Ekonomi

Kementan RI Bersama FAO Kembangkan Padi Organik Orientasi Ekspor

Senin, 19 Agustus 2019 - 14:19 | 34.24k
Kementan RI Bersama FAO Kembangkan Padi Organik Orientasi Ekspor
Kementan RI kini sedang mengembangkan padi organik di wilayah perbatasan Kalimantan Barat (Kalbar). (Foto:Kementan RI For TIMES Indonesia)
Pewarta: Ainul Yaqin (MG-86) | Editor: Yatimul Ainun

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Kementerian Pertanian (Kementan RI) tak henti-hentinya mendorong ekspor komoditas tanaman pangan. Dengan menggandeng Food and Agriculture Organization (FAO), Kementan di bawah komando Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, kini sedang mengembangkan padi organik di wilayah perbatasan Kalimantan Barat (Kalbar) dengan Malaysia dan Brunei Darussalam untuk tujuan ekspor.

Kawasan Perbatasan, saat ini menjadi kawasan yang potensial untuk dikembangkan. Pasalnya, wilayah perbatasan menjadi pintu masuk dengan negara tetangga jadi sangat memungkinkan untuk ekspansi produk dalam negeri. Melihat potensi tersebut, Kementerian Pertanian mulai meluncurkan program kegiatan di kawasan perbatasan.

Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Tanaman Pangan, Gatut Sumbogodjati, menjelaskan wilayah perbatasan menjadi pintu masuk dengan negara tetangga sehingga sangat memungkinkan untuk ekspansi produk dalam negeri. salah satu yang sedang dikembangkan yaitu pengembangan pertanian desa padi organik.

“Di daerah perbatasan Provinsi Kalimantan Barat mulai kita kembangkan padi organik, ini adalah bagian dari tindak lanjut pertemuan bilateral antara Menteri Pertanian dengan Asisten Direktur Jenderal FAO pada bulan Maret 2017 lalu,” demikian dikemukakan Gatut, di Jakarta, Sabtu (17/8/2019).

Perlu diketahui, dari hasil koordinasi dan survey lapang yang dilakukan antara FAO dan Direktorat Jenderal (Ditjen) Tanaman Pangan, Kementan telah ditetapkan ada 7 kelompok tani binaan yang diberikan pembinaan. Selain itu, diberikan juga pelatihan untuk pengembangan sistem pertanian organik.

“Untuk kelancaran proyek ini tentunya kami perlu dukungan dan komitmen dari aparatur pemerintah di wilayah setempat dan stakeholder lainnya. Kami ingin agar hasil dari pengembangan proyek ini dapat bermanfaat dan berdampak bagi semua pihak terkait,” beber Gatut. 

Di Pontianak pun ungkap Gatut, Ditjen Tanaman Pangan menindaklanjuti dengan pertemuan Workshop for Organic Village pada akhir Juli lalu. Sementara kaitannya dengan lokasi kegiatan pengembangan pertanian desa organik ini dilakukan pendekatan gender.

"Hasilnya, telah ditetapkan di tiga desa, yakni Desa Neken Kecamatan Entikong, Desa Kenaman Kecamatan Sekayam dan Desa Tunggal Bakti Kecamatan Kembayan Kabupaten Sanggau Provinsi Kalimantan Barat," terangnya.

Lebih lanjut Gatut menyebutkan hal yang menarik yakni proyek kerjasama pengembangan padi organik ini sangat direspon oleh Asisten Direktur Jenderal FAO bahkan lokasinya sendiri dikhususkan di Kabupaten Sanggau Kalimantan Barat.

Alasannya karena Sanggau bagian dari daerah perbatasan dengan negara tetangga, yakni Malaysia dan Brunei Darussalam.

"Dengan demikian, beras organik kita memiliki potensi pasar ekspor yang sangat besar terutama ke Malaysia dan Brunei Darussalam, apalagi produk pertanian organik kita semakin dinikmati masyarakat negara tetangga, meskipun harganya berbeda dengan non organik," sebutnya.

Gatut mengatakan Kementan bersama FAO akan mengembangkan padi organik di wilayah perbatasan tersebut seluas 104 hektar. Varietasnya untuk padi organik yakni Inpari 24 dan beras hitam biasanya varietas lokal yakni Selasih.

