Peristiwa - Internasional

Didominasi Mahasiswa Al Azhar, PP GP Ansor Baiat Ratusan Anggota Ansor Mesir

Minggu, 21 Juli 2019 - 14:20 | 64.91k
Didominasi Mahasiswa Al Azhar, PP GP Ansor Baiat Ratusan Anggota Ansor Mesir
Ketua Umum PP GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas saat memberi pengarahan di depan ratusan mahasiswa Al-Alzhar Mesir yang mengikuti Diklat Terpadu Dasar GP Ansor. (foto: Istimewa)
Pewarta: Imam Kusnin Ahmad | Editor: Deasy Mayasari

TIMESINDONESIA, KAIRO – Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor membaiat 258 peserta Diklat Terpadu Dasar (DTD) menjadi anggota Pimpinan Cabang GP Ansor Mesir yang diadakan oleh PP GP Ansor selama dua hari, mulai Rabu-Kamis (17-18/7/19). 

Dalam acara itu juga dilantik kepengurusan PC GP Ansor Mesir periode 2019-2021 dengan ketua Ali Al-Ghiffari dan Muhammad Syahrian Najah sebagai sekretaris.

Kegiatan yang diinisiasi Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama Mesir itu digelar di Aula Markaz Lughoh Syekh Zaid, Universitas Al Azhar, Kairo, Mesir. Selama dua hari penuh dari pagi hingga malam hari ratusan peserta secara tertib dan serius mengikuti materi DTD, ratusan peserta warga NU yang ada di Mesir.

pp-gp-ansor-b.jpg

Ketua Umum PP GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas menyatakan bahagia sekaligus terkejut bahwa kegiatan DTD diikuti antusias ratusan peserta mahasiswa Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir. 

"Bangga dan terkejut sekali kegiatan kaderisasi GP Ansor dan Banser ini diikuti ratusan peserta. Ini tantangan tersendiri melakukan kaderisasi di luar negeri, terutama mahasiswa di Mesir," ungkap Gus Yaqut, sapaan akrabnya, saat memberikan pengarahan dan materi di hari pertama. 

Menurut Gus Yaqut, Ansor Mesir memiliki tugas berat. Para pengurus dan anggota Ansor dituntut untuk menjaga, mengamalkan, serta mempromosikan ajaran ahlusunnah wal jamaah annahdliyyah tak hanya kepada jamaah NU saja. Namun juga mahasiswa lain dan masyarakat Mesir tentang Islam yang ramah dan toleran terhadap sesama. 

"Agar tidak ada anggapan Islam itu mengerikan, suka teror, dan lain-lain. Tugas menjaga wajah Islam yang ramah adalah kewajiban seluruh anggota Ansor dan Banser, termasuk di Mesir. Masyarakat Mesir akan melihat wajah Islam dan Indonesia dari sahabat-sahabat Ansor dan Banser. Tugas berat, tetapi saya yakin sahabat-sahabat mampu," ungkapnya.

pp-gp-ansor-c.jpg

Gus Yaqut mengatakan, kader Ansor dan Banser harus fleksibel. Tidak boleh membatasi pergaulan, harus bisa menerima perbedaan. Tidak boleh membatasi pergaulan karena latar belakang perbedaan agama, ras, budaya, dll. 

NU, lanjut dia, didirikan untuk Indonesia, mengayomi semua warga. Sehingga, tidak ada alasan bagi kader NU, termasuk Ansor dan Banser untuk tidak mencintai negeri Indonesia. Dan, tidak ada alasan untuk tidak mempertahankan negeri ini dari segala ancaman dan rongrongan terhadap NKRI. 

Sebab itu, seringkali cibiran terhadap Ansor Banser yang disebut suka menjaga gereja saat perayaan Natal itu sebagai bentuk tidak memahami atas keberagaman Indonesia. 

"Kader Ansor Banser menjaga gereja, juga menjaga perayaan hari raya umat agama lain seperti Hindu, Buddha, itu sejatinya menjaga Indonesia. Kita harus ingat, Indonesia yang didirikan dan dimerdekakan tidak hanya oleh umat Islam saja, tapi semua umat. Ada Kristen, Katolik, Hindu, Buddha. Indonesia dimerdekakan oleh semua suku, mulai Jawa, Batak, Sunda, dll. Nah, karena umat muslim mayoritas, maka harus melindungi yang minoritas," tuturnya. 

Gus Yaqut mengingatkan kepada para mahasiswa, nantinya saat kembali pulang ke Indonesia kelak, tetap mencintai Indonesia, menjaga Indonesia dari setiap rongrongan, menjaga para kiai, menjaga ajaran ahlusunnah wal jamaah annahdliyyah. 

Gus Yaqut memberi apresiasi tinggi atas atas semua aktivitas yang telah dilakukan dalam merawat dan mengembangkan NU, Ansor dan Banser di Mesir. GP Ansor Mesir ini merupakan cabang GP Ansor kelima di luar negeri setelah Arab Saudi, Korea Selatan, Malaysia, dan Taiwan. Menyusul kemudian yang akan segera berdiri adalah Jepang, Hong Kong, dan Eropa. 

