Peristiwa - Daerah

Haris Azhar Sebut Jaksa Agung Telah Menghina Pengadilan, Ini Alasannya

Minggu, 18 Agustus 2019 - 17:04 | 228.17k
Haris Azhar Sebut Jaksa Agung Telah Menghina Pengadilan, Ini Alasannya
Haris Azhar adalah kuasa hukum jaksa Chuck Suryosumpeno. (FOTO: Istimewa)
Pewarta: Yayat R Cipasang | Editor: Wahyu Nurdiyanto

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Presiden Joko Widodo dalam pidato Sidang Tahunan MPR 2019 menginginkan tidak ada ego sektoral antarlembaga di pemerintahannya. Sayangnya, perintah tersebut dianggap seperti angin lalu oleh Jaksa Agung dan jajarannya.

Sikap abai terhadap perintah pemimpin negara itu pun juga dilakukan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus, Adi Toegarisman melalui Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan. Yakni dengan memanipulasi pelaksanaan Perintah Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, dengan menempatkan seorang Chuck Suryosumpeno pada rumah tahanan yang berbeda dengan amanat Penetapan Hakim Pengadilan Tinggi.

Menurut kuasa hukum Chuck, Haris Azhar, kliennya seharusnya di Rutan Salemba cabang Kejaksaan Agung sebagaimana perintah Pengadilan Tinggi. "Namun justru ditempatkan di Rutan Cipinang tanpa didasarkan selembar syarat administrasi apapun. Ini jelas pelanggaran administrasi keadilan," kata Haris dalam pernyataan pers di Jakarta, Minggu (18/2019).

Selain melakukan mal administrasi keadilan, Jaksa Agung bersama Jampidsus serta Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan juga telah melakukan Contempt of Court dengan menerbitkan Surat Perintah No. PRINT-367/M.1.14/Ft.1/07/2019 untuk menugaskan 14 Jaksa untuk memindahkan Chuck dari Rutan Salemba Cabang Kejaksaan Agung ke Rutan Cipinang.

Haris pun menilai tindakan para pejabat kejaksaan itu adalah abused of power mengingat status Chuck adalah tahanan Pengadilan bukan tahanan Jaksa lagi.

"Sejujurnya menyeret seorang Chuck dalam pusaran kasus ini saja merupakan kesalahan besar. Semua pasti tahu, bahwa Presiden di tahun 2016 pernah menegaskan jika menangani penyidikan kasus korupsi, kerugian negara harus konkret dan tidak mengada-ada. Termasuk jangan memidanakan kebijakan atau diskresi pimpinan kejaksaan sebelumnya, apalagi Putusan MA atas PK Chuck menyebutkan bahwa yang bersangkutan sama sekali tidak melakukan pelanggaran SOP dan harus dipulihkan harkat, martabat serta nama baiknya. Maka Jokowi seharusnya mencopot Jampidsus, Kajati atau bahkan Jaksa Agung yang tidak menjalankan perintah Hakim. Jika perlu dipecat saja sekalian," kata Haris.

"Dengan tidak adanya pelanggaran administrasi serta perlakuan sewenang-wenang dari para Jaksa telah menempatkan banyak pihak dalam posisi sulit. Artinya, Ombudsman RI harus ambil sikap terkait kelalaian yang 'diduga' sengaja dilakukan Jaksa Agung, Jampidsus dan Kajari Jaksel," ujarnya lagi.

Ia menambahkan, Kepala Rutan Cipinang dan Kepala Rutan Salemba Cabang Kejaksaan Agung diyakini menghadapi masalah besar saat kemudian misalnya, terjadi sesuatu yang tidak diinginkan terhadap diri Chuck karena administrasinya ada di Rutan Salemba Cabang Kejagung tapi badannya ada di Rutan Cipinang. 

“Kan kasihan para Kepala Rutan itu, nggak tahu apa-apa tapi diminta memikul tanggung jawab besar,” ujarnya.

Hal yang sama juga dialami pula oleh Kepala Pengadilan Tinggi DKI Jakarta dan para Hakim yang membuat penetapan, karena salah satu tugas Jaksa adalah melaksanakan Perintah Hakim. 

"Maka kami minta Ombudsman untuk turun tangan melakukan pemeriksaan terhadap apa yang terjadi. Demikian juga Bagian Pengawasan Kejaksaan Agung dan Komisi Kejaksaan RI, saya mohon untuk turun tangan menyelidiki alasan dan penyebab para Jaksa dan Kajari melakukan penghinaan terhadap Penetapan Hakim serta siapa yang memerintahkan untuk memindahkan Chuck," paparnya.

Kasus yang dialami Chuck ini, kata dia, makin membuktikan bahwa upaya hukum yang ditujukan kepadanya selama ini adalah kriminalisasi yang dibuat-buat, alias rekayasa hukum yang diotaki Jaksa Agung dan Jampidsus. 

