Kopi TIMES

Menyoal Pendidikan Multikultural

Kamis, 11 Juli 2019 - 17:07 | 64.26k
Menyoal Pendidikan Multikultural
Penulis adalah Prof Dr Rochmat Wahab, Rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Periode 2009-2017, anggota Mustasyar PW Nahdlatul Ulama (NU) DIY, Pengurus ICMI Pusat. (Grafis: TIMES Indonesia)
Editor: Yatimul Ainun

TIMESINDONESIA, YOGYAKARTA – Pada dasarnya setiap manusia itu unik (Adler). Tidak ada satupun yang sama gaya hidupnya. Adanya beragam di manapun berada, termasuk Indonesia. Indonesia secara internal terbangun antar suku bangsa dengan ragam budayanya.

Indonesia secara eksternal telah dimasuki banyak immigran dari berbagai bangsa yang berbeda nilai dan budaya yang menyertainya. Seluruh insan yang ada di Indonesia untuk dapat hidup secara damai dan harmoni, kehadiran pendidikan multikultural sangatlah diperlukan.

Pendidikan Multikultural (PM) mendidik dan mengajar orang-orang untuk mengenal, merangkul dan menghargai (respek) terhadap perbedaan. PM membantu guru untuk mengenal identitas personal, kultural dan etnik yang secara sumultan mendorong dan memberikan setting bagi siswa untuk mengenali budaya dan etniknya sendiri.

Betapa indahnya guru bisa mengenali lebih detil siswa-siswa. Terutama latar belakangnya yang dilanjutkan dengan perlakuan yang berbeda. Tentu, sesuai dengan kebutuhan dan kondisi serta masalah yang dihadapi siswa.

PM hadir dimaksudkan untuk mempromosikan pengembangan kurikulum yang bertanggung jawab secara kultural dan responsif. Juga menfasilitasi pemerolehan sikap, keterampilan, dan pengetahuan tentang fungsi berbagai budaya. Mengeliminasi ras dan diskriminasi di masyarakat. Untuk mencapai kesamaan sosial, politik, ekonomi, dan pendidikan. Yang kondisi perbedaan belakangan ini semakin mencuat yang membayangi terus akan munculnya potensi konflik yang seharusnya diredam secara natural.

PM merujuk ke berbagai bentuk pendidikan dan pembelajaran yang mengkorporasi sejarah, teks, nilai, keyakinan dan perspektif tentang manusia dari berbagai latar belakang budayanya. PM juga merupakan suatu ide atau pendekatan pembaharuan sekolah, yang juga sebagai suatu gerakan kesamaan, keadilan sosial dan demokrasi. Di dalam

PM ada 5 dimensi, yaitu : content integration, the knowledge construction process, prejudice reduction, an equity pedagogy, and an empowering school culture and social structure (Banks, 1995).

Untuk menerapkan PM, ada cara-cara yang harus dijalankan, yaitu (1) mendefinisikan pendidikan multikultural, (2) mengobservasi siswa secara intens, dengan cara menilai pengalaman kehidupan nyatamu terkait dengan keragaman berdasarkan buku teks, (3) mempelajari gaya belajar siswa dan guru dapat membantu siswa untuk menemukan kekuatan dan menyesuaikan dengan gaya belajarnya, (4) mendorong siswa untuk menghargai heritage-nya, (5) menyadari adanya bias terhadap budaya, sehingga tidak mudah menyesuaikan pemahaman guru dan siswa, dan (6) membuat tugas untuk selebrasi multiculturalisme, yang bisa memunculkan sikap rekognisi.

PM memiliki keuntungan dan keterbatasan. Adapun keuntungan PM, memberikan kesempatan yang sama bagi semua siswa dalam belajar dan semua siswa memperoleh pengetahuan dan pemahaman yang komprehensif tentang sejarah, budaya, dan masyarakat untuk mempersiapkan diri dalam memasuki ruang kelas yang hiterogin dan tempat kerja yang mengakomodasi berbagai budaya.

Sedangkan keterbatasan PM, adanya resiko memisahkan siswa berdasarkan latar belakang dan bisa terjadi viktimisasi jika tidak dikontrol, juga penyederhanaan kelompok dapat menghilangkan identitas ras kecil atau budaya yang belum beridentitas kuat.

PM akan berhasil jika guru yang menerapkannya, memiliki wawasan intelektual yang luas, bersedia mengembangkan dan merealisasikan potensi-potensi yang ada, memiliki kemandirian, toleransi, kebebasan, kemampuan untuk mengkritik, dan orientasi demokratis. Karakter seharusnya juga secara perlahan-lahan ditranferkan ke siswa, sehingga mereka bisa mandiri, toleran, dan menghargai orang lain secara tulus.