Hadir dalam acara tersebut selain Gus Yaqut, antara lain Sekretaris Jenderal PP GP Ansor Abdul Rochman, Kepala Satuan Koordinasi Nasional (Kasatkornas) Banser Alfa Isnaeni beserta jajaran pimpinan pusat lainnya, serta Wakil Dubes RI untuk Mesir Aji Surya, Rais Syuriah PCI NU Mesir KH Mukhlashon Jalaluddin dan Ketua Tanfidziyyah Muhammad Nora Burhanuddin, dan Wakil Presiden PPMI Mesir, serta seluruh pengurus GP Ansor Mesir. (*)


GP Ansor Mesir PP GP Ansor
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok
Reaksi Anda
KOMENTAR

EKORAN

Follow TIMES Indonesia di Google News

TIMES TV

Panglima TNI Dampingi Presiden RI Pantau Banjir dari Udara

Panglima TNI Dampingi Presiden RI Pantau Banjir dari Udara

06/01/2020 - 10:22

Ini Video 3D Tiga Pemenang Sayembara Gagasan Desain Kawasan Ibu Kota Negara

Ini Video 3D Tiga Pemenang Sayembara Gagasan Desain Kawasan Ibu Kota Negara
Wisata Dyno Park 3

Wisata Dyno Park 3
Milenial Glow Garden, Newest Wonder at Jatim Park 2 Malang

Milenial Glow Garden, Newest Wonder at Jatim Park 2 Malang
Wisata Teknologi Tinggi Funtech

Wisata Teknologi Tinggi Funtech

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Surabaya Setelah Risma
    Surabaya Setelah Risma
    25/01/2020 - 12:10
  • Generasi Anak Muda Krisis Moral, Masihkah Pancasila Sebagai Ideologi Bangsa Negara Indonesia?
    Generasi Anak Muda Krisis Moral, Masihkah Pancasila Sebagai Ideologi Bangsa Negara Indonesia?
    23/01/2020 - 15:08
  • Sejarah Pengaturan Kewarganegaraan di Indonesia
    Sejarah Pengaturan Kewarganegaraan di Indonesia
    23/01/2020 - 14:46
  • Islam Nusantara Sebagai Tiang Utama Umat Islam dalam Menancapkan Nasionalisme di dalam Sanubari dan Karakter Mahasiswa Unisma Malang
    Islam Nusantara Sebagai Tiang Utama Umat Islam dalam Menancapkan Nasionalisme di dalam Sanubari dan Karakter Mahasiswa Unisma Malang
    23/01/2020 - 14:39
  • Berdayakan Usaha Kecil dengan Konektivitas Relevan untuk Masa depan
    Berdayakan Usaha Kecil dengan Konektivitas Relevan untuk Masa depan
    23/01/2020 - 00:37
  • Penerapan Larangan Kantong Plastik di Pusat Pembelanjaan
    Penerapan Larangan Kantong Plastik di Pusat Pembelanjaan
    22/01/2020 - 23:27
  • Radikalisasi di Era 4.0 
    Radikalisasi di Era 4.0 
    22/01/2020 - 17:16
  • Kursi of Kursi
    Kursi of Kursi
    22/01/2020 - 14:28
  • Aku Korban Dukun Cabul, Kisah Pelecehan di Balai Pengobatan Tradisional
    Aku Korban Dukun Cabul, Kisah Pelecehan di Balai Pengobatan Tradisional
    25/01/2020 - 18:41
  • Takut Virus Corona, Ibunda Raffi Ahmad Pilih Berdiam Diri di Rumah
    Takut Virus Corona, Ibunda Raffi Ahmad Pilih Berdiam Diri di Rumah
    25/01/2020 - 18:40
  • Viral Video Dokter di Wuhan Marah Tak Bisa Rayakan Imlek karena Corona
    Viral Video Dokter di Wuhan Marah Tak Bisa Rayakan Imlek karena Corona
    25/01/2020 - 18:38
  • Rayakan Imlek di Jogja, Cicipi Rekomendasi Kuliner Dekat Kampung Ketandan
    Rayakan Imlek di Jogja, Cicipi Rekomendasi Kuliner Dekat Kampung Ketandan
    25/01/2020 - 18:30
  • Cara Lucu Kaesang Sindir Sunda Empire, Jadi Sorotan Warganet
    Cara Lucu Kaesang Sindir Sunda Empire, Jadi Sorotan Warganet
    25/01/2020 - 18:29
  • Viral, Video Warga Wuhan Berjatuhan di Jalan Akibat Virus Corona
    Viral, Video Warga Wuhan Berjatuhan di Jalan Akibat Virus Corona
    25/01/2020 - 05:28
  • Tangis Histeris Perawat Wuhan, Frustasi Tangani Pasien Virus Corona
    Tangis Histeris Perawat Wuhan, Frustasi Tangani Pasien Virus Corona
    25/01/2020 - 15:31
  • Angka Kematian Akibat Virus Corona di China Bertambah jadi 41 Orang
    Angka Kematian Akibat Virus Corona di China Bertambah jadi 41 Orang
    25/01/2020 - 11:17
  • Awas! Ada Siluman Intai Wilayah Udara Indonesia, Jaraknya Cuma 1 Jam
    Awas! Ada Siluman Intai Wilayah Udara Indonesia, Jaraknya Cuma 1 Jam
    25/01/2020 - 08:50
  • Pesaing Innova Laku, 3 Shio Hadapi Utang Hingga Monas Tergenang Air
    Pesaing Innova Laku, 3 Shio Hadapi Utang Hingga Monas Tergenang Air
    25/01/2020 - 06:00