Peristiwa - Nasional

KPK RI Kembali Panggil Enam Saksi Terkait Kasus Suap KTP Elektronik 

Kamis, 22 Agustus 2019 - 16:49 | 13.10k
KPK RI Kembali Panggil Enam Saksi Terkait Kasus Suap KTP Elektronik 
Gedung KPK RI. (Foto: Dok.TIMES Indonesia) 
Pewarta: Edy Junaedi Ds | Editor: Wahyu Nurdiyanto

TIMESINDONESIA, JAKARTAKPK RI mengagendakan pemeriksaan terhadap enam saksi terkait kasus dugaan suap pengadaan E-KTP atau paket penerapan kartu tanda penduduk berbasis nomor induk kependudukan secara nasional)

Menurut Kabiro Humas KPK, Febri Diansyah, ke enam saksi tersebut akan diperiksa untuk tersangka PLS yang sampai detik ini kasus tersebut sedang dalam penyidikan.

Enam saksi tersebut, tiga orang diantaranya, Marketing Manager Inti Valuta Mas Sukses Money Changer, Riswan; Direktur PT. Chisco Systems Indonesia, Charlea Sutanto Ekapradja; dan Frans Hartono Arief selaku Direktur PT. Noah Arkindo.

Kemudian, ketiga saksi lainya, Hilda Yulistiawati dari pihak Notaris, Nunuy Kurnuasih, seorang Pegawai dari PT. Berkah Langgeng Abadi, dan July Hira, Komisaris PT. Berkah Langgeng Abadi.

"Mereka akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka PLS terkait Suap Pengadaan KTP Elektronik," kata Febri kepada wartawan di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (22/8/2019).

Sebelumnya, KPK sudah menetapkan empat orang sebagai tersangka, diantaranya adalah, MSH (Anggota DPR RI 2014-2019); ISE (Direktur Utama Perum Percetakan Negara RI dan Ketua Konsorsium PNRI), HSF (Ketua Tim Teknis Teknologi Informasi Penerapan Kartu Tanda Penduduk Elektronik, PNS BPPT); dan PLS (Direktur Utama PT. Sandipala Arthaputra).

Empat orang tersebut disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 jo Pasal 64 ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.(*)


KPK RI Febri Diansyah korupsi e KTP Suap
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok
Sumber : TIMES Jakarta
Reaksi Anda
KOMENTAR

EKORAN

TIMES TV

Pasar Rakyat UMKM Herbangin Hadir di Kota Kediri

Pasar Rakyat UMKM Herbangin Hadir di Kota Kediri

22/02/2020 - 20:01

Lagu Indonesia Raya Mengantar Keberangkatan WNI dari Natuna

Lagu Indonesia Raya Mengantar Keberangkatan WNI dari Natuna
Grup Musik Angklung Shalawatan Meriahkan CFD di Situbondo

Grup Musik Angklung Shalawatan Meriahkan CFD di Situbondo
Pilkada Kabupaten Malang 2020, Hasan Abadi Optimis dapat Rekom Partai

Pilkada Kabupaten Malang 2020, Hasan Abadi Optimis dapat Rekom Partai
Bacalon Bupati Malang Merebut Rekom Partai

Bacalon Bupati Malang Merebut Rekom Partai
Follow TIMES Indonesia di Google News

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Dilematis Persoalan Banjir Jakarta
    Dilematis Persoalan Banjir Jakarta
    27/02/2020 - 22:39
  • Sinergi dan Kontribusi Kaum Hawa dalam Membangun Negeri
    Sinergi dan Kontribusi Kaum Hawa dalam Membangun Negeri
    27/02/2020 - 21:36
  • Pancasila dan Sobat Ambyar
    Pancasila dan Sobat Ambyar
    27/02/2020 - 20:32
  • Omnibus Law dan Khusnudzon Peluang Investasi di Jawa Timur 
    Omnibus Law dan Khusnudzon Peluang Investasi di Jawa Timur 
    27/02/2020 - 19:38
  • Senyum yang Tertahan
    Senyum yang Tertahan
    27/02/2020 - 18:22
  • Menyoal Dana Untuk Influencer Demi Peningkatan Pariwisata
    Menyoal Dana Untuk Influencer Demi Peningkatan Pariwisata
    27/02/2020 - 17:32
  • Mendorong Semangat Inovasi di Perguruan Tinggi
    Mendorong Semangat Inovasi di Perguruan Tinggi
    27/02/2020 - 16:06
  • Resume Banjir Jakarta
    Resume Banjir Jakarta
    27/02/2020 - 15:17
  • KJRI Sebut WNI yang Sudah Mendarat di Arab Saudi Boleh Umroh dan Ziarah
    KJRI Sebut WNI yang Sudah Mendarat di Arab Saudi Boleh Umroh dan Ziarah
    28/02/2020 - 03:05
  • Menteri Yasonna Sudah Siapkan Pengganti Dirjen PAS Sri Puguh Utami
    Menteri Yasonna Sudah Siapkan Pengganti Dirjen PAS Sri Puguh Utami
    28/02/2020 - 02:05
  • Pihak Travel Klaim Usahakan 78 Jemaah Asal Bandung Tetap Berangkat Umrah
    Pihak Travel Klaim Usahakan 78 Jemaah Asal Bandung Tetap Berangkat Umrah
    28/02/2020 - 02:00
  • Link Live Streaming Manchester United vs Club Brugge
    Link Live Streaming Manchester United vs Club Brugge
    28/02/2020 - 01:15
  • Terbaru, Satu WNI Positif Corona Covid-19 di Taiwan
    Terbaru, Satu WNI Positif Corona Covid-19 di Taiwan
    28/02/2020 - 01:05
  • Bendera Hanoman di Menara Masjid, Sosok Sakral Umat Hindu
    Bendera Hanoman di Menara Masjid, Sosok Sakral Umat Hindu
    28/02/2020 - 00:08
  • Bikin Orgasme Maksimal, Doggy Style Jadi Gaya Bercinta Paling Favorit
    Bikin Orgasme Maksimal, Doggy Style Jadi Gaya Bercinta Paling Favorit
    28/02/2020 - 00:13
  • Kartu Merah Aneh bin Ajaib Terjadi di Sepakbola Makedonia
    Kartu Merah Aneh bin Ajaib Terjadi di Sepakbola Makedonia
    28/02/2020 - 03:14
  • Bhayangkara Bertabur Bintang, Dzumafo Sebut Bukan Jaminan
    Bhayangkara Bertabur Bintang, Dzumafo Sebut Bukan Jaminan
    28/02/2020 - 01:55
  • Corona COVID-19 Gerogoti Sepakbola Italia, Sudah Ada yang Positif
    Corona COVID-19 Gerogoti Sepakbola Italia, Sudah Ada yang Positif
    28/02/2020 - 01:08