Ada sejumlah tantangan yang harus dihadapi dalam mengimplementasikan PM, di antaranya: (1) hambatan bahasa, (2) dominasi gaya belajar yang berbeda, (3) perbedaan budaya yang kuat terjadi  pada saat pembicara dan pendengar dalam berkomunikasi, (4) perilaku non verbal yang memiliki makna berbeda untuk gerakan yang sama, (5) mempresentasikan suatu topik dari perspektif yg berbeda, (6) keragaman kegiatan ekstra kurikuler yang harus dilayani semua secara memuaskan, dan (7) mengajar keterampilan berkomunikasi, terutama dg dialek yang berbeda.

Akhirnya, kita memaklumi bahwa sejumlah besar negara di dunia memiliki persoalan multikultural yang akan terus berkembang dari waktu ke waktu, apalagi di era global dan digital. Setiap budaya memiliki karakteristik tertentu yang seharusnya dihargai, juga antara budaya yang satu dan lainnya seharusnya saling respek. Tidak ada yang superior dan inferior. Jika pendidikan multikultural diimplementasikan secara integratif dalam kurikulum dan pembelajaran baik di dalam kelas atau di luar kelas, maka kehidupan yang damai, harmoni, dan nyaman Insya Allah dapat dirasakan semua. (*)

*) Penulis adalah Prof Dr Rochmat Wahab, Rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Periode 2009-2017, anggota Mustasyar PW Nahdlatul Ulama (NU) DIY, Pengurus ICMI Pusat.

*)Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggungjawab penulis, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi timesindonesia.co.id



Publisher : Sofyan Saqi Futaki
KOMENTAR

EKORAN

TERBARU

  • Pertamina Serahkan Bantuan Modal Usaha ke 7 Panti Asuhan Senilai Rp849,4 Juta
    Pertamina Serahkan Bantuan Modal Usaha ke 7 Panti Asuhan Senilai Rp849,4 Juta
    12/08/2020 - 10:42
  • Menteri PUPR RI: Pembangunan Kampus UIII Depok Tuntas Juni 2021
    Menteri PUPR RI: Pembangunan Kampus UIII Depok Tuntas Juni 2021
    12/08/2020 - 10:10
  • Kebakaran Hanguskan Belasan Rumah di Tanjung Laut Indah
    Kebakaran Hanguskan Belasan Rumah di Tanjung Laut Indah
    12/08/2020 - 09:53
  • Melihat Kehidupan Kaum Marginal di Kampung 1001 Malam Surabaya di Tengah Pandemi
    Melihat Kehidupan Kaum Marginal di Kampung 1001 Malam Surabaya di Tengah Pandemi
    12/08/2020 - 09:46
  • Kemenkes RI: Dana Insentif Tenaga Kesehatan Telah Cair
    Kemenkes RI: Dana Insentif Tenaga Kesehatan Telah Cair
    12/08/2020 - 09:34
  • Pilbup Gresik 2020, Qosim Usung Ayem Tentrem, Yani Gelorakan Perubahan
    Pilbup Gresik 2020, Qosim Usung Ayem Tentrem, Yani Gelorakan Perubahan
    12/08/2020 - 09:22
  • Dandim 1601 Sumba Timur: Jadikan Media Sebagai Mitra dan Sahabat
    Dandim 1601 Sumba Timur: Jadikan Media Sebagai Mitra dan Sahabat
    12/08/2020 - 09:17
  • Saeful Muzad, Mantan Ketua DPRD Banjarnegara yang Tinggalkan Politik untuk Jadi Peternak
    Saeful Muzad, Mantan Ketua DPRD Banjarnegara yang Tinggalkan Politik untuk Jadi Peternak
    12/08/2020 - 09:14
  • PT Indonesia Digital Identity Luncurkan Produk Tanda Tangan Elektronik 
    PT Indonesia Digital Identity Luncurkan Produk Tanda Tangan Elektronik 
    12/08/2020 - 09:11
  • The Danger of Lowering Your Mask While Drinking or Eating
    The Danger of Lowering Your Mask While Drinking or Eating
    12/08/2020 - 09:04

