Peristiwa - Daerah

Mahasiswa Papua di Malang Demo Rusuh, GM FKPPI Jatim: Jangan Buat Rusuh di Malang

Kamis, 15 Agustus 2019 - 12:35 | 711.01k
Mahasiswa Papua di Malang Demo Rusuh, GM FKPPI Jatim: Jangan Buat Rusuh di Malang
ILustrasi - mahasiswa Papua Demo (FOTO: Istimewa)

TIMESINDONESIA, MALANG – Aksi kelompok aktivis yang terdiri dari mahasiswa asal Papua yang kuliah di Malang, membuat rusuh di jalan Basuki Rahmat (Kayutangan), Kota Malang, Rabu (15/8/2019) pagi. Aksi rusuh tersebut langsung memdapat perlawanan dan kecaman dari Aremania dan warga serta pihak kepolisian setempat. GM FKPPI Jatim mengecam demo rusuh tersebut.

Saat mereka aksi dan berulah, kebetulan Aremania yang tengah berada di lokasi kemudian berlarian menuju massa yang rusuh tersebut dan berniat melawannya. Seketika itu, suasana menjadi rusuh. Lalu lintas di jalan tersebut kocar kacir.

“Singanya datangkan semua. Ayo hubungi grup Arema semua. Ayo maju. Mengganggu orang kerja ini,” kata salah satu warga yang melihat sekelompok mahasiswa asal Papua itu membuat kerusuhan.

Saat itu juga, para Aremania berbaju biru pun langsung berlarian menuju perempatan Kayutangan. Polisi yang mengetahui hal tersebut langsung menengahi. Namun massa tak dapat dibendung. Kerusuhan pun terjadi. Namun, pihak kepolisian bisa mengatasinya.

“Ngaleho tekan Malang! Indonesia Merdeka!,” teriak Aremania saat itu. Saat itu, juga sempat terjadi aksi dorong dan pukul memukul dengan sebuah tongkat. Para massa berbaju hitam akhirnya dipukul mundur oleh Aremania. 

Bahkan mahasiswa itu masuk ke truck polisi, sembari dihujani caci maki oleh Aremania yang ada di lokasi. Polisi langsung sigap menangani kericuhan tersebut. 

Dari data yang diterima TIMES Indonesia dari pihak Polresta Malang, diketahui, kelompok mahasiswa asal Papua itu merupakan aliansi mahasiswa Papua. “Mereka menyuarakan kemerdekaan Papua,” tegas Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri.

mahasiswa-Papua-Demo-2.jpg

Hingga berita ini ditulis, suasana di lokasi bentrokan sudah kondusif. Jalanan di wilayah Kayutangan yang semula mandek total mulai padat merayap, kini sudah mulai normal. Pihak kepolisian terus berjaga-jaga di lokasi.

Melihat kerusuhan tersebut, Ketua PD XIII GM FKKPI Jawa Timur, Ir R Agoes Soerjanto mengecam aksi kerusuhan yang dilakukan mahasiswa asal Papua tersebut.  “Saya mengecam itu. Ingat, Malang itu kota damai dan kondusif,” katanya.

Menurutnya, Malang saat ini lagi repot menjadi tuan rumah generasi baru Pendidikan (mahasiswa baru) yang diantar orang tuanya ke Malang. “Malang jadi tuan rumah. Karena Malang kota Pendidikan. Jangan kotori Malang dengan kerusuhan,” tegasnya.

Selain itu kata Agoes, Malang hari ini jadi tuan rumah laga Arema FC melawan Persebaya Surabaya. “Jangan ada kerusuhan yang mencemarkan nama baik Malang. Jika memaksa, GM FKPPI akan melawannya,” tegas Agoes.

Selanjutnya, Malang juga sedang sibuk mempersiapkan renungan suci untuk perayaan HUT ke 74 Kemerdekaan RI. “Sekali lagi, saya tegaskan, jangan kotori Malang. Karena mahasiswa asal Papua di Malang itu, sudah sering kali berbuat onar dan kerusuhan. Jangan coba main-main di Malang,” katanya.

Seharusnya kata Agoes, mahasiswa manapun, baik asal Papua, selama menempuh Pendidikan di Malang, harus santun. Tidak boleh membuat keonaran di Malang. Karena Malang kota kondusif dan kota Damai serta kota Pendidikan.

Terakhir, Agoes megatakan, pihaknya meminta pihak Kepolisian untuk segera memproses siapa dibalik demo rusuh tersebut. “Pelakunya harus diproses secara hukum. Jangan dibiarkan membuat rusuh di Malang,” harapnya.

Agoes mengaku, pihaknya sangat percaya pada kerja Kepolisian, TNI dan intelijennya. “Kami percaya ke TNI, Kepolisian dan intelejennya. Sangat mudah mencari siapa otak dibalik kerusuhan yang dilakukan mahasiswa asal Papua di Malang itu. Jangan sampai suasana di Malang yang adem ayem dan damai dikotori dengan kerusuhan,” katanya.

