Peristiwa - Daerah

Paguyuban Petani Tembakau Madura Minta Harga Jual Tembakau di Atas Harga BEP

Kamis, 18 Juli 2019 - 22:53 | 72.36k
Paguyuban Petani Tembakau Madura Minta Harga Jual Tembakau di Atas Harga BEP
Ketua Paguyuban Petani Tembakau Madura, Muhammad Munir saat menggelar aksi di depan kantor Bupati Pamekasan. (Foto: Akhmad Syafi'i/TIMES Indonesia)
Pewarta: Akhmad Syafii | Editor: Faizal R Arief

TIMESINDONESIA, PAMEKASAN – Ketua Paguyuban Petani Tembakau Madura, Muhammad Munir meminta kepada pemerintah kabupaten Pamekasan agar pabrikan membeli tembakau di atas ketentuan break event point (BEP), Kamis (18/7/2019).

Pihaknya, menyampaikan bahwa harga BEP tembakau yang telah ditentukan Pemkab sebelumnya sebesar Rp 42.600 rupiah per kilo gram dinilai murah. Pihak petani mengaku rugi kalau harga jualnya sebesar itu. Pasalnya, panen tembakau musim ini diprediksi lebih bagus dari tahun sebelumnya.

"Saya minta pada pemerintah untuk benar-benar peduli terhadap petani tembakau karena tembakau untuk tahun ini kualitasnya sangat bagus," ujarnya kepada TIMES Indonesia.

Sebelumnya, Imam Hidajad Kepala Bidang (Kabid) Pengawasan Konsumen Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pemkab Pamekasan, menyampaikan bahwa Pemkab telah menetapkan BEP tembakau 2019 sebesar Rp. 42.600 rupiah perkilogram.

Selain itu, penetapan tersebut sudah disepakati dalam acara sosialisasi dengan pihak terkait seperti pabrikan, OPD, dan para kelompok tani. 

"Penetapan BEP tahun ini sudah menjadi kesepakatan bersama antara petani, pabrikan serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait," ucap Imam, Rabu (17/7/2019).

Selain itu, pihaknya juga menyampaikan bahwa harga tembakau bisa saja diatas BEP dan tidak menutup kemungkinan juga dibawah BEP yang telah ditetapkan pemerintah.

"Karena harga tembakau itu diukur dari kualitasnya, jadi kalau cuacanya bagus maka bisa dipastikan tembakaunya juga bagus dan harganya akan tinggi. Sebaliknya jika cuaca tak bersahabat maka kualitas bisa jelek dan harganya bisa turun," imbuhnya.

Sementara ada tujuh pabrikan yang berencana akan melakukan pembelian tembakau Madura pada tahun ini.

Diantaranya PT Gudang Garam 5000 ton; PT Bentoel 1500 ton; PT Jarum 9000 ton; PT Sadhana Arif Nusa/HM. Sampoerna (kemitraan) 400 ton; PT Nojorono 800 ton; PT Sukun 600 ton; dan PT Wismilak 500 ton.

Diperkirakan, pabrikan tersebut akan membeli tembakau Madura dari petani dengan total sekitar 17.800 ton pada tahun ini. (*)


petani tembakau
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
Sumber : TIMES Banyuwangi
Reaksi Anda
KOMENTAR

EKORAN

TIMES TV

Lagu Indonesia Raya Mengantar Keberangkatan WNI dari Natuna

Lagu Indonesia Raya Mengantar Keberangkatan WNI dari Natuna

15/02/2020 - 17:38

Grup Musik Angklung Shalawatan Meriahkan CFD di Situbondo

Grup Musik Angklung Shalawatan Meriahkan CFD di Situbondo
Pilkada Kabupaten Malang 2020, Hasan Abadi Optimis dapat Rekom Partai

Pilkada Kabupaten Malang 2020, Hasan Abadi Optimis dapat Rekom Partai
Bacalon Bupati Malang Merebut Rekom Partai

