Peristiwa - Daerah

19 Desa Rawan Kekeringan, BPBD Kabupaten Malang Siagakan 10 Truk Tangki Air

Sabtu, 13 Juli 2019 - 14:05 | 44.65k
19 Desa Rawan Kekeringan, BPBD Kabupaten Malang Siagakan 10 Truk Tangki Air
Petugas BPBD Kabupaten Malang saat mengecek truk tangki air dan tandon air guna mengantisipasi kekeringan. (Foto : BPBD Kabupaten Malang for TIMES Indonesia
Pewarta: Binar Gumilang | Editor: Wahyu Nurdiyanto

TIMESINDONESIA, MALANGBPBD Kabupaten Malang, Jawa Timur mencatat sedikitnya ada 19 desa yang berpotensi mengalami kekeringan di wilayah ini, pada puncak musim kemarau seperti sekarang.

Untuk mengantisipasi Kekeringan, BPBD Kabupaten Malang sudah menyiapkan 10 unit truk tangki air yang siap melakukan droping air bersih ke sejumlah desa yang membutuhkan.

"Untuk saat ini belum ada droping air bersih. Namun, kami tetap siaga penuh mengantisipasi terjadinya bencana kekeringan," ujar Sekretaris BPBD Kabupaten Malang, Bagyo Setiono kepada TIMES Indonesia, Sabtu (13/7/2019).

Dia menjelaskan, beberapa desa yang rawan mengalami kekeringan seperti beberapa desa di Kecamatan Donomulyo, Kecamatan Pagak, Kecamatan dan Sumberpucung.

"Bahkan beberapa wilayah di lingkar perkotaan juga berpotensi mengalami kekeringan. Seperti beberapa desa di Lawang dan Singosari," ungkapnya.

Menurutnya, hingga saat ini belum ada desa maupun wilayah yang melaporkan terjadinya kekeringan. Itu artinya, sambung dia, desa masih belum membutuhkan bantuan droping air .

"Debit air bersih mungkin sudah menurun. Tapi, desa masih bisa mengatasi permasalahan pada musim kemarau ini," bebernya gamblang.

Selain itu, kata dia beberapa desa pada musim kemarau ini sudah bisa mentas dari bencana kekeringan. Karena sudah dibangun sumur bor bantuan CSR maupun dibangun pemerintah.

"Pembangunan sumur bor dilakukan CSR, pemerintah, hingga desa secara mandiri. Sehingga, bisa meminimalisir terjadinya kekurangan air pada musim kemarau," ucapnya.

"Meski demikian, BPBD tetap menyiagakan 10 Truk rangki air bersih, apabila sewaktu-waktu dibutuhkan droping air," sambungnya.

10 Unit truk tangki air untuk mengantisipasi kekeringan itu kata dia, berasal dari BPBD Kabupaten Malang, PMI Kabupaten Malang Perumda Tirta Kanjuruhan dan DPKPCK Kabupaten Malang.(*)


malang BPBD kabupaten Malang kekeringan
Publisher : Sholihin Nur
Sumber : TIMES Malang
Reaksi Anda
KOMENTAR

EKORAN

Follow TIMES Indonesia di Google News

TIMES TV

Komunitas Jendela Jember Gelar Pelatihan Fotografi Bagi Milenial

Komunitas Jendela Jember Gelar Pelatihan Fotografi Bagi Milenial

10/12/2019 - 13:34

Petik Buah Wisata Agrokusuma

Petik Buah Wisata Agrokusuma
Festival Kampung Ublik of Pujon Kidul Where Every Corner of the Place is Filled with Lantern

Festival Kampung Ublik of Pujon Kidul Where Every Corner of the Place is Filled with Lantern
Festival Kampung Ublik Pujon Kidul

Festival Kampung Ublik Pujon Kidul
Perawatan Rambut dengan Glutera Formulated Hair Shampoo

