Ekonomi

Aplikasi 'Kepasar' Mudahkan Masyarakat Belanja Tanpa Harus Datang ke Pasar Tradisional

Senin, 19 Agustus 2019 - 13:34 | 67.13k
Aplikasi 'Kepasar' Mudahkan Masyarakat Belanja Tanpa Harus Datang ke Pasar Tradisional
Grand Launching aplikasi kepasar di Lapangan Banteng, Menteng, Jakarta, Sabtu 17 Agustus 2019. (FOTO: Istimewa)
Pewarta: Hasbullah | Editor: Wahyu Nurdiyanto

TIMESINDONESIA, JAKARTAKomite Pedagang Pasar (KPP) resmi meluncurkan aplikasi online "Kepasar" untuk memudahkan masyarakat yang ingin belanja tanpa harus datang ke pasar tradisional.

Peluncuran ini bertepatan dengan peringatan Ulang Tahun ke-74 Republik Indonesia di Lapangan Banteng, Menteng, Jakarta, Sabtu 17 Agustus 2019 lalu.

Ketua Umum KPP, Abdul Rosyid Arsyad, mengatakan aplikasi "Kepasar" sesuai dengan keinginan Presiden Jokowi yang ingin agar pasar rakyat tidak kalah saing dengan pasar modern.

 “Kami dari KPP langsung menyambut baik keinginan bapak Jokowi, dengan kami membuat aplikasi online “Kepasar” sebagai bentuk pedagang pelaku UMKM mampu mengikuti zaman teknologi digital dan revolusi industri 4.0,” kata Rosyid dalam keterangannya, Senin (19/8/2019).

Rosyid sengaja mengambil momentum tepat 17 Agustus, untuk menunjukkan bahwa melalui aplikasi “Kepasar”  rakyat Indonesia mampu membangun aplikasi online secara swadaya tanpa adanya bantuan dana dari asing.

"Dengan momen kemerdekaan saya ingin menunjukkan aplikasi “Kepasar”, bisa hidup dan merdeka tanpa adanya bantuan dana dari luar negeri," jelasnya.

Dimulai dari Jakarta, kata dia, pengembangan aplikasi itu dilakukan dengan kerja sama bersama seluruh pasar yang berada di bawah naungan PD. Pasar Jaya dan Dinas Koperasi juga UMKM di seluruh pasar tradisional.

"Untuk launching aplikasi online “Kepasar”, kami pastikan awal berjalannya Aplikasi Online Kepasar mulai di seluruh pasar se DKI Jakarta, kami berdayakan masyarakat yang menganggur bisa bekerja menjadi koordinator penjualan dan kurir di setiap satu pasar" Rosyid menambahkan.

Dia pun meyakini aplikasi “Kepasar” ini akan menjadi primadona aplikasi online ke depannya. Terlebih jika nantinya sudah berlaku di seluruh pasar se Indonesia.

"Saat ini siapa yang tidak membutuhkan pasar khususnya pasar tradisional. Baik orang tua hingga milenial pasti membutuhkan pasar tradisional. Aplikasi ini kami bentuk untuk menjembatani mereka tanpa harus datang ke pasar," tandas Rosyid, Ketuk KPP soal aplikasi Kepasar. (*)


Komite Pedagang Pasar Abdul Rosyid Arsyad aplikasi kepasar
Publisher : Sofyan Saqi Futaki
Sumber : TIMES Jakarta
Reaksi Anda
KOMENTAR

EKORAN

TIMES TV

Pasar Rakyat UMKM Herbangin Hadir di Kota Kediri

Pasar Rakyat UMKM Herbangin Hadir di Kota Kediri

22/02/2020 - 20:01

Lagu Indonesia Raya Mengantar Keberangkatan WNI dari Natuna

Lagu Indonesia Raya Mengantar Keberangkatan WNI dari Natuna
Grup Musik Angklung Shalawatan Meriahkan CFD di Situbondo

Grup Musik Angklung Shalawatan Meriahkan CFD di Situbondo
Pilkada Kabupaten Malang 2020, Hasan Abadi Optimis dapat Rekom Partai