Bacalon Bupati Malang Merebut Rekom Partai
Panglima TNI Dampingi Presiden RI Pantau Banjir dari Udara

Panglima TNI Dampingi Presiden RI Pantau Banjir dari Udara
Follow TIMES Indonesia di Google News

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Ciptakan Generasi Ilmuwan Beradab dalam Kampus Merdeka
    Ciptakan Generasi Ilmuwan Beradab dalam Kampus Merdeka
    16/02/2020 - 00:40
  • Lika Liku Berburu Buku
    Lika Liku Berburu Buku
    16/02/2020 - 00:27
  • Bukan
    Bukan "Isabella"
    15/02/2020 - 23:32
  • Menggugat Kemapanan Valentine
    Menggugat Kemapanan Valentine
    15/02/2020 - 20:04
  • Bermimpi Menjadi Lawyer, Masihkah Saya Perempuan?
    Bermimpi Menjadi Lawyer, Masihkah Saya Perempuan?
    15/02/2020 - 19:14
  • Istiqomah Puncak Kesuksesan
    Istiqomah Puncak Kesuksesan
    15/02/2020 - 17:51
  • Tidak Panik Namun Waspada
    Tidak Panik Namun Waspada" Tips dan Trik Menghadapi 2019-NCoV
    15/02/2020 - 12:57
  • Membaca Peta Politik Pilkada, Pasca Mundurnya Ketua PDIP Kabupaten Kediri
    Membaca Peta Politik Pilkada, Pasca Mundurnya Ketua PDIP Kabupaten Kediri
    15/02/2020 - 09:08
  • Laga Semifinal Piala Gubernur Jatim Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
    Laga Semifinal Piala Gubernur Jatim Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
    17/02/2020 - 11:12
  • Ada Intoleransi, Mahfud MD Salahkan Orang Indonesia Kurang Bersatu
    Ada Intoleransi, Mahfud MD Salahkan Orang Indonesia Kurang Bersatu
    17/02/2020 - 11:12
  • Marak Wisata Seks Halal, Plang Toko Berbahasa Arab di Puncak Bakal Dicopot
    Marak Wisata Seks Halal, Plang Toko Berbahasa Arab di Puncak Bakal Dicopot
    17/02/2020 - 11:10
  • Sekuel Film Knives Out Akan Memiliki Cerita, Pemeran, dan Latar Baru
    Sekuel Film Knives Out Akan Memiliki Cerita, Pemeran, dan Latar Baru
    17/02/2020 - 11:07
  • Lagi, Lansia Meninggal Setelah Positif Terinfeksi Virus Corona Covid-19
    Lagi, Lansia Meninggal Setelah Positif Terinfeksi Virus Corona Covid-19
    17/02/2020 - 11:05
  • Asyik Menyelam, Pria Ini Syok Bertatap Muka dengan Anaconda Raksasa
    Asyik Menyelam, Pria Ini Syok Bertatap Muka dengan Anaconda Raksasa
    17/02/2020 - 06:35
  • Video Dua Ular King Kobra Kawin di Kebun Sawit Jadi Tontonan Warga
    Video Dua Ular King Kobra Kawin di Kebun Sawit Jadi Tontonan Warga
    17/02/2020 - 06:24
  • Tripping Jump, Challenge Mematikan di Tiktok yang Banyak Makan Korban
    Tripping Jump, Challenge Mematikan di Tiktok yang Banyak Makan Korban
    17/02/2020 - 07:45
  • Tak Cuma Asin, Peneliti Sebut Sperma Punya 4 Rasa
    Tak Cuma Asin, Peneliti Sebut Sperma Punya 4 Rasa
    17/02/2020 - 05:09
  • Astaga, Aku telah Berdosa Gugurkan 903 Janin Bayi
    Astaga, Aku telah Berdosa Gugurkan 903 Janin Bayi
    17/02/2020 - 08:28