"Apalagi Chuck dianggap mengetahui atau menghalangi niat mereka yang patut diduga dengan sengaja berupaya melakukan manipulasi sejumlah aset hasil penegakan hukum untuk kepentingan pribadi dan atau kepentingan politiknya. Saya mohon kepada Bapak Presiden Jokowi agar figur pimpinan seperti ini tidak akan ada lagi di tubuh Kejaksaan. Saat ini Kejaksaan sudah darurat SDM yang mumpuni dan berjiwa pengabdian pada bangsa dan negaranya," ujar Haris Azhar lagi. (*)


Haris Azhar Jaksa Senior Presiden Jokowi
Publisher : Sofyan Saqi Futaki
Sumber : TIMES Jakarta
Reaksi Anda
KOMENTAR

EKORAN

TIMES TV

Pasar Rakyat UMKM Herbangin Hadir di Kota Kediri

Pasar Rakyat UMKM Herbangin Hadir di Kota Kediri

22/02/2020 - 20:01

Lagu Indonesia Raya Mengantar Keberangkatan WNI dari Natuna

Lagu Indonesia Raya Mengantar Keberangkatan WNI dari Natuna
Grup Musik Angklung Shalawatan Meriahkan CFD di Situbondo

Grup Musik Angklung Shalawatan Meriahkan CFD di Situbondo
Pilkada Kabupaten Malang 2020, Hasan Abadi Optimis dapat Rekom Partai

Pilkada Kabupaten Malang 2020, Hasan Abadi Optimis dapat Rekom Partai
Bacalon Bupati Malang Merebut Rekom Partai

Bacalon Bupati Malang Merebut Rekom Partai
Follow TIMES Indonesia di Google News

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Dilematis Persoalan Banjir Jakarta
    Dilematis Persoalan Banjir Jakarta
    27/02/2020 - 22:39
  • Sinergi dan Kontribusi Kaum Hawa dalam Membangun Negeri
    Sinergi dan Kontribusi Kaum Hawa dalam Membangun Negeri
    27/02/2020 - 21:36
  • Pancasila dan Sobat Ambyar
    Pancasila dan Sobat Ambyar
    27/02/2020 - 20:32
  • Omnibus Law dan Khusnudzon Peluang Investasi di Jawa Timur 
    Omnibus Law dan Khusnudzon Peluang Investasi di Jawa Timur 
    27/02/2020 - 19:38
  • Senyum yang Tertahan
    Senyum yang Tertahan
    27/02/2020 - 18:22
  • Menyoal Dana Untuk Influencer Demi Peningkatan Pariwisata
    Menyoal Dana Untuk Influencer Demi Peningkatan Pariwisata
    27/02/2020 - 17:32
  • Mendorong Semangat Inovasi di Perguruan Tinggi
    Mendorong Semangat Inovasi di Perguruan Tinggi
    27/02/2020 - 16:06
  • Resume Banjir Jakarta
    Resume Banjir Jakarta
    27/02/2020 - 15:17
  • Link Live Streaming Manchester United vs Club Brugge
    Link Live Streaming Manchester United vs Club Brugge
    28/02/2020 - 01:15
  • Terbaru, Satu WNI Positif Corona Covid-19 di Taiwan
    Terbaru, Satu WNI Positif Corona Covid-19 di Taiwan
    28/02/2020 - 01:05
  • Dituding Dukung Bupati Jember, Penggugat Angket: Orang Bebas Menafsirkan
    Dituding Dukung Bupati Jember, Penggugat Angket: Orang Bebas Menafsirkan
    28/02/2020 - 01:05
  • Link Live Streaming Inter Milan Vs Ludogorets
    Link Live Streaming Inter Milan Vs Ludogorets
    28/02/2020 - 00:30
  • Menag Bikin Sertifikat Penceramah, Respons Parisada Hindu Dharma Indonesia
    Menag Bikin Sertifikat Penceramah, Respons Parisada Hindu Dharma Indonesia
    28/02/2020 - 00:00
  • Bendera Hanoman di Menara Masjid, Sosok Sakral Umat Hindu
    Bendera Hanoman di Menara Masjid, Sosok Sakral Umat Hindu
    28/02/2020 - 00:08
  • Bikin Orgasme Maksimal, Doggy Style Jadi Gaya Bercinta Paling Favorit
    Bikin Orgasme Maksimal, Doggy Style Jadi Gaya Bercinta Paling Favorit
    28/02/2020 - 00:13
  • El Clasico Membara, Barca Kirim 'Intel' ke Laga Madrid Vs ManCity
    El Clasico Membara, Barca Kirim 'Intel' ke Laga Madrid Vs ManCity
    28/02/2020 - 00:03
  • Corona COVID-19 Gerogoti Sepakbola Italia, Sudah Ada yang Positif
    Corona COVID-19 Gerogoti Sepakbola Italia, Sudah Ada yang Positif
    28/02/2020 - 01:08
  • Foto Berdua Lagi, Aurel Hermansyah dan Atta Halilintar Makin Serasi
    Foto Berdua Lagi, Aurel Hermansyah dan Atta Halilintar Makin Serasi
    28/02/2020 - 01:00