Peristiwa - Daerah

Ini Manfaat ‘Kusuka’ yang Diberikan Kementerian RI kepada Pembudidaya

Sabtu, 13 Juli 2019 - 13:56 | 63.87k
Ini Manfaat ‘Kusuka’ yang Diberikan Kementerian RI kepada Pembudidaya
Pemkab Probolinggo, mendata penerima KUSUKA dari Kementerian RI. (FOTO: Istimewa)
Pewarta: Dicko W | Editor: Wahyu Nurdiyanto

TIMESINDONESIA, PROBOLINGGO – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP RI) memberikan KUSUKA (Kartu Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan), terhadap para pembudidaya di Kabupaten Probolinggo, melalui Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten setempat.

Kartu yang disebut KUSUKA tersebut untuk perlindungan dan pemberdayaan pelaku usaha, percepatan pelayanan, peningkatan kesejahteraan serta menciptakan efektivitas dan efisiensi program pemerintah, serta pendataan kepada pelaku usaha agar tepat sasaran.  Ada 118 orang pembudidaya yang menerima KUSUKA.

KUSUKA diberikan kepada pembudidaya yang tersebar di sejumlah Kecamatan, dari 24 Kecamatan di Kabupaten Probolinggo. Diantaranya Kecamatan Paiton, Kraksaan, Pajarakan, Gending, Dringu, Sumberasih, Tongas, Leces, Tegalsiwalan, Banyuanyar, Maron, Besuk dan Kecamatan Wonomerto.

Kepala Diskan Kabupaten Probolinggo, Dedy Isfandi mengungkapkan, kartu KUSUKA berfungsi sebagai identitas profesi pelaku usaha di bidang kelautan dan perikanan, basis data. Ini diperlukan untuk memudahkan perlindungan, pemberdayaan, dan pelayanan kepada pelaku usaha di bidang kelautan dan perikanan serta sarana untuk pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program kementerian.

Secara keseluruhan jumlah pembudidaya di Kabupaten Probolinggo mencapai 1.654 pembudidaya. Hanya saja untuk tahun 2019, baru ada 118 pembudidaya yang menerima Kartu KUSUKA. Sisanya akan diterbitkan secara bertahap dalam setiap tahunnya.

“Kartu KUSUKA merupakan kartu usaha kelautan dan perikanan digunakan sebagai identitas tunggal pelaku usaha kelautan dan perikanan. Kartu KUSUKA ini nantinya terintegrasi dengan semua kegiatan di pusat. Termasuk asuransi syaratnya harus mempunyai Kartu KUSUKA,” jelas Dedy, Sabtu (13/7/2019).

Dedy menyebut, KUSUKA berfungsi sebagai ATM. Karena dalam penerbitan Kartu KUSUKA ini KKP RI bekerja sama dengan BNI sehingga berfungsi ganda. Dengan demikian para pembudidaya harus mempunyai buku tabungan BNI.

“Kartu KUSUKA ini bisa menjadi ATM dan bukti identitas budidaya perikanan. Kartu ini berlaku selama menjadi pembudidaya dan diperpanjang setiap lima tahun sekali, terutama para pembudidaya di Kabupaten Probolinggo, yang telah menerimanya,” tegas Dedy.(*)


KUSUKA Probolinggo
Publisher : Sholihin Nur
Sumber : TIMES Probolinggo
Reaksi Anda
KOMENTAR

EKORAN

TIMES TV

Pasar Rakyat UMKM Herbangin Hadir di Kota Kediri

Pasar Rakyat UMKM Herbangin Hadir di Kota Kediri

22/02/2020 - 20:01

Lagu Indonesia Raya Mengantar Keberangkatan WNI dari Natuna

Lagu Indonesia Raya Mengantar Keberangkatan WNI dari Natuna
Grup Musik Angklung Shalawatan Meriahkan CFD di Situbondo

Grup Musik Angklung Shalawatan Meriahkan CFD di Situbondo
Pilkada Kabupaten Malang 2020, Hasan Abadi Optimis dapat Rekom Partai

