Peristiwa - Daerah

PBNU Sikapi Pengumuman Sidang MK, KH Robikin Emhas: Jaga Kondisi dan Harmoni

Kamis, 27 Juni 2019 - 11:05 | 23.89k
PBNU Sikapi Pengumuman Sidang MK, KH Robikin Emhas: Jaga Kondisi dan Harmoni
KH Robikin Emhas (FOTO: Imad/TIMES Indonesia)
Pewarta: Imadudin Muhammad | Editor: Deasy Mayasari

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) berharap seluruh rakyat Indonesia mematuhi apapun putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) yang akan diumumkan Kamis (27/6/2019) hari ini. Hal itu disampaikan Ketua PBNU KH Robikin Emhas kepada TIMES Indonesa beberapa saat lalu.

Robikin berharap seluruh warga negara Indonesia menyambut pembacaan putusan MK dengan menjaga kondisi, situasi damai dan harmoni.

”Mari kita ikuti proses pengucapan putusan MK melalui saluran media elektronik yang ada. Tidak perlu datang dan hadir di MK,” ujar  Robikin, Rabu (26/6/2019) tadi malam.

Selain itu, sebagai bangsa beragama, PBNU juga mengajak masyarakat untuk mendoakan seluruh majelis hakim MK agar diberi kekuatan iman sehingga bisa membuat keputusan yang seadil-adilnya berdasarkan fakta-fakta persidangan dan hukum yang berlaku. 

”Para pihak yang bersengketa dan segenap komponen masyarakat lainnya juga seyogyanya menerima putusan MK dengan lapang dada,” katanya.

Dikatakan Robikin, MK adalah saluran konstitusional untuk penyelesaian sengketa pilpres. Untuk itu, dalam kerangka konstitusi, tidak ada alasan bagi siapapun untuk tidak menerima atau menolak putusan MK. 

”Apa pun jenis putusan MK tersebut. Mengapa? Karena putusan MK berlaku mengikat, bukan hanya kepada para pihak yang bersengketa (inter parties), tapi juga mengikat kepada siapapun dan berlaku umum (erga omnes),” urainya.

Kepatuhan terhadap putusan pengadilan, dalam hal ini MK, kata Robikin, tidak bisa ditawar dan mencerminkan bentuk ketertundukkan warga negara terhadap negara (obedience by law).

Berdasar asas erga omnes itulah, Pasal 10 ayat (1) UU 8/2011 (UU MK) menyatakan bahwa putusan MK bersifat final and binding. Final artinya, terhadap putusan MK tidak terdapat akses untuk melakukan upaya hukum dan sejak putusan diucapkan seketika itu berkekuatan hukum tetap.

Sifat final putusan MK dimaksudkan agar keadilan konstitutif suatu putusan manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh warga negara dan seketika itu juga memiliki kepastian hukum.

Sedangkan binding (mengingat) artinya putusan MK berlaku mengikat. Bukan hanya terhadap para pihak yang bersengketa, tetapi juga warga negara keseluruhannya, termasuk seluruh institusi negara.

”Saya berharap seluruh warga negara Indonesia menyambut pembacaan putusan MK yang akan dilangsungkan besok (27/6)  hari ini dengan menjaga kondisi dan situasi damai dan harmoni,” pintanya. 

Sementara itu dari pantauan TIMES Indonesa terkait dengan imbauan PBNU agar menggelar doa dan istighotsah, mayoritas warga melaksanakan imbauan itu. Contoh beberapa Masjid dan mushola melaksanakan himbauan itu.

"Tadi malam kami menggelar istighotsah sesuai dengan anjuran PBNU," ujar Imam Makrus, takmir masjid Al Musthofa Udanawu Blitar. 

Sebelumnya PBNU mengeluarkan imbauan ke PCNU dan ranting-ranting, serta masjid dan mushala di bawah naungan NU di seluruh Indonesia, untuk melaksanakan doa istighatsah pada 27-28 Juni. Ketua PBNU KH Robikin Emhas juga menyampaikan hal serupa di Jakarta terkait imbauan itu. (*)


jakarta KH Robikin Emhas
Publisher : Sofyan Saqi Futaki
Sumber : TIMES Jakarta
Reaksi Anda
KOMENTAR

EKORAN

Follow TIMES Indonesia di Google News

TIMES TV

Milenial Glow Garden, Newest Wonder at Jatim Park 2 Malang

Milenial Glow Garden, Newest Wonder at Jatim Park 2 Malang

14/12/2019 - 00:07

Jatim Park Grup Bikin Milenial Glow Garden Terbesar di Indonesia

Jatim Park Grup Bikin Milenial Glow Garden Terbesar di Indonesia
Komunitas Jendela Jember Gelar Pelatihan Fotografi Bagi Milenial