Sementara itu, hingga berita ini ditulis, TIMES Indonesia belum bisa meminta konfirmasi kepada pihak perwakilan mahasiswa asal Papuan di Malang yang menggelar aksi rusuh tersebut. Konfirmasi masih terus dilakukan, apa maksud aksi berakhir ricuh dan rusuh tersebut. (*)


mahasiswa asal Papua Aksi rusuh demo rusuh Malang
Publisher : Sofyan Saqi Futaki
Sumber : TIMES Malang
Reaksi Anda
KOMENTAR

EKORAN

TIMES TV

Pasar Rakyat UMKM Herbangin Hadir di Kota Kediri

Pasar Rakyat UMKM Herbangin Hadir di Kota Kediri

22/02/2020 - 20:01

Lagu Indonesia Raya Mengantar Keberangkatan WNI dari Natuna

Lagu Indonesia Raya Mengantar Keberangkatan WNI dari Natuna
Grup Musik Angklung Shalawatan Meriahkan CFD di Situbondo

Grup Musik Angklung Shalawatan Meriahkan CFD di Situbondo
Pilkada Kabupaten Malang 2020, Hasan Abadi Optimis dapat Rekom Partai

Pilkada Kabupaten Malang 2020, Hasan Abadi Optimis dapat Rekom Partai
Bacalon Bupati Malang Merebut Rekom Partai

Bacalon Bupati Malang Merebut Rekom Partai
Follow TIMES Indonesia di Google News

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Dilematis Persoalan Banjir Jakarta
    Dilematis Persoalan Banjir Jakarta
    27/02/2020 - 22:39
  • Sinergi dan Kontribusi Kaum Hawa dalam Membangun Negeri
    Sinergi dan Kontribusi Kaum Hawa dalam Membangun Negeri
    27/02/2020 - 21:36
  • Pancasila dan Sobat Ambyar
    Pancasila dan Sobat Ambyar
    27/02/2020 - 20:32
  • Omnibus Law dan Khusnudzon Peluang Investasi di Jawa Timur 
    Omnibus Law dan Khusnudzon Peluang Investasi di Jawa Timur 
    27/02/2020 - 19:38
  • Senyum yang Tertahan
    Senyum yang Tertahan
    27/02/2020 - 18:22
  • Menyoal Dana Untuk Influencer Demi Peningkatan Pariwisata
    Menyoal Dana Untuk Influencer Demi Peningkatan Pariwisata
    27/02/2020 - 17:32
  • Mendorong Semangat Inovasi di Perguruan Tinggi
    Mendorong Semangat Inovasi di Perguruan Tinggi
    27/02/2020 - 16:06
  • Resume Banjir Jakarta
    Resume Banjir Jakarta
    27/02/2020 - 15:17
  • Persib Bikin Wartawan Geram, Umuh Muchtar: Launching Paling Butut!
    Persib Bikin Wartawan Geram, Umuh Muchtar: Launching Paling Butut!
    27/02/2020 - 23:32
  • Gara-gara Kecanduan Tanning, Perempuan Ini Kehilangan Satu Telinganya
    Gara-gara Kecanduan Tanning, Perempuan Ini Kehilangan Satu Telinganya
    27/02/2020 - 23:13
  • Viral Aksi Begal Payudara di Surabaya, Pelaku Incar Mahasiswi dan Pelajar
    Viral Aksi Begal Payudara di Surabaya, Pelaku Incar Mahasiswi dan Pelajar
    27/02/2020 - 23:07
  • Jaga Lokasi Observasi WNI di Pulau Sebaru, Panglima Kerahkan Pasukan Katak
    Jaga Lokasi Observasi WNI di Pulau Sebaru, Panglima Kerahkan Pasukan Katak
    27/02/2020 - 22:50
  • Superman Ditangkap Polisi di Bekasi Gara-gara Giat Tanam Pohon Ganja
    Superman Ditangkap Polisi di Bekasi Gara-gara Giat Tanam Pohon Ganja
    27/02/2020 - 22:48
  • Pecah Kerusuhan, Bendera Hanoman Dikibarkan di Menara Masjid
    Pecah Kerusuhan, Bendera Hanoman Dikibarkan di Menara Masjid
    27/02/2020 - 00:13
  • Dikritik Soal Banjir, Ridwan Kamil Putuskan Pulang ke Tanah Air
    Dikritik Soal Banjir, Ridwan Kamil Putuskan Pulang ke Tanah Air
    27/02/2020 - 09:51
  • Presiden Jokowi Mendadak Copot Dirjen PAS Sri Puguh Budi Utami
    Presiden Jokowi Mendadak Copot Dirjen PAS Sri Puguh Budi Utami
    27/02/2020 - 17:48
  • Seorang WNI di Taiwan Positif Virus Corona
    Seorang WNI di Taiwan Positif Virus Corona
    27/02/2020 - 17:00
  • Arab Saudi Bekukan Sementara Umrah Akibat Virus Corona
    Arab Saudi Bekukan Sementara Umrah Akibat Virus Corona
    27/02/2020 - 08:28