Pilkada Kabupaten Malang 2020, Hasan Abadi Optimis dapat Rekom Partai
Bacalon Bupati Malang Merebut Rekom Partai

Bacalon Bupati Malang Merebut Rekom Partai
Follow TIMES Indonesia di Google News

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Kebijakan Publik Untuk Keluarga
    Kebijakan Publik Untuk Keluarga
    26/02/2020 - 11:12
  • Kaum Milenial dan Pilkada
    Kaum Milenial dan Pilkada
    26/02/2020 - 09:40
  • Kenapa Amerika Serikat Cabut Indonesia dari Daftar Negara Berkembang?
    Kenapa Amerika Serikat Cabut Indonesia dari Daftar Negara Berkembang?
    25/02/2020 - 15:04
  • Hujan Ekstrim dan Mitigasi Iklim di Pekalongan
    Hujan Ekstrim dan Mitigasi Iklim di Pekalongan
    25/02/2020 - 14:57
  • Belajar Menulis Dari Para Kiai
    Belajar Menulis Dari Para Kiai
    25/02/2020 - 14:22
  • Pembangunan Daerah Butuh Perempuan Terdidik
    Pembangunan Daerah Butuh Perempuan Terdidik
    25/02/2020 - 13:38
  • Polemik RUU Omnibus Law, Gaya Bercinta Urusan Negara?
    Polemik RUU Omnibus Law, Gaya Bercinta Urusan Negara?
    25/02/2020 - 13:11
  • Pesan Mao Tze Tung
    Pesan Mao Tze Tung
    25/02/2020 - 12:10
  • Lampard: Leg Kedua Kontra Bayern Masih Berarti buat Chelsea
    Lampard: Leg Kedua Kontra Bayern Masih Berarti buat Chelsea
    26/02/2020 - 13:29
  • Polisi Sebut Putra Kiai di Jombang Tersangka Pencabulan Bakal Serahkan Diri
    Polisi Sebut Putra Kiai di Jombang Tersangka Pencabulan Bakal Serahkan Diri
    26/02/2020 - 13:29
  • Fadli Zon Sindir Ridwan Kamil yang Buka Cafe di Australia
    Fadli Zon Sindir Ridwan Kamil yang Buka Cafe di Australia
    26/02/2020 - 13:27
  • Niat Selamatkan Kuda Delman, Influencer Reza Arap Hampir Dikeroyok Massa
    Niat Selamatkan Kuda Delman, Influencer Reza Arap Hampir Dikeroyok Massa
    26/02/2020 - 13:27
  • BI dan Polri Musnahkan 50.000 Lembar Uang Rupiah Palsu
    BI dan Polri Musnahkan 50.000 Lembar Uang Rupiah Palsu
    26/02/2020 - 13:26
  • Mengerikan, Wakil Menkes Iran Diserang Corona saat Konferensi Pers
    Mengerikan, Wakil Menkes Iran Diserang Corona saat Konferensi Pers
    26/02/2020 - 06:06
  • Fenomena Aneh, Aa Gym Selalu Diolok-olok saat Jakarta Banjir
    Fenomena Aneh, Aa Gym Selalu Diolok-olok saat Jakarta Banjir
    26/02/2020 - 05:02
  • Keterlaluan, Ibu Suruh Guru Merangkak di Kelas Tak Terima Anak Dihukum
    Keterlaluan, Ibu Suruh Guru Merangkak di Kelas Tak Terima Anak Dihukum
    26/02/2020 - 06:53
  • Kolonel TNI Ungkap Sosok Al-Issa, Tokoh Islam Dunia yang Tiba di UIN
    Kolonel TNI Ungkap Sosok Al-Issa, Tokoh Islam Dunia yang Tiba di UIN
    26/02/2020 - 00:03
  • Owi Ikuti Jejak Ahsan/Hendra Hengkang dari Pelatnas
    Owi Ikuti Jejak Ahsan/Hendra Hengkang dari Pelatnas
    26/02/2020 - 06:30