TIMES TV

Warga SDK Santa Maria 2 Turut Rayakan HUT 33 Arema FC

Warga SDK Santa Maria 2 Turut Rayakan HUT 33 Arema FC

11/08/2020 - 12:48

Hari Ulang Tahun  Arema FC, Ideologi dan Prinsip Dasar Arek-arek Malang

Hari Ulang Tahun  Arema FC, Ideologi dan Prinsip Dasar Arek-arek Malang
[CEK FAKTA] Gibran Tantang Rocky Gerung, Presiden Jokowi Serahkan Jabatan ke Prabowo

[CEK FAKTA] Gibran Tantang Rocky Gerung, Presiden Jokowi Serahkan Jabatan ke Prabowo
Pro Kontra Masuk Sekolah Saat Pandemi

Pro Kontra Masuk Sekolah Saat Pandemi
Bedah Buku: Bincang-bincang Perempuan

Bedah Buku: Bincang-bincang Perempuan

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Vaksin Itu Ada dalam Diri Kita
    Vaksin Itu Ada dalam Diri Kita
    12/08/2020 - 07:46
  • Emoticon Chatting, Penting dalam Pembelajaran Daring 
    Emoticon Chatting, Penting dalam Pembelajaran Daring 
    11/08/2020 - 23:02
  • Merdeka Belajar di Era Pandemi Covid-19
    Merdeka Belajar di Era Pandemi Covid-19
    11/08/2020 - 22:14
  • New Normal dan Pergeseran Nilai di Tengah Pandemi
    New Normal dan Pergeseran Nilai di Tengah Pandemi
    11/08/2020 - 21:06
  • Mengulas Makna Upaya Hukum Peninjauan Kembali
    Mengulas Makna Upaya Hukum Peninjauan Kembali
    11/08/2020 - 16:54
  • Membumikan Filantropi Kebangsaan di Tengah Himpitan Covid-19
    Membumikan Filantropi Kebangsaan di Tengah Himpitan Covid-19
    11/08/2020 - 15:45
  • Sinergi Antara Guru dan Orang Tua, Bagaimana Caranya?
    Sinergi Antara Guru dan Orang Tua, Bagaimana Caranya?
    11/08/2020 - 14:28
  • Dilema Pembelajaran di Era Pandemi
    Dilema Pembelajaran di Era Pandemi
    11/08/2020 - 13:59
  • Tips Mengatur Waktu Belajar di Rumah Selama Pandemi Covid-19
    Tips Mengatur Waktu Belajar di Rumah Selama Pandemi Covid-19
    12/08/2020 - 10:59
  • Jadi Tersangka Gratifikasi Djoko Tjandra, Jaksa Pinangki Ditahan 20 Hari
    Jadi Tersangka Gratifikasi Djoko Tjandra, Jaksa Pinangki Ditahan 20 Hari
    12/08/2020 - 10:57
  • Dalih Musim Pagebluk, Pemprov DKI Minta Warga Lomba 17 Agustus Online
    Dalih Musim Pagebluk, Pemprov DKI Minta Warga Lomba 17 Agustus Online
    12/08/2020 - 10:57
  • Lebih Sederhana, Peneliti Temukan Cara Baru Mendiagnosis Alzheimer
    Lebih Sederhana, Peneliti Temukan Cara Baru Mendiagnosis Alzheimer
    12/08/2020 - 10:56
  • Lagi-lagi Asha Shara Unggah Foto Tanpa Hijab
    Lagi-lagi Asha Shara Unggah Foto Tanpa Hijab
    12/08/2020 - 10:52
  • Kamala Harris Resmi Dampingi Joe Biden Lawan Trump di Pilpres AS 2020
    Kamala Harris Resmi Dampingi Joe Biden Lawan Trump di Pilpres AS 2020
    12/08/2020 - 04:14
  • Pemotongan Sapi Qurban di Aceh Dicap Tak Manusiawi, Disorot Australia
    Pemotongan Sapi Qurban di Aceh Dicap Tak Manusiawi, Disorot Australia
    12/08/2020 - 06:45
  • Vladimir Putin Ungkap Reaksi Putrinya Setelah Disuntik Vaksin Corona
    Vladimir Putin Ungkap Reaksi Putrinya Setelah Disuntik Vaksin Corona
    12/08/2020 - 02:04
  • Slamet Maarif: Kemenangan Anies-Sandi karena Gerakan 212
    Slamet Maarif: Kemenangan Anies-Sandi karena Gerakan 212
    12/08/2020 - 08:31
  • Klub Ini Ditinggal Penggemar Gara-gara Pasang Gambar Masjid di Jersey
    Klub Ini Ditinggal Penggemar Gara-gara Pasang Gambar Masjid di Jersey
    12/08/2020 - 00:12