Perawatan Rambut dengan Glutera Formulated Hair Shampoo

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Revolusi Industri 4.0 di Era Milenial
    Revolusi Industri 4.0 di Era Milenial
    11/12/2019 - 13:27
  • Refleksi HUT ke-61 NTB, Bisakah NTB Gemilang?
    Refleksi HUT ke-61 NTB, Bisakah NTB Gemilang?
    11/12/2019 - 12:11
  • Mustahil Menghapus Jejak Khilafah di Nusantara
    Mustahil Menghapus Jejak Khilafah di Nusantara
    10/12/2019 - 23:23
  • SDM Indonesia Harus Berjiwa Pancasila di Era Revolusi Industri 4.0
    SDM Indonesia Harus Berjiwa Pancasila di Era Revolusi Industri 4.0
    10/12/2019 - 22:31
  • Pengakuan HAM Zaman Now
    Pengakuan HAM Zaman Now
    10/12/2019 - 20:53
  • Kebijakan Menjadi Pola Kepentingan Dalam Membuat Keputusan
    Kebijakan Menjadi Pola Kepentingan Dalam Membuat Keputusan
    10/12/2019 - 20:34
  • Problematika Pengembangan Pendidikan Agama Islam di Sekolah/Madrasah
    Problematika Pengembangan Pendidikan Agama Islam di Sekolah/Madrasah
    10/12/2019 - 19:17
  • Dunia Dengan Kecerdasan Buatan
    Dunia Dengan Kecerdasan Buatan
    10/12/2019 - 17:34
  • 4 Tempat Menangis di Yogya, Cocok Untuk yang Sedang 'Ambyar'
    4 Tempat Menangis di Yogya, Cocok Untuk yang Sedang 'Ambyar'
    11/12/2019 - 16:41
  • Eks Koruptor Diberi Jeda 5 Tahun Ikut Pilkada, KPK Sambut Baik Putusan MK
    Eks Koruptor Diberi Jeda 5 Tahun Ikut Pilkada, KPK Sambut Baik Putusan MK
    11/12/2019 - 16:37
  • Seri Terbaru Sharp Android TV Andalkan Google Assistant
    Seri Terbaru Sharp Android TV Andalkan Google Assistant
    11/12/2019 - 16:36
  • Ujian Nasional Dihapus Tahun 2021, Maruf Amin: Nanti Diuji
    Ujian Nasional Dihapus Tahun 2021, Maruf Amin: Nanti Diuji
    11/12/2019 - 16:33
  • Gibran Daftar Jadi Calon Wali Kota Solo Besok, Kamis Legi Hari Beruntung
    Gibran Daftar Jadi Calon Wali Kota Solo Besok, Kamis Legi Hari Beruntung
    11/12/2019 - 16:28
  • Lebih dari 40 Km/Jam, Pengguna Tol Layang Cikampek Didenda Rp2 Juta?
    Lebih dari 40 Km/Jam, Pengguna Tol Layang Cikampek Didenda Rp2 Juta?
    11/12/2019 - 05:15
  • Skandal Garuda, Ari Askhara Suka Keliling Minta Nomor Pramugari
    Skandal Garuda, Ari Askhara Suka Keliling Minta Nomor Pramugari
    11/12/2019 - 06:32
  • Mantan Bos Garuda Indonesia Ini juga Terseret Skandal Gundik?
    Mantan Bos Garuda Indonesia Ini juga Terseret Skandal Gundik?
    11/12/2019 - 06:11
  • Sindir Menkeu, Rizal Ramli: Cuma Selamatkan Rp1,5 Miliar Bangga?
    Sindir Menkeu, Rizal Ramli: Cuma Selamatkan Rp1,5 Miliar Bangga?
    11/12/2019 - 05:57
  • Said Didu: Erick Thohir Lulus Uji Nyali
    Said Didu: Erick Thohir Lulus Uji Nyali
    11/12/2019 - 07:15