"Demi melihat peluang tersebut, pemerintah dalam hal ini Kementan RI, terus mendorong petani untuk memanfaatkan sumber daya lokal dengan ditambah bantuan pemerintah bisa menjadi stimulant mendorong produksi padi organik di wilayah perbatasan tersebut," pungkasnya. (*)


Kementan RI Padi Organik FAO Ekspor
Publisher : Sholihin Nur
Sumber : TIMES Jakarta
Reaksi Anda
KOMENTAR

EKORAN

TIMES TV

Pasar Rakyat UMKM Herbangin Hadir di Kota Kediri

Pasar Rakyat UMKM Herbangin Hadir di Kota Kediri

22/02/2020 - 20:01

Lagu Indonesia Raya Mengantar Keberangkatan WNI dari Natuna

Lagu Indonesia Raya Mengantar Keberangkatan WNI dari Natuna
Grup Musik Angklung Shalawatan Meriahkan CFD di Situbondo

Grup Musik Angklung Shalawatan Meriahkan CFD di Situbondo
Pilkada Kabupaten Malang 2020, Hasan Abadi Optimis dapat Rekom Partai

Pilkada Kabupaten Malang 2020, Hasan Abadi Optimis dapat Rekom Partai
Bacalon Bupati Malang Merebut Rekom Partai

Bacalon Bupati Malang Merebut Rekom Partai
Follow TIMES Indonesia di Google News

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Dilematis Persoalan Banjir Jakarta
    Dilematis Persoalan Banjir Jakarta
    27/02/2020 - 22:39
  • Sinergi dan Kontribusi Kaum Hawa dalam Membangun Negeri
    Sinergi dan Kontribusi Kaum Hawa dalam Membangun Negeri
    27/02/2020 - 21:36
  • Pancasila dan Sobat Ambyar
    Pancasila dan Sobat Ambyar
    27/02/2020 - 20:32
  • Omnibus Law dan Khusnudzon Peluang Investasi di Jawa Timur 
    Omnibus Law dan Khusnudzon Peluang Investasi di Jawa Timur 
    27/02/2020 - 19:38
  • Senyum yang Tertahan
    Senyum yang Tertahan
    27/02/2020 - 18:22
  • Menyoal Dana Untuk Influencer Demi Peningkatan Pariwisata
    Menyoal Dana Untuk Influencer Demi Peningkatan Pariwisata
    27/02/2020 - 17:32
  • Mendorong Semangat Inovasi di Perguruan Tinggi
    Mendorong Semangat Inovasi di Perguruan Tinggi
    27/02/2020 - 16:06
  • Resume Banjir Jakarta
    Resume Banjir Jakarta
    27/02/2020 - 15:17
  • Link Live Streaming Manchester United vs Club Brugge
    Link Live Streaming Manchester United vs Club Brugge
    28/02/2020 - 01:15
  • Terbaru, Satu WNI Positif Corona Covid-19 di Taiwan
    Terbaru, Satu WNI Positif Corona Covid-19 di Taiwan
    28/02/2020 - 01:05
  • Dituding Dukung Bupati Jember, Penggugat Angket: Orang Bebas Menafsirkan
    Dituding Dukung Bupati Jember, Penggugat Angket: Orang Bebas Menafsirkan
    28/02/2020 - 01:05
  • Link Live Streaming Inter Milan Vs Ludogorets
    Link Live Streaming Inter Milan Vs Ludogorets
    28/02/2020 - 00:30
  • Menag Bikin Sertifikat Penceramah, Respons Parisada Hindu Dharma Indonesia
    Menag Bikin Sertifikat Penceramah, Respons Parisada Hindu Dharma Indonesia
    28/02/2020 - 00:00
  • Bendera Hanoman di Menara Masjid, Sosok Sakral Umat Hindu
    Bendera Hanoman di Menara Masjid, Sosok Sakral Umat Hindu
    28/02/2020 - 00:08
  • Bikin Orgasme Maksimal, Doggy Style Jadi Gaya Bercinta Paling Favorit
    Bikin Orgasme Maksimal, Doggy Style Jadi Gaya Bercinta Paling Favorit
    28/02/2020 - 00:13
  • El Clasico Membara, Barca Kirim 'Intel' ke Laga Madrid Vs ManCity
    El Clasico Membara, Barca Kirim 'Intel' ke Laga Madrid Vs ManCity
    28/02/2020 - 00:03
  • Corona COVID-19 Gerogoti Sepakbola Italia, Sudah Ada yang Positif
    Corona COVID-19 Gerogoti Sepakbola Italia, Sudah Ada yang Positif
    28/02/2020 - 01:08
  • Foto Berdua Lagi, Aurel Hermansyah dan Atta Halilintar Makin Serasi
    Foto Berdua Lagi, Aurel Hermansyah dan Atta Halilintar Makin Serasi
    28/02/2020 - 01:00