Pilkada Kabupaten Malang 2020, Hasan Abadi Optimis dapat Rekom Partai
Bacalon Bupati Malang Merebut Rekom Partai

Bacalon Bupati Malang Merebut Rekom Partai
Follow TIMES Indonesia di Google News

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Dilematis Persoalan Banjir Jakarta
    Dilematis Persoalan Banjir Jakarta
    27/02/2020 - 22:39
  • Sinergi dan Kontribusi Kaum Hawa dalam Membangun Negeri
    Sinergi dan Kontribusi Kaum Hawa dalam Membangun Negeri
    27/02/2020 - 21:36
  • Pancasila dan Sobat Ambyar
    Pancasila dan Sobat Ambyar
    27/02/2020 - 20:32
  • Omnibus Law dan Khusnudzon Peluang Investasi di Jawa Timur 
    Omnibus Law dan Khusnudzon Peluang Investasi di Jawa Timur 
    27/02/2020 - 19:38
  • Senyum yang Tertahan
    Senyum yang Tertahan
    27/02/2020 - 18:22
  • Menyoal Dana Untuk Influencer Demi Peningkatan Pariwisata
    Menyoal Dana Untuk Influencer Demi Peningkatan Pariwisata
    27/02/2020 - 17:32
  • Mendorong Semangat Inovasi di Perguruan Tinggi
    Mendorong Semangat Inovasi di Perguruan Tinggi
    27/02/2020 - 16:06
  • Resume Banjir Jakarta
    Resume Banjir Jakarta
    27/02/2020 - 15:17
  • Imbang 1-1 Lawan Genk, AS Roma Lolos ke Babak 16 Besar Liga Europa
    Imbang 1-1 Lawan Genk, AS Roma Lolos ke Babak 16 Besar Liga Europa
    28/02/2020 - 04:02
  • KJRI Sebut WNI yang Sudah Mendarat di Arab Saudi Boleh Umroh dan Ziarah
    KJRI Sebut WNI yang Sudah Mendarat di Arab Saudi Boleh Umroh dan Ziarah
    28/02/2020 - 03:05
  • Menteri Yasonna Sudah Siapkan Pengganti Dirjen PAS Sri Puguh Utami
    Menteri Yasonna Sudah Siapkan Pengganti Dirjen PAS Sri Puguh Utami
    28/02/2020 - 02:05
  • Pihak Travel Klaim Usahakan 78 Jemaah Asal Bandung Tetap Berangkat Umrah
    Pihak Travel Klaim Usahakan 78 Jemaah Asal Bandung Tetap Berangkat Umrah
    28/02/2020 - 02:00
  • Link Live Streaming Manchester United vs Club Brugge
    Link Live Streaming Manchester United vs Club Brugge
    28/02/2020 - 01:15
  • Bendera Hanoman di Menara Masjid, Sosok Sakral Umat Hindu
    Bendera Hanoman di Menara Masjid, Sosok Sakral Umat Hindu
    28/02/2020 - 00:08
  • Bikin Orgasme Maksimal, Doggy Style Jadi Gaya Bercinta Paling Favorit
    Bikin Orgasme Maksimal, Doggy Style Jadi Gaya Bercinta Paling Favorit
    28/02/2020 - 00:13
  • Kartu Merah Aneh bin Ajaib Terjadi di Sepakbola Makedonia
    Kartu Merah Aneh bin Ajaib Terjadi di Sepakbola Makedonia
    28/02/2020 - 03:14
  • Bhayangkara Bertabur Bintang, Dzumafo Sebut Bukan Jaminan
    Bhayangkara Bertabur Bintang, Dzumafo Sebut Bukan Jaminan
    28/02/2020 - 01:55
  • Corona COVID-19 Gerogoti Sepakbola Italia, Sudah Ada yang Positif
    Corona COVID-19 Gerogoti Sepakbola Italia, Sudah Ada yang Positif
    28/02/2020 - 01:08