuk gunakan inhaler atau nebulizer dulu sebelum mulai berhubungan intim. Obat inhaler dapat membantu melonggarkan saluran napas sehingga mencegah risiko sesak napas dan mengi saat berhubungan intim. 
Simpan di samping tempat tidur sebagai antisipasi saat asma menyerang lain waktu. 

5. Olahraga

Berhubungan intim pada dasarnya sama seperti olahraga. Agar tubuh semakin terbiasa diterpa oleh aktivitas fisik yang berat, Anda butuh lebih rajin melatihnya. 
Cobalah tingkatkan stamina tubuh dan fungsi paru-paru dengan olahraga kardio. Misalnya dengan berlari atau naik turun tangga.

Selain hal di atas, ada hal lain yang harus diperhartikan agar tidak cepat sesak napas saat berhubungan intim.

• Hindari berhubungan intim di tempat yang terlalu dingin atau terlalu panas
• Tunggu dua jam setelah makan berat, baru berhubungan intim. Napas akan jadi lebih pendek saat perut Anda terisi penuh. 
• Jauhkan pemicu masalah pernapasan Anda kambuh seperti debu, bulu hewan, atau wewangian di kamar saat berhubungan intim. (*)


Glutera Glutera News
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
Reaksi Anda
KOMENTAR

EKORAN

TIMES TV

Lagu Indonesia Raya Mengantar Keberangkatan WNI dari Natuna

Lagu Indonesia Raya Mengantar Keberangkatan WNI dari Natuna

15/02/2020 - 17:38

Grup Musik Angklung Shalawatan Meriahkan CFD di Situbondo

Grup Musik Angklung Shalawatan Meriahkan CFD di Situbondo
Pilkada Kabupaten Malang 2020, Hasan Abadi Optimis dapat Rekom Partai

Pilkada Kabupaten Malang 2020, Hasan Abadi Optimis dapat Rekom Partai
Bacalon Bupati Malang Merebut Rekom Partai

Bacalon Bupati Malang Merebut Rekom Partai
Panglima TNI Dampingi Presiden RI Pantau Banjir dari Udara

Panglima TNI Dampingi Presiden RI Pantau Banjir dari Udara
Follow TIMES Indonesia di Google News

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Siapa Sebenarnya Pengelola Kawasan Wisata Bromo?
    Siapa Sebenarnya Pengelola Kawasan Wisata Bromo?
    19/02/2020 - 23:51
  • Meneropong Pilkada 2020, Sulitnya Mencari Calon Pemimpin?
    Meneropong Pilkada 2020, Sulitnya Mencari Calon Pemimpin?
    19/02/2020 - 15:35
  • Pikiran Itu Ilusi
    Pikiran Itu Ilusi
    19/02/2020 - 13:51
  • Dampak Virus Corona terhadap Ekonomi Indonesia
    Dampak Virus Corona terhadap Ekonomi Indonesia
    19/02/2020 - 13:08
  • Dosen: Antara Koran, Buku dan Jurnal
    Dosen: Antara Koran, Buku dan Jurnal
    19/02/2020 - 07:57
  • Menakar Kekuatan Hoaks di Pilkada Serentak 2020
    Menakar Kekuatan Hoaks di Pilkada Serentak 2020
    19/02/2020 - 05:18
  • Nilai-nilai Kepahlawanan Inggit Garnasih
    Nilai-nilai Kepahlawanan Inggit Garnasih
    19/02/2020 - 00:09
  • Salah Satu Tujuh Keajaiban Dunia: Taman Arkeologi Petra Yordania
    Salah Satu Tujuh Keajaiban Dunia: Taman Arkeologi Petra Yordania
    18/02/2020 - 23:57
  • Menpora Sambut Kepulangan Lifter Muda Juara Asia
    Menpora Sambut Kepulangan Lifter Muda Juara Asia
    19/02/2020 - 23:35
  • Sebut Rp 300 Juta Ngalir ke Deltras Sidoarjo, Bupati: Jadi Saya yang Kena
    Sebut Rp 300 Juta Ngalir ke Deltras Sidoarjo, Bupati: Jadi Saya yang Kena
    19/02/2020 - 23:22
  • Skuat Tak Lengkap, Valencia Tetap Siap Beri Ancaman pada Atalanta
    Skuat Tak Lengkap, Valencia Tetap Siap Beri Ancaman pada Atalanta
    19/02/2020 - 23:18
  • Aktivis Perempuan Sebut RUU Ketahanan Keluarga Warisan Orde Baru
    Aktivis Perempuan Sebut RUU Ketahanan Keluarga Warisan Orde Baru
    19/02/2020 - 23:09
  • Mahfud Usul Polsek Tak Perlu Sidik Kasus, Polri Contohkan Polisi di Jepang
    Mahfud Usul Polsek Tak Perlu Sidik Kasus, Polri Contohkan Polisi di Jepang
    19/02/2020 - 23:06
  • Aming Sebut Ashraf Sinclair Berulang Kali Ucap Pesan 'Titip Unge Ya'
    Aming Sebut Ashraf Sinclair Berulang Kali Ucap Pesan 'Titip Unge Ya'
    19/02/2020 - 10:50
  • Gempa Bumi Guncang Jawa Timur
    Gempa Bumi Guncang Jawa Timur
    19/02/2020 - 13:32
  • Aming Ungkap BCL Temukan Ashraf Tak Sadarkan Diri dengan Mulut Berbusa
    Aming Ungkap BCL Temukan Ashraf Tak Sadarkan Diri dengan Mulut Berbusa
    19/02/2020 - 10:10
  • Geger, Ustaz Kondang Ngaku Lulusan S3 Vatikan
    Geger, Ustaz Kondang Ngaku Lulusan S3 Vatikan
    19/02/2020 - 12:07
  • Ngeri, 16 Ular Ditemukan di Dalam Sarung Bantal
    Ngeri, 16 Ular Ditemukan di Dalam Sarung Bantal
    19/02/2020 - 08:51