Banner Kanal Unisma
Ekonomi

Harga Garam di Probolinggo Anjlok, Petani Gagal Panen

Jumat, 02 Agustus 2019 - 17:53 | 25.96k
Harga Garam di Probolinggo Anjlok, Petani Gagal Panen
Petani garam di Desa Kalibuntu, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, saat memanen garamnya beberapa bulan lalu. (FOTO: Dicko W/TIMES Indonesia)
Pewarta: Dicko W | Editor: Ferry Agusta Satrio

TIMESINDONESIA, PROBOLINGGO – Para petani garam di Desa Kalibuntu, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, tidak bisa merasakan hasil dari penjualan garamnya. Pasalnya, beberapa bulan terakhir ini para petani mengalami gagal panen. Selain itu, harga garam pun anjlok.

Hamdani, salah satu petani garam asal Desa Kalibuntu menuturkan, faktor utama yang menyebabkan para petani garam gagal panen, yakni suhu panas di area tambak kurang begitu mendukung dalam proses kristalisasi air laut menjadi butiran garam.

Selain itu, kata Hamdani, untuk saat ini harga garam juga anjlok yakni Rp 550 per kilogram, yang biasanya mencapai Rp 800 hingga Rp 900 per kilogram. Hal itu membuat para petani merugi dan tidak mendapatkan untung.

“Yang jelas merugi kalau kondisnya seperti ini. Ini terjadi sejak bulan Mei 2019 lalu. Harga anjlok, dan kami mengalami gagal panen. Kami biarkan saja tambak berserakan. Dan ada beberapa petak tambak yang kami gunakan untuk proses pembuatan garam,” kata Hamdani, Jumat (2/8/2019).

Hal senada juga disampaikan oleh H. Mustakim, pemilik tambak garam di Desa Kalibuntu, ia mengatakan, saat ini cuaca kurang mendukung untuk proses pengkristalan garam, sehingga produksi garam sangt menurun.

Ia mengatakan, jika cuaca normal biasanya dalam sekali panen ia bisa memanen 5 ton garam, namun untuk saat ini dalam sekali panen hanya 3 sampai 3,5 ton garam saja. Padahal ia memiliki 5 hektare lahan tambak, sementara hanya beberapa petak saja saat ini yang digunakan pembuatan garam dari 12 petak tambak miliknya.

“Saya memang mengeluhkan hal ini. Karena harga garam yang tidak stabil, untuk saat ini harga garam per kilonya Rp 550, dengan harga itu saya kesulitan untuk membayar upah para pekerja, tidak seimbang dengan pengeluaran dan pemasukan,” jelas Mustakim.

Ia berharap dalam waktu dekat harga garam di Kabupaten Probolinggo bisa kembali stabil, agar para petani garam bisa meraup untung yang maksimal. Jika harga terus anjlok dan gagal panen berkepanjangan, kata dia, petani garam bisa gulung tikar. (*)


harga garam petani Probolinggo
Publisher : Sofyan Saqi Futaki
Sumber : TIMES Probolinggo
Reaksi Anda
KOMENTAR

EKORAN

TIMES TV

Pasar Rakyat UMKM Herbangin Hadir di Kota Kediri

Pasar Rakyat UMKM Herbangin Hadir di Kota Kediri

22/02/2020 - 20:01

Lagu Indonesia Raya Mengantar Keberangkatan WNI dari Natuna

Lagu Indonesia Raya Mengantar Keberangkatan WNI dari Natuna
Grup Musik Angklung Shalawatan Meriahkan CFD di Situbondo

Grup Musik Angklung Shalawatan Meriahkan CFD di Situbondo
Pilkada Kabupaten Malang 2020, Hasan Abadi Optimis dapat Rekom Partai

Pilkada Kabupaten Malang 2020, Hasan Abadi Optimis dapat Rekom Partai
Bacalon Bupati Malang Merebut Rekom Partai

Bacalon Bupati Malang Merebut Rekom Partai
Follow TIMES Indonesia di Google News

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Tan Malaka Tokoh Kontroversial Dalam Sejarah Indonesia Modern
    Tan Malaka Tokoh Kontroversial Dalam Sejarah Indonesia Modern
    22/02/2020 - 08:37
  • Intervensi Politik di Dunia Pendidikan
    Intervensi Politik di Dunia Pendidikan
    22/02/2020 - 08:08
  • Dilema Pemulangan WNI Eks ISIS
    Dilema Pemulangan WNI Eks ISIS
    22/02/2020 - 07:47
  • Gubernur Serasa Presiden?
    Gubernur Serasa Presiden?
    22/02/2020 - 06:13
  • Sekuler Buat Bullying Semakin Kreatif
    Sekuler Buat Bullying Semakin Kreatif
    22/02/2020 - 00:20
  • Mencermati Jalur Afirmasi
    Mencermati Jalur Afirmasi
    21/02/2020 - 23:34
  • Indonesia Pasca Ujian Nasional (UN) Ada Di Ujung Jari
    Indonesia Pasca Ujian Nasional (UN) Ada Di Ujung Jari
    21/02/2020 - 22:15
  • RUU Ketahanan Keluarga di Persimpangan Jalan
    RUU Ketahanan Keluarga di Persimpangan Jalan
    21/02/2020 - 21:25
  • Bahaya Mana, Tekanan Angin Ban Lebih Rendah atau Tinggi?
    Bahaya Mana, Tekanan Angin Ban Lebih Rendah atau Tinggi?
    23/02/2020 - 01:15
  • Petugas VAR Akui Ada Human Error di Laga Chelsea Vs Tottenham
    Petugas VAR Akui Ada Human Error di Laga Chelsea Vs Tottenham
    23/02/2020 - 00:30
  • Messi Sihir Camp Nou, Barcelona Libas Eibar Lima Gol Tanpa Balas
    Messi Sihir Camp Nou, Barcelona Libas Eibar Lima Gol Tanpa Balas
    23/02/2020 - 00:15
  • Evan Dimas Menikah, Luis Milla: Felicidades
    Evan Dimas Menikah, Luis Milla: Felicidades
    23/02/2020 - 00:01
  • Klaim Tak Punya Kepentingan, Demokrat Ingin Pimpin Panlih Wagub Jakarta
    Klaim Tak Punya Kepentingan, Demokrat Ingin Pimpin Panlih Wagub Jakarta
    22/02/2020 - 23:47
  • Tottenham Kalah Lagi, Mourinho Kirim Alasan 'Basi'
    Tottenham Kalah Lagi, Mourinho Kirim Alasan 'Basi'
    23/02/2020 - 00:00
  • Messi Menggila, Barcelona Benamkan Eibar
    Messi Menggila, Barcelona Benamkan Eibar
    23/02/2020 - 00:13
  • Oxford United Permalukan Tuan Rumah Ipswich Town
    Oxford United Permalukan Tuan Rumah Ipswich Town
    23/02/2020 - 00:25
  • Curhat The Next Andik Garuda Select Sering Kena Tekel Kasar di Inggris
    Curhat The Next Andik Garuda Select Sering Kena Tekel Kasar di Inggris
    23/02/2020 - 00:48
  • Pertama Kalinya Yovie Widianto Manggung Ditonton Istri
    Pertama Kalinya Yovie Widianto Manggung Ditonton Istri
    23/02/2020 - 00:04