Komunitas Jendela Jember Gelar Pelatihan Fotografi Bagi Milenial
Petik Buah Wisata Agrokusuma

Petik Buah Wisata Agrokusuma
Festival Kampung Ublik of Pujon Kidul Where Every Corner of the Place is Filled with Lantern

Festival Kampung Ublik of Pujon Kidul Where Every Corner of the Place is Filled with Lantern

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Reformasi Kebijakan Publik Yang Harus Disuarakan
    Reformasi Kebijakan Publik Yang Harus Disuarakan
    14/12/2019 - 21:36
  • Ketika Materi Khilafah Direvisi dari Pelajaran Agama Islam
    Ketika Materi Khilafah Direvisi dari Pelajaran Agama Islam
    14/12/2019 - 19:37
  • Reformasi Birokrasi : Memulihkan Kembali Nilai-nilai Kebijakan Publik
    Reformasi Birokrasi : Memulihkan Kembali Nilai-nilai Kebijakan Publik
    14/12/2019 - 19:24
  • Pilkada Bandung dan Tantangan Smart City Bandung
    Pilkada Bandung dan Tantangan Smart City Bandung
    14/12/2019 - 19:15
  • Lingkaran Masalah di Dalam Reformasi Birokrasi
    Lingkaran Masalah di Dalam Reformasi Birokrasi
    14/12/2019 - 17:36
  • Toleransi Antar Umat Beragama di Tanah Suci
    Toleransi Antar Umat Beragama di Tanah Suci
    14/12/2019 - 15:14
  • Reformasi Kebijakan Publik: Evaluasi Kebijakan Publik Untuk Terciptanya Reformasi Publik
    Reformasi Kebijakan Publik: Evaluasi Kebijakan Publik Untuk Terciptanya Reformasi Publik
    14/12/2019 - 11:43
  • Penilaian Dalam Reformasi Kebijakan Publik Terhadap Masyarakat
    Penilaian Dalam Reformasi Kebijakan Publik Terhadap Masyarakat
    13/12/2019 - 23:25
  • Resmi! Tol Layang Cikampek Dibuka Pagi Ini dan Masih Gratis
    Resmi! Tol Layang Cikampek Dibuka Pagi Ini dan Masih Gratis
    15/12/2019 - 01:05
  • Cetak Dua Gol Kemenangan Liverpool, Salah Tetap Rendah Hati
    Cetak Dua Gol Kemenangan Liverpool, Salah Tetap Rendah Hati
    15/12/2019 - 00:30
  • Chelsea Tumbang, Leicester City Nyaris Dipermalukan Penghuni Zona Merah
    Chelsea Tumbang, Leicester City Nyaris Dipermalukan Penghuni Zona Merah
    15/12/2019 - 00:25
  • Messi Gagal Cetak Gol, Barcelona Tak Mampu Tundukkan Real Sociedad
    Messi Gagal Cetak Gol, Barcelona Tak Mampu Tundukkan Real Sociedad
    15/12/2019 - 00:08
  • INDEF: Moratorium Pendirian Anak Usaha Momentum Perbaikan BUMN
    INDEF: Moratorium Pendirian Anak Usaha Momentum Perbaikan BUMN
    14/12/2019 - 23:20
  • Jabar Raih Emas Polo Air Putri, Azzahra Kampiun di 2 Nomor Renang IOAC
    Jabar Raih Emas Polo Air Putri, Azzahra Kampiun di 2 Nomor Renang IOAC
    15/12/2019 - 01:07
  • 'More To This Life’, Cara Alena Wu Rayakan Natal dan Tahun Baru
    'More To This Life’, Cara Alena Wu Rayakan Natal dan Tahun Baru
    15/12/2019 - 01:23
  • Ternyata Ini Sepatu Compass yang Bikin Orang Rela Antre Super Panjang
    Ternyata Ini Sepatu Compass yang Bikin Orang Rela Antre Super Panjang
    14/12/2019 - 09:48
  • Mengenal Sepatu Compass, Brand Lokal yang Selalu Ludes Tiap Kali Rilis
    Mengenal Sepatu Compass, Brand Lokal yang Selalu Ludes Tiap Kali Rilis
    14/12/2019 - 15:07
  • Ricuh, Peluncuran Sepatu Compass x Darahkubiru Dibatalkan
    Ricuh, Peluncuran Sepatu Compass x Darahkubiru Dibatalkan
    14/12/